Anda di halaman 1dari 2

4.

Dalam menggunakan selebriti sebagai bintang iklan, ada beberapa hal


yang harus diperhatikan, jelaskan dan beri contoh yang terjadi di
Indonesia
1. Source Credibility : menyebabkan internalization yaitu kita sebagai konsumen
akan mau mengadopsi pandangan dari source tersebut
- Expertise : orang yang ahli dibidangnya, Contoh dokter gigi pada iklan pasta gigi
colgate atau sensodyne
- Trustworthy : orang yang dipercaya, Contohnya public figure ( lula kamal I HIT)
2. Source Attractiveness : menimbulkan identification yaitu konsumen termotivasi
untuk menghubungkan lebih jauh produk dengan diri mereka
- Simillarity : menekankan pesan yg menunjukan kesamaan produk dengan
konsumen,
Contoh : iklan Pocari Sweat yang biasa menggunakan atlet atau Biskuat dengan
Fabregas
- Likability : didasarkan pada penggunaan pesan atau endoser yang menarik,
Contoh penggunaan artis cantik ( Chealsea Islan untuk iklan Oppo)
3. Power : konsumen menganggap bahwa spokeperson mempunyai tiga hal yaitu
perceived control (konsumen berpikir bahwa source mempunyai power memberikan
sanksi negative atau positif), perceived concern (konsumen berpikir bahwa source
itu peduli bahwa kalau kita sebagai konsumen nurut atau tidak), perceived scrutiny
(berpresepsi bahwa source dapat mengawasi)
5. Jelaskan dan beri contoh yang dimaksud dengan understanding the
meaning of celebrity endorsers dalam source attractiveness.
Pengiklan harus mencoba untuk mencocokkan produk atau citra perusahaan,
karakteristik target pasar, dan kepribadian selebriti. Citra selebriti di mata
konsumen sama pentingnya dengan kemampuan mereka untuk menarik perhatian
konsumen. efektivitas selebriti sebagai endorser tergantung pada makna budaya
yang mereka bawa dalam proses endorsememnt. Setiap selebriti memiliki banyak
makna termasuk status, kelas, gender, dan usia serta kepribadian dan gaya hidup.
Contoh : laudya Cynthia Bella iklan Sunsilk Hijab, Rio Dewanto Ponds men
6. Jelaskan dan beri contoh yang dimaksud dengan decorative models
dalam source attractiveness.
Pengiklan sering menarik perhatian iklan mereka dengan menampilkan seseorang
yang menarik secara fisik yang berfungsi sebagai model pasif atau dekoratif bukan
sebagai komunikator yang aktif. Penelitian menunjukkan bahwa komunikator
menarik secara fisik umumnya memiliki dampak positif dan menghasilkan evaluasi
yang lebih menguntungkan dari iklan dan produk dibandingkan model yang kurang
menarik. Kesesuaian jenis kelamin model untuk produk yang diiklankan dan
relevansinya untuk produk juga menjadi pertimbangan penting.

Contoh : Velove Vexia - Maybeline