Anda di halaman 1dari 18

GENERATOR

Generator listrik adalah sebuah alat yang memproduksi energi listrik dari sumber energi mekanik,
biasanya dengan menggunakan induksi elektromagnetik. Proses ini dikenal sebagai pembangkit listrik.
Walau generator dan motor punya banyak kesamaan, tapi motor adalah alat yang mengubah energi
listrik

menjadi energi mekanik. Generator mendorong muatan listrik untuk

bergerak

melalui

sebuah sirkuit listrikeksternal, tapi generator tidak menciptakan listrik yang sudah ada di dalam kabel
lilitannya. Hal ini bisa dianalogikan dengan sebuah pompa air, yang menciptakan aliran air tapi tidak
menciptakan air di dalamnya. Sumber enegi mekanik bisa berupa resiprokat maupun turbin mesin uap,
air yang jatuh melalui sebuah turbin maupun kincir air, mesin pembakaran dalam, turbin
angin, engkol tangan, energi surya ataumatahari, udara yang dimampatkan, atau apa pun sumber
energi mekanik yang lain.

Pada 1831-1832 Michael Faraday menemukan bahwa perbedaan potensial dihasilkan antara ujungujung konduktor listrik yang bergerak tegak lurus terhadap medan magnet. Dia membuat generator
elektromagnetik pertama berdasarkan efek ini menggunakan cakram tembaga yang berputar antara
kutub magnet tapal kuda. Proses ini menghasilkan arus searah yang kecil.
Desain alat yang dijuluki cakram Faraday itu tidak efisien dikarenakan oleh aliran arus listrik yang
arahnya berlawanan di bagian cakram yang tidak terkena pengaruh medan magnet. Arus yang
diinduksi langsung di bawah magnet akan mengalir kembali ke bagian cakram di luar pengaruh medan
magnet. Arus balik itu membatasi tenaga yang dialirkan ke kawat penghantar dan menginduksi panas
yang dihasilkan cakram tembaga. Generator homopolar yang dikembangkan selanjutnya
menyelesaikan permasalahan ini dengan menggunakan sejumlah magnet yang disusun mengelilingi
tepi cakram untuk mempertahankan efek medan magnet yang stabil. Kelemahan yang lain adalah amat
kecilnya tegangan listrik yang dihasilkan alat ini, dikarenakan jalur arus tunggal yang melalui fluks
magnetik.

Dinamo[sunting | sunting sumber]


Dinamo adalah generator listrik pertama yang mampu mengantarkan tenaga untuk industri, dan masih
merupakan generator terpenting yang digunakan pada abad ke-21. Dinamo menggunakan
prinsip elektromagnetisme untuk mengubah putaran mekanik menjadi listrik arus bolak-balik.
Dinamo pertama berdasarkan prinsip Faraday dibuat pada 1832 oleh Hippolyte Pixii, seorang pembuat
peralatan dari Perancis. Alat ini menggunakan magnet permanen yang diputar oleh sebuah "crank".
Magnet yang berputar diletakaan sedemikian rupa sehingga kutub utara dan selatannya melewati
sebongkah besi yang dibungkus dengan kawat. Pixii menemukan bahwa magnet yang berputar
memproduksi sebuah pulsa arus di kawat setiap kali sebuah kutub melewati kumparan. Lebih jauh lagi,

1
Bila ada pertanyaan , kritik, dan saran hubungi = zulfifauziah_28@yahoo.com

kutub utara dan selatan magnet menginduksi arus di arah yang berlawanan. Dengan menambah
sebuah komutator, Pixii dapat mengubah arus bolak-balik menjadi arus searah.

Dinamo Gramme
Namun, kedua desain di atas menderita masalah yang sama: mereka menginduksi "spike" arus diikuti
tanpa arus sama sekali. Antonio Pacinotti, seorang ilmuwan Italia, memperbaikinya dengan mengganti
kumparan berputar dengan yang "toroidal", yang dia ciptakan dengan mebungkus cincin besi. Ini
berarti bahwa sebagian dari kumparan terus melewati magnet, membuat arus menjadi lancar. Znobe
Gramme menciptakan kembali desain ini beberapa tahun kemudian ketika mendesain pembangkit
listrik komersial untuk pertama kalinya, di Paris pada 1870-an. Desainnya sekarang dikenal dengan
nama dinamo Gramme. Beberapa versi dan peningkatan lain telah dibuat, tetapi konsep dasar dari
memutar loop kawat yang tak pernah habis tetap berada di hati semua dinamo modern.

MACAM MACAM GENERATOR

GENERATOR DC

Generator DC merupakan sebuah perangkat motor listrik/mesin listrik dinamis


yang

mengubah

energi

mekanis

menjadi

energi

listrik.

Generator

DC

menghasilkan arus DC / arus searah. Generator DC dibedakan menjadi


beberapa jenis berdasarkan dari rangkaian belitan magnet atau penguat
eksitasinya terhadap jangkar (anker), jenis generator DC yaitu:

a)

Generator penguat terpisah


b) Generator shunt

c)
I.

Generator kompon

Jenis - Jenis Generator DC


a) Generator penguat terpisah
Pada generator penguat terpisah, belitan eksitasi (penguat eksitasi)

tidak terhubung menjadi satu dengan rotor. Terdapat dua jenis generator
penguat terpisah, yaitu:
Penguat elektromagnetik (Gambar.a)
2
Bila ada pertanyaan , kritik, dan saran hubungi = zulfifauziah_28@yahoo.com

Magnet permanent / magnet tetap (Gambar.b)


Energi listrik yang dihasilkan oleh penguat
elektromagnet

dapat

diatur

melalui

pengaturan tegangan eksitasi. Pengaturan dapat


dilakukan

secara

elektronik

atau

magnetik.

Generator ini bekerja dengan catu daya DC dari luar


yang dimasukkan melalui belitan F1-F2.
Penguat
dengan
magnet

permanen

menghasilkan tegangan output generator yang


konstan dari terminal rotor A1-A2. Karakteristik
tegangan V relatif konstan dan tegangan akan menurun sedikit ketika
arus beban I dinaikkan mendekati harga nominalnya.

Karakteristik Generator Penguat Terpisah :


Karakteristik generator penguat terpisah saat eksitasi
penuh (Ie
100%) dan saat eksitasi setengah penuh (Ie 50%). Ie
adalah arus eksitasi, I adalah arus beban.Tegangan
output generator akan sedikit turun jika arus beban
semakin besar.
Kerugian tegangan akibat reaksi jangkar.
Perurunan tegangan akibat resistansi jangkar dan reaksi
jangkar, selanjutnya mengakibatkan turunnya pasokan
arus penguat ke medan magnet, sehingga tegangan
induksi menjadi kecil.
b) Generator Shunt

3
Bila ada pertanyaan , kritik, dan saran hubungi = zulfifauziah_28@yahoo.com

Pada generator shunt, penguat eksitasi E1-E2


terhubung paralel dengan rotor (A1-A2). Tegangan awal
generator diperoleh dari magnet sisa yang terdapat pada
medan magnet stator. Rotor
magnet

yang

lemah,

berputar

dihasilkan

dalam medan

tegangan

yang

akan memperkuat medan magnet stator, sampai dicapai


tegangan nominalnya. Pengaturan arus eksitasi yang
melewati belitan shunt E1-E2 diatur oleh tahanan geser.
Makin besar arus eksitasi shunt, makin besar medan penguat shunt yang
dihasilkan, dan tegangan terminal meningkat sampai mencapai tegangan
nominalnya.
Karakteristik Generator Shunt :
Tegangan output akan turun lebih banyak
untuk kenaikan arus beban yang sama, dibandingkan
dengan tegangan

output

pada

generator

penguat

terpisah.
Sebagai sumber tegangan, karakteristik dari
generator penguat terpisah dan generator shunt tentu
kurang baik, karena seharusnya sebuah generator mempunyai tegangan
output yang konstan, namun hal ini dapat diperbaiki pada generator kompon.
c) Generator Kompon
Generator kompon mempunyai dua penguat
eksitasi pada inti kutub utama yang sama. Satu
penguat
lainnya

eksitasi

merupakan

merupakan

penguat

penguat

shunt,

seri. Pengatur

dan

medan

magnet (D1-D2) terletak di depan belitan shunt.


Karakteristik Generator Kompon :
Tegangan output generator terlihat konstan dengan pertambahan
arus beban, baik pada arus eksitasi penuh maupun eksitasi 50%.

4
Bila ada pertanyaan , kritik, dan saran hubungi = zulfifauziah_28@yahoo.com

Hal ini disebabkan oleh adanya penguatan


lilitan seri, yang cenderung naik tegangannya jika arus
beban

bertambah

besar.

Jadi

ini

merupakan

kompensasi dari generator shunt, yang cenderung


tegangannya akan turun jika arus bebannya naik.

II.

Konstruksi Generator DC
Generator DC terdiri dua bagian, yaitu
stator, yaitu bagian mesin DC yang diam, dan
bagian rotor, yaitu bagian mesin DC yang
berputar. Bagian stator terdiri dari: rangka
motor, belitan stator, sikat arang, bearing dan
terminal box. Sedangkan bagian rotor terdiri
dari: komutator, belitan rotor, kipas rotor dan

poros rotor.

III.

Komponen-komponen Penyusun Generator DC


a. Piringan tutup
b.

memasukan

Piringan

tutup

pada ujung-ujung rumah


sebagai

dudukan

bantalan-bantalan
sebagai
berputarnya

tempat
armatur.

Bantalan
terpasang

pada

oli

pelumas.Sikat

arang

dipasang

tutup

pada

bagian belakang.
c.
d. b.Pul
kumparan
medan
/
sepetusepatu kutub
e.
Pul
kumparan

yang

medan

yang

biasa

plat

disebut

sepatu-sepatu

penutup untuk menahan

kutup dikonstruksi dari

beban torsi dari sabuk

besituang. Pada bagian

penggerak. Tutup bagian

dalam dibentuk cekung

belakang

untuk

mempunyai

lubang pelumasan untuk

menyesuaikan

bentuk kontur bulat dari


5

Bila ada pertanyaan , kritik, dan saran hubungi = zulfifauziah_28@yahoo.com

armatur

dan

dapat digulung langsung

mengurangi haambatan

pada

magnetik

membentuk

udara.

dari

jarak

Ujung-ujungnya

diperpanjang
dudukan

alur-alur

gulungan/kumparan

sebagai

armatur/anker.

kumparan

medan.

Kutup-kutup

magnet

dipasangkan

dengan

baut

pada

rumah generator.

j.

Komutator
k.

Komutator
dari

segmen-segmen

dari tembaga, dibentuk


irisan

f. Kumparan medan

searah
g.

Kumparan medan

satu

yang

lainnya

kecil;

memanjang
dengan

poros,

masing-masing diisolasi

digulung dengan kawat


berukuran

terdiri

dengan
dan

yang
dengan

dengan tahananr elatif

poros diisolasi oleh mika

besar. Kumparan medan

atau

digulung dengan bentuk

resin.Komutator

yang

sesuai,

pada

poros

dan

dibentuk

yang

anker.Kumparan

anker

dengan

kontur

sesuai
rumah

dan

pada

diisolasi

digulung

kutup-kutup

magnet.

dinamo dikonstruksi dari


yang

disusun

berlapis-lapis
disatukan
poros

dihubungkan

ke

komutator

untuk

membentuk

dalam

kontinyu.

Komutator

berfungsi

untuk

menyearahkan

Armatur/Anker
plat-plat

dipres

hubungan/rangkaian

h. Armatur/Anker
i.

phenolic

yang
satu

dan mempunyai

alur-alur sebagai tempat

induksi

arus

bolak-balik

dalam kumparan anker


menjadi
untuk

arus

searah

digunakan

beban

ke

kelistrikan

kendaraan.

kumparan.Kumparan
6
Bila ada pertanyaan , kritik, dan saran hubungi = zulfifauziah_28@yahoo.com

l. Rumah sikat dan arang

antara sikat-sikat arang

sikat

dan

rangkaian

luar

dengan

kabel

adalah
m.

Sikat

arang

digunakan

untuk

menghubungkan

n. Kipas pendingin

hubungan

antara

armatur/anker

dengan

rangkaian

luar.Sikat

arang

bergesek

dapat

dengan

baik

komutator
bantuan
rumah

tembaga fleksibel.

dengan
dengan

pegas

dan

sikat.Hubungan

o.

Kipas

pendingin

terletak di bagian depan


dan

menyatu

puli

penggerak

mengalirkan
pendingin

dengan
udara

ke

dalam

generato

7
Bila ada pertanyaan , kritik, dan saran hubungi = zulfifauziah_28@yahoo.com

p.

IV.

Prinsip Kerja Generator DC


Teori

q.

yang

mendasari

terbentuknya

GGL

induksi

pada

generator ialah Percobaan Faraday. Prinsip kerja suatu generator


arus searah berdasarkan hukum Faraday :
e = N df/ dt
r. dimana :
N : jumlah lilitan
s.

f : fluksi magnet

t.

e : Tegangan imbas, ggl(gaya gerak listrik)

u.

Percobaan

Faraday

membuktikan

bahwa

pada

sebuah

kumparan akan dibangkitkan GGL Induksi apabila jumlah garis


gaya yang diliputi oleh kumparan berubah-ubah. Ada 3 hal pokok
terkait dengan GGL Induksi ini, yaitu :
a)
b)

Adanya flux magnet yang dihasilkan oleh kutub-kutub magnet.


Adanya kawat penghantar yang merupakan tempat terbentuknya

EMF.
c) Adanya perubahan flux magnet yang melewati kawat penghantar
listrik.
v.
w.
x.

Pada

samping

gambar
,

memutar

di

dengan
rotor

( penghantar ) maka
pada penghantar akan
timbul EMF. Kumparan
ABCD
medan

terletak

dalam
magnet

sedemikian rupa sehingga sisi A-B dan C-D terletak tegak lurus pada arah fluks
magnet. Kumparan ABCD diputar dengan kecepatan sudut yang tetap terhadap
sumbu putarnya yang sejajar dengan sisi A-B dan C-D. GGL induksi yang
terbentuk pada sisi A-B dan sisi C-D besarnya sesuai dengan perubahan fluks
magnet yang dipotong kumparan ABCD tiap detik sebesar :

y.
z. Untuk menentukan arah arus pada setiap saat, berlaku pada
kaidah tangan kanan :
ibu jari
: gerak perputaran
jari telunjuk
: medan magnetik kutub utara dan selatan
jari tengah : besaran galvanis tegangan U dan arus I
aa.

Untuk perolehan arus searah dari tegangan bolak balik,

meskipun

tujuan

utamanya

adalah

pemabngkitan

tegangan

searah, tamopak bahwa tegangan kecepatan yang dibangkitkan


pada kumparan jangkar merupakan tegangan bolak-balik. Bentuk
gelombang

yng

berubah-ubah

tersebut

karenanya

harus

disearahkan. Untuk mendapatkan arus searah dari arus bolak balik


dengan menggunakan : A). Saklar ; B).Komutator ; C). Dioda
A. SISTEM SAKLAR
ab.

Saklar berfungsi untuk menghubungsingkatkan ujung-

ujung kumparan. Prinsip kerjanya adalah sebagai berikut : Bila


kumparan jangkar berputar, maka pada kedua ujung kumparan
akan timbul tegangan yang sinusoida. Bila setengan periode
tegangan positif saklar di huybungkan, maka tegangan menjadi
nol. Dan bila sakalar dibuka lagi akan timbul lagi tegangan. Begitu
seterusnya

setiap

setenganh

periode

tegangan

saklar

dihubungkan, maka akan di hasilkan tegangan searah gelombang


penuh.
A. SISTEM KOMUTATOR
ac.

Komutator brfungsi sebagai saklar, yaitu untuk menghubung


singkatkan kumparan jangkar. Komutator berupa cincin belah yang
dipasang pada ujung kumparan jangkar. Bila kumparan jangkar
berputar, maka cincin belah ikut berputar. Karena kumparan
berada dalam medan magnet, akan timbul tegangna bolak balik
sinusoidal.

ad.

Bila kumparan telah berputar setengah putaran, sikat

akan menutup celah cincin sehingga tegangan menjadi nol. Karena


cincin berputar terus, maka celah akan terbuka lagi dan timbul
tegangan lagi. Bila perioda tegangan sama dengan perioda
perputaran cincin, tegangan yang timbul adalah tegangan arus
searah gelombang penuh.

ae.
af. GAMBAR EFEK KOMUTASI
ag.
A. SISTEM DIODA
ah.

Dioda adalah komponen pasif yang mempunyai sifat-

sifat sebagai berikut: 1). Bila diberi prasikap maju (forward bias)
bisa dialiri arus. ; 2). Bila diberi prasikap balik (reverse bias) dioda
tidak akan dialiri arus.
ai. Berdasarkan bentuk gelombang yang dihasilkan, dioda dibagi
dalam:
Half wave rectifier (penyearah setengah gelombang)
Full wave rectifier (penyearah satu gelombang penuh)
aj. PRINSIP KERJA GENERATOR DC
ak.

Prinsip kerja generator (dinamo) DC sama dengan

generator AC. Namun, pada generator DC arah arus induksinya


tidak berubah. Hal ini disebabkan cincin yang digunakan pada

generator DC berupa cincin belah (komutator). Pembangkitan


tegangan induksi oleh sebuah generator diperoleh melalui dua
cara:
Dengan menggunakan cincin-seret, menghasilkan tegangan induksi
bolak-balik.
Dengan menggunakan komutator, menghasilkan tegangan DC.
al. Proses pembangkitan tegangan tegangan induksi tersebut dapat
dilihat pada Gambar 2 dan Gambar 3.
am.

Gambar

2.

Pembangkitan

Tegangan

Induksi.
an.
Jika

rotor

diputar

dalam

pengaruh

medan

magnet,

maka

terjadi

perpotongan

akan

medan

magnet

oleh lilitan kawat pada rotor. Hal ini akan menimbulkan tegangan induksi.
Tegangan induksi terbesar terjadi saat rotor menempati posisi seperti
Gambar 2 (a) dan (c). Pada posisi ini terjadi perpotongan medan magnet
secara maksimum oleh penghantar. Sedangkan posisi jangkar pada
Gambar 2.(b), akan menghasilkan tegangan induksi nol. Hal ini karena
tidak adanya perpotongan medan magnet dengan penghantar pada
jangkar atau rotor. Daerah medan ini disebut daerah netral.
ao.
Jika ujung belitan rotor dihubungkan dengan slip-ring
berupa dua cincin (disebut juga dengan cincin seret), seperti
ditunjukkan Gambar 3.(1), maka dihasilkan listrik AC (arus bolakbalik) berbentuk sinusoidal. Bila ujung belitan rotor dihubungkan
dengan komutator satu cincin Gambar 3.(2) dengan dua belahan,
maka dihasilkan listrik DC dengan dua gelombang positip.

Rotor dari generator DC akan menghasilkan tegangan induksi bolak-balik.

Sebuah komutator berfungsi sebagai penyearah tegangan AC.


Besarnya tegangan yang dihasilkan oleh sebuah generator

DC,

sebanding dengan banyaknya putaran dan besarnya arus eksitasi (arus


penguat medan).
ap.

V.

Jangkar Generator DC

aq.

Jangkar

adalah

tempat

lilitan

pada

rotor

yang

berbentuk silinder beralur. Belitan tersebut merupakan tempat


terbentuknya tegangan induksi. Pada umumnya jangkar terbuat
dari bahan yang kuat mempunyai sifat feromagnetik dengan
permiabilitas

yang

cukup

besar.

Permiabilitas yang besar diperlukan agar lilitan jangkar terletak


pada derah yang induksi magnetnya besar, sehingga tegangan
induksi yang ditimbulkan juga besar. Belitan jangkar terdiri dari
beberapa kumparan yang dipasang di dalam alur jangkar. Tiap-tiap
kumparan terdiri dari lilitan kawat atau lilitan batang.

ar.
Gambar 4. Jangkar Generator DC.

VI.

Reaksi Jangkar
as.

Fluks magnet yang ditimbulkan oleh kutub-kutub utama dari


sebuah generator saat tanpa beban disebut Fluks Medan Utama
(Gambar 5). Fluks ini memotong lilitan jangkar sehingga timbul

tegangan induksi.
at.
au.
Bila generator dibebani maka pada penghantar jangkar
timbul arus jangkar. Arus jangkar ini menyebabkan timbulnya fluks
pada penghantar jangkar tersebut dan biasa disebut FIuks Medan
Jangkar (Gambar 6).
av.
aw.
Gambar 6. Medan Jangkar dari Generator DC (a) dan Reaksi Jangkar
(b).

ax.

Munculnya medan jangkar akan memperlemah medan

utama

yang terletak

disebelah kiri

kutub utara, dan akan

memperkuat medan utama yang terletak di sebelah kanan kutub


utara. Pengaruh adanya interaksi antara medan utama dan medan
jangkar

ini

disebut

reaksi

jangkar.

Reaksi

jangkar

ini

mengakibatkan medan utama tidak tegak lurus pada garis netral n,


tetapi bergeser sebesar sudut . Dengan kata lain, garis netral
akan bergeser. Pergeseran garis netral akan melemahkan tegangan
nominal generator. Untuk mengembalikan garis netral ke posisi
awal, dipasangkan medan magnet bantu (interpole atau kutub
bantu),

seperti

ditunjukkan

pada

Gambar

7.(a).

ay.
az.Gambar 7. Generator dengan Kutub Bantu (a) dan Generator Kutub
Utama, Kutub Bantu, Belitan Kompensasi (b).
ba.
Lilitan magnet bantu berupa kutub magnet yang
ukuran fisiknya lebih kecil dari kutub utama. Dengan bergesernya
garis

netral,

maka

sikat

yang

diletakkan

pada

permukaan

komutator dan tepat terletak pada garis netral n juga akan


bergeser. Jika sikat dipertahankan pada posisi semula (garis netral),
maka akan timbul percikan bunga api, dan ini sangat berpotensi
menimbulkan kebakaran atau bahaya lainnya. Oleh karena itu,
sikat juga harus digeser sesuai dengan pergeseran garis netral. Bila
sikat tidak digeser maka komutasi akan jelek, sebab sikat
terhubung

dengan

penghantar

yang

mengandung

tegangan.

Reaksi jangkar ini dapat juga diatasi dengan kompensasi yang


dipasangkan pada kaki kutub utama baik pada lilitan kutub utara
maupun kutub selatan, seperti ditunjukkan pada gambar 7 (a) dan
(b), generator dengan komutator dan lilitan kompensasinya. Kini
dalam rangkaian generator DC memiliki tiga lilitan magnet, yaitu:
lilitan magnet utama
lilitan magnet bantu (interpole)
lilitan magnet kompensasi
bb.

VII.

Aplikasi DC dalam Kehidupan

bc.

Pada kesempatan kali ini saya akan mengambil contoh

pengaplikasian dengan menggunakan dinamo Sepeda.


bd.
Dinamo sepeda merupakan generator kecil yang dapat
menghasilkan arus listrik yang kecil pula. pada Dinamo sepeda
prinsip kerjanya yaitu energi gerak di ubah menjadi energi listrik
.Dinamo sepeda ini hanya menyalakan lampu depan dan belakang.
Terangnnya lampu di tentukan oleh cepatnya roda berputar yang
mengakibatkan di namo juga cepat dan arus listrik juga akan besar
pula . Dinamo sepeda intinya adalah sebuah magnet yang dapat
berputar dan sebuah kumparan tetap.bila roda sepeda di putar dan
pada dinamo akan memutar sehingga roda akan memutar magnet
biasanya dinamo dapat menghasilakan tegangangan 6 sampai 12
Volt. Jadi dengan adanya dinamo pada sepeda dapat memudahkan
kita bila menggunakan sepeda bila malam hari.

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

be.
Contoh perangkat yang menggunakan sumber tegangan DC:
MP3/ MP4 Player
Handphone (Telpon seluler)
Lampu Senter
Lampu Emergency saat padam
Kalkulator
Remote Control
Mainan anak
bf.
bg.
bh.
bi.
bj.

bk.
bl.
bm.
bn.
bo.
bp.
bq.
br.

bs.
bt.
bu.

GENERATOR AC

bv.
bw.
bx.
by.
bz.
ca.
cb.
cc.

Generator Arus Bolak-balik sering disebut juga sebagai alternator atau generator AC (alternating
current) atau juga generator singkron.
Generator arus bolak-balik berfungsi mengubah tenaga mekanis menjadi tenaga listrik arus
bolak-balik.
Alat ini sering dimanfaatkan di industri untuk mengerakkan beberapa mesin yang menggunakan
arus listrik sebagai sumber penggerak.
Generator arus bolak-balik dibagi menjadi dua jenis, yaitu:
cd. a. Generator arus bolak-balik 1 fasa
ce. b. Generator arus bolak-balik 3 fasa

Prinsip kerja generator arus bolak-balik tiga fasa (alternator) pada dasarnya sama dengan
generator arus bolak-balik satu fasa, akan tetapi pada generator tiga fasa memiliki tiga lilitan
yang sama dan tiga tegangan outputnya berbeda fasa 1200 pada masing-masing fasa
Komponen generator AC ada stator, rotor, sikat, exciter, AVR, pengatur generator dan bearing .

cf. a. Rotor
cg. Rotor adalah bagian dari motor listrik atau generator yang berputar pada sumbu
rotor. Perputaran rotor di sebabkan karena adanya medan magnet dan lilitan kawat
email pada rotor. Sedangkan torsi dari perputaran rotor di tentukan oleh banyaknya
lilitan kawat dan juga diameternya.
ch. b. Stator
ci. Stator adalah kebalikan dari rotor, stator adalah bagian pada motor listrik atau
dinamo listrik yang berfungsi sebagai stasioner(yang diam) dari sistem rotor. Dan
stator inilah yang mengeluarkan tegangan bolakbalik. Stator terdiri dari badan

generator yang terbuat dari baja yang berfungsi melindungi bagian dalam generator,
kotak terminal dan name plate pada generator. Inti Stator yang terbuat dari bahan
ferromagnetik yang berlapis-lapis dan terdapat alur-alur tempat meletakkan lilitan
stator. Lilitan stator yang merupakan tempat untuk menghasilkan tegangan.
cj. c. Sikat
ck. Sikat
adalah
bagian
yang
menghubungkan
dengan kabel tujuannya agar kabel tidak ikut berputar .

jangkar

atau

stator

cl. d. Exciter
cm.Exciter adalah bagian penguat yang digunakan generator untuk membangkitkan
sumber tenaga sebagai penggerak mula generator
cn. e. AVR
co. AVR adalah singkatan dari Automatic Voltage Regulator yang mengatur tegangan
yang berubah-rubah, dan terdiri dari satu kumparan
Prinsip Kerja Generator
cp. Prinsip dasar generator arus bolak-balik menggunakan hukum Faraday yang menyatakan
jika sebatang penghantar berada pada medan magnet yang berubah-ubah, maka pada penghantar
tersebut akan terbentuk gaya gerak listrik. proses terjadinya tenaga mekanik tenaga listrik ada
beberapa syarat .
cq. 1. Adany fluks yang ditimbukan oleh dua buah kutub magnet.
cr. 2. Adanya kawat penghantar.
cs. 3. Adanya putaran yang menyebabkan penghantar memotong fluks-fluks magnet.
Cara kerja generator AC
ct. Pada generator listri AC ini terdapat 2 buah stator. Kutub kutub magnet yang
berlawanan saling dihadapkan sehingga diantara kedua kutub magnet tersebut
dihasilkan medan magnet. Di alam medan magnet tersebut terdapat kumpran yang
mudah berputar pada porosnya. Karena kumparan selalu berputar, maka jumlah gaya
magnet yang masuk ke dalam kumparan juga selalu berubah ubah. Sifat dari arus
listrik yang dihasilkan oleh generator listrik AC ini berjenis bolak balik dengan
bentuk seperti gelombang; amplitudonya bergantung pada kuat medan magnet,
jumlah lilitan kawat, dan luas penampang kumparan; serta frekuensi gelombangnya
sama dengan frekuensi putaran kumparan
cu.
cv.
cw.
cx.

cy.

cz.

KESIMPULAN

PERBEDAAN GENERATOR LISTRIK DC DAN AC


da.

Generator DC : generator arus searah

Generator AC : generator arus bolak balik


Generator DC : menggunakan "Comutator"
db.
dc.
dd.
de.
df.
dg.
dh.
Generator AC : menggunakan "Slip ring"
di.
dj.
dk.
dl.
dm.
dn.
do.
KEUNGGULAN DAN KELEMAHAN GENERATOR AC DAN DC
dp.
Generator DC
dq.
dr. Generator DC merupakan sebuah perangkat mesin listrik dinamis yang mengubah energi
mekanis menjadi energi listrik. Generator DC menghasilkan arus DC / arus searah.
ds.Perbedaan generator DC dengan Generator AC yang paling menonjol adalah generator DC
menggunakan komutator sedangkan generator AC menggunakan Slip Ring.
dt. Kelemahan:
du.
Komutator pada generator DC berguna untuk menjaga arah putar rotor supaya tetap
satu arah putaran. atau menyearahkan arus-tegangan dari AC menjadi DC secara mekanis pada
terminalnya untuk generator DC
dv.Komutator berbentuk seperti silinder yang mempunyai banyak segmen-segmen
disekelilingnya. Setiap segmen dihubungkan oleh kawat atau kabel, karena jumlah segmen
pada komutator jumlahnya sangat banyak maka kawat atau kabel yang dibutuhkan juga banyak
sehingga ini menjadi salah satu kekurangan dari komutator yaitu konstruksinya rumit.
dw.
Karena konstruksinya yang rumit dan membutuhkan kawat atau kabel yang banyak,
generator DC menjadi mahal harganya.

dx.
Selain itu, akibat komutator mempunyai segmen-segmen yang banyak dengan jarak
yang relatif dekat, ketika komutator berputar dengan kecepatan yang tingi akan menghasilkan
suara yang bising.
dy.Dan akibat jarak yang dekat antartiap segmen, kapasitas tegangannya juga rendah (max
5MW) karena dikhawatirkan akan terjadi peloncatan bunga api listrik.
dz. Kelemahan berikutnya pada komutator adalah komutator yang sedang berputar harus
dihubungkan dengan brush (yang terdiri dari material Carbon) guna untuk menyalurkan arus
DC ke rotor generator. Hal ini mengakibatkan maintenance yang dilakukan harus lebih sering,
karena brush akan mengalami "Aus" yang mengakibatkan adanya serpihan-serpihan karbon
pada komutator.
ea. Keunggulan :
eb. Generator DC adalah mempunyai Torsi awal yang besar, sehingga banyak digunakan
sebagai starter motor.
Generator AC
ec.Generator AC merupakan sebuah perangkat mesin listrik dinamis yang mengubah energi
mekanis menjadi energi listrik. Generator AC menghasilkan arus AC (arus bolak balik).
ed.Pada Generator AC digunakan Slip Ring yang berfungsi sebagai pengganti dari komutator.
ee. Keunggulan :
ef. Bentuk fisik dari slip ring adalah seperti cincin-cincin yang dihubungkan satu sama lain.
berbeda dari bentuk komutator yang mempunyai banyak segmen. Hal Ini memberikan banyak
keuntungan pada Slip Ring.
eg.Slip Ring tidak membutuhkan terlalu banyak kawat atau kabel yang dihubungkan
kepadanya, sehingga konstruksinya sederhana. hal ini juga mengakibatkan harga dari Generator
AC lebih murah. Selain itu Slip ring juga tidak mempunyai banyak segmen-segmen yang
berjarak , sehingga saat Slip ring berputar dengan kecepatan tinggi tidak mengakibatkan
bising.
eh.Kemungkinan terjadinya peloncatan bunga api jugasemakin sedikit karena , jarak antar
cincin lumayan jauh, hal ini mengakibatkan kapasitas tegangannya menjadi tinggi (750MW).
ei. Kelemahan :
ej. Namun, generator AC juga mempunyai kekurangan yaitu Torsi Awal yang dihasilkan lemah.