Anda di halaman 1dari 2

77

5.6 PEMBAHASAN
Praktikum kali ini adalah Analisa kimia lumpur bor, tujuannya untuk
menentukan alkalinitas dan kandungan klorida dalam lumpur pemboran. Karena
setiap penambahan zat kimia pada lumpur akan berpengaruh pada sifat sifat
lumpur pemboran tersebut.
Dari analisa penhintungan alkalinitas hasil yang didapat adalah P = 14,5 ml
dan M = 19,5 ml. Karena 2P>M maka menunjukkan adanya gugus ion OH- dan
CO3-. Dari perhitungan diperoleh ion CO32- sebesar 2070 ppm, ion HCO3sebesar 8207,55 ppm dan total alkalinitas sebesar 134,5 ppm. Dari analisa
kandungan klorida didapat hasil harga kandungan klorida sebesar 4082,5 ppm.
Adanya kandungan klorida di lapangan dikarena lumpur menembus kubah garam,
lapisan garam atau air formasi yang mengandung garam. Kadar garam yang tinggi
dapat mengubah sifat lumpur. Hadirnya ion-ion alkali dan klorida pada lumpur
pemboran dapat merubah sifat-sifat lumpur diantaranya harga yield point, gel
strength, pH, viskositas dan filtration loss.
Aplikasi kimiawi nya adalah untuk mngontrol kualitas dari lumpur bor,
sedangkan aplikasi lapangannya adalah untuk mngontrol lumpur pembora, bila
terlalu asam makan akan mengakibatkan korosi sehingga merusak peralatan
pemboran, sedangkan jika basa akan mengakibatkan penggumpalan sehingga
pompa pemboran akan berkerja lebih berat.

77

5.7 KESIMPULAN
1. Dari hasil Percobaan Analisa Kimia Lumpur diperoleh :
Total alkalinity
= 134,55 epm
CO3 - 2 Alkalinity
= 2070 ppm
HCO3 Alkalinity
= 8207,55 ppm.
Kandungan Chlorida
= 4082,5 ppm.
2. Dari analisa kimia lumpur bor makan akan diketahui kandungan ion yang
mempengaruhi sifat fisik lumpur bor serta mengetahui kontaminasi garam
yang terjadi saat proses pemboran
3. Kandungan ion Cl- yang berlebihan kenaikkan viskositas, Yield Point, Gel
Strength, dan Penurunan pH.