Anda di halaman 1dari 4

BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Kegiatan penelitian geologi ini pada dasarnya adalah mempelajari kondisi
geologi yang ada di daerah penelitian yang meliputi geomorfologi, stratigrafi,
struktur geologi, sejarah geologi dan geologi lingkungan. Dengan mengetahui
kondisi geologinya, maka dapat diperkirakan potensi sumber daya alam yang
terdapat di daerah itu, yang selanjutnya dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan
manusia.
Dari tinjauan geologi, daerah penelitian merupakan daerah yang menarik.
Daerah penelitian merupakan daerah yang mempunyai keanekaragaman litologi,
morfologi, dan struktur geologi yang cukup kompleks. Hal ini dapat diketahui dari
hasil interpretasi peta geologi regional dan survei geologi pendahuluan yang telah
dilakukan.
Pada daerah penelitian terdapat pembangunan jalan tol yaitu Jalan Tol
SemarangSolo, jalan tol Semarang-Solo ini adalah jalan tol di provinsi Jawa
Tengah, Indonesia. Jalan Tol SemarangSolo menghubungkan Kota Semarang,
Salatiga dan Surakarta melewati 3 kabupaten, yaitu Kabupaten Semarang,
Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Sukoharjo. Tol ini mulai dibangun tahun 2009
oleh Jasa Marga dengan total lintasan sepanjang 72,64 km dan sampai saat ini
pembangunannya masih berlangsung. Jalan tol ini merupakan bagian dari Jalan
Tol Trans Jawa yang menghubungkan Jalan Tol Semarang dengan Jalan Tol SoloNgawi yang juga telah mulai konstruksi.

Berdasarkan hal di atas, maka penulis tertarik untuk melakukan pemetaan


geologi di daerah Pabelan dan sekitarnya, Kecamatan Pabelan, Kabupaten
Semarang, Propinsi Jawa Tengah, dengan judul Geologi Dan Mitigasi Bencana
Geologi Pada Jalan Tol Daerah Desa Pabelan Dan Sekitarnya, Kecamatan
Pabelan, Kabupaten Semarang, Propinsi Jawa Tengah.
B. Rumusan Masalah
1. Bagaimana keadaan geologi daerah Pabelan dan sekitarnya, meliputi
litologi, geomorfologi, stratigrafi, struktur geologi dan lain-lain ?
2. Apa pengertian dari mitigasi bencana ?
3. Bagaimana Kebijakan dan Strategi dalam Mitigasi Bencana ?
4. Bagaimana Memanajemen mitigasi Bencana ?
5. Apa Langkah-lagkah yang harus dilakukan bila terjadi suatu bencana ?
C. Maksud dan Tujuan Penelitian
Maksud dari pemetaan geologi di daerah Pabelan dan sekitarnya,
Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, Propinsi Jawa Tengah, adalah untuk
memenuhi persyaratan kurikulum tingkat Sarjana pada Jurusan Teknik Geologi,
Fakultas Teknologi Mineral, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta.
Tujuan pemetaan geologi ini adalah untuk mengetahui dan memetakan
daerah penelitian, sehingga diperoleh data geologi yang meliputi geomorfologi,
urutan stratigrafi, struktur geologi, geologi lingkungan, dan geologi sejarah. Hasil
dari pemetaan meliputi peta lintasan dan lokasi pengamatan, peta geomorfologi
dan peta geologi.

D. Asumsi dan Hipotesis

Bencana merupakan kejadian yang tiba-tiba atau musibah yang besar yang
menganggu susunan dasar dan fungsi normal dari suatu masyarakat (atau
komunitas). Satu kejadian atau serangkaian kejadian yang menimbulkan korban
dan atau kerusakan atau kerugian harta benda, infrastruktur, pelayanan-pelayanan
yang penting atau sarana kehidupan pada satu skala yang brada diluar kapasitas
normal dari komunitas-komunitas yang terlanda untuk mengatasinya.
Bencana kadang kala juga dapat menggambarkan situasi bencana besar
dimana pola-pola normal khidupan (atau ekosistim) teah terganggu dan intervensiintervensi darurat dan luar biasa diperlukan untuk menyelamatkan dan
mengamankan kehidupan manusia dan atau lingkungan. Bencana-bencana sering
dikategorikan sesuai dengan penyebab-penyebab yang dirasakan dan kecepatan
dampak.
Bencana alam merupakan peristiwa luar biasa yang dapat menimbulkan
penderitaan luar biasa pula bagi yang mengalaminya. Bencana alam juga tidak
hanya menimbulkan luka atau cedera fisik, tetapi juga menimbulkan dampak
psikologis atau kejiwaan. Hilangnya harta benda dan nyawa dari orang-orang
yang dicintainya, membuat sebagian korban bencana alam mengalami stress atau
gangguan kejiwaan. Hal tersebut sangat berbahaya terutama bagi anak-anak yang
dapat terganggu perkembangan jiwanya.
Mengingat dampak yang luar biasa terebut, maka penanggulangan bencana
alam harus dilakukan dengan menggunakan prinsip dan cara yang tepat. Selain
itu, penanggulangan bencana alam juga harus menyeluruh tidak hanya pada saat
terjadi bencana tetapi pencegahan sebelum terjadi bencana dan rehabilitas serta

rekonstruksi setelah terjadi bencana. Maka dari itulah penulis mengambil judul
geologi dan mitigasi bencana geologi pada jalan tol, karena kebetulan pada daerah
Pabelan dan sekitarnya terdapat pembangunan jalan tol.
E. Kegunaan Penelitian
Penelitian ini berguna untuk mengetahui kondisi geologi permukaan yang
meliputi geomorfologi, stratigrafi dan struktur geologi, yang pada akhirnya dapat
digunakan untuk menentukan sejarah geologi dan aspek-aspek geologi lingkungan
serta berguna untuk mengetahui bagaimana memanagemen suatu bencana yang
mungkin terjadi di daerah Pabelan dan sekitarnya, Kecamatan Pabelan, Kabupaten
Semarang, Propinsi Jawa Tengah.