Anda di halaman 1dari 8

LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI

KLASIFIKASI MAHLUK HIDUP


(Keanekaragaman Manusia)

Disusun oleh :

Yashinta Devi (15307141033)

Prodi Kimia (E)


Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Negeri Yogyakarta
2015

A. Tujuan
1. Memahami prinsip dasar klasifikasi mahluk hidup
2. Melakukan klasifikasi menggunakan dasar tertentu
B. Dasar Teori
Klasifikasi mahluk hidup adalah cara ahli biologi mengelompokkan dan
mengkategorikan spesies dari organisme yang punah maupun yang hidup.
Klasifikasi modern berakar pada sistem Carolus Linnaeus, yang mengelompokkan
spesies menurut kesamaan sifat fisik yang dimiliki. (Laurin, 2010).

Keanekaragaman pada manusia merupakan salah satu fenomena yang terjadi di


alam yang secara alamiah dapat dijelaskan melalui ilmu genetika. Menurut
Nugroho (2009), Genetika atau ilmu keturunan adalah cabang dari ilmu hayat yang
mempelajari

turun-temurunnya

sifat-sifat

induk

atau

orang

tua

kepada

keturunannya.
Kenaekaragaman pada manusia dapat kita amati melalui identifikasi ciri atau
karakter yang dapat kita lihat maupun harus melalui pemeriksaan sehingga dapat
membedakan manusia satu dengan yang lain melaui fenotip. Fenotip adalah
karakteristik yang dapat diukur atau sifat berbeda apapun yang dimiliki oleh
organisme. Fenotip yang tampak secara langsung misalnya warna kulit, bentuk
rambut dan panjang jari. Sementara fenotip yang tidak tampak memerlukan
pemeriksaan khusus agar dapat diidentifikasi, misalnya golongan darah, taster
feniltiokarbamida, dan lain sebagainya. (Nugroho, 2009).
Penurunan sifat dari satu generasi ke generasi berikutnya disebut pewarisan
sifat atau hereditas. Akan tetapi, anak lelaki dan perempuan bukan merupakan
salinan identik dari orangtua maupun saudara-saudaranya. Selain kemiripan yang
terwariskan, terdapat pula variasi. (Campbell, 2011).
Proses klasifikasi manusia dapat dilakukan dengan memperhatikan beberapa
hal, yaitu :
1. pewarisan sifat autosom atau sel tubuh (Nugroho, 2009), terbagi menjadi :
a. Pewarisan sifat autosomal dominan : ditentukan oleh gen-gen yang
terdapat di dalam DNA pada autosom (kromosom somatis) dengan
genotip dominan (huruf kapital). Apabila genotip dominan ini ada,
maka sifat tertentu yang diturunkan akan muncul fenotipnya (sifat yang
tampak). Sifat pada manusia berdasarkan pewarisan sifat autosomal
dominan diantaranya:
- Daun telinga bebas
- Lesung pipit
- Lekuk dagu
- Ketebalan rambut tangan, lengan dan dada
- Kemampuan membengkokkan ibu jari
- Pangkal rambut dahi runcing
b. Pewarisan sifat autosomal resesif : ditentukan oleh gen-gen yang
terdapat di dalam DNA pada autosom ( kromosom somatis) dengan
genotip resesif (huruf kecil). Beberapa pewarisan sifat dari gen
autosomal resesif pada manusia antara lain :
- Mata biru (gen resesif b)
- Hidung pesek
2. Golongan Darah

Sistem penggolongan darah ABO didasarkan pada ada atau tidaknya


antigen A dan antigen B pada eritrosit (sel darah merah) serta ada atau
tidaknya antibodi A dan antibodi B di dalam serum darah. (Nugroho,
2009).
Alel dalam
kromosom

Antigen
Genotip

dalam
eritrosit

Golongan
darah

IA

IAIA atau IAi

IB

IBIB atau IBi

IA dan IB

IAIB

A dan B

AB

Ii

3. Jenis Kelamin
Menurut Nugroho (2009), di dalam sel somatis manusia terdapat 22
pasang atau 44 buah autosom dan sepasang kromosom dengan rincian:
a. Wanita : 44A+XX
b. Laki-laki : 44A+XY
Untuk menentukan keanekaragaman manusia, biasanya menggunakan cakram
genetika dengan 6 ciri-ciri. Lima ciri diantaranya dilihat dari fenotip yang ada,
sementara ciri yang lainnya adalah melalui fenotip golongan darah ABO. Keenam ciri
tersebut adalah:
a.
b.
c.
d.
e.
f.

Ujung daun telinga


Ibu jari
Warna mata
Rambut lurus atau tidak
Adanya rambut pada ruas tengah pada jari tangan
Golongan darah ABO

Gambar cakram genetika manusia


C. Alat dan Bahan
Alat:
a. Alat tulis
Bahan:
a. Manusia ( mahasiswa dan mahasiswi prodi Kimia 2015 kelas E)
b. Cakram genetika

D. Langkah Kerja
Masing- masing mahasiswa(i) Kimia E mendapatkan
kertas berisi gambar cakram genetika manusia

Mencentang cakram genetika dimulai dari bagian tengah


sesuai dengan data diri

Mencentang pilihan opsi pada cakram genetika


dilanjutkan ke lingkaran kedua sampai lingkaran
terluar

Melaporkan nomor yang diperoleh kepada salah satu


teman yang bertugas mendata

Mengelompokkan teman-teman sekelas yang memiliki


nomor sama

Membedakan teman-teman yang memiliki nomor sama


berdasarkan sifat/karakter tertentu

E. Data Pengamatan
NIM
15307141033

NAMA
MAHASISWA(I)
Yashinta Devi

NOMOR
CAKRAM
125

15307141035

Dian Juwita Putri


Ariyani

124

15307141036

Zuhdi Saputro

125

15307141037

Ananda Dipta Swatejasa

124

15307141038
15307141039

Isnaini Miftakhul K
Soffa Farida Annur

056
106

15307141040

Cici Nurhidayati

124

15307141 041

Aprian Nugroho

044

15307141 042

Laely Permanasari

104

KETERANGA
N
Perempuan
Perempuan, tidak
berlesung pipit,
wana kulit tidak
kuning
langsat,tidak bisa
menggulung
lidah
Laki-laki
Laki-laki, warna
kulit tidak kuning
langsat
Perempuan
Perempuan, tidak
berlesung
pipit,warna kulit
tidak kuning
langsat, bisa
menggulung
lidah
Warna kulit tidak
kuning langsat
-

15307141 043
15307141 044
15307141 045
15307141 046
15307141047
15307141048

Oktanio Sigit Prawoko


Indri Dwi astuti
Miftahul jannah

106
108
042

Yulifah Kusuma Wardani

098

Rama Chrismara

116

Muhammad Yuliantito
Budiono

108

Bernadeta Elsa
Yuningsih
Muhammad Fachry
Alauddin

100

Salwa Kamila
Upi Prima Santi

057
098

Nuraini Agustina
Rosyid Shidiq
Hidayatulloh

051

Sintani Nur Choirin

124
050

15307144003
15307144004
15307144007
15307144008

Anastasia Palupi
Wijayanti
Muhammad Saruhum
Harahap
Prisca Caesa
Moneteringtyas
Kurnia Kusuma Devi
Nur Hasna Nafiisah
Fransiska Mery Cahyani
Ardani Hammam N M

15307144009

Dewi Cahyaningrum

124

15307144010

Faris Irmandaru
Herlambang Hadi
Wiratmo

15307141 049
15307141 050
15307141051
15307141052
15307I41053
15307141054
15307141055

15307141056
15307141057
15307144001

15307144011

124

108

Laki-laki
Perempuan
Tidak bisa
menggulung
lidah
Laki-laki
Laki-laki, lidah
tidak dapat
digulung
Laki-laki, warna
kulit sawo
matang
Perempuan
Bisa menggulung
lidah
Laki-laki, lidah
dapat digulung
Perempuan, tidak
berlesung
pipit,warna kulit
kuning langsat
-

044

Warna kulit
kuning langsat

116

Perempuan

053
058
036
052
057

Perempuan,
berlesung pipit
Laki-laki

113

F. Pembahasan
Keanekaragaman gen individu menunjukkan jumlah total dari karakteristik gen
yang dapat diamati. Setiap individu memiliki gen yang berbeda-beda. Tidak ada dua
orangpun yang memiliki gen yang sama persis. Sekalipun dua orang tersebut kembar
identik. Keanekaragaman gen pada manusia dapat dilihat dari fenotip atau sifat yang
tampak dari penampilan fisik. Dengan bantuan cakram genetika, keanekaragaman

gen

individu

dapat

diketahui

melalui

sifat

yang

tampak

atau

fenotip.

Keanekaragaman tersebut diperoleh atau diturunkan dari orang tua. Sifat-sifat


genetika meliputi sifat dominan dan resesif. Sifat dominan diantaranya : ujung daun
telinga yang bebas atau menggantung, warna mata biru, kemampuan menggulung
lidah, dan warna kulit sawo matang (tidak kuning langsat). Sementara kebalikan dari
sifat dominan tersebut adalah sifat resesif. Selain dari fenotip yang tampak tersebut,
juga terdapat fenotip yang harus dilkukan berdasarkan pemeriksaan (medis) yaitu
golongan darah ABO.
Berdasarkan tabel hasil pengamatan didapatkan data yaitu terdapat 6 pasang
mahasiswa(i) yang memiliki nomor yang sama pada cakram genetika (125, 098, 044,
116,106 dan 057), 6 orang memiliki nomor cakram genetika yang sama (124) , 3
orang yang memiliki nomor cakram genetika sama (108) dan 11 orang mahasiswa(i)
tidak memiliki nomor cakram genetika yang sama dengan yang lain. Nomor cakram
genetika yang memiliki koresponden lebih dari satu orang mahasiswa(i) adalah:
1. Nomor cakram 125
a. Yashinta Devi : Perempuan
b. Zuhdi Saputro : Laki-laki
2. Nomor cakram 124
a. Dian Juwita : Perempuan, tidak berlesung pipit, wana kulit tidak kuning
langsat,tidak bisa menggulung lidah
b. Cici Nur Hidayati : Perempuan, tidak berlesung pipit,warna kulit tidak
kuning langsat, bisa menggulung lidah
c. Muhammad Fachry Alauddin : Laki-laki, warna kulit kuning langsat
d. Ananda Dipta S : Laki-laki, warna kulit tidak kuning langsat
e. Sintani Nur Choirin : Perempuan, tidak berlesung pipit,warna kulit kuning

3.
4.

5.
6.
7.

langsat
f. Dewi Cahyaningrum : Perempuan, berlesung pipit
Nomor cakram 044
a. Aprian Nugroho : Warna kulit tidak kuning langsat
b. Muhammad Saruhum Harahap : Warna kulit kuning langsat
Nomor cakram 108
a. Rosyid Shiddiq Hidayatulloh : Laki-laki, bisa menggulung lidah
b. Muhammad Yuliantito Budiono: Laki-laki, tidak bisa menggulung lidah
c. Indri Dwi Astuti : Perempuan
Nomor cakram 098
a. Yulifah Kusuma Wardani : Tidak bisa menggulung lidah
b. Upi Prima Santi: Bisa menggulung lidah
Nomor cakram 116
a. Prisca Caesa Moneteringtyas : Perempuan
b. Rama Chrismara : Laki-laki
Nomor cakram 057
a. Salwa Maharani : Perempuan
b. Faris Irmandaru : Laki-laki

8. Nomor cakram 106


a. Soffa Farida Annur : Perempuan
b. Oktanio Sigit Prawoko : Laki-laki
Berdasarkan data pengamatan kelas kimia E 2015, sebelas anak yang tidak
memiliki nomor cakram genetika sama adalah:
1. Nomor cakram 056: Isnaini Miftakhul K
2. Nomor cakram 104: Laely Permanasari
3. Nomor cakram 042: Miftahul Jannah
4. Nomor cakram 100: Bernadeta Elsa Y
5. Nomor cakram 051: Nuraini Agustina
6. Nomor cakram 050: Anastasia Palupi W
7. Nomor cakram 053: Kurnia Kusuma Devi
8. Nomor cakram 058: Hasna Nur Nafiisah
9. Nomor cakram 036: Fransiska Mery Cahyani
10. Nomor cakram 052: Ardani Hammam N M
11. Nomor cakram 113: Herlambang Hadi Wiratmo
Ciri-ciri fisik dari pengamatan dapat digunakan sebagai dasar dalam membantu
kita membedakan manusia yang satu dengan yang lain. Walaupun beberapa orang
mahasiswa(i) memiliki nomor cakram genetika yang sama, mereka tetap memiliki
ciri khas masing-masing.
G. Kesimpulan
Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa
prinsip dasar klasifikasi mahluk hidup adalah persamaan dan perbedaan sifat atau
karakter, dan klasifikasi dapat dilakukan menggunakan dasar tertentu salah satunya
pada keanekaragaman manusia dilakukan dengan menggunakan cakram genetika
dengan mengamati persamaan dan perbedaan fenotip pada manusia.
Daftar Pustaka
Campbell,dkk. 2011. Biologi Jilid I Edisi Kelima. Jakarta : Erlangga.
Laurin, Michel. 2010. The Subjective Nature of Linnaean Categories and Its
Impact in Evolutionary Biology and Bidiversity.______:_______.
Nugroho, Heru SW. 2009. Memahami Genetika dengan Mudah. Yogyakarta:
Nuha Medika.