Anda di halaman 1dari 2

SQL (/icons kju l/ "S-Q-L";[3] atau Structured

Query Language) adalah sebuah bahasa yang


digunakan untuk mengakses data dalam basis data
relasional. Bahasa ini secara de facto merupakan
bahasa standar yang digunakan dalam manajemen
basis data relasional. Saat ini hampir semua server
basis data yang ada mendukung bahasa ini untuk
melakukan manajemen datanya.
Data Definition Language
DDL digunakan untuk mendefinisikan, mengubah,
serta menghapus basis data dan objek-objek yang
diperlukan dalam basis data, misalnya tabel, view,
user, dan sebagainya. Secara umum, DDL yang
digunakan adalah CREATE untuk membuat objek
baru, USE untuk menggunakan objek, ALTER untuk
mengubah objek yang sudah ada, dan DROP untuk
menghapus objek. DDL biasanya digunakan oleh
administrator basis data dalam pembuatan sebuah
aplikasi basis data.
Data Manipulation Language
DML digunakan untuk memanipulasi data yang ada
dalam suatu tabel. Perintah yang umum dilakukan
adalah:
SELECT untuk menampilkan data
INSERT untuk menambahkan data baru
UPDATE untuk mengubah data yang sudah ada
DELETE untuk menghapus data
Supply chain management adalah manajemen dari
sebuah jaringan bisnis yang saling terhubung untuk
menjadikan suatu produk yang lengkap dan
melengkapinya dengan layanan layanan yang
dibutuhkan oleh end customer (Harland, 1996).
Supply chain Management juga dapat didefinisikan
sebagai
sekumpulan
aktifitas
(dalam
bentuk
entitas/fasilitas)
yang
terlibat
dalam
proses
transformasi dan distribusi barang mulai dari bahan
baku paling awal dari alam sampai produk jadi pada
konsumen akhir.
CRM adalah adalah suatu jenis strategi perusahaan
yang secara khusus membahas teori mengenai
penanganan hubungan antara perusahaan dengan
pelanggannya dengan tujuan meningkatkan nilai
perusahaan di mata para pelanggannya.CRM juga
dapat didefinisikan sebagai strategi atau pendekatan
yang diterapkan suatu organisasi untuk mempelajari
kebiasaan dan keperluan pelanggan sehingga suatu
organisasi memiliki hubungan yang lebih dekat ke
pelanggan. Terdapat juga pengertian lain dari CRM,
dimana CRM didefinisikan sebagai sistem informasi
yang
terintegrasi
yang
digunakan
untuk
merencanakan, menjadwalkan, dan mengendalikan
aktivitas-aktivitas prapenjualan dan pascapenjualan
dalam sebuah organisasi.
Tujuan adanya CRM memang untuk memudahkan
customer
mendapatkan
kebutuhannya
dan
mendekatkan perusahaan dengan customernya.
ERP adalah sebuah system informasi perusahaan
yang dirancang untuk mengkoordinasikan semua
sumber daya, informasi dan aktifitas yang diperlukan
untuk proses bisnis cepat.

SAP (System Application and Product in data


processing
)
adalah
suatu
software
yang
dikembangkan untuk mendukung suatu organisasi
dalam menjalankan kegiatan operasionalnya secara
lebih efisien dan efektif. SAP merupakan software
Enterprise Resources Planning (ERP), yaitu suatu
tools
IT
dan
manajemen
untuk
membantu
perusahaan merencanakan dan melakukan berbagai
aktivitas sehari-hari.
SAP terdiri dari sejumlah modul aplikasi yang
mempunyai
kemampuan
mendukung
semua
transaksi yang perlu dilakukan suatu perusahaan dan
tiap aplikasi bekerja secara berkaitan satu dengan
yang lainnya. Semua modul aplikasi di SAP dapat
bekerja secara terintegrasi/terhubung yang satu
dengan lainnya.
Modul-Modul di SAP
SAP terdiri dari modul-modul aplikasi sebagai
berikut :
1. SD-Sales & Distribution: membantu meningkatkan
efisiensi kegiatan operasional berkaitan dengan
proses pengelolaan customer order (proses sales,
shipping dan billing)
2.
MM-Materials
Management:
membantu
menjalankan proses pembelian (procurement) dan
pengelolaan inventory
3. PP-Production Planning: membantu proses
perencanaan dan kontrol daripada kegiatan produksi
(manufacturing) suatu perusahaan.
4. QM-Quality Management: membantu men-cek
kualitas proses-proses di keseluruhan rantai logistik
5. PM-Plant Maintenance: suatu solusi untuk proses
administrasi dan perbaikan sistem secara teknis
6.
HR-Human
Resources
Management:
mengintegrasikan proses-proses HR mulai dari
aplikasi
pendaftaran,
administrasi
pegawai,
management waktu, pembiayaan untuk perjalanan,
sampai ke proses pembayaran gaji pegawai
7. FI-Financial Accounting: Mencakup standard
accounting cash management (treasury), general
ledger dan konsolidasi untuk tujuan financial
reporting.
8. CO-Controlling: Mencakup cost accounting, mulai
dari cost center accounting, cost element accounting,
dan analisa profitabilitas
9. AM-Asset Management: Membantu pengelolaan
atas keseluruhan fixed assets, meliputi proses asset
accounting
tradisional
dan
technical
assets
management, sampai ke investment controlling
10. PS-Project System: Mengintegrasikan keseluruhan
proses perencanaan project, pengerjaan dan kontrol
Dampak Integrasi
Dengan
mengimplementasikan
SAP
di
suatu
organisasi akan mengintegrasikan sistem yang
berakibat :
Perubahan yang dilakukan pada satu modul secara
otomatis akan mengupdate modul yang lainnya bila
informasi yang dirubah berkaitan dengan modul
tersebut.
Data akan terupdate secara langsung begitu user
menginput data ke dalam sistem. Hal ini yang dikenal
dengan istilah real-time processing Integrasi secara
sistem bisa terjadi dengan syarat bahwa seluruh
perusahaan harus menggunakan satu sumber data

yang sama, baik untuk data customer, data product


maupun data vendor.
Transparansi data Semua user yang mempunyai
akses ke sistem akan dapat melihat semua informasi
yang paling up-to-date setiap saat diperlukan
walaupun informasi tersebut di-input oleh user
lainpun.
Relasi adalah hubungan antara tabel yang
mempresentasikan hubungan antar objek di dunia
nyata. Relasi merupakan hubungan yang terjadi pada
suatu tabel dengan lainnya yang mempresentasikan
hubungan antar objek di dunia nyata dan berfungsi
untuk mengatur mengatur operasi suatu database.
Hubungan yang dapat dibentuk dapat mencakup 3
macam hubungan, yaitu :
One-To-One (1-1)
Mempunyai pengertian "Setiap baris data pada tabel
pertama dihubungkan hanya ke satu baris data pada
tabel ke dua". Contohnya : relasi antara tabel

mahasiswa dan tabel orang tua. Satu baris


mahasiswa hanya berhubungan dengan satu baris
orang tua begitu juga sebaliknya.
One-To-Many (1-N)
Mempunyai pengertian "Setiap baris data dari tabel
pertama dapat dihubungkan ke satu baris atau lebih
data pada tabel ke dua". Contohnya : relasi perwalian
antara tabel dosen dan tabel mahasiswa. Satu baris
dosen atau satu dosen bisa berhubungan dengan
satu baris atau lebih mahasiswa.
Many-To-Many (N-M)
Mempunyai pengertian "Satu baris atau lebih data
pada tabel pertama bisa dihubugkan ke satu atau
lebih baris data pada tabel ke dua". Artinya ada
banyak baris di tabel satu dan tabel dua yang saling
berhubungan satu sama lain. Contohnya : relasi antar
tabel mahasiswa dan tabel mata kuliah. Satu baris
mahasiswa bisa berhubungan dengan banyak baris
mata kuliah begitu juga sebaliknya.