Anda di halaman 1dari 3
PAPER NUTRITION STATUS OF 1-5 YEARS CHILDREN IN FIELD PRACTICE AREA OF RHTC NAILA, JAIPUR Jurnal Internasional Tentang Gizi Balita Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Gizi Daur Hidup Diampu Oleh : Mardiana, S.KM, M.Si Disusun Oleh: 1. Siti Yuliana Syafriati 2. Bayu Christiyono Eko Atmojo 3. Ardha Nur Majida Rombel 5 6411414121 6411414125 6411414127 JURUSAN ILMU KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2016 NUTRITION STATUS OF 1-5 YEARS CHILDREN IN FIELD PRACTICE AREA OF RHTC NAILA, JAIPUR (Status Gizi Anak-Anak Usia 1-5 Di Area Praktek Lapangan RHTC Naila, Jaipur) Maret 2014 ,Vol 3, Edisi 3 Dr. Lokesh Sonkaria, Dr. Afifa Zafer, Dr. Kusum Lata Gaur, Dr Mahesh C. Sharma 1. Latar Belakang Nutrisi adalah dasar yang mempengaruhi dan menentukan kesehatan semua orang dan itu membuka jalan bagi kita untuk tumbuh, berkembang, bekerja, bermain dan melawan infeksi. Memberikan nutrisi pada anak yang berlebihan memiliki dampak negative bagi kehidupan. Malnutrisi terus menjadi penyebab dan konsekuensi dari penyakit dan kecacatan pada anakanak yang bertahan hidup. Malnutrisi memainkan peran utama dalam kematian anak di negara berkembang, setengah dari 10,4 juta kematian anak di negara berkembang disebabkan karena malnutrisi. Di India, sekitar 46 % malnutrisi terjadi di usia 3 tahun, 47 % anak mengalami kekurangan berat badan. Di India, anak-anak dengan usia di bawah 5 tahun memiliki pertumbuhan yang terhambat mencapai 48% dan kekurangan berat badan mencapai 43%. Lebih dari setengah (54%) dari semua kematian sebelum usia 5 tahun di India terkait dengan kekurangan gizi. Rajasthan membawa salah satu beban tertinggi anak-anak kekurangan gizi di India dan menurut Survei Kesehatan Keluarga Nasional (2005-2006), di Rajasthan, 44 persen anak-anak di bawah kelompok usia 3 tahun dilaporkan kekurangan berat badan. Melihat kondisi tersebut, maka peneliti melakukan penelitian ini dengan tujuan untuk menilai status gizi anak usia 1-5 tahun dan mengetahui factor sosio-demografis yang terkait dengannya di daerah praktek bidang RHTC Naila di Jaipur Kabupaten Rajasthan. 2. Metode Pengumpulan Data Metode pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan studi analitik cross-sectional. Penelitian dilakukan pada anak usia 1-5 tahun di daerah praktek bidang RHTC Naila, melekat SMS Medical College, Jaipur. 3. Cara pengumpulan Data Pengumpulan data dilakukan dari 01 Agustus 2012 sampai 28 Februari 2013. Wawancara dilakukan terhadap 330 anak usia 1-5 tahun dengan persalinan normal dan berat lahir normal dan orang tua bersedia untuk berpartisipasi disurvei dari 30 cluster. Semua anak diwawancarai menggunakan pradesain, pretested, jadwal wawancara semi-terstruktur. Data yang terkumpul dimasukkan ke dalam Microsoft excel 2010 lembar kerja dalam bentuk grafik induk. Kemudian data diklasifikasikan dan dianalisis. 4. Hasil dan Pembahasan Usia rata-rata anak-anak yang diamati adalah 34,13 bulan dengan standar deviasi 10,22 bulan. Dalam penelitian ini diamati dari 330 anak terdapat 13,6% anak-anak ditemukan memiliki kurang gizi. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa 37,27% anak-anak dinyatakan non anemia (kadar hemoglobin normal), sedangkan 62,73% menderita anemia (35,76% adalah anemia ringan, 26,36% anemia sedang dan 0,61% yang mengalami anemia berat). Dalam penelitian ini ditemukan bahwa proporsi perempuan dengan kekurangan gizi lebih besar dari laki-laki yaitu 21,83% : 6.38%. Jadi hal itu terungkap dalam penelitian ini bahwa di antara faktor sosio-demografis, jenis kelamin, status sosial-ekonomi dan kelahiran anak agar ditemukan untuk dihubungkan sedangkan jenis keluarga, ukuran keluarga dan usia anak tidak ditemukan terkait dengan status gizi. Dalam penelitian ini diamati bahwa 13,6% anak-anak ditemukan memiliki kurang gizi dan nilai rata-rata dari lingkar lengan atas (LILA) 14,29. Penelitian tersebut sebanding dengan hasil database Bank Dunia Anak Gizi Buruk, Survey Kesehatan Keluarga Nasional (NFHS-3) tahun 2012 melaporkan masing-masing keurangan gizi 11,%, 20% dan 17%. Anak-anak yang kekurangan gizi sebagian besar ditemukan pada kelompok dari keluarga miskin. 5. Kesimpulan Sekitar sepersepuluh dari anak-anak itu kekurangan gizi dan sekitar dua pertiga mengalami anemia sedang. Status gizi anak ditemukan yang dikaitkan dengan jenis kelamin, status sosial-ekonomi dan urutan kelahiran anak pada kenyataannya tidak terkait dengan jenis keluarga, keluarga ukuran dan usia anak Referensi : Sonkaria, Lokesh dkk. 2014. Nutritional Status of 1-5 Years Children In Field Practice Area Of RHTC Naila, Jaipur. International Journal Of Innovative Research & Development. Volume 3 Issue 3 Hal 324-327