Anda di halaman 1dari 32

JURUSAN PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA

FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENACANAAN


INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER

Evaluasi Dokumen

AMDAL

Mata Kuliah - Pengelolaan Lingkungan (KLHS, AMDAL)

Dokumen A

Pembangunan Condotel, Apartemen,


toko the city square
Oleh :
Kartika Dwi Ratna Sari
Auliyaa Syara Diinillah
Anisa Hapsari Kusumastuti
Lidya Yohana

2016

3613100005
3613100012
3613100020
3613100047

KATA PENGANTAR
Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan rahmat, taufiq, dan
hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas mata kuliah AMDAL yang berjudul
EVALUASI DOKUMEN AMDAL PEMBANGUNAN CONDOTEL, APARTEMEN, TOKO THE
CITY SQUARE dengan lancar. Selama proses penulisan penulis banyak mendapatkan bantuan
dari pihak-pihak lain sehingga laporan ini dapat terselesaikan dengan optimal. Pada kesempatan
ini penulis ingin menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu
dalam penyelesaian laporan ini yaitu:
1. Ibu Hertiari Idajati, S.T., MSc. yang telah membimbing kami dalam menyelesaikan laporan
ini serta memberikan ilmu yang sangat bermanfaat,
2. Teman-teman Osteon PWK ITS 2013 yang telah banyak membantu berdiskusi untuk
kelancaran penyusunan laporan ini,
3. Serta semua pihak yang telah membantu dalam kelancaran penyelesaian laporan ini yang
tidak bisa disebutkan satu per satu.
Penyusunan makalah tugas mata kuliah Analisis Dampak Lingkungan ini bertujuan untuk
memberikan evaluasi pada dokumen KA, ANDAL, RKL-RPL Condotel, Apartemen, dan Toko The
City Square.
Dalam penyusunan makalah, penulis merasa masih banyak kekurangan-kekurangan yang
terjadi, baik pada teknis penulisan maupun pembahasan materi. Oleh karena itu, kritik dan saran
yang membangun dari semua pihak sangat diharapkan demi penyempurnaan penyusunan
makalah ini. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca pada khususnya dan dapat
memberikan masukan informasi serta pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat pada
umumnya.
Surabaya, 23 Mei 2016

Penulis

ABSTRAK
Kota Surabaya saat ini telah mengalami perkembangan yang sangat pesat sebagai kota
perdagangan, industri, maritim dan pendidikan mengakibatkan perubahan yang cukup signifikan terhadap
pola pembangunan prasarana dan sarana kota di Surabaya. Untuk menjaga stabilitas lingkungan dengan
aktivitas pembangunan, setiap kegiatan rencana proyek dengan luasan tertentu wajib memiliki AMDAL
yang telah diatur ketentuannya dalam Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 5 tahun 2012
tentang Jenis Rencana Usaha dan/atau kegiatan yang wajib memiliki AMDAL. Pada dokumen AMDAL
memuat mengenai dokumen KA (Kerangka Acuan), dokumen ANDAL (Analisis Dampak Lingkungan), dan
dokumen RKL (Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup) maupun RPL (Rencana Pemantauan Lingkungan
Hidup).
Untuk menilai apakah suatu dokumen AMDAL tersebut baik atau tidak diperlukan evaluasi dokumen
AMDAL. Evaluasi terhadap dokumen AMDAL terdiri atas Evaluasi mengenai konsistensi analisis (dampak
penting, data dan metode penelitian) pada dokumen KA-ANDAL-RKL-RPL, evaluasi mengenai keharusan
(konsultasi publik, pelingkupan serta kaidah prakiraan dan evaluasi dampak) pada dokumen KA-ANDALRKL-RPL, evaluasi mengenai relevansi analisis: logis & sistematis antara ANDAL & RKL-RPL, serta evaluasi
mengenai kedalaman (sahih, akuntabel, ilmiah) pada dokumen KA-ANDAL-RKL-RPL pada kasus yang dikaji.
Pembangunan Condotel, Apartement dan Toko The City Square yang diprakarsai oleh PT. Putra
Mahakarya Sentosa. Gedung The City Square direncanakan akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas
penunjang seperti kolam renang, fitness center, area komersial dan lain-lain. Lokasi rencana pembangunan
terletak di Jl. Raya Margorejo Indah D 203 D 204, Kelurahan Sidosermo, Kecamatan Wonocolo, Kota
Surabaya dengan menempati lahan seluas 3068 m2 terpotong GS 0,00 m2 atau seluas 3068 m2.
Berdasarkan hasil evaluasi terhadap dokumen AMDAL Pembangunan Condotel, Apartement dan Toko The
City Square diketahui bahwa pada dokumen tersebut masih terdapat kekurangan yaitu terdapat perbedaan
data dampak penting pada dokumen ANDAL dengan dokumen RKL-RPL, pada data pelingkupan antara
dokumen KA dan ANDAL terdapat perbedaan terkait subtansi maupun penjelasannya, serta terdapat
pendekatan pada RKL-RPL yang tidak relevan.

Keyword: AMDAL, KA, ANDAL, RKL-RPL, The City Square

ii

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR .............................................................................................................................. i


ABSTRAK ............................................................................................................................................... ii
DAFTAR ISI ......................................................................................................................................... iii
DAFTAR TABEL................................................................................................................................... iv
BAB I PENDAHULUAN ..................................................................................................................... 1
1.1

Latar Belakang.............................................................................................................................. 1

1.2

Perumusan Masalah..................................................................................................................... 2

1.3

Tujuan............................................................................................................................................ 2

1.4

Metode ........................................................................................................................................... 3

1.5

Ruang Lingkup.............................................................................................................................. 3

BAB II DESKRIPSI DOKUMEN AMDAL ...................................................................................... 4


2.1

Deskripsi Rencana Kegiatan Pembangunan ............................................................................. 4

2.2

Deskripsi Pelingkupan ................................................................................................................. 8


2.2.1 Batas Wilayah Studi ........................................................................................ 8
2.2.2 Batas Waktu Kajian .......................................................................................10
2.2.3 Identifikasi Dampak Penting ...........................................................................10
2.2.4 Kedalaman Studi ANDAL ................................................................................10

2.3

Deskripsi Prakiraan dan Evaluasi Dampak Penting ............................................................... 10


2.3.1 Prakiraan Dampak Besar dan Penting ..............................................................10
2.3.2 Evaluasi Dampak Penting ...............................................................................12

2.4

Deskripsi Pengelolaan dan Pemantauan Dampak Penting .................................................. 13


2.4.1 Deskripsi Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup............................................13
2.4.2 Deskripsi Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup ...........................................13

BAB III EVALUASI DOKUMEN AMDAL .................................................................................... 15


3.1

Evaluasi Konsistensi Analisis .................................................................................................... 15

3.2

Evaluasi Keharusan .................................................................................................................... 19

3.3

Evaluasi Relevansi ...................................................................................................................... 20

3.4

Evaluasi Kedalaman ................................................................................................................... 23

iii

BAB IV PENUTUP ................................................................................................................................. 26


4.1 Kesimpulan .................................................................................................................................... 26
4.2 Rekomendasi ................................................................................................................................. 27

DAFTAR TABEL
Tabel 2.1 Rencana Kegiatan Pembangunan .......................................................................... 4
Tabel 3.1 Evaluasi konsistensi dokumen AMDAL Pembangunan Condotel, Apartemen, dan Toko
The City Square...................15
Tabel 3.2 Evaluasi keharusan pada dokumen AMDAL Pembangunan Condotel, Apartemen, dan
Toko The City Square ........................................................................................................19
Tabel 3.3 Evaluasi relevansi dokumen ANDAL Pembangunan Condotel, Apartemen, dan Toko The
City Square.......................................................................................................................21
Tabel 3.4 Evaluasi relevansi dokumen RKL-RPL Pembangunan Condotel, Apartemen, dan Toko
The City Square ................................................................................................................21

iv

BAB I
PENDAHULUAN
1.1

Latar Belakang
Kota Surabaya sebagai kota kedua terbesar di

Indonesia berkembang pesat sesuai

peranannya sebagai kota perdagangan, industri, maritim dan pendidikan. Saat ini telah terjadi
perubahan yang cukup signifikan terhadap pola pembangunan prasarana dan sarana kota di
Surabaya. Kegiatan yang dikembangkan adalah kegiatan yang memiliki konsep keterpaduan
antara kegiatan satu dengan yang lain dalam satu ekosistem yang saling berhubungan sehingga
memberikan kenyamanan bagi pengguna kawasan. Untuk menjaga stabilitas lingkungan dengan
aktivitas pembangunan, setiap kegiatan rencana proyek dengan luasan tertentu wajib memiliki
AMDAL yang telah diatur ketentuannya dalam Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup No.
5 tahun 2012 tentang Jenis Rencana Usaha dan/atau kegiatan yang wajib memiliki AMDAL.
Dalam upaya meminimalkan kerusakan lingkungan akibat pembangunan, maka
dikembangkan sebuah konsep pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan hidup.
Salah satu instrumen yang berwawasan lingkungan adalah AMDAL. Melalui Peraturan Pemerintah
Nomor 27 tahun 1999, Analisis Dampak Lingkungan Hidup (AMDAL) adalah kajian mengenai
dampak besar dan penting suatu rencana usaha dan/atau kegiatan. Pelaksanaan AMDAL harus
dilakukan seawal mungkin karena AMDAL bertujuan untuk memperkirakan akibat dari sebuah
usaha dan/atau kegiatan. Sasaran AMDAL adalah untuk menjamin agar suatu usaha dan/atau
kegiatan pembangunan dapat beroperasi secara berkelanjutan tanpa merusak dan mengorbanan
lingkungan atau dengan kata lain usaha atau kegiatan tersebut layak dari aspek lingkungan hidup.
Dalam dokumen AMDAL, terdapat beberapa dokumen penyusun antara lain:
1. Dokumen kerangka acuan analisis dampak lingkungan hidup (KA-ANDAL), merupakan
lingkup studi analisis dampak lingkungan hidup. KA-ANDAL dihasilkan dari proses
pelingkupan.
2. Dokumen analisis mengenai dampak lingkungan hidup (ANDAL), memuat telaah secara
cermat dan mendalam tentang dampak besar dan penting suatu rencana usaha dan/atau
kegiatan berdasarkan arahan yang telah disepakati dalam dokume KA-ANDAL.
3. Dokumen rencana pengelolaan lingkungan hidup (RKL), memuat berbagai upaya
penanganan dampak besar dan penting terhadap lingkungan hidup yang diakibatkan oleh
rencana usaha dan/atau kegiatan.

4. Dokumen rencana pemantauan lingkungan hidup (RPL), memuat rencana-rencana


pemantauan terhadap berbagai komponen lingkungan hidup yang telah dikelola akibat
terkena dampak besar dan penting dari rencana usaha dan/atau kegiatan.
Pada makalah ini, akan dijelaskan mengenai kajian evaluasi dokumen AMDAL yang telah
dilakukan oleh pihak akademisi sebagai salah satu aplikasi dari teori dan konsep AMDAL yang
telah dipelajari di aktivitas perkuliahan matakuliah AMDAL yang mengambil pada suatu proses
penyusunan AMDAL. Dokumen AMDAL yang diambil adalah pembangunan Condotel, Apartement
dan Toko The City Square yang diprakarsai oleh PT. Putra Mahakarya Sentosa. Gedung The
City Square direncanakan akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang seperti kolam
renang, fitness center, area komersial dan lain-lain. Lokasi rencana pembangunan terletak di Jl.
Raya Margorejo Indah D 203 D 204, Kelurahan Sidosermo, Kecamatan Wonocolo, Kota
Surabaya dengan menempati lahan seluas 3068 m2 terpotong GS 0,00 m2 atau seluas 3068 m2.
1.2

Perumusan Masalah
Adapun rumusan masalah pada makalah ini adalah sebagai berikut:
a. Bagaimankah rencana kegiatan pembangunan, pelingkupan, prakiraan dan evaluasi
dampak penting, serta pengelolaan dan pemantauan dampak penting pada dokumen
AMDAL Condotel, Apartement dan Toko The City Square?
b. Apakah pada KA, NDAL, RKL-RPL Condotel, Apartement dan Toko The City Square, sudah
melakukan konsultasi publik dan pelingkupan, serta kaidah prakiraan dan evaluasi
dampak?
c. Bagaimanakah konsistensi dampak penting, data dan metode penelitian pada dokumen
AMDAL Condotel, Apartement dan Toko The City Square?
d. Bagaimanakah relevansi antara dokumen ANDAL, RKL-RPL Condotel, Apartement dan
Toko The City Square?
e. Bagaimanakah kedalaman sahih, akuntabel, ilmiah pada dokumen KA, NDAL, RKL-RPL
Condotel, Apartement dan Toko The City Square?

1.3

Tujuan
Tujuan penulisan makalah ini adalah sebagai berikut ;
a. Untuk mengetahui rencana kegiatan pembangunan, pelingkupan yang telah dilakukan,
prakiraan dan evaluasi dampak penting, serta pengelolaan dan pamantauan dampak
penting dokumen AMDAL Condotel, Apartemen, dan Toko The City Square

b. Untuk mengetahui konsistensi bahasan dampak penting, data dan metode penelitian
pada dokumen KA, ANDAL, dan RKL-RPL Condotel, Apartemen, dan Toko The City
Square
c. Untuk mengetahui apakah dalam penyusunan KA, ANDAL, dan RKL-RPL Condotel,
Apartemen, dan Toko The City Square telah melakukan konsultasi publik, pelingkupan,
serta kaidah prakiraan dan evaluasi dampak
d. Untuk mengetahui relevansi analisis dokumen ANDAL dengan RKL-RPL Condotel,
Apartement dan Toko The City Square
e. Untuk mengetahui kedalaman dokumen KA, ANDAL, RKL-RPL Condotel, Apartement dan
Toko The City Square
f.

Untuk memberikan evaluasi pada dokumen KA, ANDAL, RKL-RPL Condotel, Apartemen,
dan Toko The City Square

1.4

Metode
Adapun metode yang digunakan dalam penyusunan makalah ini adalah dengan

menggunakan metode deskriptif yaitu penjelasan terkait dengan dokumen AMDAL pembangunan
Condotel, Apartement dan Toko The City Square yang kemudian dibandingkan dengan
penyusunan dokumen AMDAL yang seharusnya guna memberikan evaluasi.
1.5

Ruang Lingkup
a. Ruang Lingkup Bahasan
Dalam makalah ini akan membahas mengenai deskripsi rencana kegiatan pembangunan
Condotel, Apartement dan Toko The City Square, pelingkupan yang telah dilakukan,
prakiraan dan evaluasi dampak penting, serta pengelolaan dan pemantauan dampak
penting, membahas mengenai evaluasi konsistensi bahasan, keharusan, relevansi analisis,
dan kedalaman dokumen ANDAL Condotel, Apartement dan Toko The City Square.
b. Ruang Lingkup Wilayah
Ruang lingkup wilayah adalah pada makalah ini adalah Kelurahan Sidosermo, Kecamatan
Wonocolo, Surabaya.

BAB II
DESKRIPSI DOKUMEN AMDAL
2.1

Deskripsi Rencana Kegiatan Pembangunan


Studi kasus yang dibahas dalam evaluasi dokumen AMDAL adalah rencana kegiatan yang

dilakukan pada pengerjaan proyek Pembangunan Condotel, Apartemen, dan Toko The City
Square yang diprakarsai oleh PT. Putra Mahakarya Sentosa adalah sebagai berikut:
Tabel 2.1 Rencana Kegiatan Pembangunan
TOWER A
LANTAI

LG

GF-A

GF-B

Peruntukan
Security
R. Panel, Security, CCTV
Engineering
Loading dock + Lobby lift
service
Gudang
Lobby lift apartemen
R. Trafo & Panel
R. Parkir
Tangga kebakaran
Teras+Ramp
Retail shop
Lobby condotel + Coffee
shop
FO + FOM
Server
Luggage
KM/WC Umum
Lobby lift apartemen
Teras belakang
Jalan paving
Taman depan+Planter
R.Panel+Storage
Tangga kebakaran
Tangga kebakaran

TOWER B
Ketera
ngan

8 lot
2 unit
1 unit

2 unit
2 unit

Luas
(m2)
9,06
19,59
45,8
35,06

Toko
Toko
Toko
Toko

9,4
35,67
56,58
167,42
34,92
76,78
45,53
217,48

Teras toko
R.Genset
R. Pompa
Parkir
Tangga kebakaran
Toko
Toko
Toko

29.73
7
7
31,93
17,63
10,87
702,77
137,35
21,66
34,92
34,92

Toko
Toko
Teras toko

1 unit
3 unit

26,6
91,8
22,2

Jalan paving+Parkir

8 lot

591,8

Peruntukan

Taman
Lobby lift+evakuasi
Tangga kebakaran
Toko
Toko
Toko
Toko
Toko
Toko
Parkir

Ketera
ngan
3 unit
1 unit
1 unit
1 unit

Luas
(m2)
117,45
34,2
60,12
28,8

8
1
3
1
1

71,92
61,24
32,89
349,26
14,76
104,58
30,98
51,84

2
1
2
1
1
1
3

lot
unit
unit
unit
unit

unit
unit
unit
unit
unit
unit
unit

517,14
48,44
29,76
43,5
77,16
33,71
59,25
32
106,65
424,69

TOWER A
LANTAI

UG 1

Peruntukan

RP1A

RP1B
RP2

P2

Tangga kebakaran
Parkir/Hall
Lobby aparemen tower A
Lobby lift service
R. Panel+Gudang
Tangga kebakaran
Hall bermain
Lobby Apartemen A
Lobby lift service
R. Panel+Gudang
Parkir
Tangga kebakaran
Tangga kebakaran
Kantor
Lobby apartemen tower A
Lobby lift service
R. Panel+Gudang
Parkir
Tangga kebakaran
Parkir
Lobby Apartemen Tower A
Lobby lift service

Luas
(m2)

291,52
19,78
10,21
40,72

11 lot

Tangga kebakaran
r. Meeting+Business Center
Lobby apartemen A
Lobby lift service
KM/WC Umum
Parkir

P1

Ketera
ngan

Restaurant + kitchen
Lobby apartemen tower A
Lobby lift service
KM/WC Umum

Parkir

UG 2

TOWER B

436,28
34,92
335,84
19,78
10,21
40,72

11 lot

23 lot

13 lot

21 lot
23 lot

337,94

34,92
702,96
49,54
10,21
40,72
34,92
130,98
49,54
10,21
40,72
444,34
34,92
34,92
125,61
49,54
10,21
40,72
633,79
34,92
702,96
49,54
10,21

Peruntukan
Lobby lift+Evakuasi
Tangga kebakaran
Toko
Toko
Toko
Toko
Toko
Toko
Parkir
Lobby lift+Evakuasi
Tangga kebakaran
Toko
Toko
Toko
Toko
Toko
Parkir
Gudang
Koridor
Tangga kebakaran
Parkir

Ketera
ngan

1
2
1
1
1
3

unit
unit
unit
unit
unit
unit

3
1
1
1
3

unit
unit
unit
unit
unit

9 lot

Luas
(m2)
76,42
29,76
43,5
71,17
33,71
59,25
32
106,65
424,69
76,42
29,76
111,3
32,7
55,76
27,58
86,13
424,69
63,48
12,94
29,76
890,02

Tangga kebakaran
Hall bermain

29,76
223

Ramp
Parkir
Tangga kebakaran
Parkir
Tangga kebakaran
Ramp

424,69
417,86
22,76
424,69
29,76
424,69

Parkir
Tangga kebakaran
Parkir

6 lot

9 lot
9 lot

417,86
29,76
890,02

TOWER A
LANTAI

P3-P4

P5

FASILIT
AS

LANTAI
1

LANTAI
2

LANTAI
3

Peruntukan
R. Panel+Gudang
Tangga kebakaran
Parkir
Lobby Apartemen Tower A
Lobby lift service
R. Panel+Gudang
Tangga kebakaran
Parkir
Lobby Apartemen Tower A
Lobby lift service
R. Panel+Gudang
Tangga kebakaran
Private room

TOWER B
Ketera
ngan

46 lot

23 lot

Luas
(m2)
40,72
34,92
1.405,9
2
99,08
20,42
81,44
69,84
702,96
49,54
10,21
40,72
34,92
78,75

Peruntukan

Ketera
ngan

Tangga kebakaran
Parkir

18 lot

Tangga kebakaran
Parkir

9 lot

Luas
(m2)
29,76
1.780,0
4

59,52
890,02

Tangga kebakaran
Fitness Center

29,76
68,53

27,54
298
71,26
433,23
54,71
44,79

Spa
Storage
Coffee shop
Pool deck+Kolam
Lobby lift+Selasar
Tangga kebakaran

61,24
12,35
214,3
316,47
94,93
36

34,92
434,26

Apartemen (5,6x3)
Apartemen (5,6x4,15)

KM/WC
R. Panel+Gudang+Outdoor
AC+Lobby lift service
Tangga kebakaran
BOH Condotel

54,76
44,79

Koridor
Area
service+R.
Panel+Outdoor AC
Tangga kebakaran
Apartemen (5,6x3)

R. Makan Karyawan
KM/WC
R. Panel+Gudang+Outdoor
AC+Lobby lift service
Tangga kebakaran
BOH Condotel

154,9
27,56
44,79

R. Makan Karyawan
KM/WC
R. Panel+Gudang+Outdoor
AC+Lobby lift service

154,9
27,56
44,79

KM/WC
All day dining
Kitchen
Pool deck+Kolam
Dak
R. Panel+Gudang+Outdoor
AC+Lobby lift service
Tangga kebakaran
BOH Condotel

3 unit
1 unit

34,92
306,56

34,92
306,56

17 unit
2 unit

285,6
46,48
78,67
16,8

17 unit

Apartemen (5,6x4,15)
Koridor
Area
service+R.
Panel+Outdoor AC
Tangga kebakaran
Apartemen (5,6x3)

2 unit

Apartemen (5,6x4,15)
Koridor
Area
service+R.
Panel+Outdoor AC

2 unit

17 unit

32,37
285,6
46,48
78,67
16,8
32,37
285,6
46,48
78,67
16,8

TOWER A
LANTAI

LANTAI
4-17

Peruntukan
Tangga kebakaran
Apartemen (6,5x3,5)
Apartemen (6,5x4,21)
Apartemen (6,5x4,25)
Apartemen (7,5x3,5)
Koridor+Lobby lift

LANTAI
18

LANTAI
19-22

LANTAI
23

LANTAI
24

R. Panel+Gudang+Outdoor
AC+Lobby lift service
Tangga kebakaran
Condotel (6,5x3,5)
Condotel (6,5x4,21)
Condotel (6,5x4,25)
Condotel (7,5x3,5)
Koridor+Lobby lift
R. Panel+Gudang+Outdoor
AC+Lobby lift service
Tangga kebakaran
Condotel (6,5x3,5)
Condotel (6,5x4,21)
Condotel (6,5x4,25)
Condotel (7,5x3,5)
Koridor+Lobby lift
R. Panel+Gudang+Outdoor
AC+Lobby lift service
Tangga kebakaran
Condotel (6,5x3,5)

TOWER B
Ketera
ngan
42 unit
28 unit
14 unit
126 unit

3 unit
1 unit
2 unit
10 unit

Luas
(m2)
34,92
955,5
766,22
386,75
3.307,5
1.358,5
6
627,06
488,88
68,25
26
54,73
262,5
70,79
37,79
34,92
273
104
218,92
105
313,28
151,16

12 unit

139,68
68,25
26
54,73
288,75
78,32
37,79

Tangga kebakaran
Apartemen (5,6x3)

238 unit

Luas
(m2)
32,37
3.998,4

Apartemen (5,6x4,15)

28 unit

650,72

Peruntukan

Koridor

1.101,3
8
235,2

Area
service+R.
Panel+Outdoor AC
Tangga kebakaran
Apartemen (5,6x3)

17 unit

453,18
285,6

Apartemen (5,6x4,15)

2 unit

46,48

Koridor
R. Panel+Gudang+Outdoor
AC+Lobby lift service
Tangga kebakaran
Apartemen (5,6x3)

68 unit

32,37
1.142,4

Apartemen (5,6x4,15)

8 unit

185,92

78,67
16,8

Koridor
R. Panel+Gudang+Outdoor
AC+Lobby lift service
Tangga kebakaran
Apartemen (5,6x4,15)

2 unit

129,48
46,48

Apartemen (5,6x6)
Apartemen (5,6X3)

6 unit
5 unit

201,6
84

Condotel (6,5x4,21)
Condotel (6,5x4,25)
Condotel (7,5x3,5)
Koridor
R. Panel+Gudang+Outdoor
AC+Lobby lift service
Tangga kebakaran
Condotel (6,5x3,5)

4 unit
8 unit
44 unit

1 unit

34,92
22,75

Koridor
R. Panel+Gudang+Outdoor
AC+Lobby lift service
Tangga kebakaran
Apartemen (5,6x4,15)

Condotel (6,5x4)
Condotel (6,5x4,21)

1 unit
2 unit

26
54,73

Apartemen (5,6x6)
Apartemen (5,6x3)

Ketera
ngan

314,68
67,2

78,67
16,8
32,37
46,68
2 unit
6 unit

201,6
84

TOWER A
LANTAI

Peruntukan

Condotel (7X6,5)
Condotel (7,5x3,5)
Condotel (7,5x7)
Condotel (10,5x7,5)
Koridor
R. Panel+Gudang+Outdoor
AC+Lobby lift service
Tangga kebakaran
TOP
Atap+ME
SUB TOTAL

TOWER B
Ketera
ngan
1 unit
6 unit
1 unit
1 unit

Luas
(m2)
45,5
157,5
52,5
78,75
78,32
37,79
34,92
620,08
24.535
,69

Ketera
ngan

Peruntukan
Koridor

5 unit

R. Panel+Gudang+Outdoor
AC+Lobby lift service
Tangga kebakaran
Atap + ME
SUB TOTAL

Luas
(m2)
78,67

16,8
32,37
500,39
24.238
,45
48.774
,14
48.119
,65

LUAS TOTAL
LUAS TANPA TAMAN

Sumber: Dokumen Kerangka Acuan AMDAL Condotel, Apartemen, dan Toko The City Square
Deskripsi rencana kegiatan (tahapan pelaksanaan oleh pemrakarsa) adalah sebagai berikut:
a. Tahapan Pra Konstruksi
Terdiri dari kegiatan survei lapangan dan investigasi awal, perencanaan dan perijinan
proyek, penyampaian informasi pada masyarakat.
b. Tahapan Konstruksi
Terdiri dari mobilisasi tenaga kerja, mobilisasi peralatan dan material, pembangunan dan
pengoperasian

Direksi

Keet,

penyiapan

lahan,

pembagunan

pondasi

gedung,

pembangunan semi basement, pembangunan struktur atas gedung, pembangunan


fasilitas penunjang, penataan landscape, demobilisasi peralatan proyek, demobilisasi
tenaga kerja.
c. Tahapan Pasca Konstruksi (Operasional)
Rekruitmen tenaga kerja, operasional apartemen, operasional condotel, operasional toko,
pemeiharaan lingkungan.
2.2

Deskripsi Pelingkupan

2.2.1 Batas Wilayah Studi


Batas wilayah studi ditentukan berdasarkan pada pertimbangan batas-batas daerah
dampak yang terpengaruh oleh kegiatan proyek Pembangunan Condotel, Apartemen, dan Toko
The City Square. Adapun batas-batas tersebut adalah sebagai berikut :
8

a. Batas Proyek
Batas tapak rencana proyek Pembangunan Condotel, Apartemen, dan Toko The City
Square meliputi :
-

Sebelah Utara

: Permukiman penduduk

Sebelah Barat

: Pertokoan

Sebelah Selatan

: Rumah penduduk, Jalan Raya Margorejo

Sebelah Timur

: Pertokoan

b. Batas Administratif
Lokasi Pembangunan Condotel, Apartemen, dan Toko The City Square berada di wilayah
administratif Kelurahan Sidosermo, Kecamatan Wonocolo.
c. Batas Ekologis
Batas ekologis pada Pembangunan Condotel, Apartemen, dan Toko The City Square
ditentukan berdasarkan pertimbangan sebagai berikut :
-

Ekosistem akuatik meliputi daerah manfaat saluran air terdekat yang diperkirakan
akan terkena dampak adanya kegiatan limbah domestik maupun limpasan air dari
kegiatan proyek.

Ekosistem udara meliputi daerah sebaran emisi gas buang dari kegiatan Pembangunan
Condotel, Apartemen, dan Toko The City Square pada tahap konstruksi.

Permukiman penduduk dan kegiatan lain disekitarnya akan terkena dampak debu,
emisi gas buang (CO, Nox, Sox) maupun kebisingan karena proses Pembangunan
Condotel, Apartemen, dan Toko The City Square akan dilihat sampai radius minimal
125-150 meter dari lokasi proyek.

d. Batas Sosial
Batas sosial ditetapkan meliputi wilayah permukiman masyarakat di Kelurahan Sidosermo
terutama wilayah RT 03 RW 08.
e. Batas Wilayah Studi
Penentuan batas wilayah studi sangat ditentukan oleh pengaruh dampak terhadap
komponen lingkungan sebagai berikut :
1. Jalur jalan yang digunakan untuk mobilisasi peralatan dan material ataupun akses
jalan yang digunakan untuk pengunjung keluar masuk lokasi proyek harus diamati
yaitu Jalan Raya Margorejo Indah.

2. Penelitian air dibatasi pada jarak minimal lokasi, dimana pada jarak tersebut telah
didapatkan sumur penduduk dan air permukaan terdekat.
3. Penelitian sosial ekonomi dibatasi pada penduduk yang bermukim paling dekat dan
paling berpengaruh terhadap rencana Pembangunan Condotel, Apartemen, dan
Toko The City Square yaitu penduduk di wilayah Kelurahan Sidosermo khususnya
RT 03 RW 08.
4. Penelitian pengaruh kegiatan terhadap kualitas udara dan kebisingan dilakukan
pada radius terdekat dengan lokasi permukiman penduduk di wilayah Kelurahan
Sidosermo khususnya RT 03 RW 08 maupun areal kegiatan pelaku usaha lainnya
seperti pertokoan lainnya di sekitar lokasi kegiatan.
2.2.2 Batas Waktu Kajian
Batas waktu kajian merupakan batas waktu dilakukannya evaluasi terhadap dampak yang
terjadi ketika proyek berjalan dan proyeksi perubahan lingkungan yang terjadi. Untuk tahap pra
konstruksi dijadwalkan sampai triwulan ke 2 tahun 2015 dan konstruksi dimulai pada triwulan ke
3 tahun 2015 dan selesai pada pertengahan tahun 2016. Batas waktu kajian dampak pada tahap
operasi akan diproyeksikan sampai tahun kelima dengan alasan bahwa perkembangan kota telah
direncanakan mengikuti pola struktur ruang dalam RTRW Kota Surabaya Tahun 2014, sehingga
perubahan-perubahan lingkungan yang diproyeksikan pada tahun kelima dianggap tidak
mengalami perubahan secara signifikan.
2.2.3 Identifikasi Dampak Penting
2.2.4 Kedalaman Studi ANDAL
2.3

Deskripsi Prakiraan dan Evaluasi Dampak Penting

2.3.1 Prakiraan Dampak Besar dan Penting


1. Tahap Pra Konstruksi

Adanya kekhawatiran warga setempat terhadap informasi kegiatan proyek.

2. Tahap Konstruksi

Terbukanya kesempatan kerja bagi penduduk sekitar lokasi proyek.

Penurunan kualitas udara.

Penurunan kinerja jalan di sekitar lokasi proyek.

Adanya potensi getaran di sekitar lokasi proyek.

Timbulnya keretakan bangunan yang disebabkan oleh getaran yang berasal


dari mobilisasi peralatan dan material proyek.
10

Dihasilkannya volume timbulan sampah dari operasional proyek.

Gangguan terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.

Gangguan kesehatan berbasis lingkungan yang dapat terjadi apabila sistem


sanitasi maupun housekeeping proyek di areal direksi keet pekerja proyek tidak
dikelola dengan baik.

Adanya potensi genangan/banjir pada daerah sekitar proyek.

Peningkatan kebisingan karena adanya penggunaan alat berat dalam proses


pembangunan.

Timbulnya getaran yang disebabkan oleh kegiatan pemancangan pondasi


dengan injection piledan bor pile yang dilaksanakan dengan sistem raft.

Adanya peningkatan tegangan tanah yang diakibatkan oleh pembangunan


pondasi.

Tuntutan ganti rugi karena adanya bangunan rumah atau bangunan komersial
yang rusak akibat pembangunan pondasi.

Ganggunan stabilitas tanah karena kegiatan pembangunan semi basement.

Peningkatan volume galian tanah karena kegiatan pembangunan semi

basement.

Peningkatan ceceran material akibat dari pembangunan struktur bangunan.

Tertatanya pola aliran air karena kegiatan pembangunan saluran drainase dan
bangunan air.

Peningkatan kualitas udara karena penataan landscape di areal terbuka


Pembangunan Condotel, Apartemen, dan Toko The City Square dengan
kegiatan penghijauan.

Peningkatan komunitas vegetasi karena adanya kegiatan penataan landscape


berupa adanya penanaman dan perawatan tanaman.

3. Tahap Operasional

Peningkatan kesempatan kerja oleh kegiatan rekruitmen tenaga kerja.

Penurunan kualitas udara akibat kegiatan operasional.

Penurunan kinerja jalan akibat pengoperasian condotel.

Dihasilkannya sampah domestik (sampah rumah tangga) dari kegiatan


penghuni condotel.

Dihasilkannya limbah B3 dari kegiatan operasional condotel.

11

Gangguan kesehatan masyarakat akibat dari adanya air limbah, sampah,


limbah B3 yang berasal dari kegiatan operasional kawasan condotel.

Gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Keresahan masyakarat karena adanya proyek jangka panjang yang dilakukan


PT. Putra Mahakarya Sentosa.

Potensi genangan karena lokasi proyek yang dikelilingi oleh permukiman,


perdagangan dan jasa.

Peningkatan peluang usaha untuk masyarakat di sekitar lokasi proyek.

Gangguan distribusi air PDAM karena adanya penambahan kebutuhan air


bersih.

Dihasilkannya air limbah.

Peningkatan jumlah penduduk pada Kecamatan Wonocolo terutama pada


Kelurahan Sidosermo akibat kegiatan operasional Condotel, Apartemen, dan
Toko The City Square.

Adanya kesenjangan sosial karena keberadaan tempat tinggal warga sekitar


proyek tidak masuk dalam perumahan khusus.

Terjaganya kesehatan lingkungan berupa terpenuhinya sarana dan prasarana


sanitasi Condotel, Apartemen, dan Toko The City Square bagi penghuni dan
karyawan.

Terjaganya keselamatan pengguna gedung akibat kegiatan pemeliharaan


utilitas bangunan.

2.3.2 Evaluasi Dampak Penting


1. Telaahan terhadap dampak penting secara holistik.
Metode evaluasi yang digunakan untuk dampak penting holistik adalah metode bagan
alir dimana seluruh dampak penting dikaji keterkaitan dan pengaruhnya dalam bentuk
bagan alir, kemudian terhadap dampak tersebut dilakukan telaah sebagai dasar
pengelolaan. Dampak-dampak yang dikategorikan sebagai dampak penting akibat
rencana usaha dan/atau kegiatan berdasarkan 7 kriteria lingkungan sesuai dengan
Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009.
2. Pemilihan alternatif terbaik.
Dalam proses Pembangunan Condotel, Apartemen dan Toko The City Square tidak
terdapat alternatif lokasi maupun alternatif desain serta alternatif pengelolaan. Tidak

12

terdapat alternatif desain air limbah dan utilitas gedung lainnya karena gedung telah
dilengkapi dengan perencanaan yang sudah pasti (DED) dan telah mendapatkan
penilaian Tim TABG Kota Surabaya. Seluruh perencanaan baik arsitektur, struktur dan
mekanikal elektrikal tidak terdapat alternatif desain sehingga proyek akan dilakukan
mengacu pada ketetapan-ketetapan teknis yang berlaku.
3. Telaahan sebagai dasar arahan pengelolaan dan pemantauan lingkungan.
Pengelolaan terhadap dampak holistik bertujuan untuk meminimalkan dampak negatif
dan mengoptimalkan dampak positifnya.
4. Kriteria kelayakan lingkungan.
Berdasarkan pertimbangan dari beberapa kriteria, rencana Pembangunan Condotel,
Apartemen dan Toko The City Square yang berlokasi di Jalan Raya Margorejo Indah
D 203 D 204, Kelurahan Sidosermo, Kecamatan Wonocolo, Kota Surabaya dinilai
layak bagi lingkungan.
2.4

Deskripsi Pengelolaan dan Pemantauan Dampak Penting

2.4.1 Deskripsi Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup


Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL) Pembangunan Condotel, Apartemen, dan Toko
The City Square merupakan dokumen yang memuat upaya-upaya mencegah, mengendalikan,
dan menanggulangi dampak besar dan penting lingkungan hidup yang bersifat negatif dan
meningkatkan dampak positif yang timbul sebagai akibat dari kegiatan Condotel, Apartemen, dan
Toko The City Square. Upaya-upaya tersebut dirumuskan berdasarkan hasil arahan dasar-dasar
pengelolaan dampak yang dihasilkan dari kajian ANDAL.
Adapun dalam dokumen RKL memuat matriks atau tabel pengelolaan lingkungan hidup
yang terdiri dari dampak lingkungan yang dikelola, sumber dampak, indikator keberhasilan
pengelolaan lingkungan hidup, bentuk pengelolaan lingkungan hidup (pendekatan sosial ekonomi
budaya, pendekatan teknologi, dan pendekatan institusi), lokasi pengelolaan lingkungan hidup,
periode pengelolaan lingkungan hidup, serta institusi pengelolaan lingkungan hidup.
2.4.2 Deskripsi Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup
Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup (RPL) Pembangunan Condotel, Apartemen, dan
Toko The City Square merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dengan Rencana
Pemantauan Lingkungan Hidup (RPL) yang disusun unuk menilai efisiensi dan efektivitas dari
kegiatan pengelolaan lingkungan hidup yang telah dilakukan maupun untuk mengetahui apakah
terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan kegiatan pengelolaan lingkungan hidup.
13

Di dalam pembahasan Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup akan diuraikan rencana


pemantauan yang akan dilakukan secara terus menerus, sistematis dan terencana terhadap
komponen lingkungan yang relevan untuk digunakan sebagai indikator untuk mengevaluasi
penataan (compliance), kecenderungan (trendline), dan tingkat kritis (critical level) dari suatu
pemantauan lingkungan hidup. Komponen/parameter lingkungan hidup yang dipantau mencakup
komponen lingkungan hidup yang mengalami perubahan mendasar atau terkena dampak penting
dan komponen lingkungan hidup yang terkena dampak lainnya. Pemantauan dilakukan pada
sumber penyebab dampak dan/atau yang terkena dampak sehingga dengan memantau kedua
hal tersebut sekaligus akan dapat dinilai efektivitas kegiatan pemantauan lingkungan hidup yang
dijalankan.
Adapun dalam dokumen RPL memuat matriks atau tabel pemantauan lingkungan hidup
yang terdiri dari jenis dampak yang timbul, indikator/parameter, sumber dampak, bentuk
pemantauan lingkungan hidup (metode pengumpulan dan analisa data, lokasi pantau, waktu dan
frekuensi), serta institusi pemantauan lingkungan hidup (pelaksana, pengawas, dan penerima
laporan).

14

BAB III
EVALUASI DOKUMEN AMDAL
3.1

Evaluasi Konsistensi Analisis


Evaluasi konsistensi analisis adalah evaluasi yang menyangkut mengenai konsistensi

komponen dampak penting, data rona awal lingkungan, data, dan metode pada dokumen KA,
ANDAL,dan RPL-RKL Pembangunan Condotel, Apartemen, dan Toko The City Square. Berikut
merupakan hasil evaluasi konsistensi analisi pada dokumen AMDAL Pembangunan Condotel,
Apartemen, dan Toko The City Square:
Tabel 3.1 Evaluasi konsistensi dokumen AMDAL Pembangunan Condotel, Apartemen, dan Toko
The City Square
No

Komponen

1.

KA
- Tahap pra
konstruksi:
Persepsi
masyarakat yang
dilakukan melalui
pengumuman dan
konsultasi publik,
keresahan
masyarakat

Dokumen
ANDAL
- Tahap
pra
konstruksi:
Persepsi
masyarakat,
keresahan masyarakat
(terhadap
kegiatan
penyampaian informasi
kepada masyarakat).

Dampak
Penting

- Tahap
konstruksi:
Kesempatan
kerja,
peningkatan
pendapatan,
kecemburuan
sosial, penurunan
kualitas udara,
peningkatan
kebisingan,
penurunan
kinerja jalan,

- Tahap konstruksi:
Terbukanya
kesempatan
kerja,
peningkatan
pendapatan, keresahan
masyarakat,
kecemburuan
sosial,
penurunan
kualitas
udara,
peningkatan
kebisingan, penurunan
kinerja jalan, kerusakan
jalan, potensi getaran,
keretakan bangunan,

15

RKL-RPL
Dokumen RKL
- Tahap pra
kontruksi:
Terdiri dari kegiatan
penyampaian
informasi
kepada
masyarakat
atas
persepsi
dan
keresahan
masyarakat.
Dokumen RPL
- Tahap pra
kontruksi:
Terdiri dari kegiatan
penyampaian
informasi
kepada
masyarakat
atas
persepsi
dan
keresahan
masyarakat.
Dokumen RKL
- Tahap
Konstruksi
Terbukanya
kesempatan kerja,
penurunan kualitas
udara, penurunan
kinerja
jalan,
potensi
getaran,
dihasilkannya
volume
sampah,
gangguan
kamtibmas,

Keterangan
- Pada tahap prakonstruksi
komponen
dampak penting
pada dokumen
KA, berbeda
dengan dampak
penting pada
dokumen ANDAL,
dan RKL-RPL
- Pada tahap prakonstruksi,
komponen
dampak penting
dari dokumen
ANDAL, dan RKLRPL sudah
konsisten
- Pada tahap
konstruksi,
komponen
dampak penting
dari dokumen KA
dan dokumen
AMDAL sudah
konsisten.
- Pada tahap
konstruksi,
komponen
dampak penting
dari dokumen

No

Komponen

Dampak
Penting

KA
kerusakan jalan,
keresahan
masyarakat,
timbulnya
getaran yang
berlanjut pada
keretakan
bangunan,
dihasilkannya air
limbah dan
volume sampah,
tumbuhnya
sektor informal,
gangguan
kamtibnas,
gangguan
kesehatan
berbasis
lingkungan,
genangan/banjir,
tuntutan ganti
rugi, penurunan
muka air tanah,
penurunan
volume galian
tanah, gangguan
stabilitas tanah,
gangguan K3
(Kesehatan dan
Keselamatan
Kerja),
peningkatan
ceceran material,
peningkatan
kualitas udara,
peningkatan
komunitas
vegetasi,
peningkatan
estetika
lingkungan,
hilangnya
kesempatan kerja
- Tahap pasca
konstruksi:
Peningkatan
kesempatan kerja,
peningkatan
pendapatan,
kecemburuan
sosial, penurunan

Dokumen
ANDAL
dihasilkannya air limbah
dan volume sampah,
tumbuhnya
sektor
informal,
gangguan
kamtibmas, gangguan
kesehatan
berbasis
lingkungan,
potensi
genangan
banjir,
tertatanya pola aliran
air, tuntutan ganti rugi,
peningkatan tegangan
tanah, penurunan muka
air tanah, gangguan
stabilitas
tanah,
peningkatan
volume
galian tanah, gangguan
K3,
peningkatan
ceceran
material,
peningkatan komunitas
vegetasi, peningkatan
estetika
lingkungan,
hilangnya kesempatan
kerja.

- Tahap
pasca
konstruksi
Peningkatan
kesempatan
kerja,
penurunan
kualitas
udara,
penurunan
kinerja
jalan,
dihasilkannya sampah,

16

RKL-RPL
gangguan
kesehatan berbasis
lingkungan, potensi
genangan/banjir,
peningkatan
kebisingan,
timbulnya getaran,
keresahan
masyarakat,
peningkatan
tegangan
tanah,
tuntutan ganti rugi,
peningkatan volume
galian
tanah,
peningkatan
ceceran
material,
tertatanya
pola
aliran
air,
peningkatan kualitas
udara,
kerusakan
jalan, dihasilkannya
limbah, tumbuhnya
sektor
informal,
keretakan
bangunan,
dan
gangguan K3.
Dokumen RKL
- Tahap
Konstruksi
Sama
dengan
dampak
penting
RKL.

Dokumen RKL
- Tahap
pasca
konstruksi:
Pada dokumen RKL,
tahap
pasca
konstruksi disajikan
dalam tahap operasi
meliputi:

Keterangan
ANDAL, dan RKLRPL terdapat
perbedaan pada
dokumen RKL-RPL
dimana terdapat
dampak penting
baru yang tidak
dibahas pada
ANDAL yaitu
peningkatan
kualitas udara dari
kegiatan penataan
landscape.

Pada tahap
konstruksi,
komponen dampak
penting dari
dokumen KA,
ANDAL, dan RKL-RPL
sudah konsisten
hanya saja terdapat

No

Komponen

KA
kualitas udara
indoor dan

ambient,

peningkatan
kebisingan,
dihasilkannya air
limbah (B3) dan
sampah,
penurunan kinerja
jalan, gangguan
kesehatan
masyarakat,
gangguan
kamtibnas,
keresahan
masyarakat,
potensi genangan,
potensi
kebakaran,
gangguan
distribusi PDAM,
peningkatan
perekonomian
wilayah,
peningkatan
peluang usaha.

2.

Data

Data rona
lingkungan awal

Dokumen
ANDAL
dihasilkannya
limbah
B3,
gangguan
kesehatan masyarakat,
gangguan kamtibmas,
keresahan masyarakat,
potensi
genangan,
peningkatan
peluang
usaha,
gangguan
distribusi
PDAM,
peningkatan
jumlah
penduduk, gangguan
kesehatan
berbasis
lingkungan,
kesenjangan
sosial,
terjaganya kesehatan
lingkungan,
keselamatan pengguna
gedung.

Data rona lingkungan


hidup awal yang

17

RKL-RPL
Kesempatan kerja,
penurunan kualitas
udara, penurunan
kinerja
jalan,
dihasilkannya
sampah,
dihasilkannya
limbah
B3,
gangguan
kesehatan
masyarakat,
gangguan
kamtibmas, potensi
genangan,
peningkatan limbah
B3,
kesenjangan
sosial,
terjaganya
kesehatan
lingkungan,
keselamatan
pengguna gedung,
peningkatan
kebisingan,
dihasilkannya
air
limbah,
potensi
kebakaran,
dan
keselamatan
pengguna gedung.
Dokumen RPL
- Tahap
pasca
konstruksi:
Pada dokumen RPL,
tahap
pasca
konstruksi disajikan
dalam tahap operasi
meliputi: perkiraan
dampak
penting
yang sama dengan
RKL hanya terdapat
penambahan
keresahan
masyarakat,
peningkatan
peluang
usaha,
gangguan distribusi
PDAM,
dan
peningkatan jumlah
penduduk
pada
dokumen RKL.
-

Keterangan
perbedaan yaitu
pada dokumen RKLRPL tahap konstruksi
merupakan tahap
operasional.

Terdapat perbedaan
sistematika dalam

No

Komponen

KA
yang diperoleh
melalui hasil
observasi awal
maupun
pengumpulan data
sekunder adalah
sebagai berikut:
1. Kondisi fisikkimia, yang
meliputi letak
geografis, letak
fisiografi
(topografi,
geologi dan
jenis tanah,
data iklim
termasuk di
dalamnya
kecepatan dan
arah angin,
curah hujan,
sistem
transportasi
(kondisi ruang
jalan, kondisi
rambu, kondisi
parkir, kondisi
ruas jalan,

traffic
counting),

sistem drainase
(kondisi dan
permasalahann
ya).
2. Komponen
lingkungan
biologi, meliputi
pendataan
terhadap jenis
flora maupun
fauna yang
terdapat di
wilayah
pembangunan
tersebut.
3. Komponen
lingkungan
sosial-ekonomibudaya,
dimana
meliputi data-

Dokumen
ANDAL
terkena dampak antara
lain:
1. Komponen fisikkimia, meliputi data
letak geografis,
fisiografi (topografi,
geologi dan jenis
tanah, data iklim
termasuk di
dalamnya kecepatan
dan arah angin,
kelembapan dan
suhu udara, curah
hujan), sistem
transportasi (kondisi
rambu, kondisi
parkir, kondisi ruas
jalan, data traffic
counting yang
meliputi kapasitas
segmen jalan dan
derajat kejenuhan ,
analisa peramalan
lalu lintas dengan
pembangunan
kawasan,rekomenda
si terhadap
peningkatan
pelayanan), kualitas
udara dan
kebisingan, kualitas
air bersih, kualitas
air badan air, sistem
drainase.
2. Komponen biologi,
meliputi flora yang
ada di wilayah
studi.
3. Komponen
lingkungan sosialekonomi-budaya,
meliputi data
kependudukan,
pendidikan, struktur
penduduk
berdasarkan agama,
ekonomi.
4. Komponen
kesehatan
masyarakat meliputi
potensi kasus

18

RKL-RPL

Keterangan
deskripsi data rona
lingkungan awal,
dimana dalam
dokumen KA terdiri
dari kondisi fisik
kimia, komponen
lingkungan biologi,
dan komponen
lingkungan sosialekonomi-budaya.
Sedangkan pada
dokumen ANDAL,
terdiri dari 4
indikator dimana
ketiga hal yang
disampaikan diatas
ditambah dengan
komponen
kesehatan
masyarakat

No

3.

Komponen

Metode
Penelitian

Dokumen
ANDAL
penyakit,
sumberdaya
kesehatan, status
gizi masyarakat,
parameter sanitasi
lingkungan.

KA

data
kependudukan,
jumlah sarana
kebersihan,
jumlah sarana
pendidikan,stru
ktur penduduk
berdasarkan
agama,
Metode
pengumpulan
data dilakukan
melalui angket,
wawancara,
observasi, tes,
dokumentasi,
dan lain
sebagainya
Metode analisis
dilakukan secara
kualitatif dan
kuantitatif.
Metode
prakiraan
dampak penting
Metode Evaluasi
Secara Holistik
terhadap
Dampak
Lingkungan

Metode evaluasi secara


holistik

Keterangan

RKL-RPL

- Menggunakan
tabel untuk
dampak
lingkungan
- Menggunakan
tabel untuk
pemantauan
dampak
lingkungan
-

Sumber: Hasil Analisa, 2016

3.2

Evaluasi Keharusan
Evaluasi keharusan pada dokumen AMDAL adalah meliputi konsultasi publik, pelingkupan,

prakiraan dampak, serta evaluasi dampak. Berikut merupakan evaluasi keharusan pada dokumen
AMDAL Pembangunan Condotel, Apartemen, dan Toko The City Square.
Tabel 3.2 Evaluasi keharusan pada dokumen AMDAL Pembangunan Condotel, Apartemen, dan
Toko The City Square
No

Komponen

1.

Konsultasi
publik
Pelingkupan
Prakiraan
Dampak

2.
3.

Dokumen
ANDAL
Ada

KERANGKA ACUAN
Ada
Ada
Ada

Ada
Ada

19

RKL-RPL
Tidak Ada
Tidak Ada
Ada

No

Komponen

4.

Evaluasi
Dampak

Dokumen
ANDAL
Ada

KERANGKA ACUAN
Ada

RKL-RPL
Ada

Sumber: Hasil Analisa, 2016

Berdasarkan tabel diatas, muatan komponen konsultasi public dalam evaluasi keharusan
terdapat dalam dokumen Kerangka Acuan dan dokumen ANDAL, sedangkan dalam dokumen RKLRPL tidak ada. Konsultasi publik yang dilakukan dalam penyusunan dokumen KA dan ANDAL
bertujuan untuk menampung aspirasi masyarakat, baik berupa saran dan tanggapan mengenai
rencana pembangunan Condotel, Apartemen, dan Toko The City Square. Selain itu, masyarakat
juga dilibatkan dalam izin lingkungan. Dalam hal ini, konsultasi publik dilakukan dengan pemilihan

stakeholder yang merupakan masyarakat terdampak dalam rencana pembangunan yang akan
dilakukan.
Sedangkan berdasarkan tabel diatas, komponen pelingkupan telah dilakukan pada
penyusunan dokumen KA dan ANDAL. Pelingkupan ini berisi deskripsi mengenai rencana kegiatan
yang dilakukan pada masing-masing dokumen. Dimana dalam dokumen KA, pelingkupan ini
mendeskripsikan rencana kegiatan usaha, deskripsi rona lingkungan awal, hasil pelibatan
masyarakat, dampak penting hipotetik, serta batas wilayah studi dan batas waktu kajian. Pada
dokumen KA tidak terdapat penjelasan mengenai rona lingkungan awal pada lokasi studi yang
membahas kondisi kesehatan masyarakat, sedangkan pada dokumen ANDAL terdapat penjelasan
mengenai kondisi kesehatan masyarakat. Sehingga pemaparan mengenai deskripsi rona
lingkungan awal menjadi tidak konsisten. Pada dokumen KA pelingkupan mengenai batas wilayah
hanya menjelaskan mengenai batas wilayah studi, tanpa menjelaskan batas proyek, batas,
ekologis, batas, sosial, dan batas administrasi. Sedangkan pada dokumen ANDAL pelingkupan
tersebut memuat mengenai batas wilayah studi, dan batas waktu. Batas wilayah studi dibagai
menjadi batas proyek, batas ekologis, batas sosial, serta batas administrasi.
Evaluasi dampak telah dilakukan pada dokumen ANDAL. Evaluasi terdiri atas telaah
terhadap dampak penting, pemelihan alternatif terbaik, telaah sebagai dasar arahan pengelolaan
dan pemantauan lingkungan, serta kreteria kelayakan lingkungan.
3.3

Evaluasi Relevansi
Evaluasi relevansi analisis, adalah evaluasi terkait logis dan sistematis antara ANDAL

dengan RKL-RPL. Berikut merupakan evaluasi relevansi dokumen ANDAL dan RKL-RPL
Pembangunan Condotel, Apartemen, dan Toko The City Square.:
20

Tabel 3.3 Evaluasi relevansi dokumen ANDAL Pembangunan Condotel, Apartemen, dan Toko
The City Square
No.
1.

Analisis

Sumber: Hasil Analisa, 2016

ANDAL
Analisis yang dilakukan dalam dokumen ANDAL adalah analisis
prakiraan dampak yang dilakukan terhadap setiap jenis rencana
kegiatan pembangunan proyek dan terhadap komponen
lingkungan hidup. Analisis prakiraan dampak didasarkan pada
proyeksi kondisi lingkungan di masa datang serta indikator
tingkat kepentingan dampak. Metode evaluasi yang digunakan
untuk dampak penting holistik adalah metode bagan alir dimana
seluruh dampak penting dikaji keterkaitan dan pengaruhnya
dalam bentuk bagan alir, kemudian terhadap dampak tersebut
dilakukan telaah sebagai dasar pengelolaan. Perhitungan
perimbangan dampak positif dan negatif dilakukan berdasarkan
bengkajian terhadap variabel yaitu tingkat kondisi lingkungan,
tingkat perubahan kualitas lingkungan, dan 7 kriteria dampak
penting. Penentuan tingkat kondisi lingkungan dibedakan
menjadi skala 1, 2, 3, 4, dan 5. Penentuan tingkat perubahan
kualitas lingkungan dibedakan menjadi skala 1, 2, dan 3.

Tabel 3.4 Evaluasi relevansi dokumen RKL-RPL Pembangunan Condotel, Apartemen, dan Toko
The City Square
Kegiatan
PRA KONSTRUKSI
Penyampaian
Informasi
kepada
masyarakat
KONTRUKSI
Mobilisasi
Kerja

Dampak

Evaluasi Relevansi

Persepsi masyarakat
Keresahan masyarakat

Sudah relevan
Sudah relevan

Kesempatan Kerja

Sudah relevan (prioritas recruitment tenaga


kerja diarahkan diarahkan pada tenaga kerja
lokal di Kelurahan Sidosermo dengan cara
penyebaran
kuesioner
dan
wawancara
mendalam.
Sudah relevan

Tenaga

Mobilisasi peralatan
dan Material

Pembangunan
Pengoperasian
Direksi Keet

dan

Penurunan kualitas
udara
Penurunan kinerja
jalan
Potensi getaran
Keretakan bangunan
Peningkatan
kebisingan
Kerusakan jalan
Dihasilkannya sampah
Gangguan kamtibmas
Kesehatan berbasis
lingkungan

Sudah relevan
Sudah relevan
Sudah relevan
Sudah relevan
Sudah
Sudah
Sudah
Sudah

Dihasilkannya air
limbah

relevan
relevan
relevan
relevan

Sudah relevan

21

Kegiatan

Dampak
Tumbuhnya sektor
informal

Evaluasi Relevansi
Sudah relevan

Potensi
genangan/banjir

Dalam rencana pengelolaan juga dapat


dilakukan dengan pendekatan sosial ekonomi
budaya yaitu dengan penyampaian informasi
kepada masyarakat bahwa daerah sekitar
proyek akan berpotensi genangan/banjir.
Rencana pengelolaan yang berkaitan dengan
melakukan pengendalian tenaga kerja proyek
seharusnya pada pendekatan sosial ekonomi
dan budaya bukan pada pendekatan teknologi.
Sudah relevan

Penyiapan Lahan
Peningkatan
kebisingan

Pembangunan
pondasi

Pembangunan
Basement

Pembangunan
struktur atas gedung

Pembangunan
fasilitas
penunjang
gedung

Peningkatan
kebisingan
Timbulnya getaran
Keresahan masyarakat
Peningkatan
ketegangan tanah
Ganti rugi
Keretakan bangunan
Penurunan kinerja
jalan
Peningkatan volume
galian tanah
Peningkatan
kebisingan
Peningkatan
kebisingan
Penurunan kualitas
udara
Timbulnya ceceran
material
Gangguan K3
Tertatanya pola aliran
air

Sudah relevan
Sudah relevan
Sudah relevan
Sudah relevan
Sudah relevan
Sudah relevan
Sudah relevan
Sudah relevan
Sudah relevan
Sudah relevan
Sudah relevan
Sudah relevan
Sudah relevan

Penataan landscape

Peningkatan kualitas
udara

Sudah relevan

OPERASIONAL
Rekruitmen tenaga
kerja

Kesempatan kerja

Sudah relevan
Sudah relevan

Kegiatan Operasional
Condotel

Penurunan kualitas
udara
Penurunan kinerja
jalan
Dihasilkannya sampah
Dihasilkannya limbah
B3
Gangguan Kesehatan
Masyarakat
Gangguan kamtibmas

Sudah relevan
Sudah relevan
Sudah relevan
Sudah relevan
Sudah relevan

22

Kegiatan

Kegiatan operasional
apartemen

Dampak
Keresahan masyarakat
Potensi genangan
Peluang usaha baru
Gangguan distribusi air
PDAM
Penurunan kinerja
jalan
Penurunan kualitas
udara

Evaluasi Relevansi
Sudah
Sudah
Sudah
Sudah

Sudah relevan
Rencana pengelolaan yang berkaitan dengan
kewajiban dan himbauan kepada para
penghuni apartemen seharusnya pada
pendekatan sosial ekonomi dan budaya bukan
pada pendekatan teknologi.
Sudah relevan

Gangguan distribusi air


PDAM
Dihasilkannya air
limbah
Dihasilkannya sampah
Peningkatan jumlah
penduduk

Sudah relevan
Sudah relevan
Rencana pengelolaan seharusnya dilakukan
dengan pendekatan institusi juga yaitu dengan
koordinasi melalui pihak kepolisian maupun
kelurahan setempat terkait identitas penghuni.
Sudah relevan

Gangguan kesehatan
berbasis lingkungan
Potensi genangan
Peningkatan limbah B3

Kegiatan operasional
toko

relevan
relevan
relevan
relevan

Kesenjangan sosial
Potensi kebakaran
Penurunan kinerja
jalan
Potensi genangan
Gangguan kamtibmas
Peningkatan limbah B3
Terjaganya kesehatan
lingkungan
Keselamatan dan
kenyamanan pengguna
gedung

Sudah relevan
Rencana pengelolaan yang berkaitan dengan
himbauan kepada para penghuni apartemen
terkait cara pengelolaan limbah B3 seharusnya
pada pendekatan sosial ekonomi dan budaya
bukan pada pendekatan teknologi.
Sudah relevan
Sudah relevan
Sudah relevan
Sudah
Sudah
Sudah
Sudah

relevan
relevan
relevan
relevan

Sudah relevan

Sumber: Hasil Analisa, 2016

3.4

Evaluasi Kedalaman
a. Dokumen KA
-

Data: Pada dokumen KA semua data sudah cukup lengkap dijelaskan dalam dokumen
tersebut, dimana penjelasan dari deskripsi setiap data diperkaya dalam bentuk tabel,
foto dokumentasi, maupun peta untuk memperjelas kondisi eksisting di wilayah studi.
23

Namun begitu, pada subbab penjelasan data rona lingkungan awal bagian komponen
lingkungan biologi terdapat penjelasan informasi yang tidak beruntut dan tidak
berhubungan dari satu halaman ke halaman lain, sehingga data tidak dapat
disampaikan dan dipahami secara utuh.
-

Analisis: Terdapat beberapa data yang masih disampaikannya secara makro saja
sehingga informasi yang diberikan tidak optimal. Contohnya dalam penjelasan
Operasional Apartemen, Operasional Condotel, dan Operasional toko dalam Tahap
Konstruksi tidak dijelaskan secara detail dampak yang akan dihasilkan dari kegiatan
tersebut.

Substansi: Ditinjau dari segi substansi, isi dari Dokumen AMDAL Kerangka Acuan
(KA) Rencana Pembangunan Condotel, Apartemen, dan Toko The City Square sudah
lengkap.

b. Dokumen ANDAL
-

Data: Semua data yang digunakan sudah cukup lengkap dimana setiap data dan
dokumentasi disertai dengan sumber data. Namun, masih terdapat beberapa data yang
kurang seperti data jumlah tiang untuk pondasi pada tahap proyek, jumlah total
apartemen pada tahap operasional, data jumlah total kamar pada tahap operasional, data
jumlah total toko pada tahap operasional, dan tidak adanya penjelasan mengenai dampak
terhadap kamtibmas pada bagian dampak penting hipotetik.

Analisis: Analisis yang digunakan dalam memproyeksikan kondisi di masa yang akan
datang (terhadap komponen-komponen masing-masing kegiatan) sudah detail dan
dilakukan berdasarkan ketentuan teknis yang berlaku, namun dalam penentuan skala
kondisi lingkungan dan perubahan kualitas lingkungan tidak jelas landasannya. Selain itu,
indikator penentuan hasil evaluasi dampak kegiatan terhadap komponen lingkungan juga
tidak jelas landasannya.

Substansi: pembahasan mengenai prakiraan dampak penting holistik sudah lengkap.

c. Dokumen RKL-RPL
-

Dokumen RKL: pada dokumen RKL matriks atau tabel pengelolaan lingkungan hidup
yang disajikan sudah cukup lengkap yaitu terdiri dari dampak lingkungan yang dikelola,
sumber dampak, indikator keberhasilan pengelolaan lingkungan hidup, bentuk
pengelolaan lingkungan hidup (pendekatan sosial ekonomi budaya, pendekatan teknologi,

24

dan pendekatan institusi), lokasi pengelolaan lingkungan hidup, periode pengelolaan


lingkungan hidup, serta institusi pengelolaan lingkungan hidup.
-

Dokumen RPL: pada dokumen RPL matriks atau tabel pemantauan lingkungan hidup
yang disajikan sudah cukup lengkap yaitu terdiri dari jenis dampak yang timbul,
indikator/parameter, sumber dampak, bentuk pemantauan lingkungan hidup (metode
pengumpulan dan analisa data, lokasi pantau, waktu dan frekuensi), serta institusi
pemantauan lingkungan hidup (pelaksana, pengawas, dan penerima laporan).

25

BAB IV
PENUTUP
4.1

Kesimpulan

Adapun kesimpulan yang didapat dari pembahasan ini meliputi:


-

Dokumen AMDAL dapat dideskripsikan menjadi deskripsi rencana kegiatan pembangunan,


deskripsi pelingkupan, deskripsi prakiraan dan evaluasi dampak penting, dan deskripsi
pengelolaan dan pemantauan dampak penting.

Pada dokumen AMDAL Pembangunan Condotel, Apartemen dan Toko The City Square,
untuk deskripsi:
a. Deskripsi rencana kegiatan pembangunan dapat diperoleh dari dokumen KA
Pembangunan Condotel, Apartemen dan Toko The City Square yang dirinci dalam
tabel rencana kegiatan pembangunan dan tahapan pembangunannya dibagi atas
tahap pra konstruksi, konstruksi, dan pasca konstruksi.
b. Deksripsi pelingkupan yang berisi batas wilayah studi, batas waktu kajian, identifikasi
dampak penting, dan kedalaman studi AMDAL. Penjelasan keempat hal tersebut
dapat diperoleh dari dokumen ANDAL Pembangunan Condotel, Apartemen dan Toko
The City Square.
c. Deskripsi prakiraan dan evaluasi dampak penting dibagi atas prakiraan dampak besar
dan penting dan evaluasi dampak penting. Kedua hal tersebut dapat diperoleh dari
dokumen ANDAL Pembangunan Condotel, Apartemen dan Toko The City Square.
d. Deskripsi pengelolaan dan pemantauan dampak penting dapat diperoleh dari
dokumen

Rencana

Pengelolaan

Lingkungan

(RPL) dan dokumen

Rencana

Pemantauan Lingkungan Hidup (RPL) Pembangunan Condotel, Apartemen dan Toko


The City Square.
-

Pada tahap konstruksi terdapat perbedaan dampak penting dari dokumen ANDAL
dengan dokumen RKL-RPL, yaitu terdapat perbedaan pada dokumen RKL-RPL dimana
terdapat dampak penting baru yang tidak dibahas pada ANDAL yaitu peningkatan
kualitas udara dari kegiatan penataan landscape.

Pada dokumen KA tidak terdapat penjelasan mengenai rona lingkungan awal pada
lokasi studi yang membahas kondisi kesehatan masyarakat, sedangkan pada dokumen
ANDAL terdapat penjelasan mengenai kondisi kesehatan masyarakat sehingga
pemaparan mengenai deskripsi rona lingkungan awal menjadi tidak konsisten.
26

Pada dokumen KA pelingkupan mengenai batas wilayah hanya menjelaskan mengenai


batas wilayah studi, tanpa menjelaskan batas proyek, batas, ekologis, batas, sosial,
dan batas administrasi.

Pada analisis relevansi terdapat kegiatan dan dampak penting yang tidak relevan
dengan pendekatan yang digunakan.

4.2

Rekomendasi
Berdasarkan hasil evaluasi berikut merupakan rekomendasi yang diusulkan:
1. Pada penyususuan dokumen AMDAL yang terdiri atas KA, ANDAL, RKL-RPL seharusnya
menggunakan data dampak penting yang sama terutama pada dokumen ANDAL dengan
dokumen RKL-RPL karena pada dokumen ANDAL Pembangunan Condotel, Apartemen dan
Toko The City Square terdapat perbedaan dengan dokumen RKL-RPL.
2. Menambahkan pelingkupan pada dokumen KA sesuai dengan sistematika KA yang telah
ditentukan dan antara dokumen KA dan ANDAL terkait subtansi maupun penjelasannya
juga harus sesuai.
3. Menggunakan pendekatan yang sesuai dengan dengan program kegiatan pada dokumen
RKL-RPL baik pendekatan sosial ekonomi budaya, pendekatan tekonologi, dan
pendekatan institusi.

27