Anda di halaman 1dari 8

2.

5 Analisi Masalah
1. Ny.L, 35 tahun, sudah menikah, ibu rumah tangga, diantar oleh suaminya ke Rumah
Sakit dengan keluhan susah konsentrasi, berdebar-debar dan sering berkeringat dingin
tanpa sebab yang jelas.
a. Apa hubungan usia, status pernikahan, pekerjaan dan jenis kelamin dengan
keluhan ?
b. Apa makna Ny.L mengalami keluhan susah konsentrasi, berdebar-debar dan sering
berkeringat dingin tanpa sebab yang jelas ?
Jawab :
Nevid Jeffrey S, Spencer A, & Greene Beverly (2005:164) mengklasifikasikan
gejala-gejala kecemasan dalam tiga jenis gejala, diantaranya yaitu :
a. Gejala fisik dari kecemasan yaitu : kegelisahan, anggota tubuh bergetar,
banyak berkeringat, sulit bernafas, jantung berdetak kencang, merasa lemas,
panas dingin, mudah marah atau tersinggung.
b. Gejala behavioral dari kecemasan yaitu : berperilaku menghindar,
terguncang, melekat dan dependen
c. Gejala kognitif dari kecemasan yaitu : khawatir tentang sesuatu, perasaan
terganggu akan ketakutan terhadap sesuatu yang terjadi dimasa depan,
keyakinan bahwa sesuatu yang menakutkan akan segera terjadi, ketakutan
akan ketidak mampuan untuk mengatasi masalah, pikiran terasa bercampur
aduk atau kebingungan, sulit berkonsentrasi.
Jadi, pada Ny. L mengalami keluhan berdebar-debar dan sering berkeringat dingin
yang merupakan gejala fisik dari kecemasan, sedangkan sulit atau susah
berkonsentrasi merupakan gejala kognitif dari kecemasan.
(Maslim R. 2001)
c. Apa kemungkian penyebab keluhan diatas ?
d. Bagaimana patofisiologi keluhan tersebut ?
e. Apa kemungkinan gangguan yang dialami dengan keluhan tersebut ?
Jawab :
Dari gejala diatas, memungkinkan penyakit :
1. Gangguan Cemas
2. Gangguan Cemas Menyeluruh
3. Gangguan Cemas + Depresi
Laporan Sementara Tutorial Skenario B kelompok VII

4. Hipertiroid
f. Apa neurotrasmiter yang terlibat pada kasus ?
2. Satu tahun yang lalu Ny.L mengeluh kepalanya terasa pusing, tegang yang
berkepanjangan, berkeringat, gelisah, mudah tersinggung, merasa mudah lelah,
gemetaran dan nyeri ulu hati.
a. Apa makna keluhan diatas ?
Jawab :
Makna keluhan diatas adalah gejala dari GAD.
Gejala utamanya adalah kecemasan, ketegangan motorik, hiperaktivitas otonom,
dan kewaspadaan kognitif. Ketegangan motorik sering dimanifestasikan dengan
gemetar, gelisah, dan nyeri kepala. Hiperaktifitas dimanifestasikan oleh sesak
nafas, keringat berlebihan, palpitasi dan gejala gastrointestinal. Gejala lain adalah
mudah tersinggung dan dikejutkan. Pasien sering sekali datang ke dokter umum
atau penyakit dalam dengan keluhan somatik yang spesifik.
(Sadock, Benjamin, 2010)
b. Apa kemungkinan penyebab dari keluhan tersebut ?
c. Bagaimana patofisiologi dari keluhan tersebut ?
3. Ny. L juga mengkhawatirkan dirinya atau keluarganya akan menderita sakit atau
kecelakaan dalam waktu deka. Khawatir tentang masa depannya dan keluargannya
akan bernasib buruk, perasaan gelisah seperti diujung tanduk.
a. Apa makna Ny. L mengkhawatirkan dirinya atau keluarganya akan menderita
sakit atau kecelakaan dalam waktu dekat. Khawatir tentang masa depannya dan
keluargannya akan bernasib buruk, perasaan gelisah seperti diujung tanduk ?
Jawab :
Makna Ny. L juga megkhawatirkan dirinya atau keluarganya akan menderita sakit
atau kecelakaan dalam waktu dekat. Khawatir tentang masa depannya dan
keluarganya bernasib buruk, perasaan gelisah seperti diujung tanduk adalah
merupakan kecemasan masa depan, yang merupakan gejala dari gangguan
kecemasan menyeluruh.
(Kusumawardhani, 2013)
Laporan Sementara Tutorial Skenario B kelompok VII

b. Apa hubungan keluhan utama dengan mengkhawatirkan dirinya atau keluargannya


akan bernasib buruk, perasaan gelisah seperti diujung tanduk ?
4. Ny. L juga mengalami gangguan tidur seperti susah untuk memulai tidur. Keluhan
tersebut terjadi hampir sepanjang hari.
a. Apa saja macam-macam gangguan tidur ?
b. Apa kemungkinan penyebab gangguan tidur ?
c. Apa hubungan Ny. L khawatir tentang masa depanya dan keluargannya akan
bernasib buruk, perasaan gelisah seperti diujung tanduk dengan susah tidur ?
d. Apa makna keluhan tersebut terjadi hampr sepanjang hari ?
Jawab :
Ny. L mengalami gangguan cemas menyeluruh dimana penderita menunjukkan
anxietas sebagai gejala primer yang berlangsung hampir setiap hari untuk
beberapa minggu sampai bulan, yang tidak terbatas atau hanya menonjol pada
keadaan situasi khusus tertentu saja (free floating atau mengambang).
(Maslim R. 2001)

5. Kemudian Ny. L sudah berobat ke beberapa dokter tetapi belum ada perbaikan sama
sekali. Karena kekhawatiran dan perasaan yang kurang menyenangkan tersebut
membuat ia mulai manarik diri dari pergaulan.
a. Mengapa Ny. L sudah berobat ke beberapa dokter tetapi belum ada perbaikan
sama sekali ?
b. Apa makna Ny. L manarik diri dari pergaulan ?
c. Apa hubungan menarik diri dari pergaulan dengan keluhan 1 tahun lalu ?
d. Apa saja jenis-jenis stressor dan termasuk yang mana pada kasus ?
e. Apa saja tingkatan stressor dan termasuk yang mnaa pada kasus ?
Jawab :
Stres dapat dibagi menjadi 6 tahap :
1. Tahap pertama : tahap ini merupakan tahapan stres yang paling ringan dan biasanya
ditandai dengan munculnya semangat yang berlebihan, penglihatan lebih tajam dari
biasanya dan timbul rasa gugup yang berlebih.

Laporan Sementara Tutorial Skenario B kelompok VII

2. Tahap kedua : pada tahap ini, dampak stres yang semula menyenangkan mulai hilang dan
timbul keluhan-keluhan yang dikemukakan antara lain ; letih sewaktu bangun pagi dalam
kondisi normal, badan mudah lelah, sering mengeluh perut tidak nyaman, jatung
berdebar-debar dan tengkuk terasa tegang serta tidak bisa santai.
3. Tahap ketiga : tahapan ini keluhan akan semakin nyata, seperti gangguan lambung dan
usus (gastritis atau maag, diare), ketegangan otot semakin terasa, perasaan tidak tenang,
gangguan pola tidur (sulit untuk memulai tidur, terbangun tengah malam dan sukar
kembali tidur), tubuh lemah tidak bertenaga.
4. Tahap keempat : orang yang mengalami tahap-tahap stres di atas tahap ketiga
memeriksakan diri ke dokter sering kali dinyatakan tidak sakit karena tidak ditemukan
kelainan fisik pada organ tubuhnya. Namun kondisi selanjutnya akan muncul gejala seperti
ketidakmampuan untuk melakukan aktivitas rutin karena perasaan bosan, kehilangan
semangat, terlalu lelah karena gangguan pola tidur, kemampuan mengingat dan
konsentrasi menurun dan muncul rasa takut dan cemas yang tidak jelas
penyebabnya.
5. Tahap kelima : tahap ini ditandai dengan kelelahan fisik yang sangat, tidak mampu
mengerjakan aktivitas fisik yang ringan dan sederhana, gangguan pada sistem
pencernaan semakin berat, serta semakin meningkatnya rasa takut dan cemas
6. Tahap keenam : merupakan tahap puncak, ditandai dengan timbulnya rasa panik dan
takut mati yang menyebabkan jantung berdetak semakin cepat, kesulitan untuk bernapas,
tubuh gemetar dan berkeringat, dan kemungkinan terjadi kolaps dan pingsan.
(Karasu, 1977).
6. Pada autoanamnesis pasien kelihatan gelisah, raut muka tampak tegang, sewaktu
bersalaman telapak tangan terasa dingin, dan sulit untuk menjawab

pertanyaan.

Jawaban hanya sepatah dua kata saja masih dapat dimengerti, kadang menolak untuk
bicara sama sekali. Tidak ada gejala-gejala psikopatologi, cukup realistic.
a. Apa makna hasil autoanamnesis ?
Jawab:
Hasil dari autoanamnesis: Pasien kelihatan gelisah, raut muka tampak tegang,
sewaktu bersalaman telapak tangan terasa dingin, dan sulit untk menjawab
pertanyaan. Jawaban hanya sepatah dua kata saja masih dapat dimengerti, kadang
menolak untuk bicara sama sekali adalah menunjukkan gejala gangguan
kecemasan menyeluruh.
Laporan Sementara Tutorial Skenario B kelompok VII

Gejala gagguan kecemasan menyeluruh


Ketegangan Motorik

Hiperaktivitas Otonomik

Kewaspadaan

berlebihan

Penangkapan berkurang

dan

Kedutan otot/ rasa gemetar

Otot tegang/kaku/pegal

Tidak bisa diam

Mudah menjadi lelah


Nafas pendek/terasa berat

Jantung berdebar-debar

Telapak tangan basah/dingin

Mulut kering

Kepala pusing/rasa melayang

Mual, mencret, perut tak enak

Muka panas/ badan menggigil

Buang air kecil lebih sering


Perasaan jadi peka/mudah ngilu

Mudah terkejut/kaget

Sulit konsentrasi pikiran

Sukar tidur

Mudah tersinggung

Laporan Sementara Tutorial Skenario B kelompok VII

(Sadock, Benjamin, 2010)


b. Apa makna tidak ada gejala psikopatologi ?
c. Apa saja gejala psikopatologi ?
7. Terdapat riwayat perkawinan yang baik, riwayat gangguan cemas dalam keluarga
tidak diketahui, dan premorbid terdapat ciri kepribadian menghindar. GAF scale
sekitar 70-61 saat pemeriksaan.
a. Apa makna terdapat riwayat perkawinan yang baik, riwayat gangguan cemas
dalam keluarga tidak diketahui, dan premorbid terdapat ciri kepribadian
menghindar. GAF scale sekitar 70-61 saat pemeriksaan ?
b. Apa kemungkinan penyakit yang dialami Ny. L dengan semua keluhan yang
dialaminya ?
c. Apa hubungan riwayat premorbid dengan penyakit pada kasus ?
d. Apa saja klasifikasi GAF ?
8. Pemeriksaan Fisik
Tanda vital

: TD 120/80 mmHg, Nadi 98x/menit, RR 24x/menit, suhu 36,8oC.

Spesifik:
Jantung dan paru dalam batas normal
Pemeriksaan penunjang : EKG dalam batas normal
a. Apa makna pada pemeriksaan fisik nampak tidak ada gangguan dengan penyakit
pada kasus ?
9. Pemeriksaan Psikiatrik
-

Roman muka : tampak cemas, tegang.

Kontak

: ada/kurang adekuat

Perhatian

: mudah beralih

Laporan Sementara Tutorial Skenario B kelompok VII

Persepsi

: halusinasi dan ilusi tidak ada

Pikiran

: bentuk pikiran realistic, jalan Pikiran Koheren, isi pikiran


waham tidak ada

Emosi

Tingkah laku : gelisah

Bicara

: hipertimi
: Tegang

Kemampuan menilai realita ( RTA) : baik/ tidak terganggu


a. Bagaimana interpretasi dari pemeriksaan psikiatri ?
10. Bagaimana cara mendiagnosis pada kasus ?
11. Bagaimana diagnosis banding pada kasus ?
12. Bagaimana pemeriksaan penunjang pada kasus ?
13. Bagaimana working diagnosis pada kasus ?
14. Bagaimana tatalaksanan pada kasus ?
15. Bagaimana komplikasis pada kasus ?
16. Bagaimana prognosis pada kasus ?
17. Bagaimana KDU pada kasus ?
18. Bagaimana NNI pada kasus ?
2.6 Hipotesi
Ny. L, 25 tahun, sudah menikah, ibu rumah tangga mengeluh susah konsentrasi,
jantung berdebar-debar, sering berkeringat dingin dan 1 tahun lalu susah tidur, dan
khawatir berlebihan karena menderita gangguan cemas menyeluruh.
2.6 Kerangka Konsep

Khawatir berlebihan

Gangguan cemas
menyeluruh

Susah konsentrasi
Jantung berdebarLaporan Sementara Tutorial Skenario
debar B kelompok VII
- Keringat dingin
- Susah tidur

Faktor risiko:
- Perempuan ( hormonal )
- Usia
- Pekerjaan

Maslim R. 2001. Diagnosis Gangguan Jiwa / PPDGJ-III. Jakarta: PT Nuh Jaya


Kusumawardhani, dkk. 2013. Buku Ajar Psikiatri FakultasKedokteranUniversitas
Indonesia. Jakarta: FK UI
1. Karasu, TB. 1977. Psychotherapies : An Overview. American J.Psychiatry 134:8

Laporan Sementara Tutorial Skenario B kelompok VII