Anda di halaman 1dari 17

SEJARAH KELAUTAN

KULIAH 2
OLEH: AGUS DIDIT HARYANTO

(1) SEJARAH PERKEMBANGAN LAUTAN

Lebar lautan 5000 - 10000 km, rekahan 1-5 cm/thn; 10-50 km/jtthn, umur rata-rata 500 juta thn.

MESOZOIC - CENOZOIC
Didominasi oleh Wegners Pangea, Atlantik dan Hindia terbuka, Wegners Pangea terbentuk 500 juta thn yg lalu ditandai
dengan tumbukan kontinen, 100 juta tahun kemudian pangea pecah

DIKETEMUKANNYA DASAR LAUT

Seperti apakah bentuk dasar laut?

Struktur utama apa yang dijumpai di dasar laut?

Bagaimana struktur bawah laut itu, apakah seluruhnya sama dan bagaimana implikasinya
terhadap tektonik lempeng?

200 JUTA THN YANG LALU

100 JUTA THN YANG LALU


REKONSTRUKSI PERGERAKAN LEMPENG SELAMA 200
JUTA TAHUN.

LAURASIA DAN GONDWANA ADALAH NAMA YANG


DIBERIKAN TERHADAP BAGIAN SELATAN DAN UTARA
PANGAEA
KONDISI SAAT INI

ENDAPAN GLASIAL DI SEBELAH SELATAN


BENUA, ARAH PANAH MERUPAKAN ARAH
PERGERAKAN ES

(2) KONDISI UMUM KELAUTAN


NASIONAL
Jumlah pulau : 17.508 (besar & kecil)
panjang pantai :81.000 Km (No 2 terpanjang didunia)
Luas wilayah 7,1 juta Km persegi
Yuridiksi : 12 Mil (22 Km) dari garis pantai
Hukum laut PBB 1982

Ratifikasi 19 Nopember 1993

Berlaku 16 Nopember 1994


ZEE = 200 Mil dari garis pangkal teritorial
LKRI = 350 mil dari garis pangkal teritorial

ARAH PEMBANGUNAN KELAUTAN NASIONAL

1. GBHN 1993: PEMBANGUNAN SEKTOR KELAUTAN


PENGANEKARAGAMAN
PEMANFAATAN
PEMBUDIDAYAAN
PELESTARIAN

IPTEK KELAUTAN
2. GBHN 1998 :GAGAL DISUSUN
3. TAP MPR No:X/MPR/1998 TENTANG POKOK-POKOK REFORMASI PEMBANGUNAN
SEBAGAI HALUAN NEGARA

4. DEKLARASI BUNAKEN 26 SEPTEMBER 1998: ORIENTASI KELAUT

Lanjutan

5. BUKU BIRU BAPPENAS 1999/2000


PENDAYAGUNAAN POTENSI LAUT
MENEGAKKAN KEDAULATAN DAN YURIDIKSI NASIONAL
MENINGKATKAN TARAF DAN HARKAT NELAYAN
MENGEMBANGKAN POTENSI INDUSTRI KELAUTAN
DAYA DUKUNG DAN PELESTARIAN FUNGSI LAUT

6. KABINET PERSATUAN NASIONAL 2000 - 2004


LAHIR :DEPARTEMEN EKSPLORASI LAUT DAN PERIKANAN

Lanjutan
7.UU No.22/1999
PASAL 10 AYAT 1. KEWENANGAN DAERAH ATAS WILAYAH LAUT 12 MIL UNTUK PROPINSI DAN 4 MIL
UNTUK KABUPATEN/KOTA
PASAL 10 AYAT 2. KEWENANGAN EKSPLORASI, EKPLOITASI, KONSERVASI, DAN PENGELOLAAN
WILAYAH LAUT
8. PP25/2000 BAB II PASAL 3 AYAT 5 BUTIR 2A DAN 2B :
DAERAH DIBERIKAN KEWENANGAN ATAS EKSPLORASI SAMPAI PEMANFAATAN SUMBERDAYA DARAT
DAB LAUT

9. UU No 32 Tahun 2014 Tentang Kelautan


10. UU RI No. 1 Tahun 2014
TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 27 TAHUN 2007 TENTANG PENGELOLAAN
WILAYAH PESISIR DAN PULAU-PULAU KECIL

UU REPUBLIK INDONESIA No. 32 Thn 2014


TENTANG KELAUTAN
PASAL 1
o

Poin 1: Laut adalah ruang perairan di muka bumi yang menghubungkan daratan dengan

daratan dan bentuk-bentuk alamiah lainnya, yang merupakan kesatuan geografis dan
ekologis beserta segenap unsur terkait, dan yang batas dan sistemnya ditentukan oleh
peraturan perundang-undangan dan hukum internasional.
o

Poin 2: Kelautan adalah hal yang berhubungan dengan Laut dan/atau kegiatan di
wilayah Laut yang meliputi dasar Laut dan tanah di bawahnya, kolom air dan permukaan
Laut, termasuk wilayah pesisir dan pulaupulau kecil.

Poin 3: Pulau adalah wilayah daratan yang terbentuk secara alamiah yang dikelilingi air
dan berada di atas permukaan air pada waktu air pasang

Lanjutan

Poin 7: Sumber Daya Kelautan adalah sumber daya Laut, baik yang dapat
diperbaharui maupun yang tidak dapat diperbaharui yang memiliki keunggulan
komparatif dan kompetitif serta dapat dipertahankan dalam jangka panjang.

Poin 8: Pengelolaan Kelautan adalah penyelenggaraan kegiatan, penyediaan,


pengusahaan, dan pemanfaatan Sumber Daya Kelautan serta konservasi Laut.

Poin 9: Pengelolaan Ruang Laut adalah perencanaan, pemanfaatan, pengawasan,

dan pengendalian ruang Laut

UU RI No. 1 Tahun 2014


TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 27 TAHUN 2007
TENTANG PENGELOLAAN WILAYAH PESISIR DAN PULAU-PULAU KECIL

PASAL 1 Poin 1

Pengelolaan

Wilayah

pengoordinasian

Pesisir

dan

perencanaan,

Pulau-Pulau
pemanfaatan,

Kecil

adalah

suatu

pengawasan,

dan

pengendalian sumber daya pesisir dan pulau-pulau kecil yang dilakukan


oleh Pemerintah dan Pemerintah Daerah, antarsektor, antara ekosistem
darat dan laut, serta antara ilmu pengetahuan dan manajemen untuk
meningkatkan kesejahteraan rakyat.
http://www.walhi.or.id/wp-content/uploads/2015/10/UU-01-2014-ttg-Perubahan-UU-Pegelolaan-Wilayah-P3K.pdf

Lanjutan
Poin 2.

Wilayah Pesisir adalah daerah peralihan antara Ekosistem darat dan


laut yang dipengaruhi oleh perubahan di darat dan laut.

Poin 3

Pulau Kecil adalah pulau dengan luas lebih kecil atau sama dengan
2.000 km2 (dua ribu kilo meter persegi) beserta kesatuan
Ekosistemnya.

ILUSTRASI BATAS 4 DAN 12 MIL LAUT, KABUPATEN DAN PROPINSI

ILUSTRASI BATAS WILAYAH LAUT 4 MIL DAN 12 MIL DAERAH JAWA BARAT
DAN DKI

ILUSTRASI BATAS 4 DAN 12 MIL TERHADAP KEBERADAAN SDM DI


KAWASAN PESISIR DAN LEPAS PANTAI JAWA BARAT DAN DKI