Anda di halaman 1dari 9

LAPORAN PRAKTIKUM ANATOMI TUMBUHAN

Jaringan Pembuluh pada Tangkai Daun Famili Jambu Air

Nama Kelompok:
Talitha Sandhe Putri
(14030204060)
Talania Saraswati
(14030204079)
Nurul Afida Hanis
(14030204081)
Fajar Eric Firmasyah
(14030204087)
Widia Lestari
(14030204102)

Jurusan Biologi
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Negeri Surabaya
2015
I.

Rumusan Masalah
1. Bagaimana tipe jaringan pembuluh pada tangkai daun famili jambu air (warna

II.

merah, putih, dan hijau) ?


Tujuan
1. Untuk mengetahui tipe berkas pembuluh pada tangkai daun yang satu famili

III.

jambu air, yang berwarnaa hijau, merah, dan putih.


Hipotesis
1. Terdapat beberapa tipe jaringan pembuluh pada tangkai daun famili jambu air

IV.

(warna merah, putih, dan hijau).


Variable
1

1. Variabel manipulasi: jenis jambu air ( jambu air warna merah, jambu air warna
hijau dan jambu air warna putih).
2. Faktor-faktor yang harus dijaga: sayatan diambil pada daerah nodus tangkai
daun ke 3.
3. Variable respon: jaringan pembuluh pada masing-masing specimen ( tangkai
V.

daun jambu air warna merah, hijau dan putih).


Dasar Teori
Jaringan pengangkut (vascular tissue) adalah salah satu dari tiga kelompok
jaringan permanen yang dimiliki tumbuhan hijau berpembuluh. Jaringan ini
disebut juga pembuluh dan berfungsi utama sebagai saluran utama transportasi
zat-zat hara yang diperlukan dalam proses vital tumbuhan.
Ada dua kelompok jaringan pengangkut, berdasarkan arah aliran hara.
Pembuluh kayu (xilem) yang berfungsi mengangkut air dan zat terlarut
didalamnya dari tanah menuju daun. Unsur yang utama pada xilem adalah Trakea
(Komponen Pembuluh). Trakea terdiri atas sel-sel silinder yang setelah dewasa
akan mati dan ujungnya saling bersatu membentuk sebuah tabung penghantar air
bersel banyak yang disebut pembuluh. Dindingnya berlubang-lubang tempat lewat
air dengan bebas dari satu sel ke sel lain sehingga berbentuk suatu tabung yang
strukturnya mirip sebuah talang.
Pembuluh tapis (floem) yang berfungsi mengangkut zat hasil fotosintesis
(terutama gula sukrosa) dan zat-zat lain dari daun menuju bagian-bagian tubuh
tumbuhan yang lain. Baik pembuluh kayu maupun pembuluh tapis memiliki
beberapa tipe sel yang agak berbeda. Kedua kelompok jaringan xylem dan floem
bersama-sama membentuk berkas dalam tubuh tumbuhan dan biasanya sejajar
dengan sumbu organ. Pada akar dan batang, xilem dan floem biasanya tersusun
konsentris: xilem berada di bagian dalam sedangkan floem di bagian luarnya.
Berdasarkan letak xilem dan floemnya, berkas pengangkut dibedakan menjadi tiga
tipe dasar, yaitu sebagai berikut.
a) Kolateral
Anda bisa membedakan 2 tipe berkas pengangkut pada tumbuhan. Kedua tipe
berkas pengangkut itu disebut tipe kolateral. Tipe kolateral terjadi pada berkas
pengangkut di mana letak xilem dan floem berdampingan. Floem berada di
bagian luar. Tipe kolateral dibedakan menjadi tiga.
2

1) Kolateral Tertutup
Tipe kolateral tertutup terbentuk bila antara xilem dan floem tidak terdapat
kambium, melainkan terdapat parenkim.
2) Kolateral Terbuka
Pada tipe kolateral terbuka, kambium merupakan penghubung antara xilem
dan floem. Kambium fasikuler berperan dalam pembentukan floem ke arah
luar dan xilem ke arah dalam.
3) Bikolateral
Bila xilem terdapat di antara dua xilem dan floem maka disebut bikolateral.
Di antara floem bagian luar dan xilem terdapat kambium, sedangkan antara
xilem dan floem bagian dalam tidak terdapat kambium.
b) Konsentris
Pada tipe konsentris letak xilem dikelilingi floem atau sebaliknya. Tipe
konsentris dibedakan menjadi dua.
1) Konsentris amphikribral
Pada tipe ini letak xilem berada di tengah-tengah, dan floem mengelilingi
xilem tersebut.
2) Konsentris amphivasal
Pada tipe ini letak amphivasal floem berada di tengah-tengah, sedangkan
xilem mengelilingi floem tersebut.
c) Radial
Tipe radial terjadi bila xilem dan floem bergantian menurut arah jari-jari
lingkaran.
VI.

Langkah kerja
1. Menyiapkan bahan
Tankai daun jambu air merah

Tangkai daun jambu air hijau

Tangkai daun jambu air putih

Air
2. Menyiapkan alat praktikum
Mikroskop cahaya
Object glass
Cover glass
Tabung urinen (sebagai wadah meletakkan sayantan dalam air)
Silet
Tisu
Pipet
Kamera
Kuas
3.
Membuat beberapa sayatan melintang yang sangat tipis pada tangkai masing
masing daun pada famili jambu air memenggunakan silet lalu diletakkan
4.

tabung urine yang berisi air.


Mengambil satu sayatan yang paling tipis menggunakan kuas lalu meletakkan

di atas object glass dan ditetesi air secukupnya menggunakan pipet


5. Tutup sayatan menggunakan cover glass.
6. Melakukan pengamatan menggunakan mikroskop.
7. Mengatur cermin dan diafragma untuk melihat kekuatan cahaya masuk
hingga dari lensa okuler tampak terang berbentuk bulat (lapang pandang).
8.
Menempatkan preparat pada meja benda tepat pada lubang preparat dan jepit
9.

dengan penjepit object atau benda.


Mengatur fokus untuk memperjelas gambar objek dengan cara mengatur

10.

pemutar kasar dan pemutar halus sembari dilihat dari lensa okuler.
Mengamati objek (preparat tangkai daun jambu air) dengan teliti untuk
mengetahui tipe jaringan pembuluh pada masing- masing tangkai daun jambu

11.

air.
Mengambil foto hasil pengamatan menggunakan kamera untuk bisa diteliti
kembali tipe jaringan pembuluh pada tangkai daun jambu air.

VII.

Hasil pengamatan

Irisan melintang tangkai daun jambu merah


XILEM
TRAKEA
FLOEM
KORTEK
EPIDERMIS

Irisan melintang tangkai daun jambu hijau


XILEM

TRAKEA

FLOEM
EMPULUR
KORTEK

EPIDERMIS

Irisan melintang tangkai daun jambu air putih


XILEM

TRAKEA
FLOEM
EMPULUR
KORTEK

EPIDERMIS

VIII. Kesimpulan
6

Pada famili jambu air yang memiliki perbedaan warna (merah, hijau, dan
putih) pada tangkai daunnya memiliki tipe berkas pembuluh, yakni kolateral.

Lampiran
Irisan melintang tangkai daun jambu air merah (1)
XILEM

TRAKEA
FLOEM

KORTEK

EPIDERMIS

irisan melintang tangkai daun jambu air merah (2)


XILEM

TRAKEA
FLOEM

KORTEK

Irisan melintang tangkai daun jambu air hijau (1)

XILEM
TRAKE
FLOEM

EMPULUR
EPIDERMIS

KORTEK

Irisan melintang tangkai daun jambu air hijau (2)

XILEM

TRAKEA
FLOEM
EMPULUR
KORTEK
EPIDERMIS

Irisan melintang tangkai daun jambu air putih (1)

EPIDERMIS
XILEM
TRAKEA
FLOEM
EMPULUR
KORTEK