Anda di halaman 1dari 7

RESUME SEKUEN STRATIGRAFI

Penjelasan dan Pemahaman dasar tentang Sekuen Stratigrafi


Oleh: Muhammad Zulkifli (H1F010037)
Teknik Geologi
Universitas Jenderal Soedirman

I.PENDAHULUAN
APA ITU SEKUEN STRATIGRAFI?
Stratigrafi adalah definisi dari ilmu lapisan batuan. Ini menyangkut tidak hanya dari
urutan alami dan hubungan umur dari lapisan batuan tetapi juga dari bentuk, distribusi,
komposisi batuan, kandungan fosil, geofisik dan geokimia yang tentu saja memiliki semua
karakter dan sifat dari batuan sebagai lapisan (Bates and Jakcson, 1987).
Sikuen Stratigrafi adalah ilmu tentang hubungan batuan dalam sebuah kerangka
kronostratigrafi dimana urutan batuan adalah siklus dan tersusun secara genetic yang
berhubungan dalam unit-unit lapisan (urutan dan system bidang) (Posamentier, et al.,1988).
Rangkaian/urutan adalah unit dasar dari sikuen stratigrafi, dan terdiri secara relative dengan
urutan yang berhubungan secara genetic dan dibatasi pada lapisan atas dan bawahnya oleh
ketidakselarasan dan keselarasan yang korelatif (Vail, et al.,1977). Suatu urutan tersusun dari
beberapa seri yang secara genetic berhubungan dengan system pengendapan (system bidang) dan
setelah pengendapan antara titik perubahan estatik muka air laut (Posamentier, et al.,1988).
Perkembanga hubungan dari batas ketidakselarasan urutan sedimentasi dan peristiwa estatik
keseluruhan, bentuk dasar kerangka kronostratigrafi dari sikuen stratigrafi (tengah cekungan dan
korelasi regional tengah dari urutan pengendapan spesifik selam selang waktu tertentu) dan
pengembangan dari kurva muka air laut (Haq, et al.,1988).
GAMBARAN SEJARAH
L.L. Sloss menyatakan pada tahun 1963 Konsep sikuen bukanlah hal yang baru dan
telah ada sejak lama ketika disebutkan penulis dan perguruan tingginya pada tahun 1958
(Sloss,1963) Pada tulisan-tulisan awal Sloss menggunakan ketidakselarasan antar daerah secara
keseluruhan untuk membagi merekam batuan pada craton di Amerika Utara kedalam seri dari
unit genetic skala besar yang disusun dari urutan masa. Batasan dari urutan tersebut tidak sesuai
dengan system klasikal dasra di Eropa dan Sloss mengaplikasikan masa Amerika asli seperti
Zuni ke dalam unit dasar untuk menitikberatkan keaslian Amerika Utara (Gambar 1). Sloss
beranggapan bahwa menggolongkan ketidakselarasan antar daerah ke dalam sebuah grup dari
hubungan batuan secara genetic bahwa ada keunikan didalam tatanan ruang dan waktu, dengan
mengikuti hubungan antar daerah dan analisis sedimentologi (khususnya fasies batuan daerah
1

dari rencana pemetaan (Sloss, et al.,1960)).


Dalam waktu yang sama< Frank Lozo dari Shell Development Company di Houston
membagi Cretaceous bagian bawah di Texas bagian tengah kedalam seri dari batasan
ketidakselarasan, urutan yang berhubungan secara genetic, yang dikemukakan dia dan rekan
sekerjanya pada masa di divisi Shell (Stricklin and Amsbury,1974);(Moore,1964)). Divisi Lozo
tidak bermaksud menjadikan bidang antar daerah seperti sikuen Sloss, tetapi digunakan pada
hubungan tengah cekungan, oleh sebab itu Lozo memilih bagian masa yang mengandung artian
lebih kecil, kurang signifikan dari sikuen Sloss. Saat ini dirasa bahwa unit bagian Lozo secara
langsung sama dengan pemakaian sikuen Vailian pada saat ini.
Sebagai tulisan dari Sloss (Sloss,1988) konsep sikuen stratigrafi tidak berpegangan, tetapi telah
hilang dari perangsangan selama dua decade yang ditempati oleh komunitas sedimentasi
sebelumnya dengan pengembangan dari pengendapan dan model fasies.
Pada waktu zaman ini, bagaimanapun juga, teknik pemantulan seismic modern yang
secara cepat dikembangkan dan sebuah kelompok Carter Oil Research Lab di Tulsa, dan sudah
pasti oleh murid Sloss, Peter Vail, yang berisi penggabungan stratigrafi dari core, log, dan
singkapan dari rekaman seismic. Sebagai perekaman dan perbaikan teknik pemrosesan,
kelompok ini telah menemukan persamaan dari berbagai rekaman seismic untuk bagian
persilangan stratigrafi. Bentuk reflector, terutama pada bagian didalam ketidakselarasan,
mengikuti kelompok Vail untuk membagi bagian seismic ke dalam bentuk genetic-batasan
ketidakselarasan yang dibungkus pada masa urutan. Ini seharusnya menjadi catatan bahwa
sikuen-sikuen tersebut lebih kecil dalam skala dari pada keaslian dari Sikuen Sloss, telah
disebutkan diatas. Bagian waktu seismic dengan mengubah pada bagian kedalaman dengan
penambahan dari informasi kecepatan interval, mengikuti ketepatan hubungan antar sumur dan
dengan menegaskan secara langsung penanggalan dari batasan sikuen ketidakselarasan oleh
masa purba, proses magnetic, dan teknik isotop. Penemuan bahwa berbagai ketidakselarasan
tersebut dalam bidang antar daerah, dan bahwa mereka termasuk urutan yang secara jelas
berhubungan antara cekungan, dengan pasti disimpulkan bahwa pengamatan secara berulangulang hal ini dikontrol oleh proses estatik.
Pada 1965, Vail dan kelompoknya menggantikan laboratorium Esso (kelak menjadi
Exxon) di Houston dan mengaplikasikan teknik stratigrafi seismic dengan sukses untuk geologi
kompleks di Laut Utara. Penyusunan ajaran dasar dari seismic stratigrafi dalam Exxon,
pembangunan dengan mengikuti grafik muka air laut keseluruhan, pemuncakan pada tahun 1977
dengan dipublikasikan oleh AAPG Memoir 26, Seismic Stratigraphy, diedit oleh Payton .
Berbicara dengan Sloss, 1991 (Sloss,1991) untuk pemikiran dan kesenanagan pemandangan
sejarah dari peningkatan sikuen stratigrafi selama pendiskusiannya dari factor tektonik pada
perubahan level air laut.
Akhir tahun 70an dan 80an terlihat ledakan dari sikuen stratigrafi, terisi oleh struktur
dengan kenampakan yang indah dan keunggulan logika seismic Vail/ skema sikuen stratigrafi
dimasukkan tentang tanggapan sedimentologi dari sedimentasi untuk rangkaian estatik. Vail
meninggalkan Exxon, mengambil posisi di Rice University. Keberangkatan Vail menyediakan
peluang untuk mengangkat lembah dari kerahasiaan industri dengan menyelubungi usaha Exxon.
2

Tulisan yang terburu-buru dari Vail dan kelompoknya telah menetapkan secara detail kepada
komunitas geologi untuk meluaskan kerangka konseptual yang kompleks bahwa telah dibuktikan
selama kurang lebih 15 tahun sebelumnya ( lihat AAPG Memoir 42,1988, dan AAPG Methods in
Exploration #7, 1991). Selama periode ini, grafik level muka air laut secara global Exxon telah
diasah, rangkaian frekuensi lebih tinggi telah dialamatkan oleh perancang dan teknikal computer
dan juga telah mengalami pengembangan untuk mempertinggi interpretasi sikuen stratigrafi dari
singkapan-data sumur oleh model-model pembidangan parasikuen (Van Wagoner, et al.,1991).
Selama pemasukan dari skema stratigrafi dibolehkan untuk diaplikasikan dalam sikuen
stratigrafi untuk urutan batuan di seluruh dunia, hal ini juga meningkat pertanyaan serius dalam
perhatian khususnya; 1. kepercayaan dari sikuen stratigrafi Vailian pada rangkaian estatik glacial
untuk formasi dari sikuen; 2. kelangsungan hidup, sebaik ketepatan dari kurva level air laut
global dan akhirnya; 3. aplikasi secara detail dari sikuen stratigrafi untuk karbonat.
II.PEMBAHASAN
SEKUEN STRATIGRAFI

Sikuen stratigrafi adalah studi stratigrafi yang berhubungan dengan kerangka waktu
pengendapan dalam kaitannya perubahan siklus muka laut (global/r egional)

Pembagian Orde Sikuen Stratigrafi


3

Setiap sikuen pengendapan terdiri dari perulangan perlapisan yang dibatasi oleh
permukaan erosi (UC) atau hiatus atau permukaan yang selaras (C) (Van Wagoner et.al., 1987).
Sikuen dibatasi secara regional oleh ketidakselarasan (UC) atau permukaan keselarasan (C)
(Mitchum et.al., 1977). Elemen penting dalam menentukan pola-pola sikuen stratigrafi adalah
shelf/slope break.

Assosiasi Seismik Fasies (Mitchum et al., 1977)


Sequence Boundary (SB) merupakan batas atas dan bawah satuan sikuen stratigrafi
adalah bidang ketidak selarasan atau bidang-bidang keselarasan padanannya (Sandi Stratigrafi
Indonesia, 1996).
Bidang ketidakselarasan merupakan bidang erosi, pada umumnya terjadi di atas muka
laut (sub-aerial), ditandai oleh rumpang waktu geologi. Bidang keselarasan padanan adalah
bidang kelanjutan dari bidang ketidakselarasan kearah susunan lapisan batuan yang selaras
(Sandi Stratigrafi Indonesia, 1996).
Bidang ketidakselarasan atau bidang erosi batas satuan sikuen stratigrafi disebabkan oleh
proses penurunan relatif muka air laut, yang disebabkan oleh banyak hal diantaranya gerak muka
muka laut global, sedimentasi maupun tektonik (Sandi Stratigrafi Indonesia, 1996).
Dalam rekaman batuan sikuen pengendapan dapat dibedakan menjadi dua yaitu sikuen
tipe 1 dan sikuen tipe 2. Sikuen tipe 1 tersusun oleh tersusun oleh sedimen yang diendapakann
saat relatif muka air laut mulai turun. sikuen 1 dibatasi oleh batas sikuen tipe 1di bagian bawah
dan di bagian atas oleh batas sikuen 1 atau batas sikuen 2. Sikuen tipe 2 tersusun oleh sedimen
yang diendapkan selama siklus muka laut relatif naik perlahan-lahan atau tetap. Sikuen tipe 2

dibatasi oleh batas sikuen tipe 1 di bawah dan di bagian atas oleh batas sikuen 1 atau batas
sikuen 2.
Batas sikuen 1 ditandai oleh perolehan fluvial dan peremajaan aliran, shelf sedimentary
bypass, pergeseran fasies dan coastal onlap kearah cekungan. Batas cekungan tersebut terbentuk
ketika kecepatan eustasi lebih besar dari kecepatan subsiden pada depositional shoreline break,
sehingga menghasilkan muka laut relatif turun.
Batas sikuen 2 ditandai oleh pergeseran coastal onlap ke arah cekungan dan erosi
subaerial yang meluas, tatapi tanpa peremajaan aliran dan pergeseran fasies kearah cekungan.
Batas sekuen ini terbentuk ketika kecepatan eustasi lebih kecil dari kecepatan subsiden pada
depositional shoreline break, tetapi tanpa perubahan muka laut relatif turun pada posisi tersebut.
Siklus transgresi regresi yang terbentuk di antara dua periode muka laut turun akan
menghasilkan satu sikuen pengendapan. Sikuen pengendapan tersebut dibatasi oleh
ketidakselarasan dan keselarasan yang sebanding. Pembentukan sikuen pengendapan sering
diselingi oleh pembentukan maximum flooding surface (MFS). Batas sikuen dan MSF
merupakan permukaan kunci yang dapat dikenali dalam well logs, coring, singkapan dan
penampang seismik.
Maximum flooding surface teridentifikasi oleh adanya maximum landward onlap dari
lapiasan marine pada batas basin dan mencerminkan kenaikan maksimum secara relatif dari sea
level (Armentout, 1991).

Diagram Sikuen Stratigrafi (Tanpa Terganggu Oleh Adanya Struktur Sekunder) (Vail et al, 1987)

Diagram Sikuen Stratigrafi pada Daerah yang Terpengaruh oleh Adanya Sesar

III.PENUTUP
Sikuen Stratigrafi adalah ilmu tentang hubungan batuan dalam sebuah kerangka kronostratigrafi
dimana urutan batuan adalah siklus dan tersusun secara genetic yang berhubungan dalam unit-unit lapisan
(urutan dan system bidang) (Posamentier, et al.,1988). Rangkaian/urutan adalah unit dasar dari sikuen
stratigrafi, dan terdiri secara relative dengan urutan yang berhubungan secara genetic dan dibatasi pada
lapisan atas dan bawahnya oleh ketidakselarasan dan keselarasan yang korelatif. Suatu urutan tersusun
dari beberapa seri yang secara genetic berhubungan dengan system pengendapan (system bidang) dan
setelah pengendapan antara titik perubahan estatik muka air laut.

Setiap sikuen pengendapan terdiri dari perulangan perlapisan yang dibatasi oleh
permukaan erosi (UC) atau hiatus atau permukaan yang selaras (C) (Van Wagoner et.al., 1987).
Sikuen dibatasi secara regional oleh ketidakselarasan (UC) atau permukaan keselarasan (C)
(Mitchum et.al., 1977). Elemen penting dalam menentukan pola-pola sikuen stratigrafi adalah
shelf/slope break.

IV.DAFTAR PUSTAKA
http://dundyzone.blogspot.com/2010/05/resume-sekuen-stratigrafi.html
http://ptbudie.wordpress.com/2010/12/17/sekuen-stratigrafi/