Anda di halaman 1dari 2

Syarat-syarat teknis pekerjaan pembongkaran dan pekerjaan tanah

Pasal 1 ( umum)
Kurang menjelaskan teknis pelaksanaan dan kurang memperhatikan aspek
keselamatan, dan kesehatan kerja
Pasal 2 ( Pembongkaran dan Pembersihan)
Kurang dijelaskan teknis pekerjaannya dan alat pelindung diri apa saja yang
harus dipakai oleh pelaksana pekerjaan sehingga dari sisi kesehatan dan
keselamatan kerja sangat beresiko.
Diantara resiko yang akan terjadi :
a. Pembongkaran :
- Pekerja terkena material-material tajam pada saat pembongkaran
-Tertimpa material keras karena kurang kehati-hatian dan tidak standar
sehingga berimbas
pada keselamatan pekerja
-Terjatuh saat membawa material keluar dari site ke area yang diinginkan
b. Pembersihan :
-Terinjak material tajam seperti paku dan pecahan kaca
Pasal 3 (Perlindungan Instalasi Existing)
a. Tidak dijelaskan secara jelas usaha untuk melindungi instalasi sehingga
ada kemungkinan
akan membahayakan pekerja dalam usaha pekerjaan.
b. Ada kemungkinan terjadi kerusakan pada instalasi existing jika salah
dalam usaha
melindungi instalasi yang ada.
Pasal 4(Pekerjaan tanah) dan Pasal 5(Galian Struktur)
Secara umum prosedur penggalian baik galian tanah biasa, galian batu, maupun
galian konstruksi sudah dijelaskan secara rinci pada RKS ini, tetapi ada beberapa
hal yang tidak dicantumkan , diantaranya :
a. Tidak dijelaskan teknis pemindahan tanah hasil galian ke tempat lain,
karena jika dibiarkan
menumpuk di sekitar galian dapat menyebabkan terjadi longsor dan
dapat membahayakan
bagi pekerja yang ada di dalam galian.
b. Tidak dijelaskan alat pelindung diri yang perlu dipakai oleh pekerja.
Pasal 6( Urugan dan Pemadatan)
Urugan :
a. Ada resiko bagi para pekerja yaitu kemungkinan tertimbun tanah urugan
dan kemungkinan bisa menimbun material yang ada disekitarnya
b. Resiko tertimpa alat berat(excavator)
Pemadatan :
a. Resiko tergilas jika terlalu dekat dengan lintasan vibro roller yang
akibatnya sangat fatal bahkan dapat mengakibatkan kematian

b. Resiko turunnya tingkat kesehatan pekerja akibat bersinggungan dengan


CO2 yang dikeluarkan mesin pemadat , dan kebisingan juga dapat
merusak gendang telinga .
Solusi :
1. Perlunya sosialisasi terkait dengan Kesehatan, dan Keselamatan Kerja
Konstruksi kepada pekerja agar pekerja lebih memperhatikan diri sendiri
sehingga dalam pekerjaan mereka akan lebih berhati-hati sehingga dapat
lebih meminimalisir resiko.
2. RKS sebaiknya lebih memperhatikan terkait K3 Konstruksi , dan lebih
menjelaskan secara detail pekerjaan yang akan dilaksanakan termasuk K3
dan resiko yang mungkin terjadi.