Anda di halaman 1dari 4

TEKNOLOGI CRUSHING (PEREMUKAN) DAN GRINDING (PENGGERUSAN)

I. CRUSHING (PEREMUKAN)
Crushing (peremukan) adalah proses reduksi ukuran dari bijih yang berukuran kasa
r menjadi bijih dengan ukuran yang lebih halus. Crushing (peremukan) dapat dilak
ukan dengan menggunakan beberapa teknologi, tetapi pada kesempatan kali ini kami
akan menjelaskan mengenai crushing dengan menggunakan teknologi series Barmac B
-.
I.1 Deskripsi Barmac VSI
Metso teknologi mineral dan berpengalaman dalam bidang design, aplikasi, dan ser
vis untuk peremuk batuan telah menciptakan autogeneus VSI crusher. Barmac VSI m
enggunakan sistem yang menyerupai air terjun untuk menghasilkan aliran kedua mat
erial, dalam pengontrolan kuantitas, ke dalam dapur penghancur turbulen, yang di
sebabkan oleh beban akibat sejumlah populasi partikel dalam dapur. Hal ini menin
gkatkan transfer energi antara partikel, dan menghasilkan total produk yang besa
r berupa tonase yang dinyatakan dalam Hp/Kw. Barmac memberikan banyak keuntungan
diantaranya mengurangi total biaya yang digunakan per ton dengan meningkatkan e
fisiensi energi, mengurangi penggunaan biaya, dan proses yang lebih cepat.

Gambar 1. Produk Barmac

I.2 Keistimewaan Barmac VSI :


Biaya yang digunakan lebih kompetitif, khususnya ketika digabungkan deng
an konvensional crushing.
Servis atau perawatan yang rendah sehingga biaya mengurangi operasi.
Teknologi rock on rock yang meminimalisasi penggunaan berbagai perlengka
pan.
Cepat dan mudah dipasang. Cruser membutuhkan penopang atau rangka yang t
idak terlalu banyak sehigga bersifat portabel dan mudah dipindahkan.
Mempunyai kemampuan untuk mengontrol ukuran produk, sangat baik untuk me
maksimalkan dan meminimalkan produk.
Produk yang dihasilkan berupa kubus.
Mineral memiliki derajat liberasi yang besar dan meningkatkan nilai reco
very.
Sistem kerja yang istimewa
Lebih toleran daripada konvensional crusher untuk kondisi feed yang suli
t.
Keseimbangan rotor yang cepat dimana mudah digunakan dan diperbaiki
Sederhana
Memiliki banyak model yang sesuai digunakan untuk beraneka kapasitas pad
a tertiary atau quaternary.
Tabel 1. Penggunaan Barmac Pada Berbagai Aplikasi

I.3 Area Aplikasi Barmac


I.3.1 Pada aggregasi dan pasir
Pada industri quarry, barmac dapat dioperasikan pada sirkuit tertutup maupun ter
buka, bergantung pada tipe aggregasi dan spesifikasi yang diinginkan. Pada bidan
g ini barmac digunakan untuk industri manufaktur pasir, untuk proses konsentrasi
dan aggregsi aspal, dan bahan pembuatan jalan.
Gambar 2. Aplikasi Barmac Menghasilkan Pasir dan Agregat Berkualitas Tinggi.
I.3.2 Dalam indusri mineral
Dalam sektor ini barmac sangat terkenal untuk efektivitas biaya dengan perlengka
pan peremuknya untuk industri alat potong. Misalnya pada tambang intan dan sekto
r lainnya, dimana dengan barmac pemisahan intan dari mineral pengotor lebih efek
tif.
Gambar 3. Barmac Dapat Memproses Pemisahan Mineral dengan Pengotornya
I.3.3 Dalam bidang pertambangan
Pada bidang pertambangan (mineral logam), barmac dengan kapasitasnya yang tinggi
dan memiliki kemampuan untuk menghasilkan ukuran produk sesuai yang diinginkan
seperti mill feed, sinter feed atau material untuk operasi pelepasan dari timbun
an.

Gambar 4. Barmac Dapat Menghasilkan Ukuran Produk Sesuai Keinginan


I.3.4 Sampah dan Daur ulang
Barmac dapat juga digunakan untuk mendaur ulang tidak hanya gabungan mineral unt
uk konstruksi tetapi juga kaca, slag, dan sampah lainnya yang dapat diproses da
n memberikan nilai ekonomis.
I.4 Tipe Tipe Barmach
Terdapat dua jenis tipe barmac yaitu tipe dengan single drive configurat
ion dan tipe dengan dual drive configuration.
Gambar 6. Dua Tipe Barmac

Tabel 2. Perbedaan Karakteristik dari Tipe-Tipe Barmac

Tabel 3. Aplikasi yang Berbeda Pada Tipe-Tipe Barmac


I.5 Bagian-bagian utama dari barmac

I.5.1 Automatic Crusher Regulation (ACR)

ACR merupakan alat untuk meningkatkan kapasitas crusher dan efektivitasnya. ACR
menjamin konsistensi dan efisiensi operasi Barmac dimana mengoreksi operasi dar
i crusher yang merupakan hal penting, kualitas dari hasil akhir, dan konsumsi en
ergi. Prosedur kontrol dari dalam menjamin proses kalibrasi dan mengatur crushe
r serta feed. ACR secarav terus menerus mengatur crusher untuk menjaga kondisi y
ang optimal.
I.5.2 VSI Operational Control System (VOCS)

VOCS telah didesain untuk menyediakan informasi terbaru bagi barmac operator dal
am proses operasi mengenai keadaan komponen vital. Ada tiga area yang dimonitor
yaitu getaran yang disebabkan oleh ketidakseimbangan rotor, temperatur bearing
catridge, dan temperatur winding motor.
I.5.3 Automatic lubrication option

Merupakan sistem yang digunakan untuk memastikan dan akurasi aliran pelumas ke c
rusher bearing catridge yang siap digunakan oleh motor listrik untuk memompa gre
ase.
I.5.4 Roof Lifter (RL)

Merupakan sistem yang digunakan untuk menghasilkan akses yang mudah dan cepat un
tuk kinerja barmac bagian dalam.
I.6 Prinsip Kerja Barmac
Barmac B jenis VSI mengunakan hydracascade feed system untuk menghantar material
dengan sistem berupa penerjunan, dalam pengontrolan kualitas, turbulensi pada d
apur penghancur, yang disebabkan oleh beban sejumlah material dalam dapur, denga
n demikian maka transfer energy antara partikel akan meningkat.
Gambar 7. Prinsip Kerja Barmac
Dengan Barmach VSI seri B, rasio cascade dan rata rata feed yang masuk ke crush
er dapat diatur untuk produksi yang maksimal dan efisiensi dari crusher untuk m
emberikan instalasi dan kinerja crusher. Pengaturan dapat dilakukan dengan bukaa
n hidrolik dan menutup pintu masuk cascade dan mengatur feeder setting untuk me
ncapai ukuran feed yang diinginkan .
Proses otomatis bekerja dan meningkat memegang peranan penting pada pengembang
an proses crushing. Hal ini menjaga agar proses tetap berjalan pada nilai maksim
um tetapi tetap dalam batas keamanan dan yang sangat penting memberikan efisien
si yang tinggi . Metso mineral memberikan banyak kemajuan teknologi autpomatisas
i dengan ACR dan VOCS perlengkapan kontrol dan monitoring membuat Barmack menja
di formalitas modern utama. Perlengkapan otomatis tersebut membolehkan operator
crusher memperoleh keuntungan yang banyak .
II. GRINDING (PENGGERUSAN)
Grinding (penggerusan) adalah proses reduksi ukuran dari bijih yang berukuran ha
lus menjadi ukuran sangat halus (biasa disebut dengan mill). Seperti pada crushi
ng, grinding dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa teknologi, tetapi pada
kesempatan kali ini kami akan menjelaskan mengenai grinding dengan menggunakan t
eknologi Ball Mill.

Tumbling Mill, terdiri dari silinder rotasi yang berukuran besar, yang s
ecara ekstensif digunakan pada beberapa industri untuk meremukkan dan menggerus
material ukuran besar menjadi material berukuran butir (granular) atau bahkan me
njadi material dengan ukuran sangat halus (mill).
Klasifikasi ball mill didasarkan pada efektivitas pengurangan ukuran par
tikel, total energi yang dikonsumsi, dan waktu pengausan dari dinding tabung bal
l mill dan bola-bola penggerus.
Pada gambar 8. di atas digambarkan alat ball mill dengan ukuran diameter
800 mm dan panjang 400 mm. Di dalamnya berisikan bola-bola baja dengan ukuran d
iameter 15 mm dengan jumlah total sebanyak 19.116 biji bola (gambar 9.).

Gambar 9. Bola-bola Baja dalam Ball Mill

Referensi :
http://www.granulair.com/gallery/ball_mill.html
http://www.granulair.com/gallery/vsi.html
www.metsomineral.com