Anda di halaman 1dari 35

Pendahuluan

A. Latar Belakang
Sumber daya alam yang berada di kawasan wisata cibodas sangat kaya dan
melimpah untuk di jadikan potensi wisata alam ataupun wisata lain yang menjadi
daya tarik pengunjung yang ingin berkunjung ke kawasan wisata Cibodas. Panorama
alam Gunung Gede dan Pangrango yang dapat menampilkan suatu keindahan alam
dan keunikan lainnya menjadi potensi wisata di kawasan ini. Keanekaragaman hayati
yang kaya dengan flora dan faunanya, suhu udara yang sejuk dan segar menjadi daya
tarik wisatawan yang berada di kota untuk berkunjung ke kawasan wisata cibodas.
Pegunungan, air terjun, sungai, danau, rawa, dan bunga edelweis (anaphalis
javanica) membuktikan bahwa sumber daya alam yang berada di kebun raya cibodas
sangatlah kaya dan adanya potensi untuk di jadikan tempat wisata. Mitos-mitos yang
berada di kawasan tersebut dan kebudayaan penduduk setempat yang menjadikan
suatu nilai tambah, kemudian mitos dan kebudayaan tersebut secara tidak langsung
menjadi turun temurun sampai saat ini.
Nilai estetika yang berada di kawasan wisata cibodas seperti tumbuhan dan
satwa menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Suatu kawasan
wisata selalu ada pengelola yang mengatur dari aktifitas, fasilitas, dan sumberdaya
wisata. Pengembangan potensi wisata terus dilakukan oleh pihak pengelola gunanya
untuk menjadi daya tarik, kenyamanan dan keamanan bagi pengunjung maupun
masyarakat setempat, seperti perbaikan, peningkatan insfratruktur, fasilitas wisata,
pelestarian sumberdaya. Pengunjung yang datang setiap harinya secara langsung
mempelajari sikap dan nilai-nilai kepuasan dari setiap pengunjung yang datang.
Pengunjung yang datang ke kawasan wisata cibodas, kebanyakan dari pengunjung
hanya datang untung bersenang-senang dan tidak mempedulikan lingkungan.
Kurangnya pengetahuan mengenai lingkungan menjadi faktor dari kerusakan
lingkungan.
Kegiatan pengunjung atau wisatawan yang hanya memiliki tujuan bersenangsenang dan tidak memperhatikan lingkungan cenderung memberikan dampak negatif
bagi sosial budaya masyarakat dan kerusakan lingkungan. Selain itu, perhatian
pemerintah terhadap perkembangan kawasan wisata Cibodas dalam pengelolaan
fasilitas, sarana dan prasarana pelestarian sumberdaya wisata serta hubungan kerja
sama dengsn masyarakat juga menjadi faktor perkembangan yang baik atau
buruknya suatu wisata. Dalam konteks ini diperlukan penerapan konsep ekowista
yang perlu dipahami oleh semua pelaku wisata sehingga menciptakan suatu wisata
yang berkelanjutan. Praktikum Umum Ekowisata dilakukan guna meneliti dan
mengetahui apa saja yang menjadi potensi wisata ataupun yang menjadi penghambat
perkembangan di kawasan wisata Cibodas.
B. Tujuan
Terdapat beberapa tujuan dalam melaksanakan Praktik Umum Ekowisata.
Adapun beberapa tujuan Praktik Umum Ekowisata yaitu sebagai berikut:

II. KONDISI UMUM KAWASAN CIBODAS


A. Letak Kawasan Wisata Cibodas
Kawasan wisata Cibodas terletak di Kabupaten Cianjur Jawa-barat, kecamatan
Pacet daerah puncak Bogor. Letak Kawasan Wisata Cibodas tepatnya berada di
lereng Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) kecamatan di Desa
Rarahan dan Cimacan. Desa Cibodas merupakan dataran tinggi yang berada di
ketinggian berkisar 1200 mdpl dengan luas wilayah 216.800 ha. Suhu yang
terdapat di Kawasan Cibodas relatif dingin pada pagi, siang maupun malam hari
yaitu berkisar 15-20 C.
B. Sejarah Kawasan Wisata Cibodas
C. Resort Mandalawangi Taman Nasional Gunung Gede Pangrango
1. Letak dan Luas Kawasan
2. Kondisi Fisik
Resort Mandalawangi TNGGP memiliki topografi yang bergelombang.
Jalur yang tersedia di kawasan tersebut cukup baik yaitu berupa paving
blok yang ditata dengan rapi. Disekitar resort terdapat aliran sungai yang
cukup deras dengan air yang jernih dan memiliki bebatuan besar.
Bebatuan tersebut biasanya digunakan sebagai akses untuk melewati
sungai. Sungai ini biasa disebut Sungai Mandala Wangi. Resort Mandala
Wangi memiliki fasilitas yaitumushola, toilet, koperasi dan gazebo, serta
terdapat spot yang biasa digunakan untuk kegiatan berfoto.
3. Kondisi Biotik
Resort Mandalawangi TNGGP memiliki berbagai macam flora dan fauna.
Flora yang terdapat dikawasan tersebut beberapa diantaranya berupa
tanaman hias yang terawat dan terlihat menarik. Jenis flora di kawasan
tersebut antara lain, flamboyan, minyak kayu putih, dan seruli. Hamparan
tanah ditumbuhi oleh rerumputan yang hijau dan terawat sehingga
menambah daya tarik pengunjung. Fauna yang terdapat di Resort
Mandalawangi TNGGP berupa serangga dan berbagai spesies burung,
burung yang mendominasi di kawasan ini diantaranya burung gereja,
tekukur, dan walet linchi.
4. Pengelola
D. Kebun Raya Cibodas
Kebun Raya Cibodas adalah suatu kawasan untuk mengoleksi berbagai
macam jenis tumbuhan. Tumbuhan yang dikoleksi berasal dari berbagai macam
tempat. Namun, tumbuhan-tumbuhan tersebut terdiri dari tumbuhan asli dan juga
tumbuhan dari luar kawasan. Kebun Raya Cibodas merupakan suatu tempat
konservasi, penelitian, tempat pendidikan lingkungan dan tempat wisata. Seluruh
tumbuhan yang terdapat di kawasan Kebun Raya Cibodas sudah terdata dengan pasti
dari jenis maupun asal tumbuhan tersebut.

Kebun Raya Cibodas didirikan pada tanggal 11 April 1852 oleh


Johannes Ellias Teijsmann, beliau merupakam seorang kurator Kebun Raya Bogor
pada waktu itu, dengan nama Bergtuin te Tjibodas (Kebun Pegunungan Cibodas).
Pada awalnya dimaksudkan seba gai tempat aklimatisasi jenis-jenis tumbuhan asal
luar negeri yang mempunyai nilai penting dan ekonomi yang tinggi, yaitu Pohon
Kina (Cinchona calisaya), kemudian berkembang menjadi bagian dari Kebun Raya
Bogor dengan nama Cabang Balai Kebun Raya Cibodas. Mulai tahun 2003 status
Kebun Raya Cibodas menjadi lebih mandiri sebagai Unit Pelaksana Teknis
Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Cibodas dibawah Pusat Konservasi
Tumbuhan Kebun Raya Bogor dalam kedeputian Ilmu Pengetahuan Hayati
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).
1. Letak dan Luas Kawasan
Kebun Raya Cibodas terletak di desa Cimacan, kabupaten Cianjur,
propinsi Jawa Barat. Kawasan ini memiliki ketinggian sekitar 1275 m di
atas permukaan laut. Suhu di kebun Raya Cibodas cukup sejuk dan
nyaman, yaitu antara 17 - 25 C. Kebun Raya Cibodas merupakan
tempat wisata yang sudah ada sejak sekitar tahun 1800 dan merupakan
tempat wisata. Kebun Raya Cibodas merupakan habitat bagi beberapa
tumbuhan tropis yang berada di dataran tinggi. Kebun Raya Cibodas
merupakan kawasan wisata yang lengkap, karena didalamnya terdapat
Danau, Air Terjun, Play Ground, Rumah paku-pakuan, rumah kaca,
kuda tunggang, masjid, shelter, kafeteria, penjualan tanaman, MCK
dan lain -lain. Selain itu di Kawasan Cibodas juga terdapat obyek
wisata lain seperti Bumi perkemahan, lapangan golf dan juga gerbang
untuk pendakian ke Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.
2. Kondisi Fisik
Kebun Raya Cibodas
3. Kondisi Biotik
Kebun Raya Cibodas memiliki berbagai macam flora dan fauna. Flora
yang mendominasi yaitu pohon pinus dan pohon cemara. Fauna yang
terdapat di KRC merupakan jenisjenis burung endemik daerah
pegunungan. Burung dapat dijumpai ketika musim buah tertentu seperti
Burung Puyuh, Burung Perkutut, Burung Cinenen Jawa, dan Burung
Perenjak Jawa. Selain itu terdapat jenis primata seperti Lutung serta
Kuda yang sengaja dipelihara disekitar kawasan untuk disewakan kepada
pengunjung sebagai salah satu daya tarik wisata.
4. Pengelola
E. Bumi perkemahan Mandalawangi
1. Letak dan Luas kawasan
Bumi Perkemahan Mandalawangi memiliki luas 39,5 hektar. Lokasinya
sangat strategis, kawasan ini merupakan daerah tujuan wisata Cipanas,
Puncak Bogor, termasuk wilayah pengelolaan hutan RPH Pacet,
BKPH Gede Tikur KPH Cianjur, dan secara administratif
pemerintahan termasuk Desa Rarahan Kecamatan Pacet, Kabupaten

Cianjur. Kawasan wisata ini terletak di ketinggian 1100 mdpl,


topografi kawasannya bergelombang dan berbukit. Curah hujan sekitar
3500 4500 mm/tahun dengan suhu udara rata-rata 18 200 C.
2. Kondisi Fisik
Terdapat danau yang berada di tengah kawasan dengan kondisi air yang
sangat kotor dan keruh, di danau tersebut terdapat perahu yang berjumlah
5 dan perahu tersebut digunakan oleh pengunjung untuk mengelilingi
danau, untuk bisa menikmati perahu tersebut dikenakan biaya sebesar Rp
25.000
3. Kondisi Biotik
Pemandangan hutan pinus dan hutan alam dengan keanekaragaman
jenis yang cukup tinggi diantaranya pohon Puspa, Rasamala, Nangka,
Damar, Saninten, Jamuju, Baros, Huju, Pasang, Syfrus, Suren, Kaliandra,
Filisium, Kondang, Salam, Mahoni, Cemara, Kurai, Sengon, Flamboyan,
Pulus, Eucalypus, Kihaji, Riung anak, Bungur, Angsana, Beringin,
Aksia, Rumput pahit, Jampang pahit, Sulanjana, Alang-alang, Putri malu,
Antanan, Totoropongan, Takokak, Kaso, Kecubung, Tepus, Sembung
gunung, Kiurat, Lemmo, Kingkilaban, Lakotmala, Paku andom, Kadaka,
Rotan, Konyal, sedangkan fauna yang terdapat dikawasan wisata ini
diantaranya burung pipit, kutilang, tekukur, 30 jogjog, sesap madu,
burung hantu, kepodamng, bangau, alap-alap, kalajengking, berangberang, anjing hutan, kucing hutan, tupai, menjangan, kelelawar, kera
ekor panjang, macan tutul, babi hutan, dan trenggiling.
4. Pengelola
F. Bumi Perkemahan Mandala Kitri
1. Letak dan Luas Kawasan
Bumi Perkemahan Mandala Kitri (BPMK) terletak di Jalan Raya
Puncak Pancet Cibodas - Cianjur, Indonesia. Luas Bumi Perkemahan
Mandala Kitri sekitar 17 hektar. Secara administratif Lokasi MKSC
berada di kecamatan Cipanas kebupaten Cianjur.
Lokasi Bumi
Perkemahan yang berada di sebuah kawasan yang menjadi pintu
masuk kawasan wisata Kebun Raya Cibodas telah menjadikan MKSC
sebagai sebuah 28 lokasi yang Sangat strategis dengan suhu udara yang
sangat dingin, dan secara geografis mempunyai lingkup kawasan
meliputi kawasan Kebun Raya Cibodas, Gunung Gede Pangrango,
Gunung Putri dan Gunung Gegerbentang. Kondisi topografi kawasan ini
yaitu bervariasi seperti landai, datar, dan berbukit-bukit, terdapat
banyak lahan yang menjadi tempat tinggal ataupun berjualan oleh
masyarakat sekitar dan juga para pedagang yang bukan merupakan
masyarakat sekitar kawasan cibodas, kawasan wisata ini terletak pada
ketinggian 1100 mdpl. Curah hujan sekitar 35004500 mm/tahun
dengan suhu rerata 1820 C.
2. Kondisi Fisik
Bumi Perkemahan Mandala Kitri memiliki danau yang airnya sangat
keruh dan kotor. Terdapat banyak lumut yang berada disekitar danau,

lumut-lumut tersebut yang menyebabkan air menjadi kotor, kondisi di


pinggiran danau dikelilingi oleh sampah-sampah yang berserakan.
3. Kondisi Biotik
Bumi Perkemahan Mandala Kitri memiliki berbagai jenis flora dan fauna.
Kawasan ini memiliki banyak pepohonan, rerumputan dan bungabunga. Pohon yang terdapat di kawasan tersebut antara lain Eucalyptus
sp. dan petai cina yang banyak dijumpai ditepi jalan. Fauna yang terdapat
di kawasan ini diantaran yaitu kupu-kupu, burung walet linchi, tekukur,
ular, belalang, kadal, kodok dan katak. Fauna yang mendominasi di
kawasan ini adalah belalang, kodok, dan katak karena tempatnya yang
banyak di didominasi rerumputan dan kolam atau selokan.
4. Pengelolaan
G. Kawasan Agro Cibodas
1. Letak dan Luas Kawasan
2. Kondisi Fisik
Kondisi fisik yang terdapat dikawasan agro yaitu
3. Kondisi Biotik
Kondisi biotik yang berada dikawasan ini yaitu
4. Pengelolaan
H. Luar Kawasan

1. Letak dan Luas Kawasan


2. Kondisi Fisik
3. Kondisi Biotik
4. Pengelolaan
I.

Luar Gerbang
1. Letak dan Luas Kawasan
2. Kondisi Fisik
3. Kondisi Biotik
4. Pengelolaan

J. Aksesibilitas
K. Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat

III. METODE PRAKTIK


Waktu dan Tempat
Alat dan Bahan
Jenis dan Metode Pengambilan Data
1. Unsur Abiotik Ekosistem
a. Suhu dan Kelembapan Udara
b. Kualitas Air
2. Ekologi dan Estetika Tumbuhan
3. Ekologi dan Estetika Satwa
a. Mamalia
b. Burung
c. Amfibi dan Reptil
d. Kupu-kupu dan Serangga Lain
4. Sumberdaya Ekowisata
5. Fasilitas Ekowisata
6. Pengunjung (Wisatawan)
7. Sosial Ekonomi Budaya Masyarakat
a. Pelaku Bisnis Wisata
b. Sosial Budaya Masyarakat Sekitar Kawasan

IV. UNSUR ABIOTIK EKOSISTEM


A. Suhu dan Kelembapan Udara
B. Kualitas Air

V. EKOLOGI DAN ESTETIKA TUMBUHAN


A. Kondisi Ekosistem Hutan Secara Umum
Kondisi Hutan di Hm 4 ini tidak terlalu baik karena tingkat kerapatan tumbuhan pada
Hm 4 tidak terlalu rapat selain itu terdapat beberapa jenis tumbuhan mulai dari
semai, tiang, pancang dan pohon. Kondisi hutan Gunung Gede Pangrango di Hm 4
ini lebih banyak ditumbuhi oleh tumbuhan jenis semai. Selain itu, untuk pohon di
dominasi oleh jenih pohon rasamala, beleketebe, walen dan seruni . Kondisi hutan
pada lokasi praktikum ini sudah termasuk kedalam kategori rusak karena pada lokasi
praktikum tumbuhan yang mendominasi adalah tumbuhan jenis semai. kondisi tanah
dan topografi dikawasan Hm 4 ini memiliki kondisi tanah yang relatif gembur namun
sebagian tanah memiliki kondisi yang padat serta terdapat bebatuan. Kawasan ini
memilki topografi yang relatif miring dan bergelombang. Kawasan Hm 4 Gunung
Gede Pangrango terdapat aliran air yang cukup deras dan keadaan air yang bersih
dan jernih.
B. Keanekaragaman Jenis Tumbuhan
1. Pohon
Pohon yang ada di Kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango pada HM
04 didominasi oleh pohon rasamala dengan nilai INP 108% (Tabel 1). Pohon dengan
INP terendah adalah huru dan seren dengan INP 12%. Pohon lainnya memiliki INP
diantaranya belekete 80% dan saninten 88%.
Tabel 1. Jenis dan INP pohon
No.
1
2
3
4
5

Nama Jenis
Rasamala
Beleketebe
Saninten
Seren
Huru

Nama Ilmiah
Alitingia excels
Sloanea sigun (blume) k. schum
Captanonsis argenthea
Toona sureni
Persea excels

Jumlah
6
7
5
1
1

INP (%)
108
80
88
12
12

2. Tiang
Tiang yang terdapat di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango pada HM
04 didominasi oleh tiang jenis Walen dengan INP sebesar 128%. Tiang yang jarang dijumpai
pada kawasan ini adalah jenis Rukem dengan INP sebesar 28% (Tabel 2)

Tabel 2. Jenis dan INP tiang


No.
1
2
3
4
5

Nama Jenis
Pulus
Kopo
Walen
Rukem
Poliesman

Tabel 3. Pancang dan INP

Nama Ilmiah
Laportea stimulans
Eugania densiflora
Ficus ribes
Flacaurtia rukam

Jumlah
1
2
6
1
1

INP (%)
26
42
128
22
41

Pancang yang terdapat di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango pada
HM 04 didominasi oleh pancang berjenis Walen dengan INP tertinggi sebesar 53% dan INP
yang terkecil yaitu jenis Wileholetik dengan INP sebesar 11%.
No.
1
2
3
4
5

Nama Jenis
Walen
Sestreum
Pulus
Nangsi
Wileholetik

Nama Ilmiah
Ficus ribes
Laportea stimulans

Jumlah
52
30
20
12
4

INP (%)
53
37
26
20
11

Habitus semai di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango pada HM 04


didominasi oleh jenis seledri gunung dengan jumlah 60 dan INP sebesar 54%. Pada kawasan
tersebut jenis semai yang jarang ditemui adalah jenis jirak dengan jumlah 4 dan INP sebesar
15% (tabel 4)
No.
1
2
3
4
5

Nama Jenis
Seledri gunung
Pakis
Pulus
Bubukuan
Jirak

Nama Ilmiah
Laportea stimulans

Jumlah
60
24
17
14
4

INP (%)
54
29
24
22
15

Tabel 5. Tumbuhan Bawah dan INP


Tumbuhan Bawah yang terdapat pada kawasan Taman Nasional Gunung Gede
Pangrango HM 04 didominasi oleh tumbuhan bawah jenis anting-antingan dengan jumlah
23% dan INP sebesar 59%, sedangkan INP yang terkecil adalah jenis Rotan dengan jumlah 3
dan INP sebesar 16%.
No.
1
2
3
4
5

Nama Jenis
Anting-antingan
Pakis-pakisan
Honje
Pohpohan
Rotan

Nama Ilmiah

Jumlah
23
11
9
6
3

INP (%)
59
34
31
21
16

Tabel 6. Epifit, Parasit, Liana


Epifit, parasit, dan liana yang berada di HM 04 kawasan Taman Nasional Gunung
Gede Pangrango didominasi dengan jenis kadaka berjumlah 81 dan INP sebesar 92%. Pada
kawasan ini jenis epifit yang memiliki INP terkecil adalah jenis anggrek dengan jumlah 13
dan INP sebesar 21%.
No.
1
2
3
4

Nama Jenis
Kadaka
Kalayar
Konyal
Anggrek

Nama Ilmiah

Jumlah
81
32
16
13

INP (%)
92
58
29
21

C. Estetika Tumbuhan
Kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango memiliki berbagai macam
tumbuhan.
1. Pohon
2. Semak/ Perdu
3. Herba
4. Anggrek
5. Jamur
6. Lumut
7. Paku
8. Liana
1. Tumbuhan sisik penyu
Arah pertulangan daun sisik penyu yaitu menyirip, memiliki bentuk tepian daun
bergirigi, bentuk ujung daunnya meruncing, pangkal daunnya meruncing, dan
permukaan daun tersebut berbulu namun teksturnya kasar. Daun yang berukuran
kecil didominasi berwarna hijau muda, sedangkan daun yang berukuran besar
berwarna hijau tua. Tumbuhan ini memiliki bunga majemuk berwarna putih, dan
bunga tersebut memiliki aroma yang menyengat. Batangnya merupakan jenis batang
simpodial karena terdiri dari beberapa cabang batang utama. Batang tersebut
berwarna hijau, dan daging batangnya tipis, memiliki panjang sekitar 55 cm, serta
disetiap satu batang terdiri dari beberapa bunga. Pertumbuhan percabangannya yaitu
merupakan pertumbuhan ritmik. Tumbuhan sisik penyu memiliki akar serabut
berwarna coklat tua. Tumbuhan ini berada di habitat sekitar jalur Taman Nasional
Gunung Gede Pangrango di 19 HM.
Tumbuhan ini memiliki nilai estetika

2. Daun II

VI. EKOLOGI DAN ESTETIKA SATWA


A. Mamalia
1. Kekayaan Jenis
2. Penyebaran
3. Estetika Jenis

B. Burung
1. Kekayaan Jenis
2. Penyebaran

3. Estetika Jenis

C. Reptil
1. Kekayaan Jenis
2. Penyebaran
3. Estetika Jenis

D. Amfibi
1. Kekayaan Jenis
2. Penyebaran
3. Estetika Jenis

E. Serangga
1. Kekayaan Jenis
2. Penyebaran
3. Estetika Jenis

VII. SUMBER DAYA EKOWISATA


A. Resort Mandalawangi Taman Nasional Gunung Gede Pangrango
1. Jenis Sumberdaya Ekowisata
2. Penyebaran Sumberdaya Ekowisata
3. Deskripsi Sumberdaya Ekowisata
4. Penilaian Sumberdaya Ekowisata

B. Kebun Raya Cibodas


1. Jenis Sumberdaya Ekowisata
No.

Nama

1
2

Udara KRC
Taman sakura

Jalan air

Kantong semar

Danau besar

Taman lumut

9
10

Curug cibogo
Pohon eucaliptus, junipanus,
caloedros maclolevis
Lahan kosong
Rumah kaca

11

Paku-pakuan

12

Curug ciismun

13
14

Tanaman obat
Bukit

15

Bunga bangkai

Daya Tarik Utama


Udara yang segar
Pohon sakura, potografi
Aliran air yang mengalir di jalan
KRC di dekat taman sakura
Edukasi, memiliki ciri khas yang
unik
Keindahan air mancur di tengah
danau
Edukasi, taman yang berbeda dari
taman lainnya
Fotografi, udara yang sejuk
Bentuk batang pohon yang unik,
kerapatan pohon, suasana, fotografi
Tempat untuk bersantai
Koleksi kaktus dari berbagai negara
Edukasi, koleksi berbagai macam
tumbuhan paku-pakuan
Keindahan curug ciismun, foto
grafi
Edukasi
Panorama alam
Objek foto, edukasi, memiliki ciri
khas unik dan langka

Kelompok
Fisik
Biotik
V
V
V

V
-

V
-

2. Penyebaran Sumberdaya Ekowisata


3. Deskripsi Sumberdaya Ekowisata
4. Penilaian Sumberdaya Ekowisata

C. Bumi Perkemahan Mandalawangi.


1. Jenis Sumberdaya Ekowisata

Jenis sumberdaya ekowisata yang terdapat di kawasan Bumi Perkemahan


Mandala Wangi didominasi oleh kelompok fisik. Jenis sumberdaya ekowisata yang
bersifat fisik antara lain, Danau Mandalawangi dan Rawa Gede, sedangkan jenis
biotiknya berupa fauna yaitu jenis monyet ekor panjang macaca fascicularis.
Masing-masing obyek yang menjadi sumberdaya ekowisata di kawasan ini memilki
daya tarik tersendiri.
No.
1.
2.
3.

Nama Sumberdaya
Danau Mandalawangi
Terowongan Komodo
Air Terjun Rawagede

Kelompok
Fisik
Biotik

Daya Tarik Utama


Landscape danau
Bentuk terowongan
Air terjun dan kondisi
biotik sekitarnya

4.

Rawa Gede

5.
6.

Rumah Hutan Selaras


Sungai Mandalawangi

7.

Bumi Perkemahan

8.
9.

9 Air Terjun Danau


Mandalawangi
Monyet Ekor Panjang (macaca
fascicularis)

Pemnadangan rawa dan


pegunungan disekitarnya.
Rumah panggung
Pemnadangan sungai dan
bebatuan

Topografi kawasan yang


bergelombang
Landscape air terjun dan
bebatuan disekitarnya
Bentuk dan perilakunya.

2. Penyebaran Sumberdaya Ekowisata


Penyebaran sumberdaya ekowisata di kawasan BPMW terbagi menjadi beberapa titik.
3. Deskripsi Sumberdaya Ekowisata
a. Danau mandalawangi
Danau Mandalawangi terletak di bagian tengah kawasan Bumi Perkemahan
Mandalawangi. Keadaan abiotik danau yaitu air danau yang tidak jernih dan mengeluarkan
bau tidak sedap yang dapat di cium dari jarak dekat. Udara yang berada disekitar danau
sejuk dan bersih dengan suhu 16 C. Keadaan biotik danau yaitu terdapat lumut yang
tumbuh ditepi danau. Pemandangan sekitar danau terdapat aliran air seperti air terjun
dengan ketinggian 1 meter dan lebar 50 cm. Danau mandalawangi memiliki fasilitas
seperti jembatan yang berada di tengah danau, jalan setapak di tepi danau, gazebo yang
berada di tengah danau, tempat sampah serta tempat duduk yang disediakan oleh pihak
pengelola. Danau Mandalawangi juga menyediakan fasilitas lain seperti outbond dan
perahu yang dapat disewa oleh pengunjung.

b. Terowongan komodo
Terowongan komodo merupakan obyek yang sengaja di buat oleh pihak
pengelola untuk menarik pengunjung yang akan datang ke kawasan ini. Terowongan
komodo terbuat dari bahan material seperti semen, batu, besi dan pasir yang
membentangi sungai sepanjang 10 meter, dan mempunyai tinggi 3 meter.
Terowongan komodo terletak di tempat yang strategis yaitu berada pada jarak 100
meter dari pintu masuk. Pengunjung dapat menikamati obyek ini yang berbentuk
seperti komodo yang sedang membuka mulutnya.
c. Air Terjun Rawagede
Air Terjun Rawagede adalah sumberdaya ekowisata yang berada di Bumi
Perkemahan Mandalawangi yang termasuk kelompok fisik. Komponen fisik yang
tersusun yaitu terdiri dari, air, tanah dan bebatuan. Air terjun ini terletak di bawah
blok perkemahan puspa. Air terjun Rawagede memiliki ketinggian sekitar 11 meter
dari bawah tanah, lebar air terjun Rawagede berukuran 1 meter. Bebatuan licin di
sekitar air terjun serta hamparan ekosistem rawa yang berada di depan air terjun
menjadi daya tarik dari Air Terjun Rawagede.
d. Rawa Gede
Rawa Gede adalah salah satu sumberdaya ekowisata yang merupakan kelompok
fisik. Komponen fisik yang tersusun pada Rawa Gede berupa tanah yang tergenang oleh
air dengan luas 3 hektar dan lumpur yang terkandung di bawah air. Terdapat beberapa
komponen biotik seperti flora dan fauna. Flora yang berada di sekitar Rawa Gede salah

satunya berupa rumput gajah dan beberapa pohon seperti jenis rasamala. Salah satu
fauna yang banyak terdapat di Rawa Gede berupa kelompok reptil dan amfibi seperti
ular dan katak.
Pemandangan Rawa Gede dapat dinikmati dengan menyusuri jalan setapak
menuju Curug Rawa Gede. Pintu masuk jalan setapak berada di bagian bawah dekat
blok perkemahan puspa. Jarak dari pintu masuk jalan setapak menuju Rawa Gede 400
meter. Pemandangan sekitar rawa berupa pegunungan, langit biru dan hutan yang hijau.
Rawa Gede merupakan obyek yang sering dikunjungi oleh beberapa wisatawan Kawasan
Cibodas.
e. Rumah Hutan Selaras
Rumah Hutan yang berada di kawasan Bumi Perkemahan Mandalawangi
merupakan sumberdaya ekowisata kelompok fisik. Rumah hutan yang berada di
kawasan ini tersusun dari komponen fisik berupa kayu, bambu dan bebatuan Terdapat
enam Rumah Hutan dengan ukuran 34 meter setiap rumahnya. Kawasan Rumah
Hutan biasanya digunakan sebagai tempat penelitian dan sebagai obyek wisata.
f. Sungai Mandalawangi
Sungai Mandalawangi adalah sumberdaya ekowisata yang merupakan kelompok
fisik. Sungai Mandalawangi terletak diantara kawasan Resort Mandalawangi dan
kawasan Bumi Perkemahan Mandalawangi. Kondisi air sungai sangat jernih, lebar
sungai sekitar 5 meter, dan terdapat bebatuan disekitar sungai tersebut. Batu yang
terdapat didalam sungai berwarna hitam dan tidak licin.
g. Lahan Perkemahan
Lahan Perkemahan yang terdapat di kawasan Bumi Perkemahan Mandala Wangi
memiliki luas sekitar 38 hektar. Lahan ini adalah salah satu sumberdaya ekowisata
yang termasuk kelompok fisik, dan memiliki topografi bergelombang, serta suhunya
sekitar 17 C. Kawasan lahan perkemahan dibagi menjadi beberapa blok untuk kegiatan
berkemah. Flora didominasi oleh pohon pinus.
h. Air Terjun Danau Mandalawangi
Air Terjun terletak di bagian bawah aliran Danau Mandalawangi, memiliki
lebar 3 meter dan tinggi 2 meter. Air terjun ini merupakan sumberdaya ekowisata
kelompok fisik. Area sekitar air terjun ditumbuhi beberapa pepohonan rindang dan
lapak yang dilapisi oleh rumput hijau. Daya tarik dari obyek ini berupa landscape
air terjun dan udara yang sejuk.
Aktivitas yang dapat dilakukan oleh wisatawan diantaranya menikmati
pemandangan, mendokumentasi gambar, dan duduk santai. Obyek ini merupakan
salah satu site yang banyak digunakan oleh para wisatawan untuk melakukan
aktivitas duduk santai.
i. Monyet Ekor Panjang
Monyet ekor panjang (macaca fascicularis) adalah salah satu sumberdaya
ekowisata yang merupakan kelompok biotik. Monyet ekor panjang ini merupakan
salah satu fauna yang sering terlihat di tengah kawasan Bumi Perkemahan
Mandalawangi. Jenis monyet yang terdapat di kawasan ini memiliki tinggi 80 cm.
Warana keseluruhan tubuh monyet yaitu cokelat keabu-abuan. Sebagian dari monyet
tersebut berperilaku sedikit liar terhadap wisatawan, akan tetapi sebagian wisatawan
tertarik dengan perilaku monyet tersebut.
4. Penilaian Sumberdaya Ekowisata
Nilai akhir sumberdaya ekowisata di kawasan BPMW bedasarkan tujuh indikator
penilaian yaitu keindahan keunikan, kelangkaan, seasonalitas, sensitivitas, aksesibilitas dan

nilai sosial terdapat pada Grafik 1. Terowongan komodo adalah sumberdaya ekowisata yang
memilki nilai akhir tertinggi yaitu 4,0 dengan kategori xxx
Grafik 1. Nilai Akhir Potensi Wisata Terhadap Sumberdaya di BPMW

Bedasarkan data penilaian (grafik 1) Terowongan Komodo yang berada di


kawasan ini memiliki niai tertinggi sebagai potensi ekowisata. Bentuk terowongan
yang meenyerupai komodo diduga menjadi daya tarik yang tinggi bagi para
wisatawan. Daya tarik lainnya dari obyek ini adalah sensasi yang dirasakan pada
saat menyusuri terowongan serta pemandanagan lahan perkemahan disekitarnya.
Sumberdaya ekowisata yang memilki nilai terendah di kawsan ini adalah Air
Terjun Danau Mandalawangi. Air terjun ini tidak memilki lebar dan ketinggian yang
besar. Daerah sekitar obyek ini biasanya hanya dijadikan sebagai site untuk
beristirahat dan duduk santai. Air Terjun Danau Mandalawangi diduga bukan
menjadi daya tarik utama di kawasan BPM.
Semakin tinggi nilai potensi wisata suatu sumberdaya maka akan
menghasilkan daya jual yang tinggi.
D. Bumi Perkemahan Mandala Kitri
1. Jenis Sumberdaya Ekowisata
2. Penyebaran Sumberdaya Ekowisata
3. Deskripsi Sumberdaya Ekowisata
4. Penilaian Sumberdaya Ekowisata

E. Kawasan Agro Cibodas


1. Jenis Sumberdaya Ekowisata
No.
1

Nama
Kebun tomat

Daya Tarik Utama


Tempat

agro

wisata,

pelatihan

Kelompok
Fisik
Biotik
V

2
3
4
5
6

Pemandang TNGP
Bunga matahari
Panorama kawasan agro wisata
Cibodas
Lahan bunga
Tanaman arbei

pertanian, edukasi
Melihat TNGP lebih jelas
Pemandangan, fotografi, edukasi

V
-

Menjadi objek fotografi

Menjadi objek foto, edukasi


Edukasi

V
V

2. Penyebaran Sumberdaya Ekowisata


3. Deskripsi Sumberdaya Ekowisata
4. Penilaian Sumberdaya Ekowisata

VIII. FASILITAS WISATA


A. Kebun Raya Cibodas
1. Jenis Fasilitas

Terdapat dua pengelompokan fasilitas yaitu fasilitas rekreasi wisata dan


fasilitas pengelolaan. Total keseluruhan fasilitas berjumlah xx jenis

fasilitas. Total keseluruhan fasilitas rekreasi dan wisata berjumlah xx


yang terdiri dari xxxx. Jumlah terbanyak fasilitas rekreasi dan wisata
yaitu xxx yang berjumlah xx. Total keseluruhan fasilitas pengelolaan
berjumlah xx fasilitas yang terdiri dari xxx. Jumlah terbanyak fasilitas
pengelolaan yaitu xx yang berjumlah xx (Tabel 1)
No.
a.

Fasilitas
Rekreasi wisata

1.

Pusat informasi

2.

Pintu gerbang

3.

Tempat parkir

4.

Papan petunjuk

5.

Pondok teduh

6.

MCK

7.

Jalan masuk

8.

Jalan setapak

9.

Jembatan

10.

Tempat duduk

11.

Tempat sampah

12.

Lampu

13.

Kantin

14.

Mushola

15.

Laboraturium

b.

Pengelolaan

1.

Bangunan kantor

2.

Pos jaga

3.

Pos tiket

Jumlah

Kondisi

2. Penyebaran Fasilitas
3. Deskripsi Fasilitas
a. Pusat informasi
Pusat informasi terletak didekat ticketing dan pos jaga. Didalam ruangan
pusat informasi tersebut terdapat penjaga dan satpam.
b. Pintu gerbang
Kebun Raya Cibodas memiliki 3 pintu gerbang. Pintu gerbang utama dan
pintu gerbang II didominasi berwarna coklat kehitaman, tinggi pintu

gerbang utama yaitu sekitar 10 meter dan lebar sekitar 7 meter, sedangkan
pintu gerbang II memiliki tinggi sekitar 4 meter dan lebar 2 meter.
c. Tempat parkir
Terdapat 3 bagian tempat parkir untuk kawasan Kebun Raya Cibodas yang
berada di luar kawasan, sedangkan yang berada didalam kawasan terdapat
tempat parkir khusus untuk mobil berkapasitas 28 mobil. Pemandangan
yang berada disekitar tempat parkir yang berada didalam kawasan terlihat
pemandangan yang merupakan suatu daya tarik diantaranya air mancur.

d. Papan petunjuk
Papan petunjuk terdiri dari papan ucapan selamat datang, papan
larangan, papan peringatan, papan petunjuk arah. Kondisi papan
tersebut cukup baik, namun di beberapa tempat terdapat papan yang
kondisinya kotor karena banyaknya coretan sehingga informasi yang
terdapat di papan tersebut tidak terbaca. Papan didominasi memiliki
tiang sekitar 3 meter dengan bahan alumunium, papan berbentuk
persegi panjang dengan lebar 1 meter dan bewarna hijau tua.
e. Pondok teduh
Pondok teduh yang terdapat dikawasan ini yaitu merupakan gazebo.
Gazebo tersebut didominasi dengan warna coklat kehitaman, dan memiliki

luas 3x3 meter dengan tinggi sekitar 4 meter, tiangnya terbuat dari
bahan semen yang dibentuk menyerupai batang pohon. Pondok teduh
memiliki lantai berwarna merah tua dan terdapat tempat duduk yang
dibuat dengan menggunakan bahan ubin bewarna coklat, sedangkan
atap terbuat dari bahan anyaman bambu.
f. MCK
MCK memiliki dua luas bangunan yang berbeda yaitu 5x5 meter dan
7x7 meter. MCK terbagi menjadi dua bagian, yaitu untuk wanita dan
laki-laki, MCK khusus wanita terdapat empat pintu, sedangkan MCK
khusus untuk laki-laki hanya terdapat tiga pintu. Dinding MCK
didominasi oleh warna putih dan lantai ubin bermotif bunga berwarna
putih dengan kombinasi warna biru. Didalam MCK terdapat fasilitas
pendudukung seperti tempat sampah, gayung, bak mandi, dan kloset.
g. Jalan masuk
Jalan masuk menuju kawasan Kebun Raya Cibodas kondisinya bersih,
tidak terdapat sampah yang berserakan. Jalan tersebut menggunakan
aspal dengan lebar sekitar 4 meter, di sepanjang pinggir jalan masuk
dapat ditemui pepohonan berjenis Gymnostoma papuanum.
h. Jalan setapak
Jalan setapak terdapat di beberapa bagian tempat, jalan tersebut
menggunakan paving blok. Kondisinya berbeda-beda disetiap bagian
tempat. Terdapat jalan setapak yang kondisinya baik, namun terdapat pula
jalan yang kondisinya berlubang. Panjang jalan sekitar 20 meter dan lebar
sekitar 1 meter.
i. Jembatan
Jembatan didominasi terbuat dari semen dan berwarna abu.
j. Tempat duduk
Tempat duduk didominasi terbuat dari semen, kondisinya cukup baik, biasa
digunakan oleh pengunjung untuk duduk santai, gempat duduk tersebut

k.

l.

m.

n.

o.

terdapat di beberapa bagian tempat di kawasan ini. Tempat sampah yang


lainnya terbuat dari kayu.
Tempat sampah
Tempat sampah terdiri dari 2 bagian, terdapat tempat sampah yang terbuat
dari plastik dan semen. Tempat sampah yang terbuat dari plastik dibagi
menjadi 2 bagian yaitu sampah organik dan sampah anorganik.
Lampu
Lampu yang terdapat dikawasan Kebun Raya Cibodas memiliki tinggi
sekitar 5 meter, bahan penopang lampu terbuat dari besi, dan didominasi
oleh warna hijau. Lampu tersebut berfungsi untuk menerangi jalan terutama
saat sore menjelang malam hari.
Kantin
Kantin terletak didekat kawasan Taman Sakura, kantin tersebut menjual
berbagai macam makanan seperti mie ayam, baso, dan juga makananmakanan ringan.
Bangunan kantor
Bangunan kantor terletak dibagian depan pintu masuk menuju kawasa
tempat wisata Kebun Raya Cibodas.
Laboraturium
Laboraturium terletak didekat loket untuk membeli tiket kereta wisata.
Bangunan laboraturium tersebut didominasi oleh warna putih dan
bangunannya masih sangat kokoh.

p. Mushola
Luas mushola sekitar 5x5 meter dan tinggi pintu sekitar 2 meter.
Warna dinding mushola yaitu hijau putih dan terdapat kaca yang
diletakkan disekitar dinding. Mushola memiliki tiang bewarna coklat
dan atap terbuat dari bahan anyaman bambu. Didalam mushola
tersebut terdapat jam, sejadah, dan tempat untuk menyimpan AlQuran.
q. Pos jaga
Pos jaga memiliki luas 3x1 meter dan tinggi sekitar 3 meter, dinding
pos tersebut berwarna putih disertai kaca dan bentuk pos jaga
melingkar. Dalam pos jaga dapat ditemui meja, bangku, dan lampu
yang sudah rusak. Lantai di dalam pos jaga bewarna merah dan atap
terbuat dari bahan kayu dan rotan.
r. Pos tiket
Pos tiket berada diluar gerbang pintu utama dan pintu II kawasan
Kebun Raya Cibodas, pos tersebut dibagi menjadi 2 loket namun
masih dalam satu ruangan.
4. Penilaian Kualitas Fasilitas

B. Bumi Perkemahan Mandala Wangi


1. Jenis Fasilitas
Bumi Perkemahan Mandala Wangi memiliki keseluruhan fasilitas sebanyak

No.

Jenis

Jumlah

Kondisi

a.

Rekreasi dan wisata

1.

Pusat informasi

2.

Pintu gerbang

3.

Tempat parkir

4.

Papan petunjuk

12

5.

Pondok teduh

6.

Bumi perkemahan

7.

MCK

11

8.

Jalan masuk

9.

Jalan setapak

10.

Jembatan

11.

Tempat duduk

12.

Tempat sampah

13.

Lampu

14.

Warung

15.

Mushola

16.

Perahu

b.

Pengelolaan

1.

Pos jaga

2.

Bangunan kantor

2. Penyebaran Fasilitas
3. Deskripsi Fasilitas
a. Pusat informasi
Pusat informasi terletak dibagian depan pintu masuk menuju kawasan Bumi
Perkemahan Mandala Wangi, disekitar kawasan pusat informasi tersebut
terdapat tanaman-tanaman hias.
b. Pintu gerbang
Pintu gerbang terletak didekat ticketing memiliki tinggi sekitar 1,5 meter
dan lebar 3 meter.
c. Tempat parkir
Tempat parkir terletak didekat pintu gerbang, tempat parkir tersebut cukup
luas, bisa digunakan untuk parkir motor dan mobil.
d. Papan petunjuk

e.

f.

g.

h.

i.

j.

k.

l.

m.

n.

Papan petunjuk yang terdapat dikawasan Bumi Perkemahan Mandala Wangi


diantaranya papan interpretasi, papan petunjuk arah, papan larangan, papan
peringatan. Papan-papan tersebut terletak di beberapa lokasi, diantaranya
didekat danau, didekat lahan perkemahan, didekat toilet, didekat mushola,
didekat warung dan didekat MCK.
Pondok teduh
Pondok teduh terletak di beberapa bagian tempat, diantaranya disekitar
danau. Luas pondok tersebut sekitar 3x3 meter dan didominasi oleh warna
coklat.
Lahan perkemahan
Lahan untuk berkemah yang telah disediakan oleh pihak pengelola bumi
perkemahan mandala wangi terdiri dari beberapa lahan yang dibagi menjadi
beberapa blok, blok-blok tersebut diantaranya yaitu blok damar, blok puspa,
blok danau, blok rasamala, dan blok pinus. Luas lahan perkemahan tersebut
bervariasi.
MCK
MCK yang terdapat di kawasan tempat wisata ini memiliki luas yang
berbeda yaitu sekitar 2x2 meter dan 3x3 meter. MCK tersebut didominasi
terbuat dari bahan kayu.
Jalan masuk
Jalan masuk untuk menuju kawasan Bumi Perkemahan Mandala Wangi
terletak didekat pos jaga kantor Taman Nasional Gunung Gede Pangrango,
dan jalan tersebut menggunakan paving blok.
Jalan setapak
Jalan setapak yang terdapat di kawasan bumi perkemahan mandala wangi
menggunakan paving blok. Terdapat bebatuan dan lumut yang berada
disekitar jalan setapak tersebut.
Jembatan
Jembatan memiliki lebar sekitar 3 meter, dan terbuat dari semen. Jembatan
tersebut terletak ditengah danau dan biasa digunakan untuk menyebrangi
danau mandala wangi.
Tempat duduk
Pihak pengelola bumi perkemahan mandala wangi menyediakan fasilitas
tempat duduk yang berada di beberapa bagian. Kondisi tempat duduk yang
terdapat di kawasan ini sangat kotor dan terdapat banyak coretan. Tempat
duduk yang telah disediakan oleh pihak pengelola bumi perkemahan
mandala wangi terdiri dari beberapa lokasi, diantaranya didekat danau,
didekat gazebo, didekat warung, didekat air mancur, dan didekat blok-blok
perkemahan.
Tempat sampah
Tempat sampah yang tersedia di kawasan ini terdiri dari beberapa macam,
terdapat tempat sampah yang terbuat dari semen, plastik, dan dari bekas
potongan pohon besar. Tempat sampah banyak terdapat disekitar danau.
Lampu
Lampu-lampu yang terdapat di kawasan bumi perkemahan mandala wangi
biasa digunakan pada saat sore menjelang malam hari untuk menerangi
kawasan tempat wisata tersebut. Namun, terdapat beberapa lampu yang
kondisinya sudah berkarat.
Warung

Warung-warung yang berada di kawasan ini menjual berbagai macam


makanan ringan, namun terdapat warung yang menjual nasi dan lauk pauk,
warung tersebut terletak didekat lahan perkemahan. Warung yang terdapat
di kawasan bumi perkemahan mandala wangi terletak di beberapa bagian,
letak tersebut diantaranya yaitu didekat MCK, dan yang paling dominan
warung warung tersebut terletak didekat lahan untuk berkemah
o. Pos jaga
Pos jaga terletak didepan kawasan bumi perkemahan mandala wangi.
Kondisinya cukup bersih dan terawat, dan didalam pos jaga tersebut terdapat
penjaga.
p. Perahu
Perahu yang disediakan berjumlah 5 yang terletak di pinggir danau,
kondisinya cukup baik dan terawat. Perahu tersebut biasa digunakan oleh
pengunjung yang datang dan ingin menikmati mengelilingi danau serta
menikmati pemandangan yang berada disekitar danau.
q. Mushola
Mushola yang terdapat dikawasan Bumi Perkemahan Mandala Wangi
disetiap beberapa bagian tempat memiliki luas yang berbeda yaitu sekitar
2x2 meter dan 3x3 meter.
4. Penilaian Kualitas Fasilitas

C. Bumi Perkemahan Mandala Kitri


1. Jenis Fasilitas
Jenis fasilitas yang terdapat di kawasan bumi perkemahan mandala kitri
diantaranya yaitu :
No.
a.

Jenis
Rekreasi dan Wisata

1.

Pusat informasi

2.

Tempat parkir

3.

Lahan perkemahan

4.

MCK

5.

Jalan masuk

6.

Jalan setapak

7.

Jembatan

8.

Tempat sampah

9.

Lampu

10.

Warung

11.

Mushola

Jumlah

Kondisi

12.

Aula

b.

Pengelolaan

1.

Pos jaga

2. Penyebaran Fasilitas
3. Deskripsi Fasilitas
a. Pusat informasi
Pusat informasi yang berada dikawasan bumi perkemahan mandala kitri
terletak didekat pintu masuk menuju kawasan, dan biasa digunakan untuk
memberikan informasi kepada pengunjung yang ingin mengetahui mengenai
kawasan tersebut.
b. Tempat parkir
Tempat parkir yang tersedia hanya terletak didepan pusat informasi, dan
tidak cukup luas.
c. Lahan perkemahan
Lahan perkemahan yang telah disediakan oleh pihak pengelola tidak cukup
luas, dan terletak didekat aula dan mushola.
d. MCK
Fasilitas MCK yang berada dikawasan ini terletak didekat mushola dan aula,
kondisinya kotor, terdapat banyak coretan yang ada di dinding dan di pintu.
e. Jalan masuk
Kondisi jalan masuk menuju kawasan bumi perkemahan mandala kitri
terletak didekat lahan untuk para pedagang berjualan, kondisinya terdapat
banyak bebatuan.
f. Jalan setapak
Jalan setapak berada didekat aula, jalan setapak tersebut merupakan jalan
untuk menuju lapangan, kondisinya dipenuhi dengan rerumputan hijau.
Pada saat musim hujan kondisi jalan tersebut sangat licin..
g. Jembatan
Jembatan yang berada di kawasan tempat wisata ini terbuat dari kayu dan
semen. Jembatan yang terbuat dari semen kondisinya cukup baik, namun
jembatan yang terbuat dari kayu kondisinya kurang terawat karena terdapat
kayu yang sudah rusak dan besinya berkarat.
h. Tempat sampah
i. Lampu yang tersedia berfungsi untuk menerangi kawasan bumi perkemahan
mandala kitri pada sore hari menjelang malam hari.
j. Terdapat banyak warung yang berada didepan kawasan bumi perkemahan
mandala kitri. Warung-warung tersebut menjual makanan ringan serta
minuman yang dibutuhkan oleh pengunjung.
k. Mushola yang berada di kawasan ini kondisinya kurang terawat.
l. Kawasan bumi perkemahan mandala kitri memiliki fasilitas aula yang
berjumlah 2 yang terletak didekat lapangan serta terletak didekat mushola
dan MCK. Kondisi aula tersebut cukup bersih dan terawat.
m. Pos jaga dikawasan tempat wisata ini berfungsi sebagai pos keamanan,
karena didalam pos jaga tersebut terdapat penjaga.
4. Penilaian Kualitas Fasilitas

D. Kawasan agro Cibodas


1. Jenis Fasilitas
Fasilitas yang terdapat di kawasan agro cibodas terdiri dari beberapa jenis,
yaitu :
2. Penyebaran Fasilitas
3. Deskripsi Fasilitas
a. Tempat parkir
Tempat parkir yang berada dikawasan agro memiliki luas sekitar 100x115
meter. Kondisinya kotor karena banyak sampah yang berserakan. Disekitar
tempat parkir terdapat banyak pedagang yang menjual dagangannya.
b. Pondok teduh
Kawasan agro memiliki pondok teduh yang luasnya sekitar 3 x 3 meter dan
biasa digunakan oleh masyarakat sekitar ataupun petani. Pondok ini juga
bisa digunakan sebagai tempat penyimpanan hasil dari kebun yang terdapat
dikawasan tersebut. Hasil dari kebun-kebun tersebut diantaranya yaitu
tomat, kembang kol, brokoli, cabai.
c. MCK
Kawasan agro hanya memiliki mck yang terletak didekat tempat parkir.
Kondisinya kotor karena terdapat banyak sampah yang berserakan disekitar
mck tersebut.
d. Jalan masuk
Jalan masuk menuju kawasan Agro merupakan jalan yang beraspal, dan
memiliki lebar sekitar 7 meter.
e. Jalan setapak
Terdapat jalan setapak yang menggunakan paving blok, dan jalan setapak
yang hanya terdiri dari tanah, bebatuan serta rerumputan. Jalan tersebut
memiliki lebar sekitar 3 meter. Jalan setapak biasanya terdapat dikawasan
menuju kebun tanaman hias.
f. Jembatan
Jembatan terbuat dari semen dan memiliki lebar sekitar 2 meter dan panjang
sekitar 4 meter.
g. Warung
Warung didominasi terbuat dari kayu-kayu berwarna coklat, di warung
tersebut menjual berbagai macam makanan.
h. Masjid
Masjid memiliki 3 kubah yang didominasi oleh warna putih, atapnya
berwarna coklat. Kawasan agro hanya memiliki 1 masjid.
i. Lapangan
Terdapat lapangan yang terletak didekat warung makan, disekitar lapangan
terdapat banyak flora seperti bunga burgenville, bunga matahari, bunga
terompet, dan juga didominasi oleh lahan pertanian diantaranya daun
bawang, kembang kol, tomat, dan cabai.
j. Pos jaga
Pos jaga terletak didekat pintu masuk menuju kawasan, kondisinya kotor.
4. Penilaian Kualitas Fasilitas

E. Luar Kawasan
1. Jenis Fasilitas
Fasilitas yang terdapat di kawasan agro cibodas terdiri dari beberapa jenis,
yaitu :
No.
a.

Fasilitas
Rekreasi dan Wisata

2.

Pintu gerbang

3.

Tempat parkir

4.

Papan petunjuk

5.

MCK

6.

Jalan masuk

7.

Lampu

8.

Mushola

b.

Pengelolaan

1.

Pos jaga

Jumlah

Kondisi

2. Penyebaran Fasilitas
3. Deskripsi Fasilitas
a. Pusat informasi
Pusat informasi terletak ditengah pintu gerbang.
b. Pintu gerbang
Pintu gerbang memiliki lebar sekitar 20 meter dan tinggi 10 meter,
didominasi oleh warna kuning.
c. Tempat parkir
Tempat parkir yang terdapat diluar kawasan bisa digunakan untuk parkir
motor, mobil, dan bus.
d. Papan petunjuk
Papan-papan yang terletak diluar kawasan didominasi oleh papan petuanjuk
arah, dan berwarna hijau.
e. MCK
MCK yang terdapat diluar kawasan jumlahnya cukup banyak, kondisinya
kotor, mck tersebut memiliki luas sekitar 2x2 meter.
f. Jalan masuk
Jalan masuk
g. Lampu
Lampu-lampu yang berada disekitar luar kawasan berfungsi untuk
menerangi jalan pada saat sore dan malam hari. Kondisi tiang lampu
tersebut cukup baik dan memiliki tinggi sekitar 7 meter.
h. Mushola

Mushola yang terletak diluar kawasan memiliki luas sekitar 3x3 meter, dan
kondisinya kotor.
i. Pos jaga
Pos jaga terletak disekitar tempat parkir, memiliki luas sekitar 2x2 meter.
Pos tersebut didominasi oleh warna putih, dan kondisinya kotor.
4. Penilaian Fasilitas

F. Luar Gerbang
1. Jenis Fasilitas
Fasilitas yang terdapat di kawasan agro cibodas terdiri dari beberapa jenis,
yaitu :
No.
1.

Fasilitas
Tempat parkir

2.

Papan petunjuk

3.

Pondok wisata

4.

MCK

5.

Tempat sampah

6.

Lampu

7.

Villa

8.

Masjid

9.

Warung

10.

Bengkel

Jumlah

Kondisi

2. Penyebaran Fasilitas
3. Deskripsi Fasilitas
a. Tempat parkir
Tempat parkir yang terdapat di luar gerbang memiliki luas sekitar
b. Papan petunjuk
Papan petunjuk yang terdapat di luar gerbang didominasi oleh papan
petunjuk arah, papan yang lainnya yaitu papan informasi mengenai suatu
kawasan.
c. Pondok wisata
Terdapat 1 pondok wisata yang berada dikawasan luar gerbang, pondok
tersebut didominasi oleh warna biru.
d. MCK
Terdapat banyak MCK yang berada di sepanjang jalan yang terdapat di luar
gerbang, namun kondisinya kotor. Jika ingin menggunakan fasilitas
e. Tempat sampah

Sekitar kawasan luar gerbang hanya memiliki fasilitas tempat sampah yang
sangat minim.
f. Lampu
Lampu-lampu yang terdapat di luar gerbang memiliki tinggi sekitar 5 meter.
Kondisi tiang lampu tersebut sudah berkarat.
g. Villa
Terdapat banyak villa yang berada disekitar kawasan luar gerbang, villa
tersebut terdiri dari berbagai macam bentuk dan harga. Setiap villa memiliki
luas dan kapasitas yang berbeda.
h. Masjid
Terdapat 4 masjid yang berada dikawasan luar gerbang.
i. Warung
Sekitar kawasan luar gerbang terdapat warung-warung yang menjual
berbagai macam makanan dan minuman, namun didominasi oleh warung
yang hanya menjual makanan ringan. Warung tersebut memiliki luas sekitar
2x2 meter dan 3x3 meter.
j. Bengkel
Fasilitas bengkel yang terdapat dikawasan luar didominasi memiliki luas
sekitar 2x2 meter.
4. Penilaian Fasilitas
G. Taman Nasional Gunung Gede Pangrango
1. Jenis Fasilitas
Bumi Perkemahan Mandala Wangi memiliki keseluruhan fasilitas sebanyak
No.
a.

Fasilitas
Rekreasi dan wisata

Jumlah

1.

Pusat informasi

2.

Pintu gerbang

3.

Tempat parkir

4.

Papan petunjuk

5.

MCK

6.

Jalan masuk

7.

Jalan setapak

8.

Tempat duduk

9.

Tempat sampah

10.

Mushola

11.

Kantin

Kondisi

b.

Pengelolaan

1.

Pos jaga

2.

Bangunan kantor

2. Penyebaran Fasilitas
3. Deskripsi Fasilitas
a. Pusat informasi
Pusat informasi terletak ditengah kawasan, dan berjarak tidak jauh dari
pos jaga. Pusat informasi tersebut berfungsi untuk memberikan
informasi mengenai seluruh kawasan TNGGP
b. Pintu gerbang
Pintu gerbang
c. Tempat parkir
Tempat parkir yang terdapat dikawasan TNGGP terletak didepan pusat
informasiBisa digunakan untuk parkir mobil dan parkir motor.
d. Papan petunjuk
Papan petunjuk terdiri dari papan informasi mengenai kawasan, papan
petunjuk arah, papan larangan, papan peringatan, dan papan interpretasi
mengenai suatu objek. Papan-papan yang terdapat disepanjang jalur
TNGGP didominasi oleh warna hijau.
e. MCK
MCK terletak didekat mushola dan memiliki luas sekitar 5x5 meter.
f. Jalan masuk
Jalan masuk menuju kawasan TNGGP menggunakan aspal dan terdapat
bebatuan yang berada disepanjang jalan.
g. Jalan setapak
Jalan setapak terdiri dari dua bagian yaitu jalan setapak yang
menggunakan paving blok dan yang hanya menggunakan bebatuan serta
tanah, disepanjang jalan setapak terdapat lumut dan tumbuhan bawah.
h. Tempat duduk
Tempat duduk terletak di beberapa bagian tempat, didominasi oleh
tempat duduk yang terbuat dari semen.
i. Tempat sampah
Tempat sampah yang terdapat dikawasan TNGGP terbuat dari semen
dan kondisinya sudah terdapat banyak coretan.
j. Mushola
Mushola
k. Kantin
Kantin terletak disekitar MCK, didominasi oleh warna coklat. Kantin
tersebut menjual berbagai macam makanan.
l. Pos jaga
Pos jaga terletak didepan pintu masuk menuju kawasan TNGGP,
didalam pos jaga terdapat satpam yang selalu mengawasi sekitar
kawasan tersebut.
m. Bangunan kantor
Bangunan kantor terletak berdekatan dengan pusat informasi, disekitar
bangunan tersebut terdapat banyak tanaman hias.
4. Penilaian Fasilitas

XI. PENGUNJUNG (WISATAWAN)


A. Resort Mandalawangi Taman Nasional Gunung Gede Pangrango
1. Karakteristik Responden
2. Motivasi Kunjungan
3. Aktivitas Rekreasi
4. Biaya wisata
5. Kepuasan Berwisata

B. Kebun Raya Cibodas


1. Karakteristik Responden
2. Motivasi Pengunjung
3. Aktivitas Rekreasi
4. Biaya Wisata
5. Kepuasan Berwisata

C. Bumi Perkemahan Mandalawangi


1. Karakteristik Responden
2. Motivasi Pengunjung
3. Aktivitas Rekreasi
4. Biaya Wisata
5. Kepuasan Berwisata

D. Bumi Perkemahan Mandala Kitri


1. Karakteristik Responden
2. Motivasi pengunjung
3. Aktivitas Rekreasi
4. Biaya Wisata
5. Kepuasan Berwisata

X. SOSIAL EKONOMI BUDAYA MASYARAKAT


A. Pelaku Bisnis Wisata
1. Karakteristik Responden
Karakteristik responden yang merupakan pelaku bisnis wisata yang terdapat di
luar kawasan, tepatnya di depan pintu II Kebun Raya Cibodas.
No
1.
2.

3.
4.

5.

6.

7.

Karakteristik Pengunjung
Jenis Kelamin
Laki-laki
Perempuan
Usia
< 13 tahun
13 24 tahun
25 45 tahun
> 45 tahun
Status Pernikahan
Menikah
Belum Menikah
Pendidikan
SD/MI
SMP/MTs
SMA/SMK
Perguruan Tinggi
Pekerjaan
Pelajar/Mahasiswa
Pegawai Swasta
Wirausaha
Lainya......................
Pendapatan
< Rp. 1.000.000
Rp. 1.000.000 Rp 3.000.000
> Rp. 3.000.000
Bentuk Kunjungan
Sendiri
Keluarga
Teman
Rombongan

a. Jenis Kelamin

Jumlah

Persentase (%)

21
19

52.5
47.5

0
31
9
0

0
77.5
22.5
0

4
36

10
90

0
3
25
12

0
7.5
62.5
30

24
10
2
4

60
25
5
10

25
14
1

62.5
35
2.5

0
7
33
0

0
17.5
82.5
0

Pelaku bisnis wisata yang terdapat disekitar luar kawasan pintu II Kebun Raya
Cibodas didominasi berjenis kelamin laki-laki dengan jumlah 21 responden dengan
presentase sebesar 52,5%, sedangkan responden perempuan berjumlah 19 dengan
presentase sebesar 47,5%`.
b. Usia
Usia lebih didominasi sekitar 13-24 tahun berjumlah 31 responden dengan presentase
sebesar 77,5%, hal ini karena responden yang ditemukan di luar kawasan pintu II
Kebun Raya Cibodas didominasi belum menikah, sedangkan yang berusia 24-45 tahun
berjumlah 9 responden dengan presentase sebesar 22,5%.
c. Status pernikahan
Status pernikahan lebih didominasi belum menikah berjumlah 36 responden dengan
presentase sebesar 90%, sedangkan yang sudah menikah yaitu berjumlah 4 responden
dengan presentase sebesar 10%.
d. Pendidikan
Pendidikan terakhir lebih didominasi lulusan SMA berjumlah 25 responden dengan
presentase 62,5%, dan lulusan SMP berjumlah 3 dengan presentase 7,5%, sedangkan
30% merupakan responden dengan lulusan Perguruan Tinggi berjumlah 12 responden.
e. Pekerjaan
Pelaku bisnis wisata yang terdapat di luar kawasan pintu II Kebun Raya Cibodas
sebagian besar merupakan seorang pelajar dan mahasiswa, yaitu berjumlah 24
responden dengan presentase sebesar 60%, untuk pekerjaan lainnya responden
tersebut merupaka seorang pegawai swasta berjumlah 10 dengan presentase 25%, dan
yang merupakan seorang wirausaha berjumlah 2 responden dengan presentase 5%,
serta pekerjaan lainnya berjumlah 4 responden dengan presentase 10%.
f. Pendapatan
Responden yang memiliki pendapatan < Rp 1.000.000 berjumlah 25 responden
dengan presentase 62,5%, dan yang memiliki pendapatan Rp 1.000.000- Rp 3.000.000
berjumlah 14 responden dengan presentase 35%, sedangkan presentase 2,5%
merupakan responden yang memiliki pendapatan sebesar Rp 3.000.000

2. Jenis kegiatan Bisnis Wisata


3. Penyebaran Bisnis Wisata
4. Deskripsi Kegiatan Bisnis Wisata

g. Sosial Budaya Masyarakat

XI. SIMPULAN DAN SARAN


A. Simpulan
B. Saran