Anda di halaman 1dari 4

Tugas Mk Sosiologi Umum Ke-2 NIM : G44150001

Nama
: Trianda Ayuning Tyas
Ruangan & Jam : Rk.CCR 2.15 pukul 13.00

Drug Trafficker Dari Cianjur


Oleh :
Irfan Budiman, Rian Suryalibrata
Dan Upik Supriyatun
Asisten : Riris Indrisari
NIM : A24130008
Resume
Merika Franola alias Ola bersama dengan kedua sepupunya
Rani dan Deni, dijatuhi vonis hukuman mati oleh Pengadilan
Tanggerang. Mereka telah berkali-kali melakukan ekspor-impor
narkotik. Namun, Ola mengaku bahwa Ia melakukan hal tersebut
karena dipaksa suami.
Kehidupannya yang kelam dimulai saat Ola merantau ke
Jakarta dan menjadi disc joker. Dari pekerjaannya itu, Ia
memperoleh anak dari hubungan intimnya bersama seorang pria
Mr.X. Untuk menghidupi Eka Prawira, anaknya yang kini berusia
tujuh tahun, Ola bekerja sebagai dosc joker di berbagai diskotek di
Puncak, Bogor, Bali, dan Tanah abang, Jakarta.
Secercah sinar terang tiba-tiba datang. Pada Oktober 1997,
Ia bertemu dengan Tajudin alias Tony, pria asal Nigeria yang
mengaku berbisnis pakaian jadi. Setelah ia berpacaran dan tinggal
bersama di sebuah rumah kontrakan di kawasan Kebonsirih,
Jakarta Pusat, Ola pun hamil, dan akhirnya menikah. Pada awal
perkawinannya, kehidupannya bahagia, Tajudin berlaku baik pada
Ola dan keluarga. Namun, ternyata kebahagian itu sekejap saja,
perangai asli Tajudin alias Tony yang ringan tangan mulai muncul.
Ola sering kali menjadi sasaran kemarahan Tajudin, bahkan Ia
pernah memukuli Ola hingga terjerembap ke lantai, dan harus
dirawat selama seminggu di Rumah Sakit Azra, Bogor. Namun,
apapun yang telah dilakukan Tony padanya, Ia mengaku tetap
mencintainya, bahkan setiap kali selesai dipukuli, Ola selalu
meminta maaf pada Tony.
Menjelang kelahiran anak pertamanya, Tajudin kembali ke
bisnis asalnya, yaitu narkotik. Ternyata bisnis pakaian jadi hanya
sebuah kedok untuk menambil hati Ola. Nahasnya, Tony mengajak
serta Ola untuk melakukan bisnis haram tersebut. Karena tak ada
pilihan lain, daripada terus disiksa, menurut Ola, akhirnya dia
tunduk untuk mengantar pesanan berupa naroktik. Walaupun ia
mengatakan terpaksa, namun entah mengapa posisinya berangsur-

angsur meningkat, hingga akhirnya Ia menjadi drug trafficker,


yang mengatur lalu lintas narkotik jenis heroin dan kokain.
Bak ada gula, ada semut, kehidupan Ola dan Tony yang
melonjak melalui bisnis narkotik ini, mulai sering dimintai
bantuan, diantaranya oleh dua sepupu Ola, yakni Rani Andriani 25
tahun dan Deni Setia Maharwan, 28 tahun, yang merupakan
seorang lurah di Cianjur. Untuk melunasi hutang dan membayar
jasanya, akhirnya Rani dan Deni ikut turut serta sebagai kurir
yang memasukkan narkotik dari dan ke luar negeri. Pada awalnya
mereka tidak sadar bila mereka dimanfaatkan sebagai kurir
narkotik. Namun, akhirnya mereka ngeh juga dengan resiko
pekerjaan yang dijalani. Tapi, keduanya tidak kuasa menolak,
karena tak tega dengan Ola yang akan menjadi sasaran
kemarahan Tony.
Petualangan Ola berakhir pada 12 Januari 2003 di Bandara
Soekarno-Hatta, Cengkareng. Polisi menangkap mereka, dengan
barang bukti 3,5 kg heroin dari dalam koper dan tas tangan yang
dibawa Rani, 3,0 kg yang dibawa Deni, dan sebanyak 3,6 kg herin
yang ditemukan di rumah Ola di Bogor, yang disimpan terpisah
masing-masing dalam plastik dan seotak minuman bubuk
Nutrisari. Namun, Ola sendiri dibekuk petugas di tempat parkir
mobil Bandara. Sedangkan, Tony tewas bersama empat temannya,
setelah ditembak oleh polisi di rumah kontrakannya di kawasan
Cipete, jakarta Selatan.
Alex Bambang, sebagi Kepala Kepolisian Wilayah Kota Besar
Bandung, yang memimpin operasi penangkapan Ola dan
sepupunya, mengatakan bahwa Ia tidak percaya jika Ola terlibat
dalam perdagangan narkotik semata karena terpaksa. Karena,
yang namanya terpaksa tidak akan keterusan. Hal ini, dibenarkan
pula oleh jaksa Mursidi dan hakim Asep. Bahkan, menurut
penyelidikan polisi, praktik ini sudah digeluti Ola sebelum menikah
dengan Tony.

Konsep Dasar
1. Struktur sosial
Hubungan suami-istri antara Ola dengan Tajudin alias Tony, Pria
asal Nigeria. Hubungan saudara sepupu antara Ola dengan Rani
Andriani alias Melisa (25) dan Deni Setia Maharwan (28) yang
merupakan lurah di Cianjur. Serta, Alex Bambang Riatmojo yang
menjabat ssebagai Kepala Kepolisian Wilayah Kota Bandung.
2. Tindakan sosial
a. Rasional instrumental : Ola yang bekerja sebagai disc joker
untuk menghidupi Eka Perwira, anaknya dari hubungan intim
dengan pria Mr.X yang kini berusia 7 tahun. serta Tajudian
alias Tony yang menjadikan bisnis pakaian jadi sebagai kedok
untuk mengambil hati Ola
b. Rasional berorientasi nilai : Rani Andriani dan Deni Setia
Maharwan
yang berperan sebagai kurir dalam bisnis
narkotik, dengan alasan untuk melunasi hutang dan
membalas jasa Tony dan Ola yang telah meminjamkan uang
c. Tindakan tradisional : Adanya perkawinan antara Ola dan
Tony yang diadakan di rumah pihak perempuan yaitu di
rumah orangtua Ola di Cianjur.
d. Tindakan afektif : Ola yang mengaku tetap mencintai Tony,
walaupun Ia telah disiksa oleh Tony. Bahkan, setiap kali habis
digebuki Ola yang selalu meminta maaf kepada Tony
3. Integrasi fungsional
Hal ini ditunjukkan dengan adanya kesalingtergantungan antara
Tony dengan Ola yang menjadi Drug Trafficker. Serta adanya
kesalingtergantungan Rani dan Deni berkerja sebagai kurir
untuk melunasi dan membalas jasa pada Tony dan Ola.

4. Kekuasaan
Adanya kekuasaan Tony untuk mempengaruhi istrinya Ola dan
saudaranya, Rani dan Deni untuk ikut terlibat dalam bisnis
perdagangan narkotik.
5. Kebudayaan
Seorang istri yang bernama Ola yang tetap tunduk pada
suaminya Tony, walapun Ia diajak untuk melakukan hal negatif
yaitu bisnis narkotika
Analisis Aras
1. Aras masyarakat: adanya sindikat penjualan narkotik di
Indonesia maupun luar negeri
2. Aras organisasi sosial : Tony yang berperan sebagai anggota
kompolotan sindikat narkoba internasional dan koordinator bagi
sebagian warga Nigeria yang menjadi pengedar narkotik di
Indonesia
3. Aras Institusi : Majelis hakim Pengadilan Negeri Tanggerang
pimpinan Asep Iriawan yang memvonis mati Ola dan sepupunya.
Serta kepala Direktorat Reserse Metro Jaya, Senior
Superintenden Alex Bambang Riatmodjo yang memipimpin
operasi enangkapan Ola dan sepupunya, Rani dan Deni.
4. Aras interaksi sosial : Tony yang selalu menjadikan istrinya,
Ola sebagai sasaran kemarahannya.
5. Aras masalah sosial:Adanya sindikat penjualan narkoba dan
perpecahan keluarga, baik antara keluarga Tony dengan
Ola,maupun keluarga Ola dengan sepupunya
Pendekatan Subjektif : Alex yang tak percaya kalau keterlibatan
Ola dalam perdagangan narkotik semata karena terpaksa, karena
yang namanya terpaksa tidak akan keterusan.
Pendekatan Objektif : Ola dan sepupunya diberikan vonis mati
melalui keputusan yang dikeluarkan oleh Pengadilan Tanggerang
melalui barang bukti sebanyak 3,5 kg heroin yang dibawa Rani, 3
kg kokain yang dibawa Deni dan 3,6 kg heroin yang ditemukan
dirumah Ola.