Anda di halaman 1dari 7

Nama : Muhammad Fauzan (151331048

)
Kelas : 2B
Prodi : D3 Teknik Telekomunikasi

INTEL 8085
Mikroprosesor INTEL 8085 merupakan prosesor 8-bit yang diproduksi oleh perusahaan INTEL
pada pertengahan tahun 70-an.
Register pada Intel 8085
Pada processor INTEL 8085 terdapat 8 register 8-bit, yaitu:
1. Register A sebagai (accumulator)
2. Register B
3. Register C
4. Register D
5. Register E
6. Register F sebagai (Flag)
7. Register H
8. Register L
Accumulator: tempat menyimpan data-data input, hasil operasi setelah proses
dilaksanakan
Flag: mengirim isyarat/status dari prosessor
Selain register 8 bit ada juga register 16 bit
a. SP (Stock pointer Register)
Tumpukan / susunan data, SP berfungsi mengatur penyusunan data dalam unit memory
b. PC (Program Counter Register)
Sebagai instruction pointer pda 8086 register. PC sendiri berfungsi sebagai pointer ke
instruksi, merupakan register 16 bit yang berfungsi untuk menunjuk pada alamat tempat
tersimpannya instruksi berikutnya yang akan dilaksanakan oleh processor.
Pasangan Register (Register Pair)

Register Flag pada INTEL 8085 B1 - B0 Cy Keterangan : Bit S = Sign Flag Bit Z = Zero Flag Bit Ac = Auxiliary Carry Flag Bit Pe = Parity Even Flag Bit Cy = Carry/Borrow Flag - Bit S akan berada pada posisi SET (berlogik ‘1’) jika hasil operasinya menghasilkan nilai negatif. Dan sebaliknya bit S akan berada pada posisi RESET atau CLEAR (berlogik ‘0’) jika hasil operasinya menghasilkan nilai. Gabungan dari register general sehingga kapasitasnya menjadi 16 bit. Dengan posisi yang sudah ditentukan  Pasangan Register BC  Pasangan Register DE  Pasangan Register HL yang berfungsi akumulator 16-bit MSB LSB REG B REG C Pasangan register BC REG D REG E Pasangan register DE REG H REG L Pasangan register HL Register Flag / Status Flag Register Flag (Register F) merupakan register ‘status’ pada prosesor 8085. ‘bukan negatif’ (bernilai lebih besar atau sama dengan nol). Dari 8-bit yang dimiliki oleh register F ini. Posisi dari ke 5 bit status tersebut dapat digambarkan seperti pada gambar 2. INTEL hanya memanfaatkan sebanyak 5-bit sebagai bit-bit status prosesor. B7 S B6 Z B5 B4 B3 B2 Ac Pe Gambar 2. . - Bit Z (zero/nol) akan berada pada posisi ‘SET’ (berlogik ‘1’) jika hasil operasinya menghasilkan nilai NOL.Yaitu penggabungan dari register 8 bit yang sudah ada.

bit Cy ini kan berada pada posisi ‘SET’ (berlogik ‘1’) jika hasil operasi ‘aritmatika’ (khusunya pada operasi penjumlahan dan pengurangan data biner) menghasilkan carry pada posisi bit 7 (MSB). Pastikan kabel power midicom dan monitornya telah terhubung ke sumber tegangan. Untuk menghidupkan midicom. . yaitu: 1. dalam setiap praktikum akan menggunakan perangkat ini untuk menjalankan program dari Register 8085. bit Pe ini akan berada pada posisi ‘SET’ (Pe berlogik ‘1’) jika hasil operasi ‘aritmatika’ atau ‘logika’ menghasilkan nilai-data 8 bit yang memiliki jumlah logic 1 genap. Contoh : 38 49 + 827 0011 1000 0100 1001+ 1000 0111 Dari hasil diatas kita dapat mengetahui bahwa : S=1 Z=0 Ac = 1 Pe = 1 Cy = 0 MIDICOM Midicom adalah trainer kit yang kita gunakan dalam lab microprosessor. - Bit Cy yang berada pada posisi bit 0 merupakan bit carry atau bit borrow. yang akan berada pada posisi ‘SET’ (Ac berlogik ‘1’) jika hasil operasi ‘aritmatika’ khususnya operasi penjumlahan bilangan menghasilkan carry pada posisi bit B3.- Bit Ac merupakan bit carry tambahan (‘auxiliary carry’). ada beberapa hal yang harus diperhatikan terlebih dahulu. juga kabel video dari monitor telah terpasang di port-nya(yang berwarna merah. - Bit Pe yang berada pada posisi bit 2 merupakan bit parity genap (‘even parity bit’).

Untuk menonaktifkan midicom. ketikan data baru yang ingin dimasukan) > CR > ESC (jika telah selesai). yaitu: 1. 6. 2. matikan dulu perangkat midicom. . Lalu cek unit peraga seven segmen. tombol ini berfungsi mengembalikan kursor ke root. ESC(escape). Setelah semua kabel telah terpasang dengan baik. CR(enter). kita mempelajari fungsi dan cara menggunakan menu-menu yang ada pada midicom. tekan ESC > M > (memori) > CR > (jika ingin merubah data. 2. untuk menyimpan perubahan data /menampilkan data selanjutnya dari suatu register atau memori. R (Register) Menu ini berfungsi untuk melihat dan merubah data suatu Register. Space bar. tekan tombol power untuk menyalakan midicom lalu cek 4 buah LED yang berada di samping kiri. setelah itu pastikan juga jack keyboard telah tertancap dengan baik pada portnya. jika sudah tekan space bar untuk menampilkan pilihan menu. nyalakan monitor dengan menarik tombolnya Atur intensitas cahaya pada layar dengan memutar tombolnya Lalu nyalakan midicom dan lihat monitor apakah sudah terlihat kursor(kursor berupa strip yang berkedip). M (Memory) Menu ini berfungsi untuk melihat dan merubah data suatu memori. bukan jack yang serial). sehingga midicom siap menerima perintah selanjutnya. saat pertamakali midicom dinyalakan/ input spasi saat proses pengetikan. Cara kerjanya. midicom tidak akan bekerja dengan baik. 7. tombol ini berfungsi untuk menampilkan menu utama. tekan ESC > R > (nama register) > CR > (jika ingin merubah data. ketikan data baru yang ingin di masukan) > CR. Jika ada salah satu LED yang tidak menyala. Cara kerjanya. midicom telah siap digunakan. Berikut merupakan instruksi yang terdapat dalam menu midicom : 1. 4. tombol ini berfungsi untuk menjalankan perintah yang telah dimasukan /tombol save. Tapi sebelum itu kita harus tahu terlebih dahulu fungsi dari beberapa tombol yang ada pada keyboard. 3. 3. 5. lalu monitor. karena LED ini merupakan indikator terhubungnya tegangan pada midicom. jika ada yang menyala maka diharuskan untuk menekan tombol reset Setelah itu. Setelah berhasil mengaktifkan perangkat midicom. Saat tombol power dinyalakan tidak boleh ada 7 segment yang menyala.2.

diantaranya: RAM (Random Access Memory). maksimal data yang dapat di lihat dari suatu blok memori yaitu 256 memori. L (List Memory) Menu ini berfungsi untuk melihat isi data suatu blok memori.Memori yang digunakan untuk menyimpan data memiliki beberapa tipe. dengan bebas dan dapat di ubah sesuai kehendak. tekan ESC > C > (memori awal data yang hendak di gandakan) > CR > (memori akhir yang hendak digandakan) > CR > (memori awal tujuan) > CR. C (Copy) Menu ini berfungsi untuk menggandakan data suatu memori/blok memori. Cara kerjanya. EPROM (Erasable Programmable Read Only Memory). Peta Memori (Memory Map) MIDICOM EPROM -----0000H 5FFFH RAM SYSTEM RAM USER 6000H 6FFFH 7000H FFFFH *data yang terdapat dalam RAM System dapat di ubah. yaitu memori yang dapat di isi dengan data. 5. yang nantinya ditampilkan dalam 16 baris dan 16 kolom. yaitu memori yang datanya hanya dapat di baca dan tidak dapat dihapus. 4. I (Insert) . Cara kerjanya. tetapi dapat dihapus dengan cara menyinarinya dengar sinar UV. namun sebaiknya tidak usah di ubah 3. lalu di program ulang. lalu bentuk ASCI dari data yang ada dari suatu memori akan di tampilkan di samping kanannya. tekan ESC > L > (memori awal yang ingin dilihat) > CR > (memori akhir yang ingin dilihat) > CR > ESC (jika telah selesai).

digunakan jika ada data yang lupa termasukan saat proses pengisian data memori. Untuk menjalankan program. jangan memasukan data baru dan langsung tekan CR saja. agar saat proses assembler kita bisa melakukannya secara sistematis dan tepat. ADD (operasi penjumlahan). Cara kerjanya. A (Assembler) Menu ini berfungsi untuk merubah kode rakitan (mnemonic) menjadi kode hexa(biner) yang dimengerti oleh perangkat MIDICOM. Cara kerjanya. Cara kerjanya. SUB (operasi pengurangan). Cara kerjanya. 6. T (Trace) . maka MIDICOM akan menyisipkan 3 data. dan cara mengatasinya. ketikan data selanjutnya dan tekan CR) PERHATIAN! Dalam perintah ini ada cacat yang mengakibatkan penambahan data yang tidak di inginkan setelah data yang ingin kita sisipkan. ACI (operasi penjumlahan dengan di sertai bilangan carry). lalu rubah datanya dengan perintah M. 1 data tambahan yang tidak diharapkan itu adalah 00. MOV (memindahkan data). RST (reset). tekan ESC > F > (memori awal yang ingin dirubah) > CR > (memori akhir yang ingin dirubah) > CR > (data baru yang ingin dimasukan) > CR. tekan ESC > A > (memori acak) > CR > (masukan kode mnemonic) > CR. Jadi jika kita ingin menyisipkan 1 data. Beberapa instruksi yang dimengerti oleh mnemonic. 7. contoh ketika kita ingin menyisipkan 2 data. kita harus membuat sebuah flowchart terlebih dahulu. D (Disassembler) Menu ini berfungsi untuk melihat kode hexa dari hasil konfersi kode mnemonic/kebalikan fungsi assembler. jangan sisipkan 1 data terakhir dari keseluruhan data yang akan disisipkan. dan satu data yang belum sempat di sisipkan itu di masukan dengan perintah M. MVI (menginput data). tekan ESC > I > (memori awal yang ingin di sisipkan data) > CR > (memori akhir yang ingin di sisipkan data) > CR > (masukan data yang ingin disisipkan) > CR (bila ada beberapa data yang akan dimasukan. Hal ini berlaku juga jika menyisipkan banyak data. tekan ESC > D > (Memori yang ingin dilihat) > CR (sampai melihat perintah RST 1) 9.Menu ini berfungsi untuk menyisipkan data pada suatu memori. F (Fill) Menu ini berfungsi untuk merubah data suatu blok memori dengan 1 data yang sama. 8.

Yang hasilnya akan ditampilkan dalam tampilan list register. Cara kerjanya. G (Go) Menu ini berfungsi untuk melaksanakan semua perintah yang sudah di buat hanya dengan sekali menekan CR. Dalam hal ini. tekan ESC > T > (memori yang dijadikan tempat penyimpanan data) > CR (hingga proses RST) 10. saatmemasukan kode mnemonic melalui assembler kita wajib memasukan perintah RST setelah proses dalam flowchart selesai. Cara kerjanya.Menu ini berfungsi untuk melaksanakan 1 per 1 perintah yang sudah dibuat sebelumnya melalui perintah assembler. tekan ESC > G > (memori yang menjadi tempat penyimpanan data) > CR . Berguna agar mempercepat proses pemrograman.