Anda di halaman 1dari 2

PENDIDIKAN DAN PENYULUHAN

SPO

No. Dokumen

No. Revisi

TanggalTerbit
Halaman

:
:

PUSKESMAS
SEYEGAN

1. Pengertian

Ditetapkan Oleh
Kepala Puskesmas
Seyegan

drg. Fitri Winarni


Handayani
NIP.19650131 199403 2
004

Posedur ini mencakup semua kegiatan yang diperlukan untuk


memberikan pendidikan dan penyuluhan kepada pasien dan
keluarga pasien yang menjadi klien puskesmas.
Pendidikan pasien dan keluarga adalah pengetahuan yang
diperlukan oleh pasien dan keluarga selama proses asuhan
maupun penegtahuan yang dibutuhkan setelah pasien
dipulangkan ke pelayanan kesehatan lain atau kerumah.
Pendidikan pasien dapat mencakup informasi sumber-sumber
di komunitas untuk tambahan pelayanan dan tindak lanjut
pelayanan apabila diperlukan, serta bagaimana akses ke
pelayanan emergensi bila dibutuhkan.

2. Tujuan

Memberikan pemahahan kepada pasien dan keluarga pasien


tentang penyakitnya dan hal-hal yang harus dilakukan untuk
kesembuhan dan penatalaksanaan terkait penyakitnya

3. Kebijakan

maupun untuk pencegahan terhadap suatu penyakit


SK Kepala Puskesmas tentang pendidikan dan penyuluhan

4. Petugas
5. Pelalatan

pasien
Ka Puskesmas, tim pendidikan dan penyuluhan pasien
1.
ATK
2.

Laptop, Printer

3.

LCD

4.

Leaflet

5.

Food model

6.Panduan diet sesuai jenis penyakit (DM, HT, Anemia)


7.Buku saku tentang informasi singkat berbagai jenis penyakit
8.Lembar balik/Flip chart
6. Prosedur

1. Kepala puskesmas dan tim pendidikan dan penyuluhan


pasien

melakukan

pertemuan

untuk

membahas

panduan yang disepakati untuk memberikan pendidikan


dan penyuluhan pasien
2. Semua pasien yang datang ke puskesmas dilakukan
assessment tentang kebutuhan pendidikan
3. Hasil pengkajian pendidikan pasien dicatat di rekam
medis
4. Pasien dan keluarga mendapatkan pendidikan tentang
kondisi kesehatan dan diagnosa penyakit
5. Pasien dan keluarga mendapatkan pendidikan tentang
keamanan dan efektifitas penggunaan peralatan medis
6. Pasien dan keluarga mendapatkan pendidikan tentang
manajemen nyeri
7. Pasien dan keluarga mendapatkan pendidikan tentang
diet dan nutrisi yang memadai
8. Pasien dan keluarga mendapatkan pendidikan tentang
tehnik rehabilitasi
9. Setelah mendapatkan pendidikan pasien dilakukan
verifikasi bahwa pasien telah menerima dan memahami
pendidikan yang diberikan.
7. Referensi