Anda di halaman 1dari 3

PENGERTIAN

TUJUAN

Barang habis pakai UGD adalah bahan medis yang digunakan oleh UGD dalam
penanganan pasien.

1.

Meningkatkan efisiensi dan efektifitas pelayanan medis di Rumah Sakit


Harapan jayakarta

2.

Meningkatkan kepuasan pasien RS. Harapan Jayakarta


1.

KEBIJAKAN

2.
3.

PROSEDUR

Unit Gawat Darurat wajib melakukan pencatatan harian barang habis pakai
yang digunakan di UGD.
Instalasi farmasi wajib melakukan pencatatan dan pelaporan setiap minggu
barang habis pakai yang diminta di UGD.
UGD wajib melakukan efisiensi dan efektifitas barang habis pakai UGD.

1. Pasien datang dan ditangani oleh Tim UGD sesuai dengan prosedur pelayanan yang
berlaku.
2. BHP dituliskan oleh perawat UGD yang bertugas terinci sesuai dengan list dan satuan
yang sudah ditetapkan.
3. Bon 3 rangkap beserta resep dibawa oleh pasien/keluarga ke Kasir untuk pasien
umum.
4. Untuk pasien umum, Kasir akan menghitung total keseluruhan pengeluaran termasuk
total resep.
6. Pasien umum akan membawa kwitansi tanda lunas dari kasir untuk kemudian menuju
ke farmasi untuk mengambil obat dari resep yang diberikan dokter.
7. Farmasi mendata obat yang keluar berdasarkan resep termasuk BHP yang terpakai,
untuk dilaporkan.

PROSEDUR PELAYANAN
BARANG HABIS PAKAI UGD
PASIEN BPJS RAWAT JALAN
RS. HARAPAN
JAYAKARTA

NO. DOKUMEN

Standar Operasional
Prosedur

Tanggal Terbit

NO. REVISI

Halaman
1 dari 4

Ditetapkan
Direktur RS. Harapan Jayakarta

07-01-2016

PENGERTIAN

TUJUAN

Barang habis pakai UGD adalah bahan medis yang digunakan oleh UGD dalam
penanganan pasien.

1. Meningkatkan efisiensi dan efektifitas pelayanan medis di Rumah Sakit Harapan


Jayakarta
2.

KEBIJAKAN

PROSEDUR

Meningkatkan kepuasan pasien RS. Harapan Jayakarta


1. Unit Gawat Darurat wajib melakukan pencatatan harian barang habis pakai
yang digunakan di UGD.
2. Instalasi farmasi wajib melakukan pencatatan dan pelaporan setiap minggu
barang habis pakai yang diminta di UGD.
3. UGD wajib melakukan efisiensi dan efektifitas barang habis pakai UGD.

1. Pasien datang dan ditangani oleh Tim UGD sesuai dengan prosedur pelayanan yang
berlaku.
2. BHP dituliskan oleh perawat UGD yang bertugas terinci sesuai dengan list dan satuan
yang sudah ditetapkan.
3. Bon 3 rangkap beserta resep dibawa oleh pasien/keluarga ke TPP.
4. TPP akan memberikan stempel BPJS.
6. Pasien umum akan membawa resep untuk kemudian menuju ke farmasi untuk
mengambil obat dari resep yang diberikan dokter.
7. Farmasi mendata obat yang keluar berdasarkan resep termasuk BHP yang terpakai,
untuk dilaporkan.

ALUR BHP UGD PASIEN UMUM RAWAT JALAN

UGD

KASIR

FARMASI

ALUR BHP UGD PASIEN BPJS RAWAT JALAN

UGD

TPP

FARMASI