Anda di halaman 1dari 7

1. Konsentrasi dengan media gravitasi (gravity concentration).

Pemisahan mineral berdasarkan berat jenis dalam suatu media fluida, jadi sebenarnya
juga memanfaatkan kecepatan pengendapan mineral-mineral yang ada. Digunakan pada bahan
galian emas, timah, dan berlian. Ada tiga cara pemisahan secara gravitasi dari segi gerakan
fluidanya.
a. Fluida tenang, menggunakan alat Dense Medium Sparation (DMS) atau Heavy Medium
Sparation (HMS).

Gambar 1. Heavy/Dense Medium Sparation


b. Aliran fluida horizontal, menggunakan alat Sluice Box, Shaking Table, dan Humprey Spiral
Concentration.

Gambar 2. Shaking Table

Gambar 3. Sluice Box

Gambar 4. Humprey Spiral Concentration


c. Aliran fluida vertikal, menggunakan alat Jengkek (Jig)

Gambar 5. Jengkrek (Jig)


2. Konsentrasi dengan media berat (dense)
Merupakan proses konsentrasi yang bertujuan untuk memisahkan mineral-mineral
berharga yang lebih berat dari pengotornya yang terdiri dari mineral-mineral ringan dengan

menggunakan medium pemisah yang berat jenisnya lebih besar daripada air. Peralatan yang
dipakai:
a. Drum Separator

Gambar 6. Drum Separator


b. Cone Separator

Gambar 7. Cone Separator

3. Konsntrasi dengan media elektrostatik


Merupakan proses konsentrasi dengan memanfaatkan perbedaan sifat konduktor
(mudah menghantarkan arus listrik) dan non-konduktor dari suatu mineral. Produk dari
konsentrasi ini adalah mineral konduktor sebagai konsentrat dan mineral non-konduktor
sebagai tailing. Digunakan pada bahan galian magnetite, galena, kasiterit dan ilmenite. Alat
yang digunakan yaitu:
a. Electrodynamic Separator (High Tension Separator)

Gambar 8. Electrodynamic Separator (High Tension Separator)


b. Electrostatic Separator

Gambar 9. Electrostatic Separator

4. Konsentrasi dengan media magnet (magnetic concretation)


Merupakan proses konsentrasi yang memanfaatkan perbedaan sifat kemagnetan
(magnetic susceptibility) yang dimiliki mineral. Produk dari konsentrasi ini adalah mineral
magnetik sebagai konsentrat dan mineral non-magnetik sebagai tailing. Digunakan pada
mineral magnetite, hematite, dan ilmenit Alat yang digunakan adalah:
a. Induced Roll Dry Magnetic Separator

Gambar 10. Induced Roll Dry Magnetic Separator


b. Wet Drum Low Intensity Magnetic Separator.

Gambar 11. Wet Drum Low Intensity Magnetic Separator.

5. Konsentrasi secara floatasi


Merupakan proses konsentrasi berdasarkan sifat tidak suka terhadap air (hydrophobic).
Pada umumnya mineral oksida akan tenggelam jika dicelupkan kedalam air karena mineral
tersebut memiliki sifat suka terhadap air (hydrophillic). Tetapi beberapa mineral sulfida
seperti kalkopirit (CuFeS2), galena (PbS), dan sfalerit (ZnS) mudah diubah sifat
permukaannya dari hydrofillic menjadi hydrophobic dengan menambahkan reagen yang
terdiri senyawa hidrokarbon. Alat yang digunakan yaitu:
a. Agitair Cell

Gambar 12. Agitair Cell


b. Denver Cell

Gambar 13. Denver Cell


c. Outokumpu Cell

Gambar 14. Outokumpu Cell


d. Wemco-Fagregren Cell

Gambar 15. Wemco-Fagregren Cell


e. Svedala Cell

Gambar 16. Svedala Cell