Anda di halaman 1dari 6

RINGKASAN

Balabot adalah kreasi kap lampu inovatif dengan memanfaatkan limbah kulit
jagung (kelobot) sebagai bahan utama dan memiliki ornamen seni ukir
Indonesia. Balabot mampu menjadi salah satu alternatif pilihan dalam memiliki
aksesoris interior yang fungsional. Balabot dapat menghadirkan nuansa
nusantara dalam ruangan pemiliknya. Selain itu penempatan Balabot sangat
dinamis, produk ini mampu di aplikasikan sebagai lampu tidur, lampu gantung,
lampu tempel, lampu hias, serta Standing Lamp dengan perangkat tambahan
yang disediakan secara terpisah. Bentuknya terinspirasi dari alat musik
tradisional daerah NTT, Sasando. Bentuk tersebut dipadukan dengan ornamen
ukiran asli Indonesia.

Gambar 1. Ukiran Asli Toraja


Gambar diatas merupakan salah satu jenis ukiran yang akan diaplikasikan ke
Balabot, tidak hanya memanfaatkan kulit jagung tetapi juga dapat
menggunakan segala jenis daun kering.
Metodologi pelaksanaan yang dilakukan setelah penerimaan proposal adalah
memastikan struktur organisasi perusahaan, pelaksanaan produksi Balabot
penganalisaan biaya untuk menentukan harga jual, strategi penjualan dan
promosi.
Pada akhirnya usaha ini diharapkan dapat menghasilkan aksesoris interior yang
unik
dan kreatif, menjadi sebuah bisnis yang menjanjikan dengan keuntungan tinggi
serta
membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat, dan tentunya juga dapat
meningkatkan
industri kreatif khususnya di Jawa Timur. Dalam jangka panjang tentunya bisnis
tersebut

dapat turut mengurangi limbah organik dan laju pengrusakan lingkungan, karena
produk yang
dihasilkan bersifat ramah lingkungan.

BAB 1. PENDAHULUAN
A. JUDUL PROGRAM
PEMANFAATAN LIMBAH KULIT JAGUNG (KLOBOT) SEBAGAI KAP LAMPU
AKSESORIS INTERIOR DENGAN ORANAMEN UKIRAN INDONESIA.
B. LATAR BELAKANG PERMASALAHAN
Limbah merupakan bahan sisa yang dihasilkan dari suatu kegiatan
dan proses produksi baik pada skala rumah tangga, industri,
pertambangan dan sebagainya. Berdasarkan sifatnya limbah dibedakan
menjadi limbah organik dan anorganik. Limbah organik itu sendiri
merupakan limbah yang dapat diuraikan secara sempurna oleh proses
biologis, baik aerob ataupun anaerob. Limbah organik mudah membusuk
seperti sisa makanan, sayuran, daun daun kering dan sebagainya. Salah
satu limbah organik yang banyak ditemukan yaitu daun daun kering.
Kulit jagung juga merupakan salah satu daun kering yang biasa disebut
kelobot. Kelobot adalah lembaran modifikasi daun yang membungkus
tongkol jagung. Kelobot merupakan braktea (organ mirip daun sebagai
pelindung) yang melingkupi tongkol. Kata ini diserap dari bahasa jawa
yaitu kelobot. Kelobot yang dikeringkan dapat dijadikan sebagai pengganti
kertas rokok untuk melinting tembakau. Selain itu, kelobot juga
dimanfatkan kerajinan tangan, antara lain bunga-bungaan, kerajinan
anyaman, dan sebagainya.
Selain sumber daya alam, warisan budaya Indonesia yang
beranekaragam juga merupakan daya saing Indonesia di kancah dunia.
Dilihat dari banyaknya suku bangsa dan didukung alam yang kaya, dari
sinilah lahir seni budaya yang beragam jenis. Salah satunya adalah seni
ukir kayu yang merupakan warisan budaya bangsa. Dibeberapa wilayah
Indonesia, seni ukir kayu memiliki kaitan erat dengan sisi sejarah, sisi
filsafat, bahkan sisi ekonomi masyarakat. Tingkat keunikan ukirannya pun
berbeda-beda di setiap daerah, karena seni ukir kayu awalnya tidak hanya
diciptakan untuk berkesenian saja, melainkan juga terikat dengan
kepercayaan yang berkembang di masyarakat. Seni ukir kayu merupakan
karya anak bangsa sebagai warisan turun-temurun yang berharga dan
wajib dilestarikan. Karena kemajuan teknologi yang pesat membuat
kebudayaan lokal dipandang sebelah mata.
Dengan adanya hal tersebut tim penulis membentuk kegiatan
kewirausahaan berupa aksesoris Interior karena didasari oleh kurangnya

inovasi dalam industri kreatif dalam bidang aksesoris interior yang ramah
lingkungan. Tim penulis berusaha mengembangkan industri kreatif
aksesoris interior dalam bentuk Kap Lampu yang ramah lingkungan
berbasis seni ukir Indonesia , dengan mengangkat tema karakter ukiran di
Indonesia agar dapat memancing kekreativitasan dalam membuat kreasi
sesuai dengan keinginan konsumen dan tetap menjaga kelangsungan
kekayaan
budaya
lokal.

C. PERUMUSAN MASALAH
Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan
permasalahan yang dibahas dalam program ini adalah :

di

atas,

maka

1. Bagaimana mengolah kulit jagung menjadi aksesoris interior bernuansa


seni ukir Indonesa?
2. Bagaimana menjadikan limbah kulit jagung memiliki nilai jual tinggi?
3. Bagaimana memasarkan produk Balabot agar bisa diterima
masyarakat
luas?
D. TUJUAN PROGRAM
Tujuan program yang hendak dicapai adalah sebagai berikut :
1. Mengolah limbah kulit jagung menjadi aksesoris interior bernuansa seni
ukir Indonesia.
2. Menjadikan produk Balabot memiliki nilai jual tinggi di Industri
Kreatif.
3. Memasarkan
produk
Balabot
pada
masyarakat
luas.
E. LUARAN YANG DIHARAPKAN
Luaran yang diharapkan dalam program ini adalah :
1.
2.
3.
4.

Membangun iklim industri kreatif


Mengubah stigma negatif terhadap limbah kulit jagung
Meningkatkan nilai guna kulit jagung
Meningkatkan minat dan & rasa cinta masyarakat terhadap produk
dalam negeri

F. MANFAAT PROGRAM
Adapun manfaat program yang dimaksud adalah :
1. Sebagai inovasi dalam konsep desain kap lampu.

2. Merupakan sarana untuk mengenalkan seni ukir Indonesia dalam


media yang berbeda.
3. Membuka lapangan kerja bagi pengrajin ataupun masyrakat yang
membutuhkan.
4. Mengenalkan bahwa setiap bahan bisa dibuat lebih menarik dengan
finishing yang berbeda.

BAB 2. GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA


A. KONDISI UMUM LINGKUNGAN
Surabaya merupakan kota terbesar kedua di Indonesia sehingga memiliki
potensi pasar yang besar. Selain itu tren gaya hidup kreatif saat ini begitu
berkembang, terutama di sektor hunian dan hiburan. Pertumbuhan jumlah
unit perumahan, apartemen dan berbagai kafe yang tinggi. Sehingga
kebutuhan aksesoris interior pun turut meningkat ditambah juga
meningkatnya kesadaran akan pentingnya elemen estetis interior.
B. POTENSI SUMBER DAYA
Kekayaan budaya Indonesia, sumber daya alam yang melimpah serta
keadaan sumber daya Manusia yang banyak membuat penulis terinspirasi
dalam pembuatan Balabot. Hal ini dapat disimpulkan dengan
terealisasinya Balabot akan membuka banyak lapangan kerja baru serta
mempunyai potensi yang baik dalam segi aksesoris interior yang
mengangkat nilai-nilai budaya lokal.
C. NAMA PRODUK DAN PERUSAHAAN
Balabot adalah nama sebuah aksesoris interior yang akan dipasarkan.
Bal yang berarti bola dalam bahasa jawa, La yang merupakan
singkatan dari lampu, dan bot yang juga merupakan singkatan dari kata
kelobot. Suatu produk aksesoris interior yang terbuat dari limbah kulit
jagung dan mampu mengangkat budaya lokal. Nama perusahaan dari
produk Balabot adalah Lampu Jagung.
D. JENIS BARANG YANG AKAN DIPRODUKSI

Produk ini adalah jenis produk aksesoris interior berbahan dasar limbah
kulit jagung dan kayu dengan ukiran dari berbgai macam motif ukir dari
Indonesia. Produk ini dapat dijadikan berbagai jens lampu seperti lampu
meja, lampu dinding, lampu tidur, standing lamp, dan sebagainya.
E. PELUANG DAN SEGMENTASI PASAR
Segmentasi pasar ditujukan kepada pelaku industri kreaif, pelaku industri
interior, seta pecinta aksesoris atau pun penggemar barang-barang ramah
lingkungan.

F. STRATEGI PEMASARAN
Strategi pemasaran jangka pendek sebagai berikut,
1. Konsinyasi
Menjual barang dengan menitipkannya ke beberapa toko, seperti
koperasi mahasiswa di beberapa jurusan perguruan tinggi, distro dan
toko furnitur.
2. Pameran
Menjual melalui berbagai pameran seperti 1001 IDE, Ide Art, Surabaya
Fair, Jatim Fair, Sunday Market, Decorintex, Indo Bulid Tech, Hello Fest
dan lain-lain.
3. Branding
Mendesain aribut pemasaran untuk medukung penjualan, seperti kartu
nama, poster, banner, stiker, brosur, packaging, website pribadi dan
fanpage di media sosial yang terkenal.
4. Online
a. Memperkenalkan Balabot secara luas menggunakan media
sosial, seperti : facebook, twitter, Instagram, Path, dan Official
Line (akun official pribadi).

b. Menjual produk Balabot melalui situs jual beli online, seperti :


tokopedia, blibli, kaskus, olx, dan Official Line (akun official
pribadi)
Untuk strategi pemasaran jangka panjang diantaranya adalah,
1. Membuat desain yang inovatif dan belum pernah ada, fleksibel dan
fungsional untuk meningkatkan kepuasan konsumen.
2. Melakukan penawaran produk sebagai souvenir atau marchandise
eksklusif kepada beberapa perusahaan atau institusi yang berminat.
3. Menambah kapasitas produksi dan sertifikasi
yang berhubungan
dengan produk untuk meningkatkan kualitas produk dan branding
image di mata konsumen.
4. Memperluas pemasaran ke seluruh pelosok Indonesia dan luar negeri
dengan cara mengikuti pameran produk industri kreatif berskala
nasional dan internasional.

G. KEBERLANJUTAN USAHA
Balabot memiliki potensi yang baik untuk berkembang. Keberlanjutan
usaha ini dapat dianalisa pada beberapa hal berikut:
a. Produk Balabot adalah produk aksesoris interior yang jarang
ditemukan di pasaran.
b. Tersedianya bahan dasar kulit jagung akan membuat produk ini
berkembang ke depannya denga berbagai inovasi sesuai dengan
berjalannya waktu.
c. Tingginya permintaan aksesoris interior yang fungsional dan unik akan
memuka jalan produk ini dalam bersaing di pasaran.
d. Pemasaran yang strategis akan membuat Balabot akan terus
bertahan di pasaran.