Anda di halaman 1dari 16

ANGGARAN DASAR/ANGGARAN RUMAH TANGGA

TIM MAHASISWA PEDULI KESEHATAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN


UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
MUKADDIMAH
Tuhan menciptakan alam semesta dengan segala sumber daya yang terkandung di dalamnya
dengan tujuan yang tidak sia-sia. Dalam sumber daya tersebut, manusia, dan alam lingkungan berinteraksi
membentuk tatanan kehidupan sebagai kesatuan yang saling tergantung, dan melengkapi karena
keterbatasannya.
Hubungan harmonis antara manusia dengan alam lingkungan yang dilandasi nilai-nilai budi
pekerti luhur wajib kita jaga, pelihara, dan lestarikan dalam rangka kelangsungan hidup alam, dan
lingkugan demi kesejahteraan manusia di masa yang akan datang.
Sebagai salah satu organisasi mahasiswa yang bersifat aktif dalam bidang kesehatan dan sosial,
Tim Mahasiswa Peduli Kesehatan FIKES UMM senantiasa berupaya agar dalam setiap kiprah
aktivitasnya dapat membawa manfaat serta berdampak positif bagi anggota, masyarakat, alam
lingkungan, dan almamater Universitas Muhammadiyah Malang berdasarkan Pancasila yang kami
jabarkan lebih lanjut di dalam Anggaran Dasar, dan Anggaran Rumah Tangga sebagai berikut :

ANGGARAN DASAR
TIM MAHASISWA PEDULI KESEHATAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
BAB I
NAMA, TEMPAT, dan KEDUDUKAN
Pasal 1
NAMA
Organisasi ini bernama Tim Mahasiswa Peduli Kesehatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas
Muhammadiyah Malang yang selanjutnya disingkat TIMAPKES FIKES UMM.
Pasal 2
TEMPAT
Sekretariat TIMAPKES bertempat di SC lantai II kampus II Universitas Muhammadiyah Malang.
Pasal 3
KEDUDUKAN
Dalam lingkungan organisasi kemahasiswaan di FIKES UMM, kedudukan organisasi ini adalah :
1. Berstatus sebagai lembaga semi otonom.
2. Berada di bawah Dekanat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang.
BAB II
VISI, MISI, dan ALUR KADERISASI
Pasal 4
VISI
Menjadikan organisasi kesehatan yang menjunjung nilai social perkembangan ilmu kesehatan
berdasarkan nilai-nilai islam dan pancasila.
Pasal 5
MISI
1. Membentuk karakter individu dan kelompok yang berjiwa social dengan berbagai macam
kegiatan.

2. Menyelenggarakan pelayanan kesehatan di lingkungan Universitas dan lingkungan masyarakat.


3. Menyelenggarakan kerja sama dengan pihak lain yang saling menguntungkandalam bidang
kesehatandan social.
4. Mengembangkan kemampuan anggota dalam disiplin ilmu kesehatan.
5. Mendidik anggota dalam situaasi darurat.
Pasal 6
ALUR KADERISASI
1. Pendaftaran, merupakan seleksi oleh semua mahasiswa yang berminat
2. Screening
3. Pelatihan, meliputi pelatihan kegiatan skill
4. Diklat, adalah pendidikan lapangan setelah pelatihan
5. Pelantikan
BAB III
ASAS, TUJUAN, MAKSUD, dan KEGIATAN
Pasal 7
ASAS
TIMAPKES FIKES UMM berasaskan Pancasila dan UUD serta tridarma perguruan tinggi.
Pasal 8
TUJUAN
TIMAPKES FIKES UMM bertujuan untuk membentuk dan mencetak sumberdaya manusia yang
profesional, intelektual, dan memiliki integritas yang tinggi di bidang kesehatan dan sosial.
Pasal 9
MAKSUD
TIMAPKES FIKES UMM bermaksud meningkatkan kemampuan dan keterampilan anggotanya secara
profesional, intelektual, dan berintegritas tinggi di bidang kesehatan dan sosial.
Pasal 10
KEGIATAN
Lingkup kegiatan TIMAPKES FIKES UMM pada bidang kesehatan dan sosial.

BAB IV
STRUKTUR ORGANISASI
Pasal 11
Struktur organisasi ini terdiri dari :
1. Musyawarah Besar
2. Pelindung
3. Pembina
4. Dewan Penasihat
5. Pengurus
6. Anggota
BAB V
KEANGGOTAAN dan KEPENGURUSAN
Pasal 12
KEANGGOTAAN
1.

Anggota organisasi adalah civitas akademika FIKES UMM, dan atau non civitas akademika yang
telah resmi diangkat menjadi anggota organisasi.

2.

Sifat keangotaan terdiri dari :


a.

Anggota Aktif

b.

Anggota Luar Biasa

c.

Anggota Kehormatan
Pasal 13
KEPENGURUSAN

1. TIMAPKES FIKES UMM dipimpin oleh seorang ketua.


2. ketua dipilih dan diangkat dalam musyawarah anggota TIMAPKES FIKES UMM.
3. Kriteria ketua :
a. Telah menjadi anggota TIMAPKES FIKES UMM selama 9 bulan dan bersifat aktif.
b. Telah mendapatkan pembekalan pada awal masuk menjadi anggota.
c. Berperan aktif dalam setiap kegiatan TIMAPKES.
d. Tidak mempunyai jabatan strategis dalam organisasi lain.

BAB VI
ATRIBUT
Pasal 14
Atribut organisasi ini adalah :
a. Lambang Organisasi
b. Stempel organisasi
c. Bendera organisasi
d. Emblem organisasi
e. Pin organisasi
f.

Seragam organisasi

g. KTA (Kartu Tanda Anggota)


BAB VII
PERSIDANGAN
Pasal 15
Jenis-jenis sidang :
1. Sidang Umum
2. Sidang Istimewa
BAB VIII
RAPAT
Pasal 16
Jenis-jenis rapat :
1. Musyawarah Kerja (MUSKER)
2. Rapat Pengurus
3. Rapat yang diadakan sesuai keperluan
BAB IX
KEGIATAN ORGANISASI
Pasal 17

Organisasi ini mempunyai kegiatan-kegiatan sebagai berikut :


1. Mengadakan pembinaan dan pengembangan terhadap potensi, minat, dan bakat anggota dalam
bidang kesehatan, sosial, dan sejenisnya,
2. Berperan aktif dalam kegiatan dharma bakti kepada masyarakat, dan lingkungan sekitar,
3. Memperluas pengetahuan dan wawasan tentang nusantara, budaya bangsa, serta menanamkan
rasa cinta tanah air kepada anggota.
BAB X
PENDANAAN
Pasal 18
Pendanaan organisasi ini didapat dari sumber-sumber resmi, dan sumber-sumber lain yang tidak
mengikat, dan halal.
BAB XI
PERUBAHAN ANNGARAN DASAR
Pasal 19
Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga hanya dapat dilakukan di dalam Sidang Umum
dan atau Sidang Istimewa yang disahkan oleh Musyawarah Anggota.
BAB XII
PEMBUBARAN ORGANISASI
Pasal 20
Organisasi ini hanya dapat dibubarkan dengan putusan musyawarah akbar atau musyawarah luar biasa
TIMAPKES FIKES UMM yang dihadiri oleh minimal anggota dan sah apabila disetujui oleh 2/3 dari
anggota yang hadir dan atau tidak diperlukan lagi oleh FIKES UMM.
BAB XIII
PERATURAN TAMBAHAN
Pasal 21

Hal-hal yang belum diatur di dalam Anggaran Dasar akan diatur dalam Anggaran Rumah Tangga atau
aturan-aturan lain selama tidak bertentangan dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga
organisasi.

BAB XIV
PENUTUP
Pasal 22
1. Anggaran dasar ini berlaku sejak disahkan
2. Anggaran Dasar ini disepakati, dan disahkan dalam Sidang Umum oleh Musyawarah Besar
TIMAPKES FIKES UMM pada hari Jumat, tanggal 30 agustus 2011

Ditetapkan di

: Malang

Hari

: Jumat

Tanggal

:30 Agustus 2011

Jam

:19.36 WIB

DEWAN PRESIDIUM SIDANG


MUSYAWARAH ANGGOTA
TIM MAHASISWA PEDULI KESEHATAN
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMADIYAH MALANG
Presidium I

Presidium II

Presidium III

Wartiani

A. Kodir Jaelani

Eka Annisa

ANGGARAN RUMAH TANGGA


TIM MAHASISWA PEDULI KESEHATAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
BAB I
STRUKTUR ORGANISASI
Pasal 1
Musyawarah Besar
Kekuasaan tertinggi terletak pada Musyawarah Besar .
a. Musyawarah Besar dilakukan sekurang-kurangnya setahun sekali
b. Musyawarah Besar dianggap sah apabila dihadiri oleh setengah Anggota Penuh ditambah 1 (satu)
c. Jika hal tersebut (pada poin b) tidak terpenuhi maka diadakan penundaan sesuai dengan
keputusan forum yang hadir
d. Jika setelah penundaan masih tidak memenuhi quorum, maka Musyawarah Besar tetap
dilaksanakan, dan dianggap sah
e. Musyawarah Besar dilakukan untuk mencapai mufakat
f.

Apabila tidak tercapai mufakat, maka keputusan diambil secara lobbying

g. Apabila lobbying tidak tercapai, maka keputusan diambil secara votting


h. Keputusan votting dianggap sah apabila disetujui sekurang-kurangnya setengah ditambah 1
(satu) dari forum yang memiliki hak suara
Pasal 2
Pembina
1. Pembina adalah seseorang yang diutus oleh Bagian Kemahasiswaan FIKES UMM
2. Melakukan pembinaan bagi kemajuan TIMAPKES FIKES UMM
3. Memberikan nasehat kepada pengurus maupun dewan penasehat baik diminta maupun tidak
Pasal 3
Dewan Penasehat
1. Dewan Penasehat adalah lembaga terpilih dalam Musyawarah Besar yang anggotanya terdiri dari
5 anggota luar biasa
2. Anggota Luar Biasa yang terpilih menjadi Dewan Penasehat memiliki hak suara.
3. Pengurus Dewan Penasehat terdiri atas Ketua, Sekretaris, dan Anggota.

Pasal 4
Hak Dewan Penasehat
1. Memeriksa administrasi pengurus apabila dianggap perlu.
2. Meminta penjelasan kepada pengurus terhadap kebijaksanaan yang diambil pengurus.
3. Mengusulkan kepada pengurus untuk mengadakan Musyawarah Besar
4. Mengambil tindakan bersama pengurus untuk masalah kepengurusan
5. Mengevaluasi kinerja pengurus dan memberi teguran secara lisan atau tulisan bila ada
penyimpangan.
6. Apabila teguran secara tertulis tidak diindahkan oleh pengurus sebanyak tiga kali, maka dewan
penasehat berhak merekomendasikan siding istimewa
7. Masa kerja dewan penasehat berakhir setelah terpilih dewan penasehat baru.
Pasal 5
Kewajiban Dewan Penasehat
1. Menyalurkan aspirasi anggota organisasi pada pengurus.
2. Bekerja sama dengan pengurus, dan mengingatkan pengurus apabila terjadi penyimpangan.
3. Melaporkan hasil kerjanya saat Musyawarah Besar.
4. Menyetujui diadakannya Musyawarah Besar atas usulan tertulis dari anggota.
BAB II
KEPENGURUSAN
Pasal 6
Kepengurusan
Pengurus adalah Ketua Umum terpilih dalam Musyawarah Besar, dan dibantu oleh sekurang-kurangnya
seorang Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara, dan Ketua Bidang serta jajaran di bawahnya yang dianggap
perlu.
Pasal 7
Masa Bhakti
1.

Masa bhakti pengurus adalah selama 1(satu) periode kepengurusan atau selama 1 (satu) tahun

2.

Apabila dalam masa bhakti tersebut Ketua Umum tidak melaksanakan kewajibannya karena :
a.

Ketua Umum mangkat

b.

Ketua Umum mengundurkan diri secara tertulis dengan alasan yang dapat
dipertanggungjawabkan.

c.

Ketua Umum tidak bertanggung jawab atas kewajibannya.

Maka pengurus wajib melaksanakan Musyawarah Besar melalui Sidang Istimewa.


BAB III
KEANGGOTAAN TIMAPKES FIKES UMM
Pasal 8
1. Anggota Aktif
Anggota aktif adalah mahasiswa-mahasiswi FIKES UMM yang telah melalui alur kaderisasi
TIMAPKES FIKES UMM.
2. Anggota Luar Biasa
Anggota Luar Biasa adalah mahasiswa-mahasiswi FIKES UMM yang telah menyelesaikan studi
dan terdaftar sebagai anggota.
3. Anggota Kehormatan
Anggota Kehormatan adalah perseorangan yang dianggap berjasa terhadap organisasi, dan telah
resmi diangkat menjadi anggota.
BAB IV
HAK, KEWAJIBAN DAN SANKSI
Pasal 9
Hak
Hak Anggota Aktif
1. Mempunyai hak bicara, dan hak suara di organisasi.
2. Mempunyai hak untuk mencalonkan diri, memilih, dan dipilih sebagai pengurus inti.
3. Mempunyai hak untuk menggunakan fasilitas organisasi sesuai prosedur.
4. Mempunyai hak untuk mengikuti kegiatan organisasi sesuai dengan 10kriteria yang telah
dipenuhi.
Hak Anggota Luar Biasa yang berlaku
1. Mempunyai hak bicara di organisasi.
2. Mempunyai hak untuk menggunakan fasilitas organisasi sesuai prosedur.

3. Mempunyai hak untuk mengikuti kegiatan organisasi.


Hak Anggota Kehormatan
1. Mempunyai hak bicara di organisasi.
2. Mempunyai hak untuk menggunakan fasilitas organisasi sesuai prosedur.
3. Mempunyai hak untuk mengikuti kegiatan organisasi.
Pasal 10
Kewajiban
Kewajiban Anggota Aktif
1. Anggota Aktif TIMAPKES FIKES UMM wajib menjaga nama baik organisasi, dan almamater
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
2. Anggota Aktif TIMAPKES FIKES UMM wajib menjunjung tinggi Anggaran Dasar dan
Anggaran Rumah Tangga, mentaati peraturan organisasi serta ketentuan-ketentuan lain yang
dianggap sah dalam organisasi.
3. Anggota Aktif wajib mengikuti kegiatan organisasi.
Kewajiban Anggota Luar Biasa
1. Anggota Luar Biasa TIMAPKES FIKES UMM wajib menjaga nama baik organisasi, dan
almamater UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
2. Anggota Luar Biasa TIMAPKES FIKES UMM wajib menjunjung tinggi Anggaran Dasar dan
Anggaran Rumah Tangga, mentaati peraturan organisasi serta ketentuan-ketentuan lain yang
dianggap sah dalam organisasi.
Kewajiban Anggota Kehormatan
1. Anggota Kehormatan TIMAPKES FIKES UMM wajib menjaga nama baik organisasi, dan
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
2. Anggota Kehormatan TIMAPKES FIKES UMM wajib menjunjung tinggi Anggaran Dasar dan
Anggaran Rumah Tangga, mentaati peraturan organisasi serta ketentuan-ketentuan lain yang
dianggap sah dalam organisasi.
Pasal 11
Sanksi-sanksi Anggota
1. Setiap anggota dikenakan sanksi apabila melanggar ketetapan, dan ketentuan yang berlaku.

2. Sanksi-sanksi berupa :
a. Peringatan,
b. Skorsing,
c. Pemecatan.
3. Sanksi diberikan oleh pengurus dengan pertimbangan Dewan Penasehat.
4. Tata cara, dan pemberlakuan sanksi ditetapkan oleh pengurus dengan pertimbangan Badan
Penasehat.
5. Pengurus secara resmi mengumumkan tentang pemecatan, dan pengunduran diri anggota minimal
di internal universitas.
Pasal 12
Gugurnya Keanggotaan
Keanggotaan organisasi dikatakan gugur apabila :
1. Mengundurkan diri atas permintaan sendiri, secara tertulis, dan disetujui oleh pengurus dengan
pertimbangan Dewan Penasehat.
2. Dipecat berdasarkan rapat pengurus dengan pertimbangan dewan Penasehat.
3. Meninggal dunia.
Pasal 13
Syarat-syarat Anggota
1.

Anggota Aktif
a.

Mahasiswa FIKES UMM

b.

Mendaftar, dan terdaftar di TIMAPKES FIKES UMM

2.

Anggota Luar Biasa


a.

Anggota Aktif TIMAPKES FIKES UMM yang telah menyelesaikan masa studinya di
FIKES UMM

3.

Anggota Kehormatan
a.

Telah berjasa kepada TIMAPKES FIKES UMM

b.

Pengangkatan Anggota Kehormatan ditetapkan oleh Musyawarah Anggota.


Pasal 14
Masa Keanggotaan
Masa keanggotaan organisasi bersifat seumur hidup.

BAB IV
JENIS-JENIS SIDANG
Pasal 15
Sidang Umum
1.

Sidang Umum merupakan pengambilan keputusan yang diadakan oleh Musyawarah Besar 1
tahun sekali.

2.

Segala hal tentag tata cara Sidang Umum akan dibahas dalam tata tertib sidang.
Pasal 16
Sidang Istimewa
1. Sidang Istimewa merupakan pengambilan keputusan yang diadakan secara khusus karena
pengurus tidak dapat melaksanakan kepengurusannya secara penuh selama periode kepengurusan
2. Sidang Istimewa dapat diadakan atas usulan tertulis dari anggota dengan persetujuan ketua atas
pertimbangan Dewan Penasehat
3. Sidang Istimewa diadakan apabila terjadi kejadian darurat yang menyangkut kelangsungan
organisasi.
4. Tata cara pelaksanaan Sidang Istimewa akan dibahas dalam tata tertib sidang.
BAB V
JENIS-JENIS RAPAT
Pasal 17
Musyawarah Kerja

Adalah musyawarah yang diadakan 1 tahun sekali untuk mendiskusikan program kerja selama 1 periode.
Pasal 18
Rapat Pengurus
Adalah rapat yang diadakan oleh para pengurus TIMAPKES setiap 1 minggu sekali.
Pasal 19
Rapat yang diadakan sesuai keperluaan
Adalah rapat yang diadakan sewaktu-waktu jika diperlukan.

BAB VI
PROSEDUR KEGIATAN ORGANISASI
Pasal 20
1. Semua kegiatan organisasi dikelola, dan atau dilaksanakan oleh anggota,
2. Semua kegiatan dalam organisasi yang berkaitan dengan program kerja harus diketahui, dan
disetujui oleh pihak Kemahasiswaan,
3. Semua kegiatan organisasi yang tidak berkaitan dengan program kerja baik yang berorientasi ke
dalam, dan ke luar organisasi harus mendapat persetujuan Pembina.
4. Jika suatu kegiatanprogram kerja tidak mendapat persetujuan dari pihak kemahasiswaan maka
kegiatan tersebut diubah menjadi kegiatan serupa berdasarkan kebijakan pembina selama tidak
bertentangan dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga,
5. Setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh kepanitiaan atau anggota yang berkaitan dengan
organisasi harus membuat laporan kegiatan yang diserahkan pada Pembina.
6. Laporan Pertanggungjawaban Kegiatan yang disusun kepanitiaan, dan atau anggota harus
mendapat persetujuan bagian kemahasiswaan.
7. Setiap kegiatan yang dilaksanakan kepanitiaan atau anggota yang bekaitan dengan organisasi
harus dicatat dan dilaporkan pada setiap rapat kepengurusan.
BAB VII
KEKAYAAN DAN PERBENDAHARAAN
Pasal 21
Kekayaan
1.

Kekayaan organisasi ini adalah semua kekayaan TIMAPKES FIKES UMM,

2.

Kekayaan organisasi ini digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan kegiatan TIMAPKES,

3.

Pengelolaan kekayaan organisasi ini diatur berdasarkan keputusan pengurus.

4.

Adanya transparansi dalam pengelolaan kekayaan TIMAPKES FIKES UMM.


Pasal 22
Perbendaharaan

1.

Perbendaharaan organisasi ini diperoleh dari kemahasiswaan,

2.

Perbendaharaan organisasi ini diperoleh dari sumbangan dan iuran sesuai kesepakatan

3.

Perbendaharaan organisasi ini diperoleh dari donator di luar organisasi,

4.

Perbendaharaan organisasi ini diperoleh dari usaha-usaha lain yang sah, dan tidak mengikat
BAB VIII
NOMOR ANGGOTA
Pasal 23
Nomor Anggota
1. Organisasi ini mempunyai Nomor Anggota yang disebut Nomor Induk Anggota TIMAPKES
yang disingkat NIAT.
2. Tata cara perolehan Nomor Induk Timabkes diatur melalui ketetapan pengurus dengan
persetujuan Badan Penasehat.
3. Tentang Nomor Induk TIMAPKES
a. Nomor Induk Anggota Biasa, dan Anggota Luar Biasa
b. Nomor Induk TIMAPKES terdiri dari 8 angka
-

2 angka pertama menunjukkan tahun diklat

2 angka kedua menunjukkan angkatan

2 angka ketiga menunjukkan nomor urut anggota dari diklat tersebut.

2 angka keempat menunjukkan anggota biasa atau anggota luar biasa.


BAB IX
PERUBAHAN ANGGARAN RUMAH TANGGA
Pasal 24

Perubahan Anggaran Rumah Tangga hanya dapat diakukan di dalam Sidang Umum dan Sidang Istimewa
yang disahkan oleh Musyawarah Besar.
BAB X
PERATURAN TAMBAHAN
Pasal 25
1. Anggaran Rumah Tangga ini dapat diubah bilamana perlu.
2. Perubahan Anggaran Rumah Tangga hanya dalam Musyawarah Besar.
3. Hal-hal yang belum diatur dalamAnggaran Rumah Tangga ini diatur kemudian.

BAB XI
PENUTUP
Pasal 26
1. Anggaran Rumah Tangga ini berlaku sejak disahkan
2. Anggaran Rumah Tangga ini disepakati dan disahkan dalam Sidang Umum oleh Musyawarah
Besar TIMAPKES FIKES UMM pada hari Jumat, tanggal 30 September 2011

Ditetapkan di

: Malang

Hari

: Jumat

Tanggal

: 30 September 2011

Jam

: 20.55 WIB

DEWAN PRESIDIUM SIDANG


MUSYAWARAH BESAR
TIM MAHASISWA PEDULI KESEHATAN
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
Presidium I

Presidium II

Presidium III

Wartiani

A. kodir Jaelani

Eka Annisa