Anda di halaman 1dari 10

Tugas Matematika Teknik II

Integral Fourier dari Transformasi Fourier


Dosen Pembimbing: Dr. Wiryanto, M.Si

Anggota Kelompok:
Agus Hermawan (14050874001)
Johan Firmansah (14050874011)
Herlambang Setya (14050874020)
Muhamad Juhan D.S (14050874014)
Bonfilio Wahyu T.W (14050874030)

1. Integral Fourier
Misal fungsi f(t) kontinu bagian demi bagian dan periodik dengan periode p = T terdefinisi
pada interval (0,T), maka deret Fourier dari f(t) diberikan sebagai berikut,
(17.12)
Dengan menggunakan notasi euler,
dan

Maka bentuk (17.12) dapat dituliskan menjadi.

(17.14)

Dari bentuk (17.14), nilai dalam kurung besar dapat dinotasikan dengan notasi komplek
, Cn merupakan bilangan komplek dan berlaku

. Jadi deret Fourier dari

fungsi f(t) yang terdefinisi pada (0,T) dengan periode p=T dapat dinyatakan dengan notasi
komplek,

(17.15)
Adapun besar koefisien Fourier kompleks Cn ditentukan sebagai berikut:
Missal ambil periode p+T=1 maka bentuk(17.15) dapat dinyatakan dengan
(17.16)

Bila kedua ruas dari bentuk (17.16) dikalikan dengan

maka didapatkan,

(17.17)

Bila kedua ruas dari (17.17) diintegrasikan terhadap t pada interval [0,1], maka akan
didapatkan rumusan dari Cn. Yang perlu ditentukan terlebih dahulu adalah nilai integral suku
kedua dari ruas kanan bentuk (17.17). dengan memandang suatu sifat bahwa integral dari
jumlah, sama dengan jumlah dari integral maka Cn dapat dikeluarkan dari integral. Sehingga
yang perlu dihitung adalah,
(17.18)

Kita ketahui bahwa nilai integral (17.18) sama dengan nol hal ini dikarenakan n k. Sehingga
didapatkan,

Dari apa yang telah diuraikan sebelumnya, terlihat bahwa untuk fungsi periodik f(t) yang
terdefinisi pada (0,1) dengan periode p=1 dapat dinyatakan deret Fourier sebagaimana,
(17.19)

Dengan menggunakan bentuk :


dapat ditunjukkan bahwa

. Untuk deret Fourier (17.12),

maka koefisien Fourier dari fungsi f(t) diberikan dengan,


(17.20)

Demikian seterusnya, batas integral dari koefisien Fourier Cn sangat bergantung dari daerah
definisi dari fungsi f(t). pembahasan tentang notasi deret Fourier kompleks ini akan
digunakan untuk mendefinisikan atau memberikan pengertian tentang Transformasi Fourier.

Contoh 1.
Tentukan koefisien Fourier kompleks dari fungsi

Jawab:
Menggunakan bentuk (17.19) didapatkan,

C n e- 2int f(t) dt
0

- 2int
- 2int
e dt e dt
1

1
e- 2int
- 2in
1

1 e-in
in

2
1

2
0

1 - 2int
e
2in

1
1

Bila fungsi periodik f(t) terdefinisi padna interval [-T, T] dengan periode T, maka deret
Fourier dari f(t) dapat dinyatakan dengan,

1 T 2 -2ins
2ins
e

f(t)
f(s) ds e

T
T

n - T T
2

(17.20)

Bentuk integral Fourier dari f(t) dapat ditentukan dengan mengambil pemisalan sebagai
berikut :
1
n
Misal x dan nx x n , maka
T
T

f(t)

n - T

- 2iyx n

f(y) dy e -2iyx n x.

Bila T (x 0) dan x n x, maka diperoleh integral Fourier :


f(t)

Misal

- 2iyx

f(y) dy e -2itx dx

(17.21)

2
2n
x dan
nx x n , maka
T
T

Bila T (x0) dan XnX maka diperoleh integral Fourier,


(17.22)

17. 5.1 Transformasi Fourier

Dari (17.21) dapat diturunkan rumus transformasi Fourier (F(s)) dan invers transformasi
Fourier (f(t)),
F(s) f(s)

-2ist
f(t) dt dan f(t)
e

f(t) ds

2ist

(17.23)

Dari (17.22) dapat diturunkan dua buah rumus transformasi Fourier (F(s)) dan invers
transformasi Fourier (f(t)),
F(s) f(s)

1
2

-ist

1
2

f(t) dt dan f(t)

Dan F(s) f(s) e -ist f(t) dt dan f(t)

1
2

-ist

f(s) ds

(17.24)

-ist

f(s) ds

(17.25)

Selanjutnya untuk mendapatkan transformasi fourier dapat digunakan cara sebagai berikut.
Menggunakan rumus. Rumus yang akan digunakan untuk mendapatkan Transformasi
Fourier dalam buku ini adalah rumus(17.25). Rumus (17.25) juga digunakan dalam
sofware Matlab dan selanjutnya dikatakan rumus versi Matlab. Pemilihan rumus ini
sangat beralasan sebab untuk penerapan dibidang teknik sofware yang saat ini sering
digunakan adalah Matlab.
Tabel Tranformasi Fourier. Bentuk-bentuk yang standar yang sudah dicari dapat
digunakan untuk mendapatkan Tranformasi Fourier, sehingga tabel yang tertera pada bab
ini juga digunakan untuk mendapatkan Tranformasi Fourier.
Sifat-sifat Tranformasi Fourier. Untuk mendapatkan Tranformasi Fourier dengan
menggunakan sifat-sifat Tranformasi Fourier dibahas pada subbab selanjutnya.
Contoh 17-8
Tentukan Tranformasi Fourier dari fungsi segiempat (Rect Function)

Jawab:
Grafik fungsi

ditunjukkan pada gambar 17-1.

Menggunakan rumus (17.25) didapatkan,

Sedangkan grafik dari fungsi transformasi

ditunjukkan pada gambar 17-2 berikut.

Gambar 17.2
Bila penyelesain permasalahan pada contoh 6.8 digunakan rumus (17.23) dan (17.24) maka
diperoleh hasil transformasi sebagai berikut.
Dengan rumus (17.23) didapatkan hasil transformasi,

Sedangkan dengan rumus (17.24) diperoleh hasil transformasi,

Gambar 17.3
Keterangan :
Gambar 17-3(a):grafik dari transformasi menggunakan rumus 6.23
Gambar 17-3(b): grafik dari transformasi menggunakan rumus 6.24
Gambar 17-2 dan gambar 17-3 yang merupakan hasil transformasi dari fungsi segi empat
dengan menggunakan ketiga rumus menunjukkan pola yang sama sehingga rumus yang
manapun dapat dipakai untuk mendapatkan transformasi fourier . Namun sekali disini
ditekankan menggunakan rumus versi matlab.
Contoh 17 9
Tentukan transformasi Fourier dari fungsi Gauss, f(x) = e

x2

Jawab
Untuk mendapatkan transformasi Fourier dari fungsi Gauss dilakukan sebagai berikut.
Terlebih dahulu dihitung nilai integral dari
l=

dx

(17.26)

Dengan menggunakan bentuk (17.26) maka dapat dituliskan


l=

dy

Dari bentuk (17.26) dan (17.27) didapatkan

(17.27)

l2 = (

dx) (

dy)

(17.28)

dx dy

Penyelesaian bentuk (17.28) dapat dilakukan dengan menggunakan kordinat polar/kutub,


(r,0). Kedua peubah x dan y dari - ke meggambarkan seluruh bidang dan dalam kordinat
polar diwakili oleh r dari 0 ke dan

dari 0 ke 2. Selanjutnya bentuk

menjadi

dan dx dy menjadi r dr d . Jadi bentuk (17.28) dituliskan menjadi,

I2 =

(17.29)

Oleh karena itu ,didapatkan,

I=

(17.30)

Bentuk integral (17.30) dinamakan integral gauss . transformasi fourier dari fungsi
gauss dinyatakan dengan,

(s) =

(17.31)

Dari bentuk (17.31) apbila s = 0 maka menggunakan integral gauss didapatkan

(0) =

(17.32)

Beri Nilai