Anda di halaman 1dari 2

Nama : dr.

Rebekka Pita Uli

Gullain Bairre Syndrome


Gejala Klinis: keluhan simetris, ascending, progresif, biasanya pada bagian tubuh bawah, bisa
mengenai motorik, sensorik, dan autonom
Pada pemeriksaan neurologi refleks fisiologis menurun atau tidak ada
Pemeriksaan penunjang: EMG dapat membantu mennujukkan gambaran demielinisasi
Pemeriksaan gold standard: pungsi lumbal, hasil: disosiasi sito albumin (kenaikan jumlah
albumin tanpa disertai kenaikkan sel darah putih)1

Myasthenia Gravis
Gejala Klinis: Kelemahan biasanya muncul dari daerah okular lalu ke wajah dan otot-otot bulbar
lalu berlanjut ke badan dan ekstermitas. Kelamahan muncul saat setelah aktifitas atau pada sore
hari karena suhu tubuh pada sore hari meningkat dan mempengaruhi jumlah asetilkolin yang ada,
pada suhu yang meningkat asetilkolin akan rusak.
Pemeriksaan penunjang :
1. Tes Tensilon (edrofonium klorida)
Berguna untuk membantu mendiagnosis atau membedakan krisis miastenik atau kriris
kolinergik. Dimulai dengan pemberian edroforium klorida dengan dosis 2 mg dan boleh
diberikan dosis maksimal 10 mg secara intravena. Dosis boleh dinaikkan jika tidak ada
efek dari obatnya, harus di[antu efek samping kolinergik. Waktu paruh edrofonium
klodira adalah 10 menit. JIka pasien tidak menunjukkan perbaikkan klinis setelah
pemberian maksimal maka pasien mengalami krisi kolnergik bukan miastenia gravis

2.

Tes Prostigmin (neostigmine bromide)

Saat obat diberikan akan memberikan perbaikan klinis dalam 10-15 manit dan bertahan
1-3 jam.
3.

Tes Hitung
Meminta pasien untuk menghitung dari 1 hingga 100 maka suara akan mengecil.

4.

Ice pack test


Meletakkan es tepat diatas kelopak mata dan akan memperbaikki ptosisnya. Es dibungkus
sarung tangan atau handuk lalu diletakkan secara lembut di atas kelopak mamta selam 2
menit atau 5-10 menit. Dikatakan psositif jika terdapat resolusi ptosis.

Pemeriksaan gold standard : tes antibody anti-acetylcholine receptor (AChR)2,3


Daftar Pustaka
1. Andary

MT.

Gullain

Barre

Syndrome.

Available

http://emedicine.medscape.com/article/315632-overview. Accessed on 12th

at:
Decmber

2105
2. Shah

AK.

Myasthenia

Gravis.Available

http://emedicine.medscape.com/article/1171206-overview. Accessed on 12th

at:
Decmber

2105
3. Harkitasari S. Diagnosis dan Terapi Miastenia Gravis pada Anak. CDk-226/vol 42 no.3,
th.2015,p.183.