Anda di halaman 1dari 8

Contoh

Analisis SWOT dalam rangka pengembangan Unit Usaha Simpan
Pinjam Koperasi Unit Desa “Suka Marga” Kec. Sumber Jaya Kabupaten
Lampung Barat
A. Identifikasi faktor Internal dan Eksternal
1. Faktor Eksternal
Kekuatan
a. Prosedur peminjaman mudah
b. Melayani pinjaman dalam jumlah kecil
c. Anggota bermatapencaharian sebagai pedagang dan petani
d. Peningkatan jumlah simpanan sebagai sumber permodalan
Kelemahan
a.
b.
c.
d.
e.

Kurangnya permodalan
Kurang selektif dalam pemilihan calon peminjam
Banyaknya anggota yang menunggak
Tidak adanya juru tagih
Tidak adanya agunan/ jaminan

2. Faktor Eksternal
Peluang
a. Adanya PP No…… tentang UMKM
b. Adanya perkembangan teknologi untuk mengolah data
simpan pinjam
c. Semakin berkembangnya pola piker masyarakat
d. Koperasi bekerjasama dengan pihak pemerintah untuk
menambah permodalan
Ancaman
a. Adanya lembaga keuangan lain sebagai pesaing

Menetukan strategi dengan matriks SWOT . c. d. e. 2 Kurangnya SDM yang terampil Pesaing lebih efektif Pesaing memiliki pangsa pasar yang lebih luas Masyarakat kurang percaya pada KUD Menentukan strategi a.b.

T Meningkatkan kualitas pelayanan bagi anggota guna menumbuhkan kepercayaan dan rasa memiliki terhadap koperasi . Menetukan Strategi dengan matriks SWOT Kekuatan (Strength) Faktor Internal Faktor Eksternal          Peluang (Opportunities) Adanya PP No….a. tentang UKM Adanya perkembangan teknologi untuk mengolah data simpan pinjam Jumlah wilayah Koperasi semakin luas Semakin berkembangnya pola piker masyarakat Koperasi bekerjasama dengan pihak pemerintah untuk menambah permodalan Acaman (Threats) Adanya lembaga keuangan selain koperasi Kurangnya SDM yang terampil Pesaing lebih efektif Pesaing memiliki pangsa pasar yang lebih luas  Prosedur peminjaman mudah  Melayani pinjaman dalam jumlah kecil  Anggota bermatapencaharian sebagai pedagang dan petani  Peningkatan jumlah simpanan sebagai sumber permodalan Strategi S – 0  Memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan usaha yang berpotensi dan berpeluang seperti simpan pinjam  Memanfaatkan legalitas usaha untuk menjalin kerjasama sehubungan dengan PP No….T  Memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan pelayanan  Meningkatkan kerjasama dengan koperasi lain dan pihak swasta untuk memperluas skala usaha  Strategi W . tentang UMKM Kelemahan (Weaknesses)  Kurangnya permodalan  Kurang selektif dlm pemilihan calon peminjam  Banyaknya anggota yang menunggak  Tidak adanya juru tagih  Tidak adanya agunan     Strategi S .O Untuk mengantisipasi keterbatasan dana dapat memanfaatkan bantuan perbankan Memanfaatkan PP untuk meningkatkan pelayanan pada anggota Merekrut tenaga kerja yang trampil dan professional agar tercipta pengembangan usaha yang efektif Memberikan penyuluhan kepada para anggota dan calon anggota Strategi W ..

3 1. Tidak adanya juru tagih e.10 0. Belum optimalnya pemberian kredit b.45 d.05 a.6 c. Tidak adanya agunan Jumlah Jumlah 0. Pemupukan modal sendiri 0.10 0. Menarik minat konsumen b. Anggota bermatapencaharian sebagai petani dan pedagang d.10 0.00 2 3 0. Kurangnya permodalan b.15 4 0. Kurangnya tenaga kerja e.2 0. Banyaknya anggota yang menunggak c. Banyaknya anggota yang menunggak 0.6 0.10 0. Melayani pinjaman dlm jumlah kecil c.4 d.15 0.15 3 0.55 1. Prosedur peminjaman mudah b.10 2 2 0. Faktor strategis Internal Usaha Simpan Pinjam Faktor Internal Kekuatan a.2 0.05 4 2 0. Kurang selektif dalam pemilihan calon peminjam Bobot *) Rating Bobot x rating Keterangan 0.45 4 4 1. Kurang selektif dalam pemilihan calon peminjam d. Peningkatan jumlah simpanan sebagai sumber permodalan Jumlah Kelemahan a. Masyarakat kurang percaya pada koperasi 2 Menentukan strategi dengan scoring a. Pasar sasaran (nasabah 0. Atas dasar keinginan peminjam .1 c.2 a. Menarik minat konsumen 0.65 3.

Efisiensi dan Efektifitas Pengelolaan usaha c. Pesaing lebih efektif 0.10 3 0. Adanya PP No…. tetapi tergantung pada pertimbangan penyusun studi kelayakan usaha. Pesaing yang lebih kompetitif d.2 0.1 c. Memperluas pangsa pasar d. 2 Faktor Strategis Eksternal Usaha Simpan Pinjam. Yang penting jumlah bobot untuk masing-masing faktor = 1. Kurang SDM yang terampil 0. Meningkatkan kepercayaan terhadap koperasi 0.15 0. b. Adanya perkembangan teknologi untuk mengolah data simpan pinjam Bobot *) Rating Bobot x rating Keterangan a. Pesaing memiliki pangsa pasar yang luas 0.15 0.10 3 0.3 a.3 0.00. Adanya lembaga keuangan lain sbg pesaing Pesaing koperasi .3 b. Semakin berkembangnya pola piker masyarakat e. Koperasi menjalin kerjasama dengan pemerintah untuk menambah permodalan Jumlah Ancaman a. Faktor Eksternal Peluang a.6 0. Tentang UMKM b.15 4 0.05 4 0.Ket: *) Proporsi jumlah bobot pada setiap komponen (kekuatan. Pemupukan modal 0. Tidak memanfaatkan teknologi yang ada c.05 2 0.10 4 2 0.6 d.55 3 0. Jumlah wilayah koperasi semakin luas d.45 1. dan ancaman) tidak ditentukan secara pasti. Menjamin jalannya usaha simpan painjam b.10 3 0. peluang.75 e. Berkurangnya pangsa pasar c.2 0. kelemahan.

Masyarakat kurang percaya pada koperasi 0. Rendahnya pendidikan masyarakat . 1= tidak penting 0. 2 = cukup penting.00 Rating: 4=sangat penting. 3= penting.e.4 3.05 2 Jumlah 0.45 Jumlah 1.1 1.15 e.

Strategi W-T = 1.4 4. strategi yang dipilih didasarkan atas besarnya jumlah skor dari factor internal dan eksternal. Pemilihan Strategi a. Strategi W-O = 1.65 + 1. Strategi S-T = 1.75 = 3. yaitu berusaha meminimalkan kelemahan dengan memanfaatkan peluang.15 2.65 + 1.8 3. pemilihan strategi didasarkan atas beberapa pertimbangan yang cenderung lebih subyektif dan lebih ditentukan oleh kemampuan si pengambil keputusan. b. Berdasarkan contoh kasus di atas maka: 1.4 = 2. pragmatisme.4 + 1.75 = 3. . Bila menggunakan pendekatan matriks. Sedangkan menggunakan pendekatan scoring. dan realistic. Namun agar lebih tepat pilihan strateginya maka pada proses pemilihannya sebaiknya memperhatikan aspekaspek: dimensi waktu.4 = 3. keterukuran.05 Strategi yang dipilih adalah W-O (jumlah skor terbesar).3.4 + 1. Strategi S-O = 1. yang diimplementasikan dengan pengembangan usaha Unit Simapn Pinajam.