Anda di halaman 1dari 2

Sejarah Perkembangan Bank

Perbankan dimulai dari zaman Babylonia kemudian dilanjut ke zaman Yunani kuno dan
Romawi. Perkembangan perbankan semula hanya di daratan Eropa yang akhirnya menyebar
ke Asia Barat contohnya Bank Venesia tahun 1171, kemudian menyusul Bank Of Genoa dan
Bank Of Barcelona tahun 1320. Sejarah perbankan di Indonesia tidak terlepas dari zaman
penjajahan dimana terdapat beberapa bank yang memegang peranan penting di Hindia
Belanda seperti De Javasche NV, selain itu terdapat bank milik pribumi, China, Jepang dan
Eropa contohnya The Bank Of China dan Bank Nasional Indonesia yang berdiri pada tahun
1946 dan kemudian menjadi BNI.
Bentuk Lembaga Keuangan
Bentuk lembaga keuangan terbagi menjadi dua, yaitu lembaga keuangan yang terfokus pada
salah satu bidang dan terfokus pada dua bidang. Bidangnya yaitu penyaluran dana dan
penghimpunan dana. Masing-masing lembaga keuangan mempunyai cara tersendiri untuk
menyalurkan dan menghimpun dana. Lembaga keuangan lainnya mempunyai keuntungan,
yaitu memberi pelayanan lengkap daripada lembaga keuangan yang ada. Contoh lembaga
keuangan lainnya yaitu Bank Sentral, Bank Umum dan Bank Pengkreditan Rakyat.
Klasifikasi Uang
Syarat agar dikatakan sebagai uang harus memenuhi kriteria sebagai berikut :
1. Ada jaminan
Setiap uang yang diterbitkan mempunyai jaminan dari pemerintah agar mendapat
kepercayaan dari masyarakat luas.
2. Disukai Umum
Uang harus bisa diterima oleh masyarakat umum sebagai alat bertransaksi maupun
menimbun kekayaan.
3. Nilai Yang Stabil
Uang harus memiliki kestabilan dan ketepatan serta diusahakan fluktuasi (gejala naik
turunnya harga) sekecil mungkin.
4. Mudah disimpan, mudah dibawa, tidak mudah rusak, mudah dibagi.
Uang harus mempunyai bentuk yang fleksibel agar mudah disimpan, dibawa,tidak mudah
rusak dan mudah dibagi.
5. Suplai harus elastis
Uang harus mencukupi ketika beredar dimasyarakat.
Fungsi Bank
Fungsi utama bank adalah menghimpun, menyalurkan dana masyarakat dan juga memberi
jasa pelayanan pada masyarakat. Fungsi bank juga dibedakaan secara luas dan sempit. Fungsi
bank secara luas adalah untuk menjaga kestabilan ekonomi sedangkan fungsi bank secara
sempit adalah untuk menarik uang kartal dan uang giral dari masyarakat dan menyalurkannya
kepada masyarakat.

Lembaga Keuangan sebagai Lembaga Perantara


Dimana lembaga keuangan sebagai perantara dari pihak yang memiliki kelebihan dana
(surplus of funds) kepada pihak yang kekurangan dana (lack of funds). Contohnya di
Indonesia yaitu sebagai lembaga yang bertujuan menunjang pelaksanaan pembangunan
nasional.
Peran Bank dan Lembaga Keuangan Bukan Bank