Anda di halaman 1dari 13

CH.

4
AUDIT REGULATION
(the Audit Process principles, practice and cases. 6th ed. Gray, Stuart Crawford)

Oleh:
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Irsyad Harvidiyan
Natsir Razaq
Reza Hanan Shobri
Decky yusub
Aufar Fadlul Hady
Wachid Fahrur Rozi

(041411331189)
(041411331199)
(041411331203)
(041411331236)
(041411333027)
(041411333029)

PROGRAM STUDI S1 AKUNTANSI


FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS AIRLANGGA
TAHUN AJARAN 2016/2017

AUDIT REGULATION
Kebutuhan akan Peraturan (Regulasi)

Di UK dan di beberapa Negara Uni Eropa ,Amerika dan juga Australia auditor
memiliki banyak kekuasaan untuk menentukan bagimana proses pengauditan dilakukan. Di
UK yang berkuasa menangani hal ini adalah Financial Reporting Council (FRC), Recognized
Supervisory Bodies (RSBs) dan hukum di UK yang masuk dalam Companies Act 2006.
Selain itu pekerjaan audit juga dipengaruhi oleh IFRS yang dikeluarkan oleh IASB, standar
audit yang dikeluarkan oleh International Auditing and Assurance Standard Board (IAASB)
dan juga peraturan peraturan yang dikeluarkan oleh Uni Eropa.
Peraturan (regulasi) dalam pekerjaan audit dibutuhkan untuk meyakinkan seorang
pengguna jasa perusahaan audit bahwa proses pengauditan telah dilakukan sesuai ketentuan .
RSQs telah menetepakan standar kualifikasi yang harus dicapai seorang auditor sebelum ia
mendapatkan lesensinya dan selanjutnya auditor akan dipantau oleh RSB dalam menjalankan
profesinya. RSB

bertindak mengawasi anggotanya dan juga perusahaan audit dalam

melakukan pekerjaanya.

Penetapan standard dan peraturan dibutuhkan untuk memastikan

bahwa seorang auditor maupun perusahaan audit melakukan pekerjaannya dengan benar dan
juga meminimalisir resiko yang mungkin akan didapat oleh pengguna jasa audit.
Selanjutnya pada bab ini berfokus pada pembagian tanggung jawab atas pembentukan
regulasi auditing antara Negara dengan profesi audit. Di beberapa Negara biasanya mereka
memiliki kekuasaan yang cukup kuat dan juga kelompok bisnis yang menyarankan bahwa
bisnis tersebut dan regulasinya ditentukan oleh mereka sendiri . Tentu saja hal tersebut akan
memicu munculnya skandal bisnis dan selanjutnya akan memunculkan pendapat bahwa
regulasi tersebut harus dibuat oleh badan yang lebih independen. Negara memiliki kekuasaan
untuk menunjuk badan professional sebagai pembuat regualsi (peraturan) karena Negara
percaya bahwa badan professional tersebut lebih ahli dan mengetahui apa yang harus
dilakukan dalam mengatur anggotanya.
Konsep Self Regulation sudah umum di Inggris, namun di bebrapa negara lain tidak
demikian. Lembaga Akuntansi di Inggris sudah lebih awal berdiri saat masyarakat Scottish
pertama ada, yaitu pada tahun 1854 saat pemerintahan kecil ikut campurtangan dalam urusan
masyarakat. Saat lembaga Akuntansi di bagian eropa lain seperti di jerman mulai ada (1932)
control yang dilakukan oleh pemerintah mulai lebih ketat. Oleh sebab itu Negara bagian
eropa lain memiliki solusi yang berbeda dalam proses pengawasan.

Company Law Regulation

Companies act 2006 menetapkan sebuah badan akuntansi professional, agar bisa
ditetapkan sebagai RSB harus memiliki:

Peraturan bahwa seseorang tidak berhak ditunjuk sebagai statutory auditor

sampai mereka memiliki kualifikasi yang sesuai


Peraturan dan praktik yang berkaitan dengan kelayakan orang untuk diangkat
sebagai auditor perusahaan, memastikan auditor cocok dan tepat dan bertindak

dengan professional dan independensi


Peraturan dan praktek pada standar teknis, menjaga kompetensi, keahlian yang

layak dan disiplin


Susunan rencana untuk memonitoring, penegakan aturan dan penyelidikan

keluhan
Apabila seseorang ditunjuk sebagai auditor dari entitas public dan entitas yang
memiliki Comittee Audit maka RSB harus memiliki peraturan dan praktik
yang memastikan laporan auditor kepada Comittee Audit minimal sekali

setahun.
Aturan dan praktek yang menjamin, di mana sebuah perusahaan audit yang
mengaudit entitas public, key partner (yaitu, orang yang memiliki
tanggungjawab utama untuk audit) tidak seharusnya mengaudit perusahaan
yang sama selama lebih dari tujuh tahun secara terus menerus.

Gambaran dari Sistem Regulasi UK sampai Tahun 2012


Berbagai macam skandal yang muncul di US, seperti kasus Enron di tahun 2001 dan
World Com di tahun 2002 memunculkan pemikiran dari komunitas bisnis dan pemerintah
untuk melakukan perubahan struktur peraturan dalam akuntansi dan proses audit. Skandal
yang terjadi di US berpengaruh sampai ke UK, dimana pemerintah memutuskan untuk
mengulas rezim pengatur akuntansi dan auditing. Ulasan yang pertama yaitu Review of the
Regulatory Regime of Accountancy Profession (RRRAP) dipublis januari 2003. Kemudian
yang kedua yaitu Co ordinating group on Audit and Accounting Issues ( CGAA) dipublis
di laporan interim july 2002 dan laporan keuangan januari 2003. Rekomendasi utama dari
laporan teresebut adalah:

Financial Reporting Council (FRC)

harus mengambil alih Accountancy

Foundation dan secara keseluruhan menjadi regulator independen

Auditing Practice Board (APB) bertanggungjawab dalam pengaturan standar


yang berhubungan dengan independensi, obyektivitas dan integritas yang

sebelumnya diatur oleh badan akuntansi individual


Profesional Oversight Board (POB) harus dibentuk dalam rangka untuk

mengawasi fungsi audit


Investigation and Dicipline Board harus disiapkan untuk dengar pendapat
mengenai kasus yang signifikan berhubungan dengan kepentingan publik

Financial Reporting Council (FRC)


Dewan pelaporan keuangan memiliki tanggungjawab secara keseluruhan , di Inggris
, untuk regulasi akuntansi , audit dan dari 2005/06 , juga profesi aktuaria. Dewan juga
memantau operasi dari Kode Tata Kelola Perusahaan , menyetujui perubahan apapun untuk
itu , dan memberikan saran tentang hal-hal yang berkaitan dengan strategi , anggaran dan
struktur. FRC menyakini mempertahankan standar yang tinggi dari pelaporan perusahaan dan
pemerintahan mendukung kerja dari ' pasar untuk kepentingan bisnis , investor , karyawan
dan kepentingan lain , dan meningkatkan ' kekuatan ekonomi Inggris di pasar internasional
yang kompetitif '.

The Profesional Oversight Board (POB)


Peran POB adalah untuk :

Memberikan pengawasan operasi dan regulasi profesi audit oleh badan


pengawas dan kualifikasi yang diakui .

Memonitor kualitas dari fungsi audit dalam kaitannya dengan perusahaan yang
terdaftar dan entitas lain di mana ada kepentingan utama publik.

Meninjau berbagai aspek prosedur peraturan dan proses dari badan akuntansi
profesional dan membuat rekomendasi tentang bagaimana mereka bisa
diperbaiki.

Meninjau regulasi dan operasi dari profesi aktuaria oleh badan aktuaria
profesional dan membuat rekomendasi tentang bagaimana mereka bisa
diperbaiki .

POB ada di bawah kendali Audit Inspection Unit ( AIU ). Peran dari AIU adalah
untuk memantau audit yang ada dalam semua daftar dan kepentingan umum entitas lainnya,
termasuk perusahaan kuotasi besar, bangunan utama masyarakat, program pension, reksa
dana dan amal.

Accountancy and Actuarial Discipline Board (AADB)


Badan khusus ini telah di usulkan sejak tahun 1998 dibawah peraturan rezim
sebelumnya disebutkan sebelumnya tapi tidak pernah muncul ke dalam operasi.
Pertimbangan bahwa itu harus memiliki wewenang untuk mendesak kasus yang melibatkan
badan kepentingan publik secara proaktif daripada hanya menunggu sampai kasus dirujuk
dari mereka. Dewan ini terdiri dari 11 anggota di antaranya ada tiga akuntan yang
berkualitas . Perannya adalah untuk bertindak sebagai badan independen , investigasi dan
disiplin untuk akuntan dan aktuaris di Inggris.

Auditing Practices Board (APB)


APB berdiri sejak tahun 1991 dan merupakan elemen penting dalam struktur
regulasi sebelumnya dan dan relatif tidak berubah dalam struktur yang diuraikan dalam
bagian ini , meskipun kekuasaanya berubah.

The Objectives of APB


Tujuan dari APB sebagaimana diatur dalam APB statement ' Lingkup dan
Kewenangan Penerbitan Standar ( Revisi ) ' ( Oktober 2009) adalah sebagai berikut :

Menetapkan standar auditing yang ditetapkan dengan prinsip-prinsip dasar dan


prosedur penting dengan auditor eksternal di Inggris dan Replubic Irlandia diwajibkan
untuk mematuhi.

Petunjuk isu pada penerapan standar auditing dalam keadaan tertentu dan industri dan
petunjuk yang tepat waktu pada isu-isu yang baru dan muncul .

Membentuk standar dan petunjuk terkait untuk akuntan yang menyediakan layanan
jaminan di mana mereka berhubungan dengan kegiatan yang dilaporkan dalam
domain publik , dan karena itu dalam ' kepentingan umum '

Menetapkan standar etika dalam kaitannya dengan independensi , objektivitas dan


integritas auditor eksternal dan yang menyediakan layanan-layanan jaminan .

Berpartisipasi dalam pengembangan setiap legislatif atau inisiatif peraturan yang


mempengaruhi perilaku audit dan jaminan layanan , baik domestik maupun
internasional .

Berkontribusi untuk upaya meningkatkan pemahaman masyarakat tentang peran dan


tanggung jawab auditor eksternal dan penyedia jasa asuransi termasuk sponsor
penelitian .

Accounting Standards Board (ASB)


The ASB prihatin dengan isu-isu yang berkaitan dengan standar akuntansi ,
khususnya, mengeluarkan standar baru atau mengubah yang sudah ada , memberikan saran
atau klarifikasi pada standar yang masih ada dan bekerja dengan pembuat standar lainnya ,
terutama yang sesuai Dewan Standar Akuntansi Internasional dan Badan Uni Eropa. Dewan
terdiri hingga sepuluh anggota yang sebagian besar memiliki latar belakang akuntansi ,
profesi akuntansi atau sektor keuangan

Financial Reporting Review Panel (FRRP)


The FRRP adalah Badan di Inggris ,yang berkaitan dengan kualitas pelaporan
keuangan oleh publik dan perusahaan swasta besar . Fokusnya adalah pada perusahaan yang
tidak mengikuti atau tampaknya tidak mengikuti persyaratan Companies Act 2006 atau
akuntansi standar . Sejak 2006 FRRP juga meninjau laporan Direksi. Menggunakan
pendekatan berbasis risiko tinjauan panel sampel rekening tahunan perusahaan di sektor
industri tertentu , atau di daerah di mana diharapkan masalah akuntansi mungkin timbul .

Mengeluarkan Pelaporan Dari

Coordinating

Group on Audit and

Accounting (CGAA)
Perhatian utama dari CGAA adalah independensi auditor; corporate governance dan
peran komite audit; transparansi perusahaan audit; pelaporan keuangan, standart dan
pelaksanaanya; dan implikasi kompetisi.

a. Independensi Auditor
CGAA menyimpulkan bahwa partner audit harus berputar dan menyetujui
keputusan dari ICAS dan ICAEW bahwa pemimpin partner audit harus berputar
setelah 5 tahun dan partner lain setelah 7 tahun.
b. Corporate Governance dan Peran Komite Audit
CGAA mengungkapkan akan pentingnya peran dan keefektivitasan dari nonexecutive directors.
c. Transparansi Perusahaan Audit
CGAA mengindikasikan bahwa dibutuhkan adanya keterbukaan dari
perusahaan

audit.

Mereka

merekomendasikan

bahwa

perusahaan

harus

menerbitkan laporan tahunan yang mencakup informasi keuangan, governance


arrangements dari perusahaan audit, dan kualitas output audit.
d. Pelaporan Keuangan; Standart dan Pelaksanaannya
CGAA mengungkapkan bahwa standar harus didasarkan pada prinsip dari
pada aturan.
e. Implikasi Kompetisi
Kurangnya kompetisi di pasar perusahaan audit yang terdaftar masih menjadi
suatu masalah di UK.

Struktur Regulasi Saat Ini


Terdapat beberapa perubahan dalam struktur regulasi tahun 2012. Dapat dilihat pada
bagan di bawah bahwa FRC memiliki 3 komite utama yang mendukung peran regulasinya.
Tiga komite tersebut berfokus pada aspek yang berbeda yaitu pengaturan standar, conduct,
dan eksekutif.

Financial Reporting Council Structure

Audit and Assurance Council


Audit and Assurance Council adalah satu dari tiga komite yang melapor kepada Codes
and Standards Committee yang perannya untuk menyarankan FRC Board pada hal-hal yang
berkaitan dengan codes, pengaturan standar, dan masalah kebijakan.

Komisi Etik
Komisi etik mengawasi pekerjaan perilaku divisi dalam menjamin pelaporan yang
berkualitas baik. Sebagai catatan khusus, kebutuhan yang harus dimiliki komite adalah
mayoritas anggotanya tidak praktek sebagai akuntan atau aktuaris dan tidak memiliki anggota
yang tidak menjadi salah satu petugas bagian badan profesional yang diatur oleh komisi atau
sebuah auditor praktik. Peran komite etik adalah untuk mengawasi:
a.
b.
c.
d.
e.

Memonitor supervisor yang diakui dan badan yang terkualifikasi


Memeriksa kualitas audit
Memeriksa laporan perusahaan
Disiplin profesional
Kelalaian aturan akuntan dan aktuaris

Komite etik memiliki wewenang untuk mengawasi kinerja Divisi Etik. Kerja dari
pengawas etik dibagi menjadi 4, yakni: Pengawas Profesi, Disiplin Profesi, Pemeriksa
Kualitas Audit, Pemeriksa Laporan Perusahaan, dan Pengawas Pertanyaan.

1. Pengawas Profesi
Tim pengawas profesional adalah kelompok yang bertanggung jawab dari
aturan auditor dengan RSBs dan RSQs. Perhatian utama dari tim pengawas
adalah memastikan RQBs masih patuh dengan persyaratan CA 2006.

2. Disiplin Profesi
Rezim disipilin dari FRC mempuyai dua aspek, satu meliputi profesi
akuntansi dan profesi aktuaria lainnya. Komite etik bertanggung jawab untuk
skema operasi disiplin yang mandiri untuk:

Menyelidiki kasus yang timbul atau muncul untuk menjadi isu yang

berpengaruh penting pada ketertarikan umum di UK, dan


Tempat yang sesuai, bisa melanjutkan proses disiplin melwan komisi yang
tapak jatuh dari standar yang laak untuk diekspektasikan dari anggota atau
anggota perusahaan yg memiliki badan profsional.

Secara rutin bagian Disiplin Profesi selalu melakukan beberapa hal berikut:
a. Keputusan untuk menyeidiki
b. Menyelidiki
c. Membuat keputusan untuk prosedur kedisiplinan yang harus
dimiliki anggota
d. Penyerahan kepada pegadilan disiplin
e. Pemeriksaan pengadilan
f. Pengenaan hukuman atau sanksi

3. Pemeriksa Kualitas Audit


Peran tim Pemerikaan kualitas audit adalah untuk memantau kualitas
pengauditan daftar dan ketertarikan entitas publik lainnya. Tujuan dari
pemeriksaan kualitas audit adalah untuk memantau dan mengembangkan kualitas
pengauditan dalam entitas untuk yang bertanggung jawab.

4. Pemeriksa Laporan Perusahaan

FRC melalui komite etik memastikan bahwa ketentuan dari informasi


keuangan telah dipastikan degan perusahaan umum dan peusahaan swasta besar
terpenuhi dengan kebutuhan peraturan. Kritria untuk memilih perusahaan untuk
diperiksa didasarkan pada sektornya atau kondisi keuanganya atau karena isu
masalah akuntansi yang spesifik seperti subjektivitas yang lebih besar.

5. Pengawas Pertanyaan
Catatatn FRC yang ditanyakan adalah meliputi perilaku pencarian
pelatihan dalam hal yang diperhatikan perngaruh ketertaikan entitas publik
biasanya merubah staf atau spesialis dari tim yang berbeda dengan prilaku diviisi.

Pengaruh Uni Eropa


Ketentuan yang terdapat dalam peraturan far ranging lainya dan akan terjadi
peruahan besar pada pasar audit. Peraturan-peraturan diantarana adalah sebagai berikut:
1. Membuat laporan audit lebih informatif untuk pengguna oleh ketentuan auditor
sebuah pernyataan dalam laporan tentang pentingnya risiko dinilai dari materi
yang tak tersampaikan termsuk menghubungkan penggelapan dan bagaimana
auditor merespon resiko tersebut.
2. Peraturan memerlukan ketertarikan entitasas publik, sebuah laporan tambahan
dibuat untuk komte audit.
3. Larangan pada peraturan termasuk layanan non audit.
4. Trasparansi pelaporan oleh audit perusahaan harus dinaikkan.
5. Angka maksimal tahun audit perusahaan dapat ditampilkan dari ketertarikan
entitas publik terbatas untuk sepuluh tahun.
6. Larangan kontrak antara ketertarikan entitas publik dan bagian ketiga terbatas
jabatan auditor untuk kategori tertentu atau grup auditor.

Hubungan Hukum dan Praktek


1. Individu-individu dan Perusahaan-perusahaan yang diizinkan untuk bertindak sebagai
auditor
2. Periode yang auditor ditunjuk
3. Hubungan-hubungan
o Hubungan wajib diantara auditor dan shareholder
o Hubungan wajib antara shareholder dan direktur
o Hubungan ketiganya dengan other user
4. Hubungan resmi

o Shareholder memilih direktur dan menunjuk auditor


o Direktur dan auditor melaporkan ke shareholder
5. Hubungan praktikal diantara auditor dan direktur
o Pendelegasian wewenang oleh direktur kemanajemen lainnya di dalam
perusahaan
o Hubungan tertutup auditor dengan direktur dan manajemen lainnya ketika
melaksanakan proses audit
o ketergantungan yang jelas pengguna akun lainnya atas laporan audit / hasil
audit

Aturan Dalam Perjanjian, Penghapusan Dan Pengunduran Diri Auditor

Legal and practical relation ship between directors, the audit committee,other management,
other user groups and the auditor

Appoinment, removal and resignation of auditor of Rosedale Cosmetics plc