Anda di halaman 1dari 1

NAMA

NPM
KELAS

: LENA LUTFINA N.
: 230110140104
: PERIKANAN B

Bagaimana cara mencegah bahaya pangan ?


Bahaya Mikrobiologis
Untuk mencegah bahaya biologis, jauhkan atau lindungi bahan pangan atau makanan
dari cemaran mikroba, misalnya dengan cara melindungi (menutup) bahan pangan atau
makanan dari serangan hama seperti lalat, kecoa, tikus dan binatang pembawa penyakit
lainnya. Memilih bahan pangan yang bermutu baik. Selain itu demi keamanan, pilihlah
pangan yang telah diolah, masaklah pangan dengan sebaik-baiknya. Beberapa pangan
mentah, terutama ayam, daging dan susu yang tidak dipasteurisasi seringkali terkontaminasi
penyakit yang disebabkan oleh bakteri patogen. Dengan memasak sebaik-baiknya, yaitu
seluruh bagian pangan mentah yang dimasak tersebut harus mencapai suhu paling rendah
70C, maka bakteri patogen akan mati. Pangan yang telah dimasak hendaknya segera
dimakan. Agar aman, makanlah segera pangan yang telah dimasak setelah panasnya
hilang.Pangan matang supaya disimpan dengan hati-hati. Menyiapkan pangan lebih awal atau
ingin menyimpan pangan yang tersisa, sebaiknya disimpan pada suhu tinggi (sekitar atau di
atas 60C) atau pada suhu rendah (sekitar atau di bawah 10C). Panaskan kembali makanan
matang dengan seksama. Hindari bercampurnya pangan mentah dengan pangan matang.
Cucilah tangan selalu sebelum mulai menyiapkan pangan dan setiap kali setelah melakukan
pekerjaan lainnya ketika sedang menyiapkan makanan. Menjaga agar seluruh permukaan
perlengkapan atau peralatan dapur dalam keadaan bersih. Menggunakan Air bersih untuk
menyiapkan makanan sama pentingnya sebagaimana air minum.
Bahaya Kimia
Untuk mencegah bahaya kimia, jauhkan atau lindungi bahan pangan dari cemaran
kimia, misalnya dengan mengolah pangan di tempat yang jauh dari sumber pencemaran
seperti tempat penyimpanan pupuk, insektisida, oil dan sebagainya. Menggunakan bahan
pangan yang bersih bebas pestisida adalah cara lainnya untuk mengatasi dari bahaya kimia.
Selalu memilih bahan pangan yang baik untuk dikonsumsi. Menggunakan pestisida
seperlunya dan sesuai dengan petunjuk penggunaan yang tertulis pada wadahnya. Selain itu
juga menggunakan pestisida berwarna, misalnya berwarna biru sehingga mudah diketahui
jika tertukar dengan bahan lain. Menggunakan pakaian pelindung dan sarung tangan agar
badan dan tangan tidak terkena pestisida, jangan menyemprot pestisida menentang arah angin
dan wadah bekas pestisida harus segera ditimbun dalam tanah yang jauh dari sumber air.
Pembuangan limbah industri harus diatur sehingga tidak mencemari sumber air bersih. Tidak
menggunakan alat masak atau wadah yang dilapisi logam berat (tembaga, seng, antimon,
kadmium).Mencuci sayuran dan buah-buahan dengan bersih sebelum diolah atau dimakan.
Bahaya Fisik
Untuk mencegah bahaya fisik, gunakan hanya bahan yang sudah bersih dari kerikil,
dan atau cemaran fisik lainnya. Sortasi dan mencuci adalah tahap-tahap pengolahan yang
baik untuk mengatasi bahaya fisik.
Sumber:
https://hartoko.wordpress.com/keamanan-pangan/cara-menghindari-bahaya-mikrobiologisdan-kimia/
http://itp.fateta.ipb.ac.id/fthn3/cbt/langkah6.php