Anda di halaman 1dari 2

Wanita karir

Setuju
1. keyakinan
Menjadi seorang wanita karir harus siap untuk dibutuhkan dan berurusan dengan orangorang. Oleh karena itu, seorang wanita karir harus selalu tampil baik setiap saat. itu
mendorong rasa percaya diri yang positif pada seorang wanita.
2. Ekonomi Keluarga
Dalam hal ekonomi keluarga, posisi laki-laki dan perempuan sebagai mitra yang sejajar. Di
mana wanita dapat membantu kebutuhan keluarga, bukan hanya bergantung pada pendapatan
suami saja.
3. Mengisi waktu luang
Dalam perkembangan teknologi, dapat menjadi solusi untuk wanita dalam melakukan
pekerjaan rumah tangga. Jadi wanita memiliki waktu luang yang lebih dan akan lebih baik
jika diisi dengan kegiatan yang bermanfaat dan produktif, menjadi wanita karier.
4. Meningkatkan Pengembangan Sumber Daya Manusia
Seiring majunya perkembangan teknologi, juga diperlukan sumber daya manusia yang
mumpuni untuk menjalankannya. Kebutuhan sumber daya manusia terbantu oleh wanita yang
memiliki level yang sama dengan laki-laki pada umumnya.
5. Supportif
Stres dari tekanan kerja yang dihadapi oleh suami biasanya terbawa sampai rumah. Namun,
dengan wanita yang juga bekerja, suami akan lebih banyak dukungan untuk tetap tenang.
Karena seorang wanita juga mengerti apa yang dirasakan suaminya karena stres pekerjaan.

Tidak setuju:

1. pengaruh kepada suami


Suami dari seorang wanita karir tentu bangga padanya, kreatif, pintar, dan berguna bagi
banyak orang termasuk keluarga. Namun, masalahnya sering terjadi adalah rasa minder
karena penghasilan isteri lebih tinggi dari suami. Selain itu, wanita karir biasanya
mengorbankan banyak waktunya hanya demi tuntutan pekerjaan.
2. pengaruh kepada Anak-anak
wanita karir biasanya memiliki jam kerja yang tidak menentu. Bahkan, kadang-kadang
lembur sampai larut malam. Hal ini menyebabkan kelelahan saat tiba di rumah. Perhatian dan

kasih sayang dari seorang ibu memiliki peran penting dalam pertumbuhan anak. Dengan
demikian, kurangnya hal-hal ini akan memiliki konsekuensi negatif bagi perkembangan anak.
3. pengaruh pada Keluarga
Berdasarkan fakta, biasanya seorang wanita yang telah memutuskan untuk menjadi seorang
wanita karir, lebih peduli dengan pekerjaan daripada pekerjaan rumah tangga. Seringkali,
wanita karir lupa kewajibannya sebagai seorang istri dan ibu. Hal ini kemudian menyebabkan
berbagai prahara dalam rumah tangga.
4. pengaruh kepada Masyarakat
Saat ini, banyak industri dan perusahaan yang mempekerjakan perempuan. bahkan lebih
banyak perempuan dibandingkan laki-laki. Hal ini menyebabkan ketimpangan sosial antara
kedua gender tersebut.
5. Menurut Agama
Pada dasarnya, wanita yang pergi bekerja di luar rumah hukumnya adalah terlarang, karena
dengan bekerja di luar rumah akan ada banyak kewajiban yang ditinggalkan. Misalnya
melayani suami, mengurus dan mendidik anak-anak. Semua kewajiban itu sangat melelahkan
dan membutuhkan perhatian khusus. Semua kewajiban ini tidak bisa terpenuhi kecuali wanita
tersebut memberi perhatian khusus untuk semua kewajiban itu.