Anda di halaman 1dari 18

TUGAS MAKALAH

PERISIKLIK

OLEH :

JURUSAN KIMIA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS HALU OLEO
KENDARI
2016

KATA PENGANTAR
Page
1

Yang terakhir kalinya kami ucapkan banyak terima kasih kepada Bapak/Ibu dosen Kimia Organik yang telah banyak memberikan pengetahuan terkait makalah ini. Dan kepada teman-teman serta semua pihak yang telah membantu sehingga terselesaikannya makalah ini. kami menyadari bahwasanya makalah ini belumlah sempurna.Puji syukur saya sampaikan ke hadirat Allah yang maha kuasa atas segala limpahan nikmatnya sehingga makalah ini dapat terselesaikan. Oleh karena itu. 8 Juni 2016 Penulis DAFTAR ISI KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I : PENDAHULUAN Page 2 . Sebagai manusia yang jauh dari kesempurnaan. kami sangat berharap jikalau kedepannya dapat disempurnakan oleh penyusun yang lain. Mudah-mudahan makalah ini dapat bermanfaat bagi yang membacanya. Kendari.

Latar Belakang B.A. Rumusan Masalah C. Tujuan BAB II : PEMBAHASAN BAB III : PENUTUP DAFTAR PUSTAKA BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Selama beberapa tahun para ahli kimia tidak mampu untuk menjelaskan suatu mekanisme reaksi terkait reaksi perisiklik secara teoritis. Hofman telah mengemukakan penjelasan berdasarkan simetri oorbitalmolekul dari pereaksi dan Page 3 . R. Namun sejak 1960 beberapa teori telah dikembangkan untuk menjelaskan reaksi.reaksi ini.B Woodward dari universitas dari universitas Harvard dan R.

Perlakuan serupa dikembangkan oleh K. Terdapat tiga tipe utama reaksi perisiklik yaitu: 1. Reaksi perisiklik dicirikan oleh suatu keadaan transisi siklik yang melibatkan ikatan pi. Seperti reaksi S N2 dimana ikatan. Reaksi perisiklik teraktifkan dengtan energy aktivasi yang disedaikan oleh energy panas ( terimbas termal) atau cahaya ultraviolet (terimbas cahaya) . Fukui dimana perlakuannya dsebut metode orbital garis depan yang akan diterapkan pada makalah iini untuk penganalisisian reaksi perisiklik. B.tipe dari reaksi perisiklik BAB II PEMBAHASAN Reaksi perisiklik merupakan reaksi poliena terkonjugasi yang berlangsung dengan mekanisme serempak (concerted.tipe reaksi perisiklik? C. RUMUSAN MASALAH 1. TUJUAN 1. Apakah yang dimaksud dengan reaksi perisiklik? 2. tahap tunggal).produk. Bagaimanakah tipe.ikatan lama terputus ketika ikatan. Untuk mengetahui pengertian reaksi perisiklik 2. Reaksi elektrosiklik Page 4 . Reaksi sikloadisi 2.baru terbentuk yang terjadi dalam satu tahap.jenis atau tipe. Untuk lebih memahami jenis.

Setiap diena berkonjugasi mengandung orbital molekul π yang mirip dengan orbital molekul 1.3. Penataan ulang sigmatropik Orbital molekul poliena terkonjugasi Suatu poliena berkonjugasi mengandung 4n atau 4n + 2 elektron pi. System 4n yang paling sederhana diwakili oleh 1.3. perlu diketahui orbital molekul pada system terkonjugasi Page 5 . dimana n = 1. dalam system berkonjugasinya dengan n ialah bilangan bulat.3 butadiena sehingga molekul ini digunakan sebagai model bagi semua diena berkonjugasi. Interaksi LUMO/HOMO Sebelum beranjak ke penjelasan lebih lanjut.butadiene.

Dalam system ini. diena harus dalam keadaan komformasi s-cis karena jika tidak seperti itu tiadak akan reaktif.dimana disini terdapat gugus pendonor elektron yang membuatnya lebih reaktif . Dalam 1. empat orbital p digunakan dalam pembentukan molekul π. Page 6 .Apa yang dimaksud dengan diena? Diena adalah nukleofil yang kaya electron.3 butadiena. π 1 (Ψ1) dan π2 (Ψ2) adalah orbital bonding sedangkan π3* (Ψ3) dan π4* (Ψ4) adalah orbital antibonding.

π2 (Ψ2) adalah orbital molekul terhuni tertinggi HOMO (Highest Occupied Molecular Orbital) dan π3* (Ψ3) adalah Orbital Molekul Tak Terhuni Terendah LUMO (Lowest Unoccupied Molecular Orbiatal).5. Dalam keadaan dasar. keempat electron pi berada dalam dua orbital dengan energy terendah . HOMO dan LUMO dirujuk sebagai orbital garis depan dan merupakan orbital yang digunakan dalam metode orbital garis depan untuk melakukan penganalisisan pada reaksi perisiklik. Dalam hal ini pada keadaan Ψ4 memiliki tiga simpul anatara inti.Bisa dilihat dari gambar di atas bahwa orbital molekul dengan energy tinggi adalah yang mempunyai banyak simpul antara inti. Dalam hal ini.inti.heksatriena.3. π 1 (Ψ1) dan π2 (Ψ2). System 4n + 2 pada 1. Page 7 .

Reaksi Sikloadisi Raksi sikloadisi adalah reaksi dimana dua molekul tak jenuh menjalani suatu reaksi adisi untuk menghasilkan produk siklik.Reaksi Perisiklik 1. Dalam reaksi ini dua ikatan pi diubah menjadi dua ikatan sigma. Page 8 .

Reaksi sikloadisi [ 2 + 2 ] Sikloadisi etilena atau dua alkena sederhana apa saja disebut sikloadisi [ 2 + 2 ] karena disini terlibat dua electron pi + dua electron pi. Contoh: Page 9 .alders a. tetapi tidak mudah terjadi bila campuran reaksi itu dipanaskan. Reaksi sikloadisi tipe [ 2 + 2 ] mudah terjadi dengan adanya cahaya dengan panjang gelombang yang sesuai.Pembentukan ikatan dapat terjadi pada sistem pi pada sisi yang sama (suprafasial) atau pada sisi berseberangan (antarafasial). Contoh reaksi ini adalah reaksi Diels.

Sikloadisi etilena yang menghasilkan siklibutana. Bersamaan dengan menyatunya orbital π. π1 merupakan orbital bonding dan HOMO. orbital – orbital ini juga mengalami hibridisasi menghasilkan ikatan sigma sp3 yang baru. sedangkan π 2* adalah orbital antibonding dan LUMO Dalam suatu reaksi sikloadisi. Aturan Orbital Simetri Untuk Sikloadisi [4+2] Page 10 . Dalam keadaan dasar. Etilena mempunyai dua orbital molekul π: π 1 dan π2*. HOMO dari molekul pertama harus bertumpang tindih dengan LUMO dari molekul kedua.

Dalam keadaan imbasan termal fase.alders merupakan dikloadisi [4 + 2] yang paling dikenal. Reaksi Diels – Alders memerlukan panas bukan cahaya ultraviolet. namun energy pengaktivan yang dibutuhkan sangat tinggi dibandingkan reaksi. jika etilena disinari dengan cahaya ultraviolet. Namun. Selanjutnya akan diperoleh campuran molekul etilena tereksitasi dan keadaan dasar. Terimbas termal Terimbas cahaya Bila etilena dipanaskan. Sikloadisi [ 4 + 2] Reaksi Diels. tetapi tidak semua. π1.fase orbital tidak dapat berikatan sehingga reaksi ini kerap disebut reaksi terlarang simetri (symmetry forbidden reaction). b.reaksi yang lain. maka sebuah electron pi dipromosikan dari orbital π1 ke π2*. Suatu reaksi terlarang simetri dapat terjadi pada beberapa keadaan. electron π nya tidak dipromosikan. Page 11 . tetapi tetap dalam keadaan dasar.

2. HOMOnya akan menjadi orbital π 3*. Karena itu siklisasi [4+2] bersifat terlarang simetri.Aturan Orbital Simetri Untuk Sikloadisi [4+2]  TERIMBAS TERMAL (Ground State)  TERIMBAS CAHAYA (excited state) Bila suatu diena tereksitasi oleh cahaya. Reaksi elektrosiklik Page 12 . dan orbital molekul ini tidak dapat bertumpang tindih dengan LUMO dari dienofil.

Reaksi elektrosiklik adalah antar. Dalam siklisasi ini dua electron pi digunakan untuk membentuk sebuah ikatan sigma Pada reaksi ini hanya HOMO yang simetri yang menentukan terjadinya reaksi.ubahan (interconversion) serempak dari suatu poliena berkonjugasi dan suatu sikloalkena. Reaksi elektrosiklik pada Diena Reaksi elektrosiklik pada Triena Page 13 .

Reaksi di bawah ini bereaksi dengan imbas termal dan imbas cahaya.Reaksi elektrosiklik adalah stereoselektif. Contoh: Page 14 .

3. Penataulangan sigmatrofik Penataan ulang sigmatrofik ialah geseran intramolekul serempak suatu atom atau gugus atom. Contoh: [1.5] Rearrangement (H-shift) Page 15 .

Contoh seperti reaksi di bawah H -bond to be broken 1 H 1 5 2 4 3 1 5 H 1 2 4 3 Penataulangan sigmatrofik tipe [1.posisi relative atom yang terlibat dalam perpindahan (migrasi). yang lazim adalah [1.Penataan ulang sigmatrofik dikelompokkan berdasarkan system penomoran rangkap yang merujuk ke posisi. tergantung pada fasefase dari orbital yang berantatraksi dalam HOMO dari suatu system radikal hipotetik. BAB III PENUTUP Page 16 .5] Penataulangan sigmatrofik terjadi secara suprafasial atau antarafacial.3] jarang.

tahap tunggal). Reaksi elektrosiklik 3. dengan keadaan transisi siklik. Terdapat tiga tipe utama reaksi perisiklik yaitu: 1. Reaksi perisiklik merupakan reaksi poliena terkonjugasi yang berlangsung dengan mekanisme serempak (concerted. maka komponen. Jika fase. Sedangkan jika fase. Seperti reaksi S N2 dimana ikatan. Penataan ulang sigmatrofik bisa terjadi secara siprafasial atau antarafasial.electron dianggap mengalir dari HOMO satu molekul ke LUMO molekul lain.fase orbital berlawanan dan menunjukkan karakter antibonding eaksi itu disebut terlarang simetri.Reaksi perisiklik merupakan reaksi serempak.reaksi elektrosiklik.baru terbentuk yang terjadi dalam satu tahap. Page 17 . tergantung dari fasefase orbital yang berintraksi dalam HOMO dari suatu system radikal hipotetik. komponen orbital p dari HOMO menjadi tumpang tindih ujunt ke ujung untuk membentuk ikatan sigma y7ang baru. reaksi ini dikatakan terizinkan simetri. Reaksi sikloadisi 2. Electron. Sikloadisi [2 + 2] yang trizinkan simetri adalah terimbas cahaya sedangkan sikloadisi [4+ 2] adalah terimbas termal Dalam reaksi. terimbas termal atau terimbas cahaya. Geometri keadaan transisi akan menentukan mudah atau tidaknya bereaksi suatu senyawa tertentu.fase orbital ini sama.ikatan lama terputus ketika ikatan. Penataan ulang sigmatropik Dalam penganalisisan reaksi perisiklik digunakan metode garis depan terlebih untuk reaksi sikloadisi.komponen itu harus melakukan gerakan konrotasi atau disrotasi yang selanjutnya menentukan stereokimianya. Agar terjadi.

Chem.DAFTAR PUSTAKA Fessenden. Angel. dan Fesenden. lnt Ed. 1986. Jakarta: Erlangga. Page 18 . Kimia Organik edisi ketiga jilid dua. R. 1969.Laboratory of Organic Chemistry: Helsinki University of Technology.