Anda di halaman 1dari 4

TUGAS

:1

DIKUMPUL TANGGAL : 29 FEBRUARI 2016

TUGAS EKONOMI MINERAL


PERMINTAAN DAN PENAWARAN

MUHARDI JAYA
D 621 14 008

PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS HASANUDDIN

GOWA
2016

TUGAS EKONOMI MINERAL

1. Variabel-variabel yang mempengaruhi permintaan


Permintaan adalah sejumlah barang yang akan dibeli atau diminta pada
tingkat harga tertentu dan waktu tertentu. Variabel-variabel yang
a.

mempengaruhi permintaan yaitu:


Pendapatan
Pendapatan konsumen mengindikasikan kemampuan mereka untuk
melakukan pembelian terhadap suatu barang. jika seorang konsumen
memiliki pendapatan yang tinggi maka ia akan mampu membeli barang
dan jasa dalam jumlah yang besar, begitupun sebaliknya. Contohnya
yaitu

barang-barang

yang

dapat

menunjang

penampilan

seperti

perhiasan.
b. Harga barang dan jasa pengganti
Konsumen akan mencari barang dan jasa yang relatif lebih murah
sebagai alternatif penggunaan. Contohnya jika harga teh lebih murah
dibandingkan harga kopi, maka konsumen akan lebih memilih untuk
c.

membeli teh.
Harga barang dan jasa pelengkap
Barang pelengkap merupakan dua

barang

yang

sifatnya

saling

melengkapi. Contohnya kopi dengan gula.


d. Tingkat kebutuhan
Jika barang dan jasa sangat pokok, mendesak, dan dibutuhkan oleh
konsumen,

maka permintaan akan mengalami kenaikan. Contohnya

permintaan masker di daerah Kalimantan meningkat akibat adanya


e.

kabut asap.
Selera
Jika selera konsumen tinggi terhadap suatu barang dan jasa, maka akan
diikuti dengan jumlah barang dan jasa yang diminta akan mengalami
peningkatan, begitupu sebaliknya jika selera konsumen rendah, maka
jumlah barang dan jasa yang diminta akan menurun. Contohnya mobil

f.

dan Smartphone.
Perkiraan harga di masa mendatang
Jika konsumen memprediksi akan adanya kenaikan harga suatu barang
dimasa yang akan datang, maka permintaan terhadap barang tersebut
meningkat. Contohnya BBM.

2. Barang normal, inferior, subtitusi, dan komplemen


Jenis barang dibedakan menjadi dua, yaitu:
a. Barang normal merupakan semua barang yang permintaannya akan
bertambah ketika pendapatan masyarakat bertambah. Contohnya yaitu
smartphone, pada gambar 1 Smartphone diumpamakan sebagai barang
Y. Smartphone termasuk barang normal karena permintaan barang

meningkat dari Y1 ke Y2 seiring dengan peningkatan pendapatan.


Pendapatan pada gambar 1 diumpamkan dengan symbol BC1 dan BC2.
b. Barang inferior merupakan barang yang jumlah permintaannya akan
turun seiring dengan peningkatan pendapatan masyarakat. Barang ini
disebut juga barang bermutu rendah. Contohnya yaitu saat pendapatan
rendah maka masyarakat desa lebih memilih untuk mengkonsumsi
jagung, tetapi saat pendapatan masyarakat meningkat, maka mereka
akan lebih memilih untuk mengkonsumsi nasi. Pada gambar 1, Jagung
disimbolkan sebagai barang X. Barang X (jagung) termasuk barang
inferior karena jumlah barang yang diminta turun dari X1 ke X2 ketika
pendapatan masyarakat bertambah.

Gambar 1. Grafik barang normal & inferior

Jenis

barang

berdasarkan hubungannya dengan barang lain dibedakan menjadi dua


yaitu:
a.

Barang pengganti atau subtitusi merupakan suatu barang yang dapat


digunakan untuk menggantikan fungsi barang lain. Contohnya yaitu kopi
dengan teh. Jika harga kopi naik, maka grafik permintaan terhdapa kopi
akan menurun dan grafik permintaan terhadap teh akan naik jika

harganya lebih murah dibandingkan harga kopi.


b. Barang pelengkap atau komplemen suatu barang yang digunakan
bersama dengan barang lain. Contohnya yaitu sikat gigi dan pasta gigi.

Jika permintaan sikat gigi naik, maka permintaan pasta gigi juga akan
naik karena kedua barang ini sifatnya saling membutuhkan.

Gambar 2. Grafik barang subtitusi dan


komplementer