Anda di halaman 1dari 8

Volume 6, Nomor 1, April 2014

ISSN 2085-1286

DESAIN INOVASI ALAT BANTU PEMBUKA KULIT BUAH DURIAN


UNTUK INDUSTRI KECIL
(Almadora Anwar Sani, Mardiana, Dicky Seprianto)

PENGOLAHAN JAMUR TIRAM MENGGUNAKAN MESIN


PENGGORENG VAKUM (VACUUM FRYING)
(Tri Widagdo, Samsul Rizal, Jaksen M. Amin)

BIOGAS SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF


PADA STEAM POWER PLANT
(Uji Kinerja Biogas Sebagai Bahan Bakar Pada Boiler)
(Wirda, Iskandar, Azharuddin, Steffi Monic Taroma)

PENGARUH MEDIA PENDINGIN DAN KONDISI PEMOTONGAN


BAJA AISI 1045 TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN
PADA PROSES CNC
(Didi Suryana, Fenoria Putri, Romli)

APLIKASI QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) DALAM


PENYESUAIAN SILABUS TERHADAP SKKNI GAMBAR TEKNIK
(Muchtar Ginting, Moch. Yunus, Karmin)

PENGARUH SPINDLE SPEED, FEEDING DAN DEPTH OF CUT


PADA TURNING CNC DENGAN MATERIAL PLASTIK
TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN
(Dicky Seprianto, Romi Wilza, Zamheri)

VOLUME 6, NOMOR 1, APRIL 2014

ISSN 2085-1286

PELINDUNG
RD. Kusumanto, S.T., M.M.

(Direktur Politeknik Negeri Sriwijaya)

PENGARAH
H. Firdaus, S.T., M.T.
H. L. Suhairi Hazisma, S.E., M.Si
Ir. Irawan Rusnadi, M.T.
Dr. Ing. Ahmad Taqwa, M.T.

(Pembantu Direktur I)
( Pembatu Direktur II)
( Pembatu Direktur III)
( Pembatu Direktur IV)

PENANGGUNG JAWAB
Ir. Safei, M.T.
Drs. Soegeng Witjahjo, S.T., M.T.

(Ketua Jurusan Teknik Mesin)


(Sekretaris Jurusan Teknik Mesin)

PIMPINAN REDAKSI
Ir. Tri Widagdo, M.T.
REDAKTUR PELAKSANA
Ahmad Junaidi, S.T., M.T.
Iskandar, S.T., M.T.
Drs. Muchtar Ginting, M.T.
Ir. Romli, M.T.
Indra Gunawan, S.T., M.Si.
REDAKTUR AHLI
Prof. Dr. Ir. Hasan Basri
Dr. Ir. Nathanael P Tandian
Ir. Abdul Muin, M.T.
Dr. Syahirman Yusi, M.Si

(FT. UNSRI)
(Teknik Mesin ITB)
(Anggota DPRD Sumsel, Dosen UTP)
(Politeknik Negeri Sriwijaya)

BENDAHARA
Mardiana, S.T., M.T.
PENYUNTING/EDITOR
Dicky Seprianto, S.T., M.T.
Romi Wilza, ST, M. Eng.Sc
DESAIN GRAFIS
Ongki Ramadona, A.Md
SEKRETARIAT
Sapardin
Wanti Elyani

Alamat Redaksi

Kampus Politeknik Negeri Sriwijaya, Jurusan Teknik Mesin


Jl. Srijaya Negara Bukit Besar Palembang 30139
Telepon : 0711-353414, Fax: 0711-355918
Website
e-mail

: www.polsri.ac.id
: redaksiaustenit@yahoo.co.id

Jurnal Austenit

VOLUME 6, NOMOR 1, APRIL 2014

ISSN 2085-1286

EDITORIAL

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berdampak pada kemudahan


manusia untuk melakukan aktivitasnya. Media informasi sangat diperlukan untuk
menyebar luaskan serta mensosialisasikan temuan maupun konsep baru dalam
mencari solusi dari setiap permasalahan yang dihadapi manusia..
Jurnal ilmiah AUSTENIT adalah media ilmiah yang dikelola oleh Jurusan Teknik
Mesin Politeknik Negeri Sriwijaya, sebagai wadah bagi para penulis artikel ilmiah
yang berasal dari kalangan staf edukatif dari berbagai perguruan tinggi maupun
masyarakat umum yang memiliki kompetensi di bidang ilmu pengetahuan dan
teknologi.
Artikel ilmiah yang dimuat pada jurnal berupa laporan hasil penelitian yang belum
dipublikasikan oleh media penerbit lain. Selain itu artikel dapat pula berupa studi
literatur serta studi kasus yang memiliki bobot kebaharuan yang relevan. Setiap
artikel yang akan di muat di jurnal, sebelumnya dilakukan evaluasi oleh tim evaluator
yang memiliki kompetensi ilmiah di bidangnya masing-masing.
Jurnal disebarluaskan ke kalangan perguruan di seluruh Indonesia serta institusi lain
yang tekait dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya
bidang Teknik Mesin.
Kami sadari masih ada kesalahan maupun kekurangan. Demi kesinambungan dan
kesempurnaan jurnal, kepada para pembaca diharapkan adanya masukan berupa
saran maupun kritik membangun yang akan kami tindak lanjuti pada edisi berikutnya.

Jurnal Austenit

VOLUME 6, NOMOR 1, APRIL 2014

ISSN 2085-1286

DAFTAR ISI
Editorial

....................................................................................................

...........................................................................................

ii

Desain Inovasi Alat Bantu Pembuka Kulit Buah Durian


Untuk Industri Kecil
Almadora Anwar Sani, Mardiana, Dicky Seprianto
.....................................

1-4

Pengolahan Jamur Tiram Menggunakan Mesin Penggoreng Vakum


(Vacuum Frying)
Tri Widagdo, Samsul Rizal, Jaksen M. Amin
..............................................

5-12

Daftar Isi

Biogas Sebagai Bahan Bakar Alternatif Pada Steam Power Plant


(Uji Kinerja Biogas Sebagai Bahan Bakar Pada Boiler)
Wirda, Iskandar, Azharuddin, Steffi Monic Taroma
.............................. 13-20
Pengaruh Media Pendingin Dan Kondisi Pemotongan
Baja Aisi 1045 Terhadap Kekasaran Permukaan
Pada Proses CNC Milling
Didi Suryana, Fenoria Putri, Romli
........................................................... 21-29
Aplikasi Quality Function Deployment (QFD) Dalam
Penyesuaian Silabus Terhadap SKKNI Gambar Teknik
Muchtar Ginting, Moch. Yunus, Karmin
.................................................... 31-39
Pengaruh Spindle Speed, Feeding Dan Depth Of Cut
Pada Turning CNC Dengan Material Plastik
Terhadap Kekasaran Permukaan
Dicky Seprianto, Romi Wilza, Zamheri
...................................................... 41-47
Pedoman Penulisan Naskah Untuk Jurnal AUSTENIT

ii

............................ 48-49

Jurnal Austenit

JURNAL AUSTENIT

VOLUME 6, NOMOR 1, APRIL 2014

DESAIN INOVASI ALAT BANTU PEMBUKA KULIT BUAH


DURIAN UNTUK INDUSTRI KECIL
1)

2)

3)

Almadora Anwar Sani , Mardiana , Dicky Seprianto


Staf Pengajar Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Sriwijaya
Jl. Srijaya Negara Bukit Besar Palembang 30139 Telp: 0711-353414 Fax: 0711-453211
1)2)3)

Abstrak
Desain alat ini bertujuan memberikan inovasi dalam pengembangan Teknologi
Tepat Guna. Alat ini dapat dikembangkan untuk digunakan pada Industri Kecil
yang berdasarkan tinjauan pustaka. Kebutuhan masyarakat akan manfaat buah
durian yang dapat dijadikan bahan olahan, membuat masyarakat ingin megolah
isi buah durian. Industri kecil dan menengah di Indonesia berkembang cukup
pesat. Banyak industri kecil saat ini berlomba untuk merancang serta
menciptakan suatu produk dengan harga murah dan kualitas baik, sehingga
dapat bersaing di pasaran dengan produk barang jenis lain. Agar buah durian
dapat dinikmati atau diolah perlu proses untuk membuka kulit buah durian
dangan cara dibelah. Alat pembelah kulit buah durian dirancang memiliki dimensi
28 x 10 x 2 cm. Alat ini bekerja seperti tang, membuka dan menutup. Alat
pembelah buah durian ini dapat digunakan dan dikembangkan untuk rumah
tangga maupun industri kecil. Dengan desain yang sederhana memudahkan
untuk penggunaan dalam membuka kulit buah durian. Keunggulan alat ini mudah
cara penggunaannya, bisa dibawa, aman dari tertusuk kulit durian, dan
perawatan mudah.
Kata kunci : Desain alat bantu, Buah Durian, Industri Kecil

1.

PENDAHULUAN

Durian adalah nama tumbuhan tropis


yang berasal dari wilayah Asia Tenggara,
sekaligus nama buahnya yang bisa
dimakan. Nama ini diambil dari ciri khas kulit
buahnya yang keras dan berlekuk-lekuk
tajam
sehingga
menyerupai
duri.
(http://id.wikipedia.org/wiki/Durian) diakses
tanggal 20/2/2014. Durian memiliki ciri-ciri
yang khas yaitu kulitnya yang berduri dan
memiliki aroma yang khas yang bayak
disukai
masyarakat.
Selain
sebagai
makanan durian memiliki banyak fungsi,
buah durian dapat dikelolah menjadi dodol,
lempo, selai, dan bahan pemberi aroma
pada makanan, contohnya pada biskuit, roti
dan permen.
Buah durian berbentuk sangat bagus,
pada umumnya mempunyai lima ruangan
(lokulus) yang penuh berisi biji dan daging
buah. Rasa dan aroma adalah keadaan
mutu buah yang dapat dikenal dengan
mencicipi dan mencium daging buah. Rasa
yang baik adalah manis, tidak hambar, tidak
asam, dan tidak pahit.
Kebutuhan masyarakat akan manfaat
buah durian yang dapat dijadikan bahan
olahan, membuat masyarakat ingin megolah

isi buah durian. Industri kecil dan menengah


di Indonesia berkembang cukup pesat.
Banyak industri kecil saat ini berlomba untuk
merancang serta menciptakan suatu produk
dengan harga murah dan kualitas baik,
sehingga dapat bersaing di pasaran dengan
produk barang jenis lain. Agar buah durian
dapat dinikmati atau diolah perlu proses
untuk membuka kulit buah durian dangan
cara di belah.

Gambar 1. Buah Durian


Biasanya orang membuka kulit buah
durian dengan perlatan berupa parang atau
~1~

VOLUME 6, NOMOR 1, APRIL 2014

pisau. Agar mudah membelah durian


periksalah kulit luar buah untuk menemukan
garis sepanjang permukaan, dimana duri
kulit durian tersusun membentuk garis lurus.
Umumnya terdapat hingga lima garis
sepanjang permukaan buah durian.
Bagian
tangkai
durian
harus
dibalikkan dan garis urat durian akan
bertemu pada satu titik di ujung buah.
Pelan-pelan tusukkan benda tajam (pisau)
pada titik ini, lalu goreskan sepanjang garis
yang sudah terlihat sebelumnya. Sarung
tangan atau sehelai kain yang tebal dapat
digunakan untuk memegang buah durian
dengan sebelah tangan, sementara tangan
yang satunya untuk melakukan tugas ini.
Perlu kewaspadaan agar tidak tertusuk duri
durian.
Bila kulit buah durian telah terbuka
menjadi dua bagian, isi di dalam telah siap
untuk dimakan. Ruas selebihnya dapat
dibelah dengan menggunakan telapak
tangan dengan cara merobek ujung kulit
durian sedikit pada sepanjang pusat titik
tengah sebelumnya.
Sampai saat ini alat yang digunakan
untuk membuka kulit buah durian masih
menggunakan parang atau pisau. Buah
durian dapat langsung dibelah dengan
mudah menggunakan parang atau pisau.
Namun,
cara
ini
memiliki
banyak
kekurangan dan resiko keamanan yang
kurang terjamin. Penggunaan pisau dapat
membahayakan saat membelah buah
durian, selain kulit buah durian yang tajam,
jika tidak hati-hati bisa jadi tangan terluka
akibat tergores duri buah durian atau
tergores mata pisau. Membelah buah durian
membutuhkan waktu yang agak lama,
karena tekstur kulit buah durian sangat
keras dan berduri. Jika menggunakan pisau
membutuhkan tenaga yang cukup besar
untuk membelah buah durian.
Dengan melihat latar belakang diatas,
penulis merancang sebuah teknologi tepat
guna yaitu alat pembelah buah durian.
Proses pengoperasiannya menggunakan
cara mekanik dengan mengguanakan
tangan untuk mengoperasikan alat tersebut.
Alat ini dirancang tanpa harus memegang
kulit
buah
durian,
sehingga
dapat
meningkatkan faktor keamanan, waktu
produksi yang lebih efisien, dan tidak
membutuhkan tenaga yang besar untuk
membelah kulit buah durian.

~2~

JURNAL AUSTENIT

2.

PERUMUSAN MASALAH

Buah durian dapat dijumpai di daerah


tropis, khususnya Indonesia. Buah ini
banyak dicari masyarakat saat musim
panen. Ciri dari buah durian memiliki aroma
yang kas dan memiliki tekstur yang berduri.
Isi buah durian dapat dinikmati dengan cara
membuka buah, dengan membelah kulit
luarnya. Bentuk tekstur buah durian yang
berduri dan tebal mempersulit untuk
membuka buah durian. Permasalahan yang
dihadapi adalah proses membuka buah
durian membutuhkan waktu yang lama.
Untuk mengatasi permasalahan diatas, perlu
dirancang sebuah alat teknologi tepat guna
untuk mempermudah membuka buah
durian. Agar permasalahan diatas dapat
diatasi, maka dapat dirmuskan masalah
yang akan dibahas, yaitu
a) Cara alat pembelah durian bekerja.
b) Desain konstruksi alat pembelah
durian.
c) Keamanan dalam penggunaan alat
pembelah durian.

3.

TUJUAN DAN MANFAAT

Alat pembelah buah durian bertujuan


mempermudah dalam proses membuka
buah durian. Alat ini dapat digunakan oleh
industri rumah tangga hingga industri kecil.
Keselamatan kerja alat ini lebih terjamin dan
dapat mempercepat proses pembelahan
buah durian. Manfaat alat pembelah buah
durian untuk industri rumah tangga dan
industri kecil dapat mempermudah proses
pembelahan buah durian. Penggunaan alat
pembelah buah durian diharapkan dapat
meningkatkan efisiensi waktu dengan
keamanan
dalam
menggunakan
alat
tersebut.

4.

TINJAUAN PUSTAKA

Alat pembuka kulit buah durian ini


merupakan
perancangan
yang
menggunakan system pesawat sederhana
yaitu dengan berdasarkan prinsip kerja
pengungkit atau tuas. Tuas adalah salah
satu jenis pesawat sederhana yang dapat
digunakan untuk memudahkan usaha. Hal
ini dimungkinkan terjadi dengan adanya
sebuah batang ungkit (tuas) dengan titik
tumpu, titik gaya, dan titik yang divariasikan
(9)
letaknya . Rumus untuk pengungkit atau
tuas:

JURNAL AUSTENIT

F x Lk = W x Lb

VOLUME 6, NOMOR 1, APRIL 2014

(1)

Dimana ;
F = Gaya Kuasa
W = Beban
Lk = Panjang lengan kuasa atau lengan
gaya, dihitung dari titik kerja gaya ke
tumpu
Lb = Panjang lengan beban, dihitung dari
titik beban hingga tumpu

bersentuhan dengan kulit buah durian. Pada


bagian buahnya akan dijepit dengan alat
penjepit yang aman. Membuka buah durian
dapat dilakukan dengan rapi dan tidak
beresiko.
Bentuk dari alat pembelah buah
durian mirip dengan prinsip kerja gunting
atau tang. Bentuk desain alat pembelah
buah durian seperti gambar dibawah ini :

5.

Gambar 2. Tuas pada pesawat sedrhana.


(6)
Sumber .
Kesimpulan dari rumus diatas adalah
makin panjang lengan kuasa, makin kecil
nilai gaya kuasa. Hal ini berarti gaya yang
harus dikeluarkan untuk mengangkat beban
lebih sedikit. Makin panjang lengan kuasa
(Lk) makin besar keuntungan mekanik,
sehingga usaha lebih mudah dilakukan.
Keuntungan
mekanis
(KM)
adalah
perbandingan antara beban dan gaya
(kuasa) atau perbandingan antara kuasa
dengan lengan beban. Keuntungan mekanis
dapat dirumuskan :
KM =

PEMBAHASAN

Desain alat pengupas buah durian


terinspirasi dari cara kerja gunting dan tang.
Alat ini merupakan kombinasi dari gunting
dan tang. Bentuknya seperti gunting/tang.
Cara kerjanya hampir sama,
yang
membedakan terletak pada pisaunya. Kalau
gunting dan tang bekerja dengan membuka
dan menutup, alat ini bekerja dari menutup
kemudian membuka.

Gambar 6.

Desain Alat Bantu Pembelah


Buah Durian

(2)

Dimana ;
Lb = lengan beban, adalah jarak antara
titik tumpu dengan dengan beban
(m)
Lk = lengan kuasa, adalah jarak antara
titik tumpu dengan kuasa/gaya yang
dikerjakan (m)
Cara
tradisional
yang
sering
digunakan untuk membelah buah durian
yaitu dengan cara menusukkan sebuah
ujung pisau dengan cara di tekan. Kemudian
setelah pisau menusuk buah durian, pisau
digerakkan perlahan hingga kulit buah
terbuka. Jika tidak hati-hati tangan bias
tergores pisau atau tertusuk duri buah
durian. Cara ini memiliki resiko kecelakaan
kerja lebih besar. Untuk mengatasi masalah
tersebut diperlukan alat pembelah buah
durian, alat yang akan dirancang memiliki
keamanan yang terjamin. Tangan tidak perlu

Gambar 7. Cara Kerja Alat Pembuka Buah


Durian

~3~

VOLUME 6, NOMOR 1, APRIL 2014

6.

KESIMPULAN

Alat ini bekerja seperti tang, membuka


dan menutup. Alat pembuka kulit buah
durian
ini
dapat
digunakan
dan
dikembangkan untuk rumah tangga maupun
industri kecil. Dengan desain yang
sederhana memudahkan untuk penggunaan
dalam membelah buah durian. Keunggulan
alat ini mudah digunakan dan dibawa,
mudah cara penggunaannya, aman dari
tertusuk kulit durian, serta perawatan
mudah.
Alat ini masih berupa desain
prototype, harapannya dapat direalisasikan
dan bisa untuk dikembangkan.

DAFTAR PUSTAKA
1.

2.

~4~

Shigley, JE., Mitchell, LD., Harahap, G.,


1991,Perencanaan Teknik Mesin,
Penerbit Erlangga, Jakarta.
Badan
Standar
Nasional,
1998,
Durian, SNI 01-4482-1998, Jakarta.

JURNAL AUSTENIT

Nurmianto,
E.,
2005,
Ergonomi
Konsep Dasar dan Aplikasinya, Prima
Printing, Surabaya.
4. http://benihbijibunga.blogspot.com/,
diakses tanggal 11/3/2014.
5. http://dhiebhu.blogspot.com/2011/10/pe
manfaatan-teknologi-alat-bantu.html/,
diakses tanggal 11/3/2014.
6. http://dewiwidianarahayu071644004.wo
rdpress.com/2010/01/03/pesawatsederhana-2/,
diakses
tanggal
11/3/2014.
7. http://fisikastudycenter.com/fisikasmp/59-pesawat-sederhana-kelas-viiismp#ixzz2uIWouSWC, diakses tanggal
25/2/2014.
8. http://id.wikipedia.org/wiki/Durian,
diakses tanggal 20/2/2014.
9. http://pustakafisika.wordpress.com/201
2/09/04/lanjutan-pesawat-sederhanatuas/, diakses tanggal 11/3/2014.
10. http://www.sinarsuryatools.com/,
diakses tanggal 11/3/2014.
11. http://xtkra.blogspot.com/,
diakses
tanggal 11/3/2014.
3.