Anda di halaman 1dari 5

PROPOSAL KEGIATAN

PELATIHAN
PENCAMPURAN OBAT SUNTIK (IV ADMIXTURE)
BAGI PERAWAT DI
RUMAH SAKIT TK IV 02.03.07

I.

PENDAHULUAN
I.1

LATAR BELAKANG
Berdasarkan peraturan Mentri Kesehatan No. 58 tahun 2014 pelayanan

farmasi klinik salah satunya yaitu dispensing sediaan steril. Kegiatan dispensing
sediaan steril antara lain melakukan pencampuran obat suntik (Intravena Admixture)
yang meliputi mencampur sediaan intravena kedalam cairan infus, melarutkan sediaan
intravena dalam bentuk serbuk dengan pelarut yang sesuai dan mengemas menjadi
sediaan siap pakai.
Intravena admixture adalah suatu larutan steril yang dimaksudkan untuk
penggunaan parenteral

(diberikan melalui intravena)

yang dibuat dengan cara

mencampurkan satu atau lebih produk parenteral kedalam satu wadah. Dalam
melakukan pencampuran sediaan steril harus memperhatikan perlindungan produk
dari kontaminasi mikroorganisme. Dan juga diperlukan ruangan dan peralatan khusus
untuk menjaga sterilitas produk yang dihasilkan.
Pencampuran obat suntik seharusnya dilakukan oleh apoteker di Instalasi
Farmasi Rumah Sakit, tetapi kenyataannya sebagian besar masih dilaksanakan oleh
tenaga kesehatan lain dengan sarana dan pengetahuan yang sangat terbatas, sedangkan
pekerjaan kefarmasian tersebut membutuhkan teknik khusus dengan latar belakang
pengetahuan antara lain sterilitas, sifat fisika kimia dan stabilitas obat, ketercampuran
obat serta resiko bahaya pemaparan obat. Selain itu diperlukan juga sarana dan
prasarana khusus yang menunjang pekerjaan hingga tujuan sterilitas, stabilitas dan
ketercampuran obat dapat tercapai.
Dalam pencampuran obat suntik (IV Admixture) membutuhkan teknik khusus,
apabila dilakukan secara sembarangan dapat menimbulkan beberapa kerugian .
Kerugian yang dimaksud berkaitan dengan pemberian obat secara intravena pada
umumnya yaitu ; air embolus, bleeding (pendarahan), reaksi alergi, phlebitis/iritasi
vena, pirogen maupun ekstravasasi.
Berdasarkan hal tersebut diatas maka Tim farmasi bekerjasama dengan
Komite keperawatan akan mengadakan pelatihan mengenai pencampuran obat suntik
bagi seluruh perawat di RS. TK IV 02.03.07.

I.2

MAKSUD DAN TUJUAN


I.2.1 Maksud
Adapun maksud diadakannya kegiatan pelatihan ini adalah Untuk
meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kepada perawat mengenai
pencampuran obat suntik
I.2.2 TujuanKegiatan
Adapun tujuan diadakannya pelatihan ini :
a. Menjamin agar pasien menerima obat sesuai dengan dosis yang dibutuhkan
b. Menjamin sterilitas dan stabilitas produk
c. Melindungi petugas dari paparan zat berbahaya
d. Dan menghindari terjadinya kesalahan pemberian obat

II.

ISI PROPOSAL
II.1

TEMA KEGIATAN
Kegiatan yang berorientasi terhadap keamanan pasien (patient safety)
dan tenaga farmasi serta tenaga kesehatan lain terkait legalitas dalam
pelaksanaan pencampuran obat (IV Admixture)

II.2

MACAM KEGIATAN
1. Pelatihan Pencampuran Obat (IV Admixture)
2. Pelatihan Penyerahan Obat kepada Pasien

II.3

PEMBICARA & PESERTA


II.3.1 Pembicara
Pembicara pada Pelatihan Pencampuran Obat / IV Admixture adalah
Desy Purnamasari S.Farm.,Apt.
II.3.2 Peserta
Peserta pada Pelatihan Pencampuran Obat / IV Admixture adalah
Seluruh perawat RS. TK IV 02.04.07 yaitu sebanyak 127 peserta yang dibagi
dalam 3 gelombang.

II.4

WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN


Pelatihan IV Admixture ini dilaksanakan pada :
Hari / Tanggal

: Senin s/d Rabu, 22 s/d 24 Agustus 2016

Pukul

: 07.30 11.30 WIB

Tempat
II.5

II.6

: Aula Denkesyah RS TK IV 03.04.07

SUSUNAN ACARA
Jam 07.30 08.00

: Pre Test

Jam 08.30 09.30

: Materi pencampuran obat (IV Admixture)

Jam 09.30 10.00

: Istirahat

Jam 10.00 11.00

: Praktek pencampuran obat (IV Admixture)

Jam 11.00 11.30

: Post Test

SUSUNAN KEPANITIAAN
1. Team Farmasi
2. Komite Keperawatan
Seksi-seksi
1. Seksi Acara
Koordinator

: DwiS.Farm., Apt

Anggota

: WikaAgista, S.farm.,Apt.

2. SeksiKonsumsi
Koordinator

: Tika

Anggota

3. SeksiUmum&Dokumentasi

III.

Koordinator

: Yolanda

Anggota

: Angga

ESTIMASI BIAYA
1.

2.

Seksi kesekretariatan
- Foto copy modul

: 130 x Rp 2000,-

= Rp 260.000

- Pembuatan sertifikat

: 127 x Rp 5000,-

= Rp 635.000

: 150 x Rp 10.000.-

= Rp 1.500.000

Seksi Konsumsi
- Snack

TOTAL

= Rp2.395.000,-

Terbilang: ( Dua Juta Tiga Ratus Sembilan Puluh


Lima Ribu Rupiah)

IV.

PENUTUP
Demikian proposal kegiatan ini kami sampaikan. Semoga acara ini dapat
terlaksana sebagaimana yang kita harapkan. Atas perhatian dan kerjasamanya, kami
ucapkan terimakasih.