Anda di halaman 1dari 5

A.

Analisa SWOT
a. Strength (Kekuatan)

Bahan baku mudah didapat

Pelayanan yang baik terhadap konsumen

Produk yang dijual non PPN

Harga bersaing

Free ongkis untuk wilayah tertentu

Bisa request bentuk produk

Pilihan produk yang banyak
b. Weakness (Kelemahan)
 Menuntut inovasi dan kreativitas
 Belum memiliki jaringan konsumen
c. Opportunity (Peluang)
 Produk yang dijual sekarang menjadi populer di masyarakat
 Memiliki banyak jaringan kerjasama
 Memiliki alat-alat dan fasilitas yang mendukung proses pengolahannya
d. Ancaman (Threats)
 Tingkat fluktuasi ekonomi
 Pesaing yang sangat banyak
 Mindset konsumen yang menganggap belanja online sangat berisiko
 Kenaikan harga bahan baku
 Adanya produk substitusi yang terbuat dari bahan lain
 Munculnya regulasi pemerintah yang mengatur sistem penjualan online (ecommerce).
B. Matrik SWOT
Setelah mengumpulkan semua informasi yang berpengaruh terhadap
kelangsungan perusahaan, tahap selanjutnya adalah memanfaatkan semua
informasi tersebut dalam model-model kantitatif perumusan strategi. Dalam hal ini
digunakan model matrik TOWS atau SWOT.
Analisis SWOT adalah identifikasi berbagai factor secara sistematika untuk
merumuskan strategi perusahaan. Analisa didasarkan pada logika yang dapat
memaksimalkan kekuatan (strengths) dan peluang opportunities), namun secara
bersamaan dapat memaksimalkan kelemahan (weaknesses) dan ancaman (Threats),
proses pengambilan keputusan strategi selalu berkaitan dengan pengembangan
misi, tujuan, strategi, dan kebijakan perusahaan. Dengan demikian perencanaan
strategi (strategic planner) harus menganalisa factor-faktor strategis perusahaan
(kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman) dalam kondisi yang ada saat ini.

Mie Mapan dapat digambarkan seperti dibawah ini: Tabel 4. Matrik ini dapat menggambarkan secara jelas bagaimana peluang dan ancaman eksternal yang dihadapi perusahaan dapat disesuaikan dengan kekuatan dan kelemahan yang dimilikinya. Strategi WO (WO = Weakness – Opportunity) Strategi ini diterapkan berdasarkan pemanfaatan peluang yang ada dengan cara meminimalkan kelemahan yang ada.1 Matrik SWOT CV. yaitu dengan memanfaatkan seluruh kekuatan untuk merebut dan memanfaatkan peluang sebesar-besarnya. d. Berdasarkan analisa lingkungan internal dan eksternal yang telah dilakukan sebelumnya. Strategi ST (ST = Strength – Threat) Ini adalah strategi dalam menggunakan kekuatan yang dimiliki perusahaan untuk mengatasi ancaman. Penyesuaian faktor-faktor penentu sukses eksternal dan internal ini merupakan salah satu kunci efektif untuk menghasilkan strategi alternatif dan resultan strategi yang dapat dikelompokkan menjadi empat strategi yaitu: a. c. b. Strategi WT (WT = Weakness – Threat) Strategi ini didasarkan pada kegiatan yang bersifat defensif dan berusaha meminimalkan kelemahan yang ada serta menghindari ancaman.Memilih alternatif strategi dilakukan setelah perusahaan mengetahui terlebih dahulu posisi perusahaan untuk kondisi sekarang berada pada kuadran mana dari ke-4 kuadran yang tersedia. strategi matriks SWOT dari CV. Mie Mapan . Strategi SO (SO = Strength – Opportunity) Strategi ini dibuat berdasarkan jalan pikiran perusahaan.

Semakin meningkatnya skill tenaga kerja 3. Tersedia layanan delivery order dan bebas ongkos kirim 5. Cita rasa yang khas 9. Meningkatnya permintaan produkproduk makanan 4. O1) 2.STRENGTH (S) WEAKNESS (W) 1. Jaringan konsumen yang cukup luas hingga luar OPPORTUNITIES (O) 1. Pilihan produk yang banyak 8. Tempat parkir yang produksi sendiri 3. Memiliki banyak Pulau Jawa Strategi SO: Strategi WO: 1. Memberbanyak inovasi- rektruitmen memperhatikan tertentu untuk mendapatkan SDM yang berkualitas (W1. Sulitnya sehingga sudah dikenal luas oleh konsumen 2. Belum memiliki genset 3. O2) jaringan kerjasama 5. Produk yang dijual non PPN 6. Harga bersaing 7. M kualitas pelayanan yang elakukan baik untuk menjaga citra dengan yang syarat-syarat baik di mata konsumen (S3. Mempertahankan 2. 1. Sudah lama berdiri. Memiliki alat-alat dan inovasi pilihan menu dan cita rasa untuk fasilitas yang menarik dan . Mempunyai divisi mencari SDM yang memiliki komitmen bekerja 2. Pelayanan yang baik kurang memadahi terhadap konsumen 4. WOM 2.

S8. Adanya produk yang memiliki komitmen untuk bertahan dari kerja substitusi yang terbuat dan dapat banyaknya produk lain mengurangi beban tenaga dari bahan lain 5. Upah tenaga kerja yang semakin meningkat 3. tinggi T4) T2) 22 Beralih genset menggunakan sebagai sumber tenaga listrik (W2. O1) 3. T5) Dari hasil analisis matrik SWOT diatas maka strategi yang cocok untuk CV. melakukan . O3) TREATHMENT (T) 1. Karena sering terjadi pemadaman listrik yang menyebabkan terhambatnya proses penjualan yang akhirnya mempengaruhi omset penjulan CV.mendukung proses pengolahannya 6. Melakukan perluasan pemasaran di luar daerah Surabaya (S9. S8. Mempertahankan Strategi WT: yang 21 Melakukan setiap rekruitmen karyawan yang lebih selektif lagi agar cita mendapatkan karyawan rasa dan kualitas produk baku 4. Tingkat fluktuasi ekonomi 2. Kenaikan harga bahan Strategi ST: 1. Mie Mapan adalah strategi WT karena CV. Mie Mapan belum memakai genset dan masih menggunakan layanan PLN dimana biaya listrik yang dikenakan sangat tinggi namun pelayanan yang diberikan belum memuaskan. Selain itu. Citra yang baik di masyarakat mempertahankan minat pembeli (S7. produk subtitusi (S7. Mematok bersaing harga untuk produkyang ia jual 2. Biaya listrik yang yang serupa atau dari upah tenaga kerja (W1. Mie Mapan.

Mie Mapan dibanding strategi yang lain karena CV. Mie Mapan adalah UKM yang sudah maju bahkan memiliki rumah produksi sendiri dan memiliki berbagai brand makanan yang dikelola dalam Mapan Food .rekruitmen yang lebih selektif lagi akan mampu menghasilkan tenaga SDM yang memiliki komitmen yang tinggi dalam bekerja. sehingga dapat menurunkan tingkat turnover pegawai dimana hal tersebut juga mempengaruhi proses dalam penjualan. Strategi WT cocok untuk CV.