Anda di halaman 1dari 6

PROPOSAL KEWIRAUSAHAAN

BUDIDAYA BURUNG PARKIT


SEBAGAI USAHA SAMPINGAN MAHASISWA

Di susun oleh :
Muhamad Nahrowi

( 4211412031)

Purwaditya Nugraha

(4211412036)

Anggit Pranatya .W

(4211412041)

Siti Maslakah

(4211412029)

JURUSAN FISIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
SEMARANG
2014

USULAN PROPOSAL KEWIRAUSAHAAN


A. JUDUL
BUDIDAYA BURUNG PARKIT SEBAGAI USAHA SAMPINGAN
MAHASISWA
B. LATAR BELAKANG
Pembangunan pertanian merupakan bagian integral dari pembangunan
ekonomi dan masyarakat secara umum, menunjukkan bahwa sektor yang
handal dan mampu bertahan dalam krisis serta berperan sangat besar dalam
perekonomian nasional.
Pemilihan dan pengembangan jenis usaha pertanian budidaya sangat
terkait dengan ketersediaan sumber daya yang ada di wilayah ini. Budidaya
burung parkit, memiliki pangsa pasar yang cukup luas. Berbagai kegiatan
menyimpulkan dibalik mencegah kepunahan satwa Indonesia, burung ini
memiliki banyak manfaat. Manfaat tersebut diperoleh karena keindahan warna
bulu dan bentuk burung yang unik. Selain itu burung ini merupakan salah satu
komoditas yang dibutuhkan dalam kehidupan. Komoditas ini mengandung
unsur-unsur keindahan yang berguna sebagai penyejuk hati. Budidaya burung
parkit dilakukan dengan media sangkar yang tidak begitu besar sehingga
mudah dilakukan oleh mahasiswa yang rata-rata anak kos. Perawatan dalam
membudidaya cukup mudah dan sederhana. Burung parkit cocok untuk
berbagai iklim.
C. RUMUSAN MASALAH
1. Bagaimana cara budidaya burung parkit agar mendapatkan kualitas
terbaik?
2. Bagaimana pemasaran hasil budidaya burung parkit?
D. TUJUAN
1. Mengetahui cara budidaya burung parkit agar mendapatkan kualitas
terbaik.
2. Mengetahui pemasaran hasil budidaya burung parkit.
E. KELUARAN YANG DIHARAPKAN

Adanya budidaya burung parkit ini dapat dikenal dan


dimanfaatkan oleh masyarakat umum disemua kalangan. Tidak hanya itu
burung parkit ini Yang jelas budidaya parkit bukan sekedar hobby atau
hiburan, tapi juga bisa menambah penghasilan.. Serta kami membantu
pemerintah dalam peningkatan penghasilan masyarakat dan kelestarian
alam Indonesia.
F. KEGUNAAN
1. Meningkatkan jiwa wirausaha pada mahasiswa dalam budidaya.
2. Meningkatkan jumlah produksi burung parkit.
3. Perawatan yang baik dan benar dapat menghasilkan Burung parkit
yang berkualitas sehingga diterima di pasaran.

G. GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA


1. Ide Usaha
Hewan ini tidak termasuk dalam kelompok burung eksotis
sehingga harga kandang dan aksesoris dapat melebihi harga
burung.Burung parkit ideal dipelihara oleh mereka yang menginginkan
hewan peliharaan dengan harga terjangkau, bisa dilatih berbagai trik,
bahkan dilatih untuk berbicara.Selain sebagai burung hias, parkit
juga bisa dimaster agar bersuara macam-macam dan juga bisa
dijadikan sebagai burung pemaster. Banyak orang pernah sukses
mendapatkan tambahan uang belanja keluarga dari menangkarkan
parkit. Salah satu contohnya adalah Pak Harto dan Bu Tien, ketika
masih tinggal di Solo.
Burung parkit adalah seekor burung yang lucu dan cantik serta
mudah beradaptasi dengan lingkungan sekitar sehingga sangat mudah
untuk dipelihara.Bulunya yang berbagai warna berbagai warna
termasuk hijau, merah, biru, kuning, oranye, dan ungu menjadikan
burung ini sangat menarik dari segi keindahan.
2. Gagasan Usaha

3. Gambaran Budidaya
Peluang Usaha Ternak Burung terbuka lebar dengan mengembangbiakkan burung ini, tidak terlalu sulit menggembang-biakkan burung
parkit dan juga sangat produktif menghasilkan anakan, seperti usaha
pada umumnya Peluang Usaha Ternak Burung Parkit memerlukan
keuletan, ketekunan dan kesabaran. Tak jauh berbeda dengan berternak
burung dara, kenari atau sejenisnya, yang paling pokok yang harus kita
sediakan:

a. Tempat/Kandang Burung Parkit


Untuk masalah tempat indukan yang disediakan
berbentuk seperti balok dengan ukuran P x L x T : 2m x 1m x
1,5m tidak terlalu besar untuk disediakan bagi 15 pasang
burung parkit. Tempat burung tersebut terbuat dari kawat
karena paruh burung parkit sangat tajam dan kuat bila hanya
terbuat dari kayu dan dipasangi kain di sekitar kandang agar
kondisi di dalam kandang lebih hangant, tutup semua kandang
dengan kain jika malam sudah tiba.
b. Rumah pribadi
Umumnya terbuat dari kayu randu berbentuk kotak sering
disebut glodok,mudah dijumpai di pasar pasar burung
mudsh juga di buat sendiri menjadi syarat bagi setiap pasangan
parkit.

H. METODE PELAKSANAAN
1. Persiapan
Persiapan awal dimulai dari pembuatan sangkar, dan tempat
budidaya. Selain itu juga pemilihan burung parkit yang akan di
budidayakan agar mendapatkan hasil yang berkualitas. Pemilihan ini

sangatlah penting untuk menghasilakan produk

yang bagus dan

berkualitas.
2. Perawatan
Burung parkit dirawat didalam kranjang burung atau sarang yang
terbuat dari besi. Burung parkit agar perkembang-biakannya maksimal
maka perlu dilakukan pemeliharaan . Salah satunya adalah dengan
memperhatikan indukan dari burung parkit itu sendiri. Pemberian
makanan yang teratur dan pemberian makanan-makanan tertentu yang
dapat meningkatkan perkembangbiakan. Perawatan sebaiknya didalam
tempat yang kering karena tempat lembab mengakibatkan burung
terkena penyakit, seperti mencret. Sirkulasi udara yang cukup, agar
jika salah satu burung terkena virus tidak menular pada burung yang
lain.
Untuk penangkaran secara masal memang lebih irit tempat satu kandang
bisa diisi beberapa pasangan termasuk kotak pengeraman. Hanya saja
penangkaran ini kita lebih sulit untuk mengamati jenis atau corak khusus
burung parkit yang kita inginkan. Termasuk juga dalam hal mengontrol
kesehatan burung parkit. Karena itu ukuran atau besar kandang harus
memperhatikan populasi pasangan parkit yang akan ditempatkan.
Disamping menyediakan kandang untuk penangkaran, kandang untuk
menampung parkit yang sudah lepas sapih juga harus disiapkan. Kandang ini
juga berfungsi sebagai kandang pembesaran plus penyeleksian bakalan
burung parkit.
3. Pemanenan

Pemanenan yang dilakukan disini yaitu dengan menjual anakan dari


burung parkit sendiri, kurang lebih pada saat umur satu bulan, karena
pada umur satu bulan burung parkit ini bulu-bulunya sudah rapi dan
sudah bisa mencari pakan sendiri.
4. Pemasaran
a. Penjualan Langsung
Pemasaran dilakukan secara langsung dijual kepada para penjual
burung di pasaran disekitar UNNES.
b. Internet
Pemasaran dilakukan melalui penggunaan internet yang dapat
diakses 24 jam sehingga berpotensi dalam mengenalkan dan

mengiklankan burung parkit tersebut. Seperti halnya melalui blog,


tokobagus, berniaga, kaskus, dll.
I. JADWAL KEGIATAN
No

Nama Kegiatan

1
2
3
4

Persiapan
Perawatan
Pemanenan
Pemasaran

Bulan Ke1

J. RANCANGAN BIAYA
a. Kebutuhan biaya variable untuk satu kali musim tanam
No
Uraian
1
Pakan pokok Burung
2
Pakan penunjang Burung
3
Vitamin burung
Jumlah
b. Kebutuhan biaya tetap
No

Uraian

Jumlah
1 kg
1/2 kg
1 bungkus

Jumlah

1
Sarang burung
1
2
Alat semprot
1
3
Burung parkit
2 pasang
Jumlah
c. Biaya total
Biaya totalnya adalah Rp 236.500,00.

Harga satuan
10.000
15.000
10.000

Harga
satuan
60.000
9.000
60.000

Total
10.000
7.500
10.000
27.500

Total
80.000
9.000
120.000
209.000

Beri Nilai