Anda di halaman 1dari 1

PENGADAAN PERBEKALAN FARMASI

NOMER DOKUMEN

NOMER REVISI

JUMLAH HALAMAN

FARM/008/AKR/2014
RSIA. DENTATAMA

STANDARD
PROSEDUR
OPERASIONAL
Pengertian

Tujuan

Kebijakan

Prosedure

Unit Terkait

TANGGAL TERBIT

DITETAPKAN

Dr. Subagyo Siswoyo, M.Kes


Direktur

Pengadaan perbekalan farmasi adalah suatu proses kegiatan yang bertujuan


agar ketersediaan sediaan farmasi (obat) tercukupi jumlah dan jenisnya sesuai
dengan kebutuhan pelayanan.
1. Mendapatkan jenis dan jumlah obat yang tepat sesuai
dengan kebutuhan
2. Menghindari terjadinya kekosongan obat (stock out)

1. KepMenKes nomor 1197 / Menkes / SK / X / 2004 tentang


Standar Pelayanan Farmasi di Rumah Sakit
2. Keputusan Direktur Nomor.
3. Pengadaan sediaan farmasi da nobat-obatan dilakukan
melalui jalur resmi yaitu Pedagang Besar Farmasi (PBF),
Industri Farmasi, dan Apotek lain sebagai supplier obat
4. Dilengkapi dengan Surat Pesanan (SP) dan Faktur

1. Petugas dari Unit Farmasi menyiapkan data obat yang akan


di pesan dengan mempertimbangkan jumlah persediaan di
unit farmasi dan kebutuhan rumah sakit
2. Mengelompokan jenis obat yang akan di pesan berdasarkan
PBF
3. Menuliskan obat yang akan di pesan ke PBF pada Surat
Pesanan (SP) rangkap 2 lembar, yang asli di berikan kepada
sales dari PBF sedang salinannya di simpan sebagai arsip
4. Untuk Pemesanan obat-obat narkotika dan psikotropika
menggunakan SP khusus
5. SP di tandatangani oleh Apoteker dan di beri stempel rumah
sakit
6. Menelepon pesanan pada PBF jika salesmannya tidak datang
1. Unit Farmasi
2. Suplier Obat