Anda di halaman 1dari 15

TUGAS KELOMPOK

KEWIRAUSAHAAN & MANAGEMENT PRODUKSI


BENTUK ORGANISASI

Disusun oleh :
1. Herman Felani
2. Vivi Isva A
3. Riri Rizqiah
4. Avita Liana S
5. Fitri Nurhayati
6. Elsa Paramita
7. Randy Pranata
8. Novia Kartika C.P
9. Asti Putri P
10. Dita Nurfajri M.
11. Fendi Saefullah

21030112060044
21030112060001
21030112060002
21030112060020
21030112060022
21030112060030
21030112060032
21030112060041
21030112060053
21030112060061
21030112060065

PROGRAM STUDI DIPLOMA III TEKNIK KIMIA


PROGRAM DIPLOMA FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS DIPONEGORO
SEMARANG
2014
1.

Pengertian Organisasi
Organisasi merupakan sekumpulan orang-orang yang disusun dalam
kelompok-kelompok, yang bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama.
Organisasi adalah system kerjasama antara dua orang atau lebih, atau
1

organisasi adalah setiap bentuk kerjasama untuk pencapaian tujuan bersama,


organisasi adalah struktur pembagian kerja dan struktur tata hubungan kerja
antara sekelompok orang pemegang posisi yang bekerjasama secara tertentu
untuk bersama-sama mencapai tujuan tertentu.
Menurut Prof Dr. Sondang P. Siagian, mendefinisikan organisasi ialah
setiap bentuk persekutuan antara dua orang atau lebih yang bekerja bersama
serta secara formal terikat dalam rangka pencapaian suatu tujuan yang telah
ditentukan dalam ikatan yang mana terdapat seseorang / beberapa orang yang
disebut atasan dan seorang / sekelompok orang yang disebut dengan
bawahan. Dan menurut Chester L Bernard (1938) mengatakan bahwa
Organisasi adalah system kerjasama antara dua orang atau lebih ( Define
organization as a system of cooperative of two or more persons) yang samasama memiliki visi dan misi yang sama.
2.

Manajemen dan Organisasi


Manajemen dan organisasi sangat berubungan erat, manajemen
merupakan atau berarti sebagai kepemimpinan, sedangkan dalam organisasi
juga terdapat kepemimpinan. Dengan demikian untuk menyusun organisasi
yang baik dan dapat mencapai tujuan di perlukan manajemen yang baik juga.

3.

Manajemen dan Tata Kerja


Pada dasarnya Manajemen tidak dapat dipandang sebagai proses teknik
secara ketat (peranan,prosedur,dan prinsip).namun keterampilan dalam
mengatur segala aspek dalam organisasi sangat diperlukan dalam mengatur
tatakerja sesuai suatu tujuan,jika tujuan ingin tercapai dengan semaksimal
mungkin.

4. Tipe atau Bentuk Organisasi


Dalam perkembangan untuk saat ini pada pokoknya ada 6 bentuk
organisasi yang perlu diperhatikan. Bentuk organisasi tersebut adalah :
A. Organisasi Lini

Diciptakan oleh Henry Fayol, Organisasi lini adalah suatu bentuk


organisasi yang menghubungkan langsung secara vertical antara atasan
dengan bawahan, sejak dari pimpinan tertinggi sampai dengan jabatanjabatan yang terendah, antara eselon satu dengan eselon yang lain masingmasing dihubungkan dengan garis wewenang atau komando. Organisasi
ini sering disebut dengan organisasi militer. Organisasi Lini hanya tepat
dipakai dalam organisasi kecil. Contohnya; Perbengkelan, Kedai Nasi,
Warteg, Rukun tetangga.

Contoh bagan organisasi lini


Memiliki ciri-ciri :

Hubungan antara atasan dan bawahan masih bersifat langsung dengan


satu garis wewenang.

Jumlah karyawan sedikit.

Pemilik modal merupakan pemimpin tertinggi.

Belum terdapat spesialisasi.

Masing-masing kepala unit mempunyai wewenang & tanggung jawab


penuh atas segala bidang pekerjaan.

Struktur organisasi sederhana dan stabil.

Organisasi tipe garis biasanya organisasi kecil.

Disiplin mudah dipelihara (dipertahankan).

Keuntungan-keuntungan penggunaan organisasi tipe garis adalah :

Ada kesatuan komando yang terjamin dengan baik.


3

Disiplin pegawai tinggi dan mudah dipelihara (dipertahankan).

Koordinasi lebih mudah dilaksanakan.

Proses pengambilan keputusan dan instruksi-instruksi dapat berjalan


cepat.

Garis kepemimpinan tegas, tidak simpang siur, karena pimpinan


langsung berhubungan dengan bawahannya sehingga semua perintah
dapat dimengerti dan dilaksanakan.

Rasa solidaritas pegawai biasanya tinggi.

Pengendalian mudah dilaksanakan dengan cepat.

Tersedianya kesempatan baik untuk latihan bagi pengembangan bakatbakat pimpinan.

Adanya penghematan biaya.

Pengawasan berjalan efektif.

Kelemahan-kelemahan organisasi garis :

Tujuan dan keinginan pribadi pimpinan seringkali sulit dibedakan


dengan tujuan organisasi.

Pembebanan yang berat dari pejabat pimpinan , karena dipegang


sendiri.

Adanya kecenderungan pimpinan bertindak secara otoriter/diktaktor,


cenderung bersikap kaku (tidak fleksibel).

Kesempatan pegawai untuk berkembang agak terbatas karena sukar


untuk mengabil inisiatif sendiri.

Organisasi terlalu tergantung kepada satu orang, yaitu pimpinan.

Kurang tersedianya saf ahli.

B. Organisasi Staff
Adalah suatu organisasi yang mempunyai hubungan dengan
pucuk pimpinan dan mempunyai fungsi memberikan bantuan, baik
4

berupa pemikiran maupun bantuan yang lain demi kelancaran tugas


pimpinan

dalam

mencapai

tujuan

secara

keseluruhan

(tidak

mempunyai garis komando ke bawah/ke daerah-daerah). Staf yaitu


orang yang ahli dalam bidang tertentu yany tugasnya memberi nasehat
dan saran dalam bidang kepada pemimpin dalam organisasi.
Ciri-ciri organisasi lini dan staf:
a. Organisasi besar dan kompleks
b. Jumlah karyawannya banyak
c. Hubungan kerja yang bersifat langsung tidak mungkin lagi bagi
seluruh anggota organisasi
d. Terdapat dua kelompok besar manusia di dalam organisasi: 1)
Line Personal; 2) staff personal yang melaksanakan fungsi-fungsi
staf (staff function)
e. Spesialisasi yang beranekaragam diperlukan dan dipergunakan
secara maksimal
C. Organisasi Lini Dan Staff
Merupakan kombinasi dari organisasi lini, asaz komando
dipertahankan tetapi dalam kelancaran tugas pemimpin dibantu oleh
para staff, dimana staff berperan memberi masukan, bantuan pikiranm
saran-saran, data informasi yang dibutuhkan.

Contoh bagan organisasi lini dan staff

Memiliki ciri-ciri :

Hubungan atasan dan bawahan tidak bersifat langsung

Pucuk pimpinan hanya satu orang dibantu staff

Terdapat 2 kelompok wewenang yaitu lini dan staff

Jumlah karyawan banyak

Organisasi besar, bersifat komplek

Adanya spesialisasi

Keuntungan penggunaan bentuk organisasi garis dan staf :


1. Asas kesatuan komando tetap ada. Pimpinan tetap dalam satu
tangan.
2. Adanya tugas yang jelas antara pimpian staf dan pelaksana
3. Tipe organisasi garis dan staf fleksibel (luwes) karena dapat
ditempatkan pada organisasi besar maupun kecil.
4. Pengembalian keputusan relatif mudah, karena mendapat
bantuan/sumbangn pemikiran dari staf.
5. Koordinasi mudah dilakukan, karena ada pembagian tugas yang
jelas.
6. Disiplin dan moral pegawai biasanya tinggi, karena tugas sesuai
dengan spesialisasinya
7. Bakat pegawai dapat berkembang sesuai dengan spesialisasinya.
8. Diperoleh manfaat yang besar bagi para ahli
Kelemahan-kelemahan dari bentuk Organisasi garis dan staf :
1. Kelompok pelaksana terkadang bingung untuk membedakan
perintah dan bantuan nasihat
2. Solidaritas pegawai kurang, karena adanya pegawai yang tidak
saling mengenal
3. Sering terjadi persaingan tidak sehat, karena masing-masing
menganggap tugas yang dilaksanakannyalah yang penting
4. Pimpinan lini mengabaikan advis staf

5. Apabila tugas dan tanggung jawab dalam berbagai kerja antara


pelajat garis dan staf tidak tegas, maka akan menimbulkan
kekacauan dalam menjalankan wewenang
6. Penggunaan staf ahli bisa menambah pembebanan biaya yang
besar
7. Kemungkinan pimpinan staf melampaui kewenangan stafnya
sehingga menimbulkan ketidaksenangan pegawai lini
8. Kemungkinan akan terdapat perbedaan interpretasi antara orang
lini dan staf dalam kebijakan dan tugas-tugas yang diberikan
sehingga menimbulkan permasalahan menjadi kompleks
D. Organisasi Fungsional
Diciptakan oleh Frederick W. Taylor, Organisasi ini disusun
berdasarkan sifat dan macam pekerjaan yang harus dilakukan,
masalah pembagian kerja merupakan masalah yang menjadi
perhatian yang sungguh-sungguh.

Contoh bagan organisasi fungsional


Memiliki ciri-ciri :

Pembidangan tugas secara tegas dan jelas dapat dibedakan

Bawahan akan menerima perintah dari beberapa atasan

Pekerjaan lebih banyak bersifat teknis

Target-target jelas dan pasti

Pengawasan ketat

Penempatan jabatan berdasarkan spesialisasi


Keuntungan-keuntungan menggunakan organisasdi fungsional :
1. Spesialisasi dapat dilakukan secara optimal
2. Para pegawai bekerja sesuai ketrampilannya masing-masing
3. Produktivitas dan efisiensi dapat ditingkatkan
4. Koordinasi menyeluruh bisa dilaksanakan pada eselon atas,
sehingga berjalan lancar dan tertib
5. Solidaritas, loyalitas, dan disiplin karyawan yang menjalankan
fungsi yang sama biasanya cukup tinggi.
6. Pembidangan tugas menjadi jelas
Kelemahan-kelemahan organisasi fungsional :
1. Pekerjaan seringkali sangat membosankan
2. Sulit mengadakan perpindahan karyawan/pegawai dari satu
bagian ke bagian lain karena pegawai hanya memperhatikan
bidang spesialisasi sendiri saja
3. Sering ada pegawai yang mementingkan bidangnya sendiri,
sehingga koordinasi menyeluruh sulit dan sukar dilakukan

E. Organisasi Lini Dan Fungsional


Suatu bentuk organisasi dimana wewenang dari pimpinan
tertinggi dilimpahkan kepada perkepala unit dibawahnya dalam
bidang pekerjaan tertentu dan selanjutnya pimpinan tertinggi
tadi masih melimpahkan wewenang kepada pejabat fungsional
yang melaksanakan bidang pekerjaan operasional dan hasil
tugasnya diserahkan kepada kepala unit terdahulu tanpa
memandang eselon atau tingkatan.

Contoh bagan organisasi lini dan fungsional


Memiliki ciri-ciri :

Tidak tampak adanya perbedaan tugas-tugas pokok dan


tugas-tugas yang bersifat bantuan.

Terdapat spesialisasi yang maksimal

Tidak ditonjolkan perbedaan tingkatan dalam pemabagian


kerja
Kebaikan organisasi Lini dan fungsional :

1. Solodaritas tinggi
2. Disiplin tinggi
3. Produktifitas

tinggi

karena

spesialisasi

dilaksanakan

maksimal
4. Pekerjaan pekerjaan yang tidak rutin atau teknis tidak
dikerjakan
Keburukannya organisasi Lini dan fungsional adalah :
1. Kurang fleksibel dan tour of duty
2. Pejabat fungsional akan mengalami kebingungan karena
dikoordinasikan oleh lebih dari satu orang
3. Spesiaisasi memberikan kejenuhan

F. Organisai Lini, Fungsional, dan Staff


Organisasi ini merupakan perkembangan lebih lanjut dari
organisasi berbentuk lini dan fungsional.

Contoh bagan organisasi lini, fungsional, dan staff


Memiliki ciri-ciri :
1. Organisasi besar dan kadang sangat ruwet
2. Jumlah karyawan banyak.
3. Mempunyai 3 unsur karyawan pokok :

Karyawan dengan tugas pokok (line personal)

Karyawan dengan tugas bantuan (staff personal)

Karyawan

dengan

tugas

operasional

fungsional

(functional group)

G. Organisasi Komite ( Panitia )


Suatu organisasi dimana tugas kepemimpinan dan tugas
tertentu lainnya dilaksakan secara kolektif.
Organisasi komite terdiri dari :
1. Executive Committee ( Pimpinan Komite), yaitu para
anggotanya mempunyai wewenang lini

10

2. Staff Committee, yaitu orang orang yang hanya mempunyai


wewenang staf

Contoh bagan organisasi komite ( Panitia )


Memiliki ciri-ciri :

Adanya dewan dimana anggota bertindak secara kolektif

Adanya hak, wewenang dan tanggung jawab sama dari


masing-masing anggota dewan.

Asas musyawarah sangat ditonjolkan

Organisasinya besar & Struktur tidak sederhana

Biasannya bergerak dibidang perbankan, asuransi, niaga.


Kebaikan Organisasi komite :

1. Pelaksanaan decision making berlangsung baik karena terjadi


musyawarah dengan pemegang saham maupun dewan
2. Kepemimpinan yang bersifat otokratis yang sangat kecil
3. Dengan adanya tour of duty maka pengembangan karier
terjamin
Keburukannya :
1. Proses decision making sangat lambat
2. Biaya operasional rutin sangat tinggi

11

3. Kalau ada masalah sering kali terjadi penghindaran siapa


yang bertanggung jawab
5. Bentuk Bagan Organisasi
A. Berdasarkan bentuknya di bedakan menjadi 6 macam, yaitu :
1. Bentuk Piramida
Bentuk Ini Yang Paling Banyak Diguakan, Karena Sederhana, Jelas
Dan Mudah Dimengerti. Bagan organisasi bentuk Piramid adalah suatu
organisasi dimana bentuk bagan organisasi tersebut menyerupai
piramid. Dimana suatu pimpinan tertinggi ada di paling atas piramid
dan tingkatan pimpinan menengah dan bawahan ada di bagian-bagian
bawah. Bentuk piramid sering kali dipakai di organisasi-organisasi,
karna bentuk piramid ini mudah dimengerti dan dipahami.
Type piramid memiliki ciri-ciri antara lain ialah:
o memiliki jumlah organisasi yang tidak banyak sehingga tingkattingkat hirarki kewenangan sedikit.
o Jumlah pekerja (bawahan) yang harus dikendalikan cukup banyak
o Pada jumlah jabatan sedikit sebab tingkat tingkat relatifnya kecil

2.

Bentuk Vertikal.
Bentuk Vertikal Agak Menyerupai Bentuk Piramid, Yaitu Dalam
Pelimpahan Kekuasaan Dari Atas Ke Bawah, Hanya Bagan
Vertikal Berwujud Tegak Sepenuhnya.

12

3. Bentuk Horizontal.
Bagan Ini Digambarkan Secara Mendatar. Bagan organisasi
bentuk horizontal atau mendatar adalah bentuk bagan organisasi
yang saluran wewenangnya dari pucuk atau ujung pimpinan
tertinggi sampai dengan satuan organisasi atau pejabat yang
terendah disusun dari kiri kearah kanan atau sebaliknya.

4.

Bentuk Lingkaran.
Menggambarkan hubungan Antara Satu Jabatan Dengan Jabatan .
Bagan organisasi bentuk Lingkaran adalah suatu bentuk bagan
organisasi dimana satuan organisasi atau pejabat yang terendah
disusun dari luar bidang lingkaran ke arah titik tengah pusat
lingkaran dimana di titik tengah adalah pejabat atau pimpinan
tertinggi.

13

5. Bentuk Setengah Lingkaran


Dalam bentuk ini, saluran wewenang dari pucuk pimpinan sampai
dengan satuan organisasi atau pejabat yang terendah disusun dari
pusat lingkaran kea rah bidang bawah lingkaran atau sebaliknya
6. Bentuk Elliptical
Dalam bentuk ini, saluran wewenangnya dari pucuk pimpinan
sampai dengan satuan organisasi atau pejabat yang terendah
digambarkan dengan pusat Elips kearah bidang elips.

B. Berdasarkan orang yang memegang pucuk pimpinan

Bentuk tunggal, yaitu pucuk pimpinan berada ditangan satu orang,


semua kekuasaan dan tugas pekerjaan bersumber kepada satu
orang.

Bentuk komisi, pimpinan organisasi merupakan suatu dewan


yang terdiri dari beberapa orang, semua kekuasaan dan tanggung
jawab dipikul oleh dewan sebagai suatu kesatuan.

C.

Berdasarkan lalu lintas kekuasaan

Organisasi lini atau bentuk lurus, kekuasaan mengalir dari pucuk


pimpinan organisasilangsung lurus kepada para pejabat yang
memimpin unit-unit dalam organisasi.

Bentuk lini dan staff, dalam organisasi ini pucuk pimpinan


dibantu oleh staf pimpinan ahli dengan tugas sebagai pembantu
pucuk pimpinan dalam menjalankan roda organisasi.

14

Bentuk fungsional, bentuk organisasi dalam kegiatannya dibagi


dalam fungsi-fungsi yang dipimpin oleh seorang ahli dibidangnya,
dengan hubungan kerja lebih bersifat horizontal.

15