Anda di halaman 1dari 4

Analisis Informasi Keuangan Berdasarkan USALI

(Uniform System Of Accounts for The Lodging
Industry) pada Usaha Perhotelan
Analisis laporan keuangan merupakan proses untuk mempelajari data-data keuangan
agar dapat dipahami dengan mudah untuk mengetahui posisi keuangan, hasil operasi dan
perkembangan suatu perusahaan dengan cara mempelajari hubungan data keuangan, sehingga
analisis laporan keuangan dapat dijadikan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan bagi
pihak-pihak yang berkepentingan dan juga dalam melakukan analisisnya tidak akan lepas dari
peranan rasio-rasio laporan keuangan, dengan melakukan analisis terhadap rasio-rasio
keuangan akan dapat menentukan suatu keputusan yang akan diambil. Tujuan dari analisis
laporan keuangan adalah: 1) untuk mengetahui posisi keuangan perusahaan dalam satu
periode tertentu, baik aset, kewajiban, ekuitas, maupun hasil usaha yang telah dicapai untuk
beberapa periode dan dapat juga digunakan sebagai pembanding dengan perusahaan sejenis
tentang hasil yang mereka capai.

I

Analisis Vertikal dan Horizontal
Menurut Munawir (2010:36), ada dua metode analisis yang digunakan oleh setiap

penganalisis laporan keuangan, yaitu analisis vertikal dan analisis horisontal.
1. Analisis Vertikal membandingkan masing-masing pos dalam periode berjalan dengan
jumlah total pada laporan yang sama dapat bermanfaat untuk menyoroti hubungan yang
signifikan dalam laporan keuangan. Dalam analisis vertikal terhadap neraca, masingmasing pos aktiva dinyatakan sebagai persen dari total aktiva. Masing-masing pos
kewajiban dan ekuitas pemilik dinyatakan sebagai persen dari total kewajiban dan
ekuitas pemilik. Dalam analisis vertikal terhadap laporan laba-rugi, masing-masing pos
dinyatakan sebagai persen dari total pendapatan atau penghasilan. Analisis vertikal
juga bisa diterapkan untuk beberapa periode guna menyoroti perubahan hubungan
sepanjang waktu. Berikut adalah contoh analisis vertikal untuk dua tahun periode pada
PT. Jasa Akuntansi.

1

700 1.8% menjadi 50.7% – 6.3% 70. Tren yang baik adalah menurunnya beban perlengkapan sebesar 0.300 1. berikut ini ditunjukkan analisis horizontal atas laporan 2 .PT.0% – 1.6% (2. 2. Beban sewa dan beban rupa-rupa sebagai persen dari pendapatan jasa akuntansi adalah konstan. dapat diperkuat dengan membandingkannya terhadap rata-rata industri yang diterbitkan oleh asosiasi dagang dan jasa informasi keuangan.0% 12. Jasa Akuntansi Laporan Laba – Rugi Untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember 2010 dan 2011 (dalam 000) 2011 2010 Jumlah Persen Jumlah Pendapatan Honor 187.500 49.000 32.7%.8% Tabel di atas menunjukkan tren yang baik maupun tren yang kurang baik yang mempengaruhi laporan laba-rugi PT.000 50.500 100. laporan keuangan yang lebih awal selalu dijadikan dasar perhitungan untuk analisis horizontal.000 Beban Rupa-rupa 2.000 8.0% 45.800 Laba Bersih 95.0% 8. Analisis Horizontal adalah analisis dengan mengadakan perbandingan laporan keuangan untuk beberapa periode atau beberapa saat sehingga akan diketahui perkembangannya. Analisis terhadap berbagai persentase yang diperlihatkan untuk PT.7% 79.2% 52.0% 1.2% 1. Kenaikan atau penurunan jumlah pos tersebut dihitung sebagai persentase kenaikan atau penurunan.0% 30. seperti halnya kenaikan beban utilitas sebesar 0. Setiap perbedaan besar dengan rata-rata industri harus ditelusuri untuk kemajuan perusahaan kedepan. Dalam melakukan analisis horizontal.7% (6.000 Beban Operasi: Beban Upah 60.4%.000 Beban Utilitas 12.200 Persen 100.2% 47. suatu akun laporan keuangan tahun berjalan dibandingkan dengan akun yang sama pada periode sebelumnya.500 6.0% 150.000 Beban Sewa 15. Sebagai contoh.0% 2. Dalam membandingkan laporan dari dua periode yang berbeda. Jasa Akuntansi. Jasa Akuntansi.4% 3.000 Beban Perlengkapan 2.0% 6. Peningkatan beban upah sebesar 2% (32% – 30%) adalah tren yang kurang baik.7% 9.0%).800 Total Beban Operasi 92. Hasil bersih dari tren ini adalah bahwa laba bersih sebagai persen dari pendapatan jasa akuntansi turun dari 52.

9%.000. kenaikan pendapatan penjualan adalah trend yang baik. laba bersih meningkat sebesar Rp 15.6%.000 9.000 3.000 15..800 70.0% 60. salah satunya pada peningkatan beban utilitas adalah akibat dari penambahan kapasitas produksi dari sebelumnya sehingga membutuhkan beban listrik yang lebih besar.atau 19. peningkatan pendapatan ini berasal dari hasil 3 .0% 38.200 33.000 3.800 45. yaitu kecenderungan atau trend yang menunujukkan peningkatan dari trend sebelumnya.9%. beban sewa dan beban lain-lain.3% akibat adanya penambahan karyawan. dengan total beban operasi yang meningkat sebesar 30.700 2. Secara keseluruhan.Contoh. Angin Ribut yang memperlihatkan trend yang baik maupun yang buruk yang mempengaruhi laporan laba rugi perusahaan.6% 19. Trend yang buruk adalah peningkatan beban upah. Besarnya peningkatan (penurunan) dari berbagai akun laporan keuangan dan penyebabnya harus ditelusuri (tracing) lebih jauh untuk mengetahui apakah operasi perusahaan masih dapat ditingkatkan efisiensinya.000 15.0)% 27. Hal ini menjelaskan peningkatan beban utilitas sebesar 38. Demikian pula dengan meningkatnya pendapatan. Angin Ribut Laporan Laba Rugi Untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember 2011 (dalam ribuan 000) Pendapatan Penjualan Beban Opersi : Beban Upah Beban Sewa Beban Utilitas Beban Perlengkapan Beban Lain-lain Total Beban Operasi Laba Bersih 2011 2010 187.800 79.500 (300) 500 21. Peningkatan juga terjadi pada beban upah sebesar 33.9% Pada analisis horizontal di atas. Beban ini meningkat lebih dibanding pendapatan penjualan.300 92. demikian pula penurunan beban perlengkapan.000 Kenaikan (Penurunan) Jumlah Persen 37.000 1.keuangan PT. PT.8% 30.500 25. beban utilitas.500 95.500 150.000 12.9% (10.800.700 15.000 12.500 2.000 3.3% 25.

Diunduh: 12 Mei 2016. 4 .1_Membuat_Analisis_Vertikal_dan_Horizontal.penambahan penjualan yang terjadi pada periode berjalan. laporan ekuitas pemilik. Octa.edu/9420085/3. DAFTAR PUSTAKA Libriyanti. https://www. Contoh di atas memberikan gambaran mengenai kegunaan analisis horizontal (horizontal analysis) dalam menginterpretasikan dan menganalisis laporan keuangan. Jadi. 2013. Analisis horizontal yang diperlihatkan di atas juga dapat digunakan untuk analisis pada laporan neraca. keputusan untuk menambah karyawan merupakan keputusan yang sangat tepat. Analisis Vertikal dan Horizontal.academia. dan laporan arus kas.