Anda di halaman 1dari 12

BAB II

FORMAT SKRIPSI

II.1 Bagian Awal


Bagian ini terdiri atas:
1. Sampul berupa karton tebal (hard cover) berlapiskan kertas warna biru
muda dan dilaminasi. Pada sampul, naskah dicetak dengan tinta
hitam, dengan tipe huruf ARIAL kapital (kecuali untuk nama Latin
spesies makhluk hidup yang harus tetap mengikuti kaidah penulisan
yang telah ditentukan), diatur sedemikian rupa sehingga letaknya tepat
di tengah (simetrik dari sembir kanan dan kiri). (Lihat contoh pada
lampiran I) :
a. JUDUL SKRIPSI; dicetak 4,5 cm dari tepi atas, minimum 4 cm dari
tepi kiri dan 3 cm dari tepi kanan, dengan ukuran huruf 16 sampai
22 pt. Bila judul terdiri dari lebih satu baris, maka jarak antarbaris
adalah satu spasi.
b. NAMA dan NOMOR POKOK penyusun skripsi; diketik pada baris
yang terpisah dengan jarak satu spasi, ukuran huruf 14 pt
c. Lambang

Universitas

Hasanuddin;

diletakkan

proporsional

sehingga simetris antara tepi kiri dan kanan serta antara tepi atas
dan tepi bawah.
d. Tulisan JURUSAN FARMASI; diketik pada satu baris dengan
ukuran proporsional, lebih kecil dari huruf judul, dengan jarak satu
1

2
spasi di atas tulisan FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU
PENGETAHUAN ALAM.
e. Tulisan FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN
ALAM; diketik pada satu baris dengan ukuran proporsional, lebih
kecil dari huruf judul, dengan jarak satu spasi di atas tulisan
UNIVERSITAS HASANUDDIN.
f. Tulisan UNIVERSITAS HASANUDDIN; diketik pada satu baris
dengan ukuran proporsional, lebih kecil dari huruf judul, dengan
jarak satu spasi di atas tulisan MAKASSAR.
g. Tulisan MAKASSAR; diketik pada satu baris dengan ukuran
proporsional, lebih kecil dari huruf judul, dengan jarak satu spasi di
atas tahun skripsi
h. Tahun skripsi, di cetak 4,5 cm dari tepi bawah, diketik pada satu
baris dengan ukuran proporsional, lebih kecil dari huruf judul.
2. Halaman awal, berupa kertas halaman kosong.
3. Halaman judul dengan format isi sama dengan sampul.
4. Halaman penunjuk skripsi ; ditulis dengan huruf Arial ukuran 12 pt
yang ditebalkan, diatur sedemikian rupa sehingga letaknya tepat di
tengah (simetrik dari sembir kanan dan kiri), dengan bagian-bagian
sebagai berikut (lihat contoh pada lampiran II) :
a. JUDUL, dicetak dengan huruf kapital 4,5 cm dari tepi atas,
minimum 4 cm dari tepi kiri dan 3 cm dari tepi kanan. Bila judul
terdiri dari lebih satu baris, maka jarak antarbaris adalah satu spasi.
b. Kalimat :

3
SKRIPSI
untuk melengkapi tugas-tugas dan memenuhi
syarat-syarat untuk mencapai gelar sarjana
diatur di tengah halaman. Tulisan SKRIPSI ditulis dua spasi di atas
kalimat di bawahnya, dan kedua baris kalimat di bawahnya itu
ditulis dengan jarak satu spasi, serta kelompok ini ditempatkan
sedemikian rupa sehingga berada pada jarak yang sama antara
baris terakhir bagian judul dan nama penyusun skripsi.
c. NAMA dan NOMOR POKOK penyusun skripsi; sama dengan
format sampul, kecuali ukuran huruf.
d. Tulisan JURUSAN FARMASI; sama dengan format sampul, kecuali
ukuran huruf.
e. Tulisan FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN
ALAM; sama dengan format sampul, kecuali ukuran huruf.
f. Tulisan UNIVERSITAS HASANUDDIN; sama dengan format
sampul, kecuali ukuran.
g. Tulisan MAKASSAR; sama dengan format sampul, kecuali ukuran
huruf.
h. Tahun skripsi; sama dengan format sampul, kecuali ukuran huruf.
5. Halaman persetujuan diketik dengan format penulisan untuk teks,
yaitu diketik dengan huruf Arial 12 pt dengan batas sembir 4 cm dari
tepi kanan dan 3 cm masing-masing dari tepi atas, kiri dan bawah
kertas.

4
a. Judul skripsi yang diketik dengan huruf KAPITAL, simetris antara
sembir kiri dan kanan, tiga spasi dari batas sembir atas, dan bila
lebih dari satu baris maka judul diketik dengan jarak 1 spasi.
b. Tulisan Disetujui oleh : diketik simetris antara sembir kiri dan
kanan dengan jarak 15 spasi dari baris terakhir judul.
c. Ruang untuk nama dan tanda tangan pembimbing :
- Jika pembimbing hanya 2 orang, yaitu pembimbing utama dan
pembimbing pertama, maka tulisan Pembimbing Utama dan
Pembimbing Pertama diketik dalam satu baris yang sama
dengan jarak 2 spasi di bawah tulisan Disetujui oleh :, diikuti
dengan

nama

pembimbing

(tanpa

dikurung

dan

tanpa

digarisbawahi) dengan jarak 5 spasi ke bawah (untuk ruang tanda


tangan), dan NIP pembimbing (jika ada) dengan jarak 1 spasi di
bawah nama.
- Jika pembimbing terdiri dari 3 orang, yaitu pembimbing utama,
pembimbing pertama, dan pembimbing kedua, maka pembimbing
utama ditempatkan simetris di bawah tulisan Disetujui oleh :,
sedangkan pembimbing pertama dan kedua ditempatkan di
bawahnya,

dengan

tulisan

Pembimbing

Pertama

dan

Pembimbing Kedua diketik 3 spasi di bawah NIP pembimbing


utama. Ruang untuk tanda tangan tetap disediakan 5 spasi.
d. Tanggal persetujuan yang diketik dengan jarak 3 spasi di bawah
NIP pembimbing, dan merapat pada sembir kanan.

5
Halaman ini diberi nomor halaman angka Romawi kecil iii pada bagian
bawah halaman, simetris antara sembir kiri dan kanan. (Contoh pada
lampiran III).
6. Ucapan terima kasih yang memuat kata pengantar singkat dan
ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu
penyelesaian skripsi. Naskah ucapan terima kasih diketik dalam jarak
baris 2 spasi. Tulisan UCAPAN TERIMA KASIH ditempatkan pada
batas sembir atas simetris antara sembir kiri dan kanan, kemudian
baris pertama ucapan terima kasih dimulai pada jarak 3 spasi di bawah
tulisan UCAPAN TERIMA KASIH. Dalam bagian ini tidak perlu
terdapat hal-hal yang bersifat ilmiah, namun tetap harus mengikuti
kaidah-kaidah

penulisan

sesuai

dengan

aturan

ejaan

bahasa

Indonesia, dengan kata-kata yang sopan. Hendaknya nama-nama


personal yang dicantumkan adalah nama lengkap, bukan nama
panggilan. Ucapan terima kasih diakhiri dengan tanggal dan atauh
bulan dan tahun penyusunan skripsi dan nama penyusun yang diketik
merapat

pada

sembir

kanan.

Lembar

ucapan

terima

kasih

menggunakan nomor halaman angka Romawi kecil yang dimulai


dengan nomor iv. (Contoh ucapan terima kasih dapat dilihat pada
lampiran IV).
7. Abstrak, merupakan ikhtisar penelitian yang hendaknya tidak lebih
dari 200 kata yang terdiri dari satu paragraf, dan diketik dengan jarak
dua spasi. Tulisan ABSTRAK ditempatkan pada batas sembir atas
simetris antara sembir kiri dan kanan. Abstrak dimulai pada 3 spasi di

6
bawah tulisan ABSTRAK identitas skripsi, nama penulis yang ditulis
dengan huruf kapital mulai dari sembir kiri, diikuti tanda titik; judul
skripsi dicetak miring dengan tiap kata kecuali kata hubung dan kata
depan dimulai dengan huruf kapital, dan dalam tanda kurung ditulis
dibimbing oleh yang diikuti dengan nama-nama pembimbing, tanpa
gelar. Kalimat abstrak dimulai 8 ketuk atau satu tabs 0,5 inci dari
sembir kiri, yang di dalamnya diuraikan secara ringkas antara lain
tujuan penelitian, metode dan hasil penelitian. Abstrak dibuat dalam
bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, dengan format yang sama,
pada halaman yang terpisah, dan diberi nomor halaman angka
Romawi kecil, disesuaikan dengan nomor halaman terakhir ucapan
terima kasih. (Contoh pada lampiran V dan VI)
8. Daftar isi berisi daftar bab dan atau subbab dengan halamannya
masing-masing. Nomor halaman daftar isi masih dengan angka
Romawi kecil.
Tulisan DAFTAR ISI diketik dengan huruf kapital tanpa diakhiri
tanda titik, diletakkan tepat pada batas sembir atas simetris dari batas
sembir kiri dan kanan. Tulisan halaman

ditulis merapat ke batas

sembir kanan, 3 spasi di bawah tulisan DAFTAR ISI.


Susunan daftar isi dimulai 3 spasi di bawah tulisan halaman.
Jarak antara judul dan atau subjudul adalah 2 spasi. Jika judul atau
subjudul tidak cukup ditulis dalam 1 baris maka baris kedua dan
seterusnya ditulis dengan jarak 1 spasi dengan indentasi lurus dengan
huruf pertama baris pertama.

7
Judul, subjudul, dan sub-subjudul ditulis dengan jenis huruf
yang sama dengan teks tanpa ditebalkan. (Lihat lampiran VII)
9. Daftar tabel disusun secara berurut sesuai dengan nomor tabel dan
halamannya. Nomor halaman masih dengan angka Romawi kecil,
lanjutan dari halaman daftar isi.
Tulisan DAFTAR TABEL diketik dengan huruf kapital tanpa
diakhiri tanda titik, diletakkan tepat pada batas sembir atas simetris
dari batas sembir kiri dan kanan. Tulisan Tabel diketik mulai pada
batas sembir kiri, sedangkan tulisan halaman pada baris yang sama
ditulis merapat ke batas sembir kanan, 3 spasi di bawah tulisan
DAFTAR TABEL.
Susunan daftar tabel dimulai 3 spasi di bawah baris yang berisi
tulisan Tabel dan halaman. Nomor tabel ditulis dengan angka Arab
pada sembir kiri dan diikuti dengan tanda titik. Judul tabel diketik
dengan huruf kapital pada huruf awal kata pertama, dimulai 3 ketukan
(atau sesuai dengan indentasi otomatis pada pengetikan dengan
Microsoft Word atau yang setara) setelah tanda titik yang mengikuti
nomor tabel, dan berakhir 1 ketukan sebelum di bawah huruf h dari
kata halaman. Jarak antar judul tabel adalah 2 spasi. Jika judul tidak
cukup ditulis dalam 1 baris maka baris kedua dan seterusnya ditulis
dengan jarak 1 spasi dengan indentasi lurus dengan huruf pertama
baris pertama. (Lihat lampiran VIII)
10. Daftar gambar diletakkan pada halaman sesudah daftar tabel. Daftar
gambar ditulis dengan format yang sama dengan daftar tabel, hanya

8
tulisan DAFTAR TABEL diganti dengan DAFTAR GAMBAR

dan

tulisan Tabel diganti dengan Gambar. (Lihat lampiran IX).


11. Daftar lampiran diletakkan pada halaman sesudah daftar gambar.
Daftar gambar ditulis dengan format yang sama dengan daftar tabel
maupun daftar gambar, hanya tulisan DAFTAR TABEL diganti dengan
DAFTAR LAMPIRAN

dan tulisan Tabel diganti dengan Lampiran.

(Lampiran X).
12. Daftar arti lambang atau singkatan memuat lambang dan singkatan
yang digunakan dalam teks skripsi. Bagian ini diadakan jika di dalam
skripsi banyak digunakan lambang dan singkatan. Tulisan DAFTAR
LAMBANG DAN SINGKATAN ditulis dengan format yang sama
dengan DAFTAR TABEL. Daftar dibuat dalam 2 kolom, kolom sebelah
kiri berisi lambang/singkatan, dan kolom sebelah kanan berisi
penjelasan dari lambang/singkatan tersebut. Sebagaimana dengan
halaman daftar sebelumnya, halaman ini juga masih berangka Romawi
kecil. (Lihat lampiran XI)

II.2 Bagian Utama


Bagian utama disusun dengan sistematika bab demi bab sebagai
berikut :
BAB I PENDAHULUAN
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB III PELAKSANAAN PENELITIAN
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

9
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

II.2.1 Pendahuluan
Bab ini berisi gambaran singkat tentang :
1. Latar belakang, identifikasi dan formulasi masalah.
2. Ruang lingkup dan atau manfaat penelitian
3. Metode pemecahan masalah
4. Maksud dan tujuan penelitian
5. Rumusan hipotesis, kalau ada.
Bagian-bagian tersebut hanyat tersirat dalam paragraf-paragraf
yang disusun sedemikian rupa tanpa menuliskan subjudul yang
menunjukkan bagian-bagian tersebut.
II.2.2 Tinjauan Pustaka
Bab ini berisi kutipan dan atau saduran landasan teori yang erat
kaitannya dengan pokok skripsi yang diteliti. Acuan dapat diperoleh dari
berbagai sumber pustaka, buku teks maupun majalah, internet, atau
publikasi lainnya. Dari kutipan tersebut dapat tergambarkan lingkup
landasan teoritis yang melatarbelakangi penelitian. Tinjauan pustaka
hendaknya merupakan kutipan yang sangat erat kaitannya dengan judul
penelitian, dan jangan mengutip yang tidak perlu. Bila perlu, tinjauan
pustaka dilengkapi dengan ilustrasi gambar dan atau tabel dari pustaka
yang dikutip dengan tetap mencantumkan pustaka sumber yang dikutip
gambar atau tabelnya. Tatacara penulisan kutipan dan atau saduran untuk
tinjauan pustaka dapat dilihat pada Bab III tentang Kepustakaan.

10

II.2.3 Pelaksanaan Penelitian


Bab Pelaksanaan Penelitian berisi uraian sistematik tentang
prosedur dan metode penelitian yang dilakukan, yang biasanya dimulai
dengan subbab Alat dan Bahan. Khusus untuk subbab Alat dan Bahan,
alat dan bahan yang dicantumkan hanyalah alat dan bahan yang
dianggap penting dan spesifik dalam penelitian; alat dan bahan yang
sifatnya umum tidak perlu dicantumkan, seperti batang pengaduk, corong,
pipet, gelas ukur, gelas piala, dan lain-lain yang sifatnya umum. Alat dan
bahan tersebut masing-masing diurutkan dalam satu paragraf tanpa
nomor urut. Sedangkan hewan uji tidak dimasukkan dalam kategori alat
maupun bahan.
Contoh :

BAB III
PELAKSANAAN PENELITIAN
III.1 Alat dan Bahan yang Digunakan
Alat-alat yang digunakan adalah blender, jarum oral, labu ukur 1000
ml (Pyrex), rotavapor (Buchii), dst.....
Bahan-bahan yang digunakan adalah sampel klika mimba, metanol,
metil paraben, dst.....

II.2.4 Hasil dan Pembahasan

11
Bab ini berisi hasil penelitian dan pembahasan yang dapat
dipisahkan dalam subbab yang berbeda ataupun dipadukan. Penyajian
hasil penelitian memuat uraian tentang data dan temuan yang diperoleh,
dan dapat disertai dengan illustrasi berupa tabel, grafik, gambar, atau
bentuk lain. Illustrasi yang hanya bersifat sebagai pelengkap sebaiknya
ditempatkan pada bagian lampiran.
Pembahasan hasil hendaknya hanya membahas hasil penelitian
saja dengan cara membandingkan atau menyandingkan teori yang ada
atau hasil penelitian terdahulu. Pembahasan berupa penjelasan teoretik,
baik secara kualitatif, kuantitaif, ataupun statistik. Jangan sekali-kali
memasukkan cara kerja dalam pembahasan, karena cara kerja dan atau
metode penelitian sudah dipaparkan dalam bab pelaksanaan penelitian.
Hindari pembahasan yang bersifat asumsi peneliti.
II.2.5 Kesimpulan dan Saran
Kesimpulan harus bersifat verbalis yang tidak lagi berbau statistik
atau pembahasan. Singkat tetapi jelas.
Saran diusahakan erat hubungannya dengan kesulitan-kesulitan
atau hambatan-hambatan selama penelitian dan disarankan untuk diteliti
ulang.
II.3 Bagian Penutup
Bagian ini dapat berisikan antara lain:
II.3.1 Daftar Pustaka
Daftar pustaka bukanlah bab tersendiri, dan karena itu tidak diberi
nomor bab. Daftar pustaka ditulis di halaman baru dengan judul DAFTAR

12
PUSTAKA tepat pada sembir atas, tidak diakhiri dengan titik, dan urutan
daftar pustaka dimulai 4 spasi di bawah judul DAFTAR PUSTAKA. Nomor
halaman masih lanjutan dari nomor halaman sebelumnya.
Ada beberapa cara atau sistem penulisan daftar pustaka, namun
cara yang ditetapkan untuk digunakan menurut pedoman ini adalah sistem
nomor, sebagaimana yang akan dijelaskan pada Bab III. Nomor urut daftar
pustaka ditulis dengan angka Arab sesuai dengan urutan pemunculan
pertamanya di dalam teks. Setiap nomor pustaka diketik dengan jarak
satu spasi, dimulai 3 ketukan (atau sesuai dengan indentasi otomatis pada
pengetikan dengan Microsoft Word) setelah tanda titik yang mengikuti
nomor urut. Sedangkan jarak antara nomor pustaka dengan nomor
pustaka berikutnya diketik dengan 2 spasi (lihat lampiran XII).
II.3.2 Lampiran
Sebagaimana dengan daftar pustaka, lampiran bukanlah bab
tersendiri

sehingga

dicantumkan

tidak

diberi

nomor bab.

keterangan-keterangan

dan

Di

ilustrasi

dalam

lampiran

yang

bersifat

pelengkap, data pelengkap, skema kerja, analisis statistik, dan foto


tanaman atau alat.