Anda di halaman 1dari 3

Public Relations (PR) adalah fungsi manajemen yang membangun dan mempertahankan hubungan yang

baik dan bermanfaat antara organisasi dengan public yang memengaruhi kesuksesan atau kegagalan
organisasi tersebut
Marketing adalah fungsi manajemen yang mengidentifikasi kebutuhan dan keinginan manusia,
menawarkan produk dan jasa untuk memuaskan permintaan, dan menyebabkan terjadinya transaksi di
mana pemberian produk atau jasa itu akan ditukar dengan sesuatu yang berharga bagi si penyedia.
Hubungan Internal adalah bagian khusus dari PR yang membangun dan mempertahankan hubungan
yang baik dan saling bermanfaat antara manajer dan karyawan tempat organisasi menggantungkan
kesuksesannya.
Publisitas adalah informasi yang disediakan oleh sumber luar yang digunakan oleh media karena
informasi itu memiliki nilai berita.
Advertising adalah informasi yang ditempatkan di media oleh sponsor tertentu yang jelas identitasnya
yang membayar untuk ruang dan waktu penempatan informasi tersebut.
Press agentry adalah penciptaan berita dan peristiwa yang bernilai berita untuk menarik perhatian media
massa dan mendapatkan perhatian publik.
Lobbying adalah bagian khusus dari PR yang berfungsi untuk menjalin dan memelihara hubugnan
dengan pemerintah terutama dengan tujuan memengaruhi penyusunan undang-undang dan regulasi.

2 Faktor yang memengaruhi komunikasi internal dengan karyawan dan menambah rasa hormat
manajemen terhadap salah satu dari fungsi PR ini:
1. Manfaat dari pemahaman, teamwork, dan komitmen karyawan dalam mencapai hasil yang
diinginkan. Aspek positif dari prilaku karyawan ini sangat dipengaruhi oleh komunikasi interaktif
yang efektif di seluruh organisasi.
2. Kebutuhan untuk membangun jaringan komunikasi manajer yang kuat, yang membuat setiap
supervisor di semua level dapat melakukan komunikasi secara efektif dnegan karyawannya.
Kebutuhan ini lebih dari sekedar menciptakan informasi yang berhubungan dengan pekerjaan
tetapi juga harus memuat informasi bisnis dan isu publik yang memengaruhi organisasi secara
keseluruhan.

11. Informasi yang jujur dan transparan bebas mengalir ke atas. 10. 9.untuk berita yang ditulis reporter. Lingkungan yang sehat dan aman.gambar beresolusi tinggi dan lembar fakta klien --.30 menghadiri pertemuan makan siang bersama staf dalam ruang rapat. Status dan partisipasi yang memuaskan untuk setiap orang 4. dan samping di dalam organisasi. 6. Mengyiapkan klip laporan harian untuk masing-masing klien dan menyerahkan ----beserta berita baru tersebut--. Hari-hari dalam kehidupan asisten account executie 8.Hubungan kerja sehari-hari melibatkan banyak kontak.30 Tiba di kantor 30 menit sebelum atasan datang. Membantu tim lain mencari ide untuk klien dan mendengar berita terbaru dari masing-masing tim akuntansi.30 menindaklanjuti e-mail baru dan voice mail yang diterima saat makan siang. Optimism tentang masa depaan. 13. . Memesan dua produk tambahan. 14. Mengecek kualitas dan memastikan tersedia cukup materi dan produk terbaru untuk dikirimkan ke media.sebagaimana ditugaskan oleh supervisor --. termasuk pesan yang ditinggalkan oleh reporter teknologi tentang news release yang dikirimkan kemarin. Kontinuitas kerja tanpa perselisihan 5. 3.00 Membaca media untuk mencari berita baru yang relevan dengan klien. Mengajukan permintaan bahan-bahan --. Menyelesaikan tugas-tugas yang kemarin belum selesai.ke supervisor bersangkutan.00 Menulis draft cover story untuk newsletter --. 7. hubungan kerja itu dicirikan setidaknya dengan ketujuh kondisi: 1. Keberhasilan usaha.30 Meriset lokasi acara dan menyiapkan logistik untuk presentasi kesehatan publik yang akan datang yang disponsori oleh klien pelayanan kesehatan. memikirkan bagaimana kira-kira klien menanggapi perubahan di lingkungan eksternal.30 menerima pesanan dari percetakan berupa materi media yang telah disetujui untuk dikirimkan ke klien minggu depan. 2. 12.untuk klien pameran mobil dan menyerahkannya untuk diedit. dan memikirkan apakah klien terpengaruh atau tidak. Mengecek dan membalas e-mail dan voice mail berdasarkan prioritas tingkat kepentingannya. Keyakinan dan kepercayaan antara karyawan dan atasan. bawah . tetapi komunikasi karyawan yang efektif akan berkembang dalam iklim yang jujur dan dapat dipercaya. idealnya.

tetapi juga. 6. 5. Komunikator professional peka terhadap nilai cultural dan keyakinan dan melakukan aktivitas yang adil dan seimbang yang mendorong dan membantu pemahaman yang saling bermanfaat. Komunikator profesional melindungi informasi rahasia dan pada saat yang sama tunduk pada semua ketentuan hokum dan mengungkapkan informasi yang memengaruhi kesejahteraan orang lain 9. Komunikator professional mematuhi hokum dan kebijakan publik yang mengatur aktivitas profesional mereka dan peka terhadap kandungan dari semua hokum dan peraturan. jujur terhadap diri mereka sendiri sebagai individu. Komunikator profesional mengakui pernyataan atau ekspresi unik yang dipinjam dari bidang lain dan menyebutkan sumber dan tujuan dari semua informasi yang disebarkan ke publik. 2. dan tepat waktu dan menjaga agar arus informasi penting sesuai dengan kepentingan publik. 12. Komunikator professional menjaga kredibilitas dan kehormatan profesi mereka dengan melakukan proktik komunikasi yang jujur. 3. Komunikator profesional tidak menggunakan informasi rahasia yang didapatkan dari aktivitas profesioanl demi keuntungan pribadi dan tidak akan mewakili kepentingan yang saling bersaing atau berkonflik tanpa persetujuan dari pihak-pihak yang terlibat. Komunikator professional memahami dan mendukung prinsip kebebasan berbicara. Komunikator professional menyebarkan informasi yang akurat dan segera melakukan koreksi terhadap kekeliruan informasi yang menjadi tanggung jawab mereka. Komunikator profesional tidak menerima pembayaran atau hadiah yang tidak transparan untuk pelayanan profesional dari siapa saja selain klien atau karyawan. 11.Komunikator profesional harus jujur bukan hanya terhadap orang lain. kebebasan berkumpul dan akses ke pasar ide yang terbuka dan bertindak sesuai dengan prinsip tersebut. apa pun alasannya. dan seandainya ada pelanggaran terhadap hokum atau kebijakan publik. 10. . yang paling pentin.Pasal-pasal 1. 7. 8. Komunikator profesional tidak menjamin akibat yang berada di luar kekuasaan praktisi. akan segera bertindak untuk memperbaiki situasi. Komunikator professional menahan diri untuk tidak ikut serta dalam aktivitas apa pun yang dianggap komunikator sebagai kegiatan yang tidak etis. 4. terus terang. sebag seorang profesional mencari kebenaran dan mengatakan kebenaran kepada diri sendiri lebih dahulu.