Anda di halaman 1dari 3

Grafik Waktu Terjadinya Tanda Pasti Kematian

Siklus kehidupan lalat dewasa


Ilmu yang mempelajari mengenai siklus kehidupan suatu
insekta adalah entomology. Entomology ini sering digunakan dalam
bidang forensic untuk membantu menentukan saat kematian suatu
jenazah. Sehingga muncul ilmu yang disebut Forensic Entomology.
Salah satu hal yang sangat penting dalam ilmu tersebut adalah ilmu
yang mempelajari siklus kehidupan lalat dewasa.
Siklus kehidupan lalat dimulai dari sebuah telur, lalu telur
tersebut akan berkembang menjadi larva, pupa, lalu menjadi
matang menjadi lalat dewasa. Pada setiap fasenya dapat dijelaskan
sebagai berikut:

1.Telur
Pada

fase

telur,

lalat

betina

biasa

bertelur

sebanyak kurang lebih 300 buah telur pada suatu tubuh


mayat. Biasanya mayat akan mulai dihinggapi oleh lalat
sekitar 1-2 hari pasca kematian. Saat telur hinggap pada
mayat hingga telur tersebut menetas untuk memulai
fasenya menjadi pada fase larva, membutuhkan waktu 1
hari. Lalu, setelah menetas telur tersebut akan melanjuti
tahap siklusnya ke tahap larva pertama yang akan
membutuhkan waktu 1 hari juga.
2.Larva
Di saat telur menetas dan akan berkembang
menjadi larva, larva sendiri mengalami beberapa tahap
pengelupasan kulit, yang disebut dengan instar. Instar
dibagi menjadi 3, yakni:
a. Instar pertama mengkonsumsi cairan yang
keluar dari tubuh mayat, lalu bermigrasi ke dalam
tubuh. Instar ini membutuhkan waktu 1 hari untuk
menjadi larva tahap instar kedua. Pada tahap ini
larva biasa berukuran 2mm hingga 5 mm sebelum
melepasi kulitnya
b. Instar kedua akan bergerak disekitar kumpulan
larva lainnya. Instar tersebut membutuhkan waktu
1 hari dan instar ini dapat tumbuh hingga
berukuran 10 mm sebelum menjadi instar ketiga.
c.

Instar

ketiga

masih

bergerak

di

sekitar

kumpulan larva, ukuran larva pada tahap ini akan


memanjang. Instar ini membutuhkan waktu 1 hari
untuk

berkembang

Instar

ini

dapat

tumbuh

menjadi 15-20 mm sebelum menjadi pre pupa.

3. Pre- pupa
Pada

tahap

pre-pupa,

larva

yang

sudah

berkembang menjadi pre-pupa akan bermigrasi dari


mayat dan mencari lokasi untuk berpupasi (biasanya di
tanah). Pre-pupa tidak memakan apapun, lalu dalam
waktu 4 hari akan berkembang menjadi pupa.
4.Pupa
Pada

tahap

ini,

pre-pupa

akan

berkembang

menjadi pupa; mengalami transformasi dari tubuh larva


sehingga menyiapkan diri menjadi lalat dewasa. Pupa
juga tidak memakan apapun dan membutuhkan waktu
kurang lebih 10 hari untuk menjadi lalat dewasa.
5. Lalat dewasa
Lalat dewasa mengkonsumsi protein dari cairan
tubuh. Setelah sudah melengkapi menjadi fase terakhir
telur hingga menjadi lalat, maka siklus ini akan berulang
kembali. Lalat betina biasa bertelur pada tubuh mayat.
Setelah dewasa, lalat dapat bertelur lagi dalam jangka
waktu 2 hari.
Sumber:
1. James JP, Jones R, Karch SB, Manlove J. Simpsons Forensic
Medicine. Edisi ke-13. Hodher & Stoughton Ltd Publisher.
2011.
2. Beneck M. Forensic Entomology. 2004