Anda di halaman 1dari 4

TUGAS REKAYASA GENETIKA

NAMA : GITA PRACELIA JULIANTI


NIM : 15-0090
BIOLOGI MEDIK

5 Definisi Rekayasa Genetika :


1. Rekayasa
genetika
dalam
arti
luas
adalah
teknologi
dalampenerapan genetika untuk membantu masalah dan
kepentingan apapun dari manusia. Dengan segala pengetahuan dan
pengalaman dari trial dan error tersebutmanusia dapat
mengembangkan produk-produk yang bermanfaat bagi manusia
itusendiri.
(https://www.scribd.com/doc/66226705/MAKALAHREKAYASA-GENETIKA )
2. Rekayasa genetika merupakan salah satu teknik bioteknologi yang
dilakukan dengan cara pemindahan gen dari satu makhluk hidup ke
makhluk hidup lainnya (dikenal juga dengan istilah transgenik).
(http://perpustakaan.pom.go.id/KoleksiLainnya/InfoPOM/0210.pdf )
3. Teknologi DNA rekombinan atau sering disebut juga rekayasa
genetika ini adalah suatu ilmu yang mempelajari pembentukan
kombinasi materi genetik yang baru dengan cara penyisipan
molekul DNA ke dalam suatu vektor sehingga memungkinkannya
terjadinya integrasi dan mengalami perbanyakan dalam suatu sel
organisme
lain
yang
berperan
sebagai
sel
inang.
(http://muhaiminrifai.lecture.ub.ac.id/files/2011/01/ModulGenetika.pdf )
4. rekayasa genetika didefinisikan dalam arti luas sebagai teknik yang
digunakan untuk merubah atau memindahkan material genetik
(gen)
dari
sel
hidup.
(http://biogen.litbang.pertanian.go.id/terbitan/pdf/agrobio_6_1_0107.pdf )
5. Rekayasa genetik atau DNA rekombinan atau pencangkokan gen
adalah suatu kumpulan teknik-teknik eksperimental yang
memungkinkan peneliti untuk mengisolasi, mengidentifikasi, dan
melipatgandakan suatu fragmen DNA dalam bentuk murninya
manipulasi-manipulasi tersebut dilakukan secara in vitro dengan
menggunakan
material-material
biologi
(http://dokumen.tips/documents/rekayasa-genetik.html )

Sebutkan disiplin ilmu apa saja yang mendukung rekayasa


genetika dan mengapa dibutuhkan dalam rekayasa genetika ?
1. Mikrobiologi
Mikrobiologi merupakan cabang ilmu biologi yang khusus
mempelajari jasad-jasad renik. Mikrobiologi sangat dibutuhkan dalam
rekayasa genetika karena mikrobiologi merupakan ilmu dasar dalam
rekayasa genetika dimana ilmu mikrobiologi membahas tentang
diantaranya Karakteristik mikroorganisme, suatu kelompok organisme
penting yang mampu hidup bebas, khususnya bakteri.
2. Biokimia
Biokimia merupakan ilmu yang mempelajari struktur dan fungsi
komponen selular, seperti protein, karbohidrat, lipid, asam nukleat, dan
biomolekul lainnya. Saat ini biokimia lebih terfokus secara khusus pada
kimia reaksi termediasi enzim dan sifat-sifat protein, bidang lain dalam
biokimia adalah sandi genetik (DNA, RNA), sintesis protein, angkutan
membran sel, dan transduksi sinyal. Ilmu biokimia dibutuhkan dalam
rekayasa genetika karena pada rekayasa genetika pemakaian enzim
dalam prosesnya sangat penting.
3. Genetika
Ilmu ini mempelajari berbagai aspek yang menyangkut pewarisan
sifat dan variasi sifat pada organisme maupun suborganisme. Ilmu
genetika sangat mendukung rekayasa genetika karena teknik dari
rekayasa genetika ada yang menggunakan DNA sebagai bahan utama
dalam tekniknya.
4. Enzimologi
Enzim adalah biomolekul yang berfungsi sebagai katalis (senyawa
yang mempercepat proses reaksi tanpa habis bereaksi) dalam suatu
reaksi kimia. Hampir semua enzim merupakan protein. Ilmu enzimologi
juga mendukung rekayasa genetika dikarenakan adanya enzim yang
terlibat dalam rekayasa genetika membuat enzimologi juga mendukung
rekayasa genetika.
5. Virologi
Virologi ialah cabang biologi yang mempelajari makhluk
suborganisme, terutama virus. Dalam teknik rekayasa genetika, virus juga

ikut berperan serta, karena beberapa virus mempunyai DNA sehingga


virologi juga mendukung rekayasa genetika.
6. Biologi Sel
Biologi sel adalah ilmu yang mempelajari sel. Pengetahuan akan
komposisi dan cara kerja sel merupakan hal mendasar bagi semua bidang
ilmu biologi. Hal yang dipelajari dalam biologi sel mencakup sifat-sifat
fisiologis sel seperti struktur dan organel yang terdapat di dalam sel,
lingkungan dan antaraksi sel, daur hidup sel, pembelahan sel dan fungsi
sel (fisiologi), hingga kematian sel. Hal-hal tersebut dipelajari baik pada
skala mikroskopik maupun skala molekular, dan sel biologi meneliti baik
organisme bersel tunggal seperti bakteri maupun sel-sel terspesialisasi di
dalam organisme multisel seperti manusia. yang memungkinkan prinsipprinsip yang dipelajari dari suatu sel diekstrapolasikan dan
digeneralisasikan pada jenis sel lain.
7. Botani
Botani adalah ilmu tumbuh-tumbuhan, termasuk juga jamur dan
alga dengan mikologi dan fikologi berada di dalam cabang ilmu botani.
Dengan demikian, dalam botani dipelajari semua disiplin ilmu biologi,
seperti genetika, pertumbuhan, reproduksi, metabolisme, perkembangan,
interaksi dengan komponen biotik dan komponen abiotik, serta evolusi
yang berhubungan dengan tumbuhan.
8. Bioinformatika
Bioinformatika adalah ilmu yang mempelajari penerapan teknik
komputasional untuk mengelola dan menganalisis informasi biologis.
Bidang ini mencakup penerapan metode-metode matematika, statistika,
informatika, fisika, biologi, dan ilmu kedokteran untuk memecahkan
masalah-masalah biologis, terutama dengan menggunakan sekuens DNA
dan asam amino serta informasi yang berkaitan dengannya. penyebaran
program-program aplikasi bioinformatika memudahkan ilmuwan dalam
mengakses program-program tersebut dan kemudian memudahkan
pengembangannya.

Berdasarkan uraian mengenai produk rekayasa genetika,


buatlah uraian tentang prospek rekayasa genetika di masa
mendatang ?
Prospek Rekayasa genetika dalam bidang tertentu dimasa depan
mungkin akan sangat berguna, misalnya saja dalm bidang pertanian, hasil

produk dari rekayasa genetika dalam bidang pertanian menjadikan


Peningkatan kualitas dan kuantitas tanaman dapat dilakukan dengan
merekayasa bahan genetik tanaman tersebut sehingga memiliki sifat-sifat
khusus yang sebelumnya tidak dimiliki oleh tanaman tersebut.
Berdasarkan perubahan sifat tersebut, tanaman transgenik terbagi atas
tiga generasi. Generasi pertama adalah tanaman transgenik yang resisten
terhadap herbisida dan serangan serangga.
Generasi kedua adalah tanaman transgenik yang ditingkatkan
kandungan nutrisinya. Generasi ketiga adalah tanaman transgenik yang
dapat menghasilkan zat-zat biopharmaceutical. Keunggulan generasi
ketiga ini antara lain biaya produksi rendah, mudah dipasarkan,
persediaan banyak, protein diproses melalui proses post translasi, dan
aman dari patogen yang mungkin menyerang jaringan dan darah
manusia. Namun, Pangan hasil rekayasa genetika merupakan pangan
yang diturunkan dari makhluk hidup hasil rekayasa genetika .
Pada umumnya pangan sebagian besar bersumber dari tanaman,
dan tanamanlah yang sekarang ini paling banyak dimuliakan melalui
teknik
rekayasa
genetika.
Tanaman
produk
rekayasa
genetik
dimanfaatkan diantaranya sebagai bahan pangan yang biasa dikenal
sebagai pangan produk rekayasa genetik (pangan PRG). Pangan PRG
meliputi pangan segar, pangan olahan, bahan tambahan pangan dan
bahan lain yang digunakan untuk produksi pangan. Pemanfaatan pangan
PRG mengundang kekhawatiran bahwa pangan tersebut mungkin dapat
menimbulkan resiko terhadap kesehatan manusia. Kemungkinan
timbulnya risiko Perlu diminimalkan melalui Pendekatan kehati hatian
precautionary approach). Kekhawatiran terhadap pangan Produk rekayasa
genetik mencakup berbagai aspek, 3 isu yang sering dipermasalahkan
adalah kecenderungan untuk menyebabkan reaksi alergi (alergenisitas),
transfer gen dan outcrossing.
.