Anda di halaman 1dari 3

Episode 1

Di suatu pagi yang cerah, bel tanda masuk berdering. Siswa-siswi yang berada di depan kelas,
bergegas memasuki ruangan kelas. Ada yang sedang mengobrol sambil tertawa, ada juga yang
sedang membaca, dan lain-lain.Tidak lama kemudian, guru dating memasuki ruangan. Secara
teratur, para siswa langsung bersiap untuk duduk di bangkunya masing-masing.
Ibu Guru
Siswa
Eko
Ibu Guru

Harlia
Siswa
Ibu Guru
Maudy
Ibu Guru
Eko

Harlia
Endah

Maudy
Ibu Guru
Barokah

Ibu Guru

: Selamat pagi !
: Pagi, Bu !
: (Menyiapkan barisan)
: (berdiri) Apakah yang tidak masuk hari ini? Sesuai dengan materi yang
telah kita bahas minggu lalu, apakah kalian punya ide kemana kita akan
berdarma wisata minggu depan?
: Kita ke mall aja bu. Disana kan kita bisa shopping, cuci mata, liat cowok
cakep, de el el.
: (tertawa)
: Maudy, bagaimana pendapatmu?
: Gimana kalau kita ke museum aja, Bu. Disana kan kita bias melakukan
penelitian sambil mempelajari isi bumi.
: Itu ide yang bagus. Bagaimana dengan yang lain?
: (mengacungkan tangan) Bu, kita sebagai pelajar yang berintelektual tinggi,
tidak cukup hanya meneliti di museum saja. Bagaimana kalau kita ke suatu
tempat dimana kita bias berwisata sambil belajar. Contohnya, ke seberang
pulau, ke hutan, dan lain-lain.
: Oh, tidak bisa ! (menggoyangkan telunjuk)
: Kita kan cuma ada waktu beberapa hari Bu. Nggak mungkin dong kita
mesti menyeberang sampai ke luar pulau atau ke hutan. Itu kan
membutuhkan waktu yang sangat lama.
: Benar Bu
: Ibu setuju dengan pendapat Endah. Karena kita hanya punya waktu 3 hari
untuk melakukan penelitian. Bagaimana dengan Barokah?
: Menurut saya, sebaiknya kita melakukan penelitian ke Gunung. Sebab
objek tersebut sesuai dengan materi yang kita bahas dan dapat member
pengetahuan yang lebih tentang keadaan bumi kaena kita mengamati secara
langsung. Dan saya rasa waktu 3 hari cukup untuk meneliti dan membuat
laporan. Lagipula, kita bisa mengjangkau objek tersebut dengan mudah
: (mengangguk) Menurut Ibu, pendapat Barokah ada benarnya juga. Karena
kita memang harus mencari tempat yang mudah kita jangkau dan dapat
menambah wawasan

Siswa
Ibu Guru

Barokah
Ibu Guru

Siswa

: Iyelah
: Baiklah, kita sepakat untuk melakukan penelitian ke Gunung. Kalian harus
mempersiapkan semua perlengkapan yang dibutuhkan. Dan besok kita
berkumpul di kelas ini pada pukul 08.00 wib.
: Alat apa saja yang perlu dipersiapkan, Bu?
: Sebaiknya, kalian hanya perlu membawa keperluan yang penting saja.
Tidak perlu membawa alat-alat yang sekiranya tidak perlu. Ada yang belum
jelas?
: Tidak Bu

(Bunyi bel tanda berakhirnya kelas berbunyi)


Ibu Guru
Siswa

: Baiklah, waktu pelajaran kita telah habis. Ibu akhiri, selamat siang.
: Siang, Bu

Episode 2
Sesampainya di Gunung, siswa dari SMA Tunas Bangsa langsung berkumpul dan membentuk
barisan. Serta mendengarkan pengarahan dari Ibu guru. Ibu guru datang bersama seorang lakilaki tua yang bertindak sebagai pemandu dalam kegiatan dalam wisata ini. Laki-laki ini dikenal
dengan nama Mbah Malik.
Ibu guru

Mbah malik

Siswa-siswa
Ibu guru

Siswa-siswa

: (menghampiri siswa-siswa) ,Perhatian semuanya, Ibu akan


memperkenalkan kalian dengan mbah malik. Beliau seorang juru kunci
gunung disini Mbah Malik telah lama tinggal di desa ini. Kurang lebih
sekitar 50 tahun. Bukan begitu, Mbah?
: Ya sudah kalau begitu langsung saja saya akan memperkenalkan diri saya
kepada kalian semua, Nama saya AMRI tapi sya lebih sering dipanggil
mbah Malik. Saya disini akan berlaku sebagai pembimbing kalin selama di
gunung ini. Dan kalian harus ingat kalian harus hati-hati karena gunung ini
sangat rawan.
: Baik Mbah!
: Baiklah anak-anak langsung saja kita mulai kegiatan kita ini. Ibu harap
kalian tertib dalam mengikuti kegiatan ini agar kegiatan berlangsung dengan
baik.
: Baik bu .!

(Para siswa-siswapun melakukan perjalanan ini. Mbah malik pun menjelaskan satu persatu
mengenai lingkuangan disekitar gunung.

Endang
Mbah malik
Eko
Harlia
Mbah malik

Maudy
Mbah
Maudy
Ibu guru

: Mbah, kalau saya boleh tahu tinggi gunung ini berapa mbah?
: Tinggi gunung ini kurang lebih 2000 kaki.
: Wowtinggi sehari!
: Tinggi?? Biasa aja tuh!!!
: Sudah-sudah jangan dipermasalahkan! Baiklah anak-anak coba kalian
perhatikan air terjun disana. Tempat itu biasa digunakan warga disini untuk
kebutuhan sehari-hari.
: Oh, Begitu yah mbah? Lalu adakah sarana pendidikan disini mbah?
: Oh. Tentu ada 1 Namun tempatnya jauh dari sini!
: (mangangguk-anggukkan kepala)
: Baiklah anak-anak sudah saatnya kita istirahat sekarang.

Siswa-siswapun beristirahat sambil bernyanyi

Episode 3
Ketika siswa-siswi sedang asyik beristirahat tiba-tiba saja terjadi gempa dan letusan gunung yang
begitu dahsyat.
Siswa-siswa
Mbah
Ibu guru
Mbah
Ibu guru
Mbah

: (Ketakutan) Kenapa Ini. Tolong..Tolong.


: Sudah pergi semuanya selamatkan diri kalian.
: Tapi mbah bagaimana dengan mbah?
: Jangan pikirkan saya. Pergi sana!
: Tapi mbah.
: Sudah pergi..

Akhirnya ibu gurupun pergi dan meninggalkan mbah malik. Mbah malik jatuh dalam keadaan
sujud dan tidak bernyawa