Anda di halaman 1dari 9

1.

DOKUMEN PENGIRIMAN BARANG


Beberapa dokumen yang umum dikenal dalam bisnis jasa pengiriman barang diantaranya
seperti :
Invoice : dokumen yang berisi tentang data-data barang yang akan

dikirimkan,

termasuk di dalamnya harga dan identitas barang.

Packing List: dokumen yang memuat data deskriptif mengenai barang yang akan
dikirimkan, yang dirinci pada jenis barang, dimensi barang, berat barang, serta
kuantitas barang.

Shipping Instruction (SI): perintah untuk memuat barang ke dalam kapal dari
perusahaan pengirim barang kepada perusahaan freight forwarder. Di dalam dokumen
SI ini memuat data-data diantaranya : identitas (nama dan alamat) pengirim, identitas
penerima, keterangan barang, serta kuantitas barang dikirim.

Airwaybill: merupakan surat jalan untuk mengirimkan barang via udara, atau
pesawat. Data-data dalam Airwaybill meliputi identitas pengirim, identitas penerima,
jumlah dan berat barang, tanggal transaksi, yang dibubuhi tanda tangan pengirim dan
pihak penyedia layanan pengiriman.

Kwitansi

Kwitansi adalah bukti penerimaan sejumlah uang yang ditanda tangani oleh penerima
uang dan di serahkan kepada yang membayar sejumlah uang tersebut untuk
kemudian di jadikan bukti transaski.

Dokumen-dokumen itulah yang umum dijumpai dalam setiap pengiriman barang, terutama
untuk jenis barang paket atau bukan dokumen. Untuk jenis barang tertentu, beberapa dokumen
khusus juga diperlukan, seperti misalnya :

Fotocopy surat berharga (seperti SIUP, NPWP, Sertifikat tanah, dan lain sebagainya)

MSDS (untuk pengiriman barang yang berbentuk cairan / mengandung unsur kimia
berbahaya),

Sertifikat Fumigasi (untuk pengiriman barang yang berbahan kayu),

Sertifikat Karantina (untuk pengiriman binatang atau buah-buahan),

Sertifikat POM (untuk pengiriman bahan makanan),

dan berbagai dokumen lain yang dibutuhkan, menyesuaikan pada jenis barang yang akan
dikirimkan.

Surat pengantar barang dapat disebut juga sebagai Surat Jalan atau surat pengiriman
barang(Delivery Order/ DO).
Surat pengantar barang adalah surat yang berguna sebagai tanda terima penyerahan
barang kepada penerima ( pembeli atau pemesan ), untuk menjamin keamanan selama
perjalanan pada waktu barang tersebut diangkut, bila ada pemeriksaan dari pihak yang
berwajib
Berikut contoh dari surat pengantar barang atau surat jalan (DO) :

Faktur
Faktur adalah suatu perhitungan penjualan kredit yang diberikan oleh penjual kepada
pembeli atau konsumen.

2. Syarat Pengiriman Barang


Syarat syarat pengiriman :

Barang barang yang akan di kirim harus di bungkus/dipak secara sempurna.


Pengepakan kurang sempurna dapat menimbulkan kerugian yang menjadi tanggung
jawab dari pihak pengirim sepenuhnya

Pihak pengirim harus bersedia memberitahukan isi kiriman dan perkiraan nilai barang
yang dikirim pada saat barang di ambil oleh kurir ataupun pada saat mengantar ke service
center PT. Rubien Anugrah Catrans. Pihak pengirim memberikan kuasa penuh kepada PT.
Rubien Anugrah Catrans untuk melakukan pengiriman barang tersebut serta memeriksa
isi barang tersebut jika dianggap perlu.

Pihak pengirim atau penerima tidak berkeberatan jika barang kirimannya di buka atau di
periksa oleh pihak yang berwajib atau pihak otoritas pelabuhan.

Tanda terima /STT/AWB lembat 1(pertama) merupakan bukti pelunasan untuk


pembayaran tunai dan alat bukti penagihan jika proses pembayarannya dengan system
credit (khusus corporate).

Pada saat barang di terima oleh kurir PT. Rubien Anugrah Catrans ataupun di Hantar ke
service center PT.Rubien Anugrah Catrans sipengirim harus melakukan pembayaran agar
barang dapat di proses keberangkatannya kecuali pengirim barang telah menjadi
pelanggan prioritas kami ( pembayaran kredit).

Proses ganti rugi atau claim barang :

Ganti rugi diakibatkan barang hilang setingi tinginya 10 (sepuluh) kali dari
biaya pengiriman yang tertulis dalam Tanda terima/STT/AWB dan akan di
berikan kepada pengirim barang setelah PT. Rubien Anugrah Catrans
melakukan investigasi dalam internal perusahaan.

Pihak pengirim barang sendiri (bukan penerima atau wakil) dapat


melakukan claim ganti rugi paling lambat 7 (tujuh) hari setelah estimasi
tiba waktu barang di penerima. Estimasi waktu tersebut bisa di lihat di
surat penawaran atau daftar harga PT. Rubien Anugrah Catrans.

PT.Rubien Anugrah Catrans tidak memberikan ganti rugi apapun atas


akibat keterlambatan yang di sebabkan oleh kondisi lalulitas pengangkutan
seperti embargo kargo di pelabuhan udara, faktor cuaca buruk di daerah
perairan dll.

PT.Rubien Anugrah Catrans tidak memberikan ganti rugi apapun atas


akibat pembusukan makanan atau kerugian lainnya yang timbul sebagai
akibat dari sifat barang tersebut.

PT.Rubien Anugrah Catrans menyarankan untuk mengasuransikan barang


yang mudah rusak,mempunyai nilai tinggi serta memaksimalkan
packaging dengan kayu kepada pemilik barang yang akan mengirimkan
barangnya. Karena pihak kami tidak akan memberikan ganti rugi atas
barang yang rusak pada pembukusnya maupun rusak isinya yang di
sebabkan oleh pihak ketiga (alat pengangkut,tenaga manusia)

Ganti rugi barang yang di asuransikan sesuai dengan nilai yang tertera
didalam perjanjian polis tersebut.

PT. Rubien Anugrah Catrans tidak memberikan ganti rugi apapun atas
akibat dari bencana alam , kecelakaan penerbangan , kecelakaan laut dan
peperangan.

Pengirim barang menanggung premi asuransi untuk menutupi polis asuransi jika barang
tersebut ingin di asuransikan.

Pengirim barang di larang mengirim :


o surat warkat, surat berharga,wesel,cek,emas,perak,permata,logam mulia meskipun
di asuransikan , kami tidak akan terima.
o Uang
o barang yang mudah meledak , mudah menyalah atau terbakar , barang yang dapat
membahayakan keselamatan umum.
o barang yang dilarang pemerintah dan melanggar hukum.

PT. Rubien Anugrah Catrans hanya bertanggung jawab atas penyampaian barang kiriman
ke alamat barang yang di tuju (penerima).jika terjadi sesuatu dan lain hal barang tersebut

di tahan oleh pihak berwajib, maka pemilik barang tersebut yang bertanggung jawab dan
menyelesaikan permasalahan tersebut.

Kami tidak menerima pengiriman barang dengan menggunakan alamat PO.BOX

Pengirim barang wajib mencantumkan nama pengirim dan penerima barang serta no tlp
masing masing .

Perhitungan berat menggunakan :

Udara
o berat actual / berat asli jika barang tersebut dalam kondisi berat aktual yang di
timbang.
o berat volumetric yaitu berat dengan menghitung ukuran volum yang
menggunakan rumus Panjang(cm) X Lebar(cm) X Tinggi(cm) 6000
o berat yang di tagih adalah jumlah atau nilai terbesar, jika berat volumetrik
nilainya lebih besar dari berat aktual maka berat yang ditagih adalah berat
volumetric.
o kelipatan atau desimal dari berat akan di bulatkan ke nilai di atas contoh : berat
1,1 kg akan di bulatkan menjadi 2 kg.

Darat
o berat actual / berat asli jika barang tersebut dalam kondisi berat aktual yang di
timbang.
o berat volumetric yaitu berat dengan menghitung ukuran volum yang
menggunakan rumus Panjang(cm) X Lebar(cm) X Tinggi(cm) 3500
o berat yang di tagih adalah jumlah atau nilai terbesar, jika berat volumetrik
nilainya lebih besar dari berat aktual maka berat yang ditagih adalah berat
volumetric.
o kelipatan atau desimal dari berat akan di bulatkan ke nilai di atas contoh : berat
1,1 kg akan di bulatkan menjadi 2 kg

Semua estimasi waktu delivery adalah dalam keadaan normal.

TUGAS SARANA PRASARANA


Dokumen Pengiriman Barang Dan Syarat Pengiriman Barang

DISUSUN OLEH :
DEWI KOMALA SARI
SYAFITRI NUR WAHYUNI
XII Administrasi Perkantoran 1

PEMERINTAH KABUPATEN CIREBON

DINAS PENDIDIKAN

SMK NEGERI 1 KEDAWUNG


Jl. Tuparev No. 12 Telp. (0231) 203795 Fax. (0231) 203795, 200653

KABUPATEN CIREBON 45153


HTTP://www.smkn1-kedawung.sch.id E-mail : kampus@smkn1-kedawung.sch.id