Anda di halaman 1dari 8

No.

Dokumen :

STANDARD
OPERATING PROCEDURE
STEER SKID LOADER

PONTIANAK PACKING PLANT

Judul Dokumen

SOP Skid Loader

Jenis Dokumen

SOP

Nomor Dokumen

SOP

Level Dokumen

III

Status Revisi

0.0

Tanggal Efektif

Jumlah Halaman

Status Dokumen

Revisi

Tgl. Efektif

Halaman

: 1 dari 8

-16

8 (tidak termasuk lampiran)


Master

Copy No :

Dibuat oleh :

Disetujui oleh :

Amiruddin Aris

Cahiruddin Siregar

Team Leader

Manager Packing Plant

Operation

Pontianak

STANDARD
OPERATING PROCEDURE
STEER SKID LOADER

PONTIANAK PACKING PLANT

No. Dokumen :
Revisi

Tgl. Efektif

Halaman

: 2 dari 8

DAFTAR ISI
PERSETUJUAN

DAFTAR ISI

I.

PEMERIKSAAN SEBELUM START/CHECKING BEFORE STAR

II.

MENGHIDUPKAN MESIN/ENGINE STARTING

III

PEMANASAN/WARMING UP

IV.

UJI FUNGSI/MOVING TEST

V.

RUNNING/PENGOPERASIAN

VI.

PARKING/PARKIR

VII. PENDINGINAN MESIN/ENGINE COOLING DOWN


VIII. MEMATIKAN MESIN/ENGINE STOPPING
IX.

KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA/SAFETY

RIWAYAT PERUBAHAN DOKUMEN

I.

3
4

6
6
6
7
8

PEMERIKSAAN SEBELUM START/CHECKING BEFORE START


(Pemeriksaan Keliling).
Safety Procedure/Prosedur K3 :
Pemeriksaan dilakukan berdasarkan Daily Maintenance List.
Pemeriksaan dilakukan dalam keadaan Engine Stop/Mesin mati.
Seluruh Peralatan Kerja (Ground Engaging Tools) diturunkan (diletakkan
diatas tanah).
Seluruh Control Lever Peralatan Kerja diposisikan pada posisi Hold (Tahan)
atau Netral (Free).
Starting Key/Switch (Kunci Kontak) dicabut dan dipegang oleh operator
pemeriksa.

STANDARD
OPERATING PROCEDURE
PONTIANAK PACKING PLANT

STEER SKID LOADER

No. Dokumen :
Revisi

Tgl. Efektif

Halaman

: 3 dari 8

Komponen yang diperiksa :


1. Bucket
Periksalah, apakah ada bagian yang rusak, aus, retak, baut yang kendor
atau lepas.
2. Bucket Linkage
Periksa apakan ada bagian yang retak, aus atau bocor.
3. Ruang Operator/Operator Cabin
Periksa kebersihan ruang operator dan fungsi seluruh Control Instrument
yang terdapat pada panel dibagian depan ruang operator. Periksa juga
ROPS jika ada.
4. Ruang Mesin/Engine
Periksa oli mesin, air pendingin mesin, bahan bakar, fan belt,
accu/battery, saringan udara (air cleaner), endapan air pada tangki angin,
radiator, water separator.
5. Sistim Hidrolik/Hydraulic System
Periksa kondisi jumlah/banyaknya oli hidrolik, kebersihan tutup
tanki/breather, hydraulic cylinder, hoses, pipa-pipa hidrolik dari
kebocoran.

6. Roda/Wheel
Periksa baut-baut roda apakah ada yang kendor, posisi lock rim ring,
tekanan angin ban, tread/kembangan ban, keausan ban dan cacat-cacat
(robek, luka dll).
II.

III.

MENGHIDUPKAN MESIN/ENGINE STARTING

Safety Procedure/Prosedur K3.


Pasang rem parkir/apply parking brake.
Turunkan bucket rata dengan permukaan tanah
Amankan daerah sekitar unit dari orang-orang yang tidak terkait dengan
unit kerja.
Bunyikan horn/klakson (jika tersedia klakson listrik).
PEMANASAN/WARMING UP
1. Engine speed/ RPM
RPM engine low idle pada kisaran 750 Rpm s/d 900 Rpm.
2. Jangan bebani engine selama pemanasan.
Walau dengan beban yang kecil saja, misalnya menyalakan AC untuk
Operator Cabin.
3. Waktu pemanasan
Waktu yang diperlukan untuk pemanasan 3 s/d 5 menit

STANDARD
OPERATING PROCEDURE
PONTIANAK PACKING PLANT

STEER SKID LOADER

No. Dokumen :
Revisi

Tgl. Efektif

Halaman

: 4 dari 8

Lamanya pemanasan juga harus merujuk pada Buku Petunjuk


Pengoperasian atau tergantung pada sistem pendinginan mesin/enginenya.
4. Pada saat melakukan pemanasan mesin/engine lakukan pemeriksaan
instrumen pada panel kontrol yang ada pada cabin operator.
Periksa fungsi Ampher Meter, Tekanan oli, Tacho meter, Volt meter,
Engine temp, Transmission oil temp, Fuel pressure, Air pressure, dll.

IV.

UJI FUNGSI/MOVING TEST

1. Fungsi kendali/Directional control lever, maju dan mundur


Bebaskan lokasi gerak maju dan mundur unit dari orang-orang yang
tidak berkepentingan. Jarak uji minimal 1(satu) kali panjang unit
2. Fungsi Steering system
Gerakkan unit untuk membelok kekiri dan kekanan
3. Fungsi Alat Perlengkapan Kerja
Turun & naiknya bucket, Bucket Tilting system
4. Fungsi pengereman/Braking system
Uji Service brake, Traveling brake dan Parking brake sesuai dengan
prosedur.
5. Fungsi peralatan lainnya
Lampu-lampu, wiper, air penyemprot kaca, horn/klakson dan Monitoring
instrument.
V.

RUNNING/PENGOPERASIAN

Safety procedure/Prosedur K3

Pengoperasian unit Wheel Loader terkait.


Pengoperasian Wheel Loader hanya diperbolehkan oleh operator yang
terlatih, bersertifikat dan memiliki SKM -> SIO.
Patuhi SOP yang telah diterbitkan Perusahaan, Ketentuan, Peraturan dan
Undang-undang yang berlaku.

1. Standard manuver minimal


Maju lurus, belok kiri dan kanan. Membelok dengan radius lebar dan
radius kecil atau sempit.
2. Pengoperasian & Teknik Operasi
Memuat ke Dump Truck dan atau ke Hopper/Loading

STANDARD
OPERATING PROCEDURE
STEER SKID LOADER

PONTIANAK PACKING PLANT

VI.

No. Dokumen :
Revisi

Tgl. Efektif

Halaman

: 5 dari 8

Membongkar muatan dari Tongkang/Unloading


Membuat tumpukan/Stock piling
Meratakan lantai kerja/Leveling
Memindahkan beban dengan bucket/menghela
Memposisikan bucket rata dengan tanah
Melakukan manuver konfigurasi V saat memuat Dump truck

PARKING/PARKIR

Safety Procedure/Prosedur K3 :

Tempat parkir harus rata


Siapkan ganjal
Gunakan Safety Lock jika tersedia

1. Pemilihan lokasi parkir


Kurangi kecepatan dengan cara menurunkan RPM dan hentikan/stop
Wheel Loader dengan menginjak pedal rem yang tersedia sesuai dengan
prosedur pengereman yang baik, benar dan aman.
Pilihlah tempat yang aman, rata dan mudah diawasi serta terjangkau jika
akan dilakukan perawatan.
Atau parkirlah Wheel Loader ditempat yang telah ditentukan (Parking
Area).
Pindahkan posisi kontrol transmisi keposisi netral (Free) pasang lock-nya
jika tersedia dan masukkan (pasang) rem parkirnya (Applied parking
brake).
2. Peralatan kerja (Ground Engaging Tools)
Turunkan bucket rata dengan tanah.

VII.

PENDINGINAN MESIN/ENGINE COOLING DOWN

1. Mesin/Engine
Kurangi putaran mesin/engine speed hingga low idle rpm
Biarkan mesin/engine dalam putaran rendah seperti ini selama 3 s/d 5
menit.
2. Waktu pendinginan
Selama waktu pendinginan Wheel Loader tidak boleh dibebani.

STANDARD
OPERATING PROCEDURE
PONTIANAK PACKING PLANT

STEER SKID LOADER

No. Dokumen :
Revisi

Tgl. Efektif

Halaman

: 6 dari 8

Peringatan ! Jangan menaikkan RPM mesin secara tiba-tiba (digas dulu)


sebelum mematikan mesin/engine stopping.

VIII.

MEMATIKAN MESIN/ENGINE STOPPING


Matikan mesin/stop engine sesuai dengan prosedur sebagaimana tertera
dalam Buku Pedoman Pengoperasian Wheel Loader terkait.
Setelah mesin mati/engine stop, putar DISCONNECT SWITCH keposisi OFF.
Peringatan ! Jangan menaikkan RPM mesin secara tiba-tiba (digas dulu)
sebelum mematikan mesin/engine stopping.
Dilarang memutar DISCONNECT SWITCH ke posisi OFF selama mesin
hidup/engine run.
Jika hal ini dilakukan maka akan terjadi kerusakan pada sistem
kelistrikannya.
Bahan bakar. Sebaiknya pengisian bahan bakar dilakukan pada sore hari saat
pekerjaan usai untuk menghindari terjadinya pengembunan uap air yang
berada didalam tanki bahan bakar.

IX.

KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA/SAFETY

1. Pelajari dan fahami rambu-rambu lalu-lintas serta tanda-tanda peringatan


yang berlaku dilingkungan kerja (pabrik/perusahaan).
2. Lengkapi unit Wheel Loader dengan APAR.
3. Selalu menggunakan APD (Alat Pelindung Diri), safety belt (jika tersedia)
pada saat melaksanakan pekerjaan.
4. Taati ketentuan dan peraturan Perusahaan, Peraturan Pemerintah serta
Undang-undang yang berlaku.
5. Catat dan ingat nomer Telepon Darurat/ Emergency Call ditempat anda
bekerja.
6. Dilarang meninggalkan Wheel Loader dalam keadaan hidup dan tidak
terkunci.
7. Turun meninggalkan unit Alat Berat yang anda operasikan dengan tangga
yang tersedia dan menghadap unit serta jangan dengan cara melompat.

Potensi bahaya pada Alat-alat Berat antara lain adalah :

No. Dokumen :

STANDARD
OPERATING PROCEDURE
PONTIANAK PACKING PLANT

STEER SKID LOADER

Revisi

Tgl. Efektif

Halaman

: 7 dari 8

Air radiator yang panas


Oli Hidrolik/Hydraulic Oil yang panas
Listrik & Battery/Accu
Oli mesin/engine oil yang panas
Oli Transmisi/Transmission Oil
Komponen-komponen mesin yang panas (Exhaust manifold, Mufler, Turbo)

Komponen-komponen mesin yang bergerak/berputar (Shaft, Fan belt, Fan,


Alternator dll

SAFETY FIRST

RIWAYAT PERUBAHAN DOKUMEN


N
o

Jenis Revisi

Halaman /No
Rirevisi

Tanggal
Efektif

Keterangan

STANDARD
OPERATING PROCEDURE
PONTIANAK PACKING PLANT

STEER SKID LOADER

No. Dokumen :
Revisi

Tgl. Efektif

Halaman

: 8 dari 8

Anda mungkin juga menyukai