Anda di halaman 1dari 6

Personal Assignment 1

Session 2
Nama : Arief Ramadhan Heldian.
NIM : 1701531336
1. Jelaskan secara rinci apa yang melatarbelakangi munculnya Service Oriented

Architecture.
2. Jelaskan secara rinci konsep service dalam SOA.
3. Jelaskan secara rinci kelemahan dan kekurangan dari SOA.
4. Apa yang dimaksud dengan Web Service dan apa hubungnnya dengan SOA.
5. Jelaskan secara rinci hubungan antara SOA dan Business Proccess management/BPM

Jawab:
1. Jelaskan secara rinci apa yang melatarbelakangi munculnya Service Oriented
Architecture.
Jawab : SOA (Serviced Oriented Architecture) pendekatan perancangan
aplikasi yang dibangun secara modular seperti pelayanan/serviced. Service dapat
digunakan sesuai dengan integrasi bisnis yang ada. perancangan aplikasi
menggunakan pendekatan SOA akan dapat mengurangi effort untuk merubah sebuah
aplikasi sesuai dengan integrasi bisnis, sehingga aplikasi tersebut dapat berubah
dengan cepat serta menghemat usaha dalam perubahannya. Dengan pendekatan SOA,
sebuah service dibangun dalam aplikasi juga dapat bekerja dalam platform yang
berbeda. Dengan kata lain, SOA merupakan arsitektur yang mendukung
integrasi bisnis sebagai layanan yang terhubung dan menjadi jalan menuju inovasi.
2. Jelaskan secara rinci konsep service dalam SOA.
Jawab : Konsep service dalam SOA adalah sebuah konsep arsitektur perangkat lunak
yang mendepenisikan penggunaan layanan untuk memenuhi kebutuhan suatu
perangkat lunak. SOA menggambarkan pola yang membantu sebuah aplikasi client

terhubung pada sebuah service. Pola ini menyajikan mekanisme yang digunakan
untuk menggambarkan sebuah sevice, mempublikasihkan dan menemukan service,
dan komunikasi dengan service. Untuk menggambarkan konsep service dalam SOA
di sebuah perusahaan atau institusi bisnis, dapat mengambil contoh transaksi
pembelian barang melalui internet yang dilakukan seorang netter (pengguna internet)
atau pelanggan. Dalam sistem TI pengecer yang menggunakan sebuah SOA,
pembelian barang secara online itu memicu serangkaian transaksi lainnya. Misalnya,
kartu kredit pelanggan diverifikasi, bagian pengiriman barang diberi tahu, gudang
diminta untuk menyesuaikan persediaan barang, dan catatan catatan pembukuan
diperbaharui. Transaksi transaksi tersebut berupa input informasi yang dikirim
melalui sistem atau software software yang berlainan, yang kadang tidak sesuai dan
tidak bisa berhubungan satu sama lain. Namun, teknologi SOA telah memungkinkan
infrastruktur yang mendukung transaksi tersebut untuk dibaurkan dan dikombinasikan
secara integral. Membangun sebuah SOA memiliki berbagai tantangan yang tidak
mudah. Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi pelanggan adalah menentukan
dari mana harus memulai SOA. Banyak departemen TI yang menerapkan layanan
Web dalam sebuah SOA, mereka memulai dari yang paling mudah lalu meningkat ke
bagian yang lebih sulit dan kompleks. Yang perlu diingat, membangun sebuah SOA
yang baik haruslah menyelaraskan tujuan utama bisnis perusahaan dengan teknologi
yang tepat sasaran. Jaringan yang baik dan terpadu merupakan salah satu kunci
keberhasilan penerapan SOA. Tentu saja dengan biaya yang sesuai dengan kebutuhan.
Service Oriented Architecture (SOA) membantu perusahaan mengakomodasi
perubahan secara lebih baik dengan menyediakan fleksibilitas untuk pemanfaatan

sumber daya TI yang lebih baik pula. Lebih khusus, perencanaan ini menawarkan
pendekatan arsitektural dalam lingkungan komputasi terencana dan teratur yang
dibangun pada layanan yang secara bebas berangkaian, dapat digunakan kembali, dan
berbasis standar serta dapat berubah sesuai dengan bergesernya kebutuhan bisnis.
Inilah kebutuhan dan proses bisnis yang fokusnya membantu enterprise / perusahaan
untuk dapat mencapai sukses dan bersaing dengan makin meningkatnya standar TI,
yang berarti fleksibelitas bisnis tergantung fleksibilitas TI.
3. Jelaskan secara rinci kelemahan dan kekurangan dari SOA.
Jawab:
A. Kegagalan dalam membuat bisnis case untuk SOA

Bagian IT sering kali membuat kesalahan dengan menganggap proyek SOA sebagai
proyek IT. Padahal SOA bukanlah proyek yang dikerjakan IT sendiri, tetapi harus
mencakup semua departemen dalam organisasi sehingga setiap proses dapat diolah.
B. Menyerahkan proyek SOA ke vendor
Terkadang perusahaan mempercayakan sepenuhnya proyek SOA kepada vendor,
dan bergantung hanya kepada teknologi. Padahal SOA bukan hanya masalah
teknologi, dan pengembangannyapun tidak dapat diserahkan sepenuhnya kepada
pihak luar. Yang mengetahui secara detail mengenai proses bisnis yang ada dalam
perusahaan hanyalah orang-orang yang ada dalam perusahaan tersebut. Oleh
karena itu tidak sebaiknya prosesnya sepenuhnya diserahkan kepada vendor diluar
perusahaan.

C. Kegagalan dalam rencana dan eksekusi awal dalam implementasi

SOA akan membawa banyak perubahan dalam perusahaan. Karena itu perlu
waktu yang tepat untuk melakukan implementasi, agar tidak menimbulkan resiko
yang tinggi. Perencanaan perlu dilakukan secara matang. Dan perencanaan dan waktu
yang tepat untuk implementasi tidak dapat dialihkan tanggungjawabnya kepada
vendor.
4. Apa yang dimaksud dengan Web Service dan apa hubungnnya dengan SOA.
Jawab:
Service Oriented Architecture (SOA) suatu teknologi arsitektur pengembangan
perangkat lunak dengan pendekatan layanan, memungkinkan hubungan dan
pertukaran data atau informasi antar bagian menjadi mudah. Sifatnya yang loosely
coupled (tingkat kebergantungan antar komponen rendah), highly interoperable
(mudah dioperasikan), reusable (dapat digunakan kembali), dan interoperability
(dapat berkomunikasi antar platform) menjadikan SOA handal dalam pengembangan
dan pengintegrasian informasi. Web Services adalah kumpulan dari fungsi atau
method yang terdapat pada sebuah server yang dapat dipanggil oleh klien. Dalam
perkembangannya mengimplementasikan SOA menggunakan Web Services
merupakan hal yang tepat, karena teknologi ini dapat mewakili sebuah
layanan/service dalam SOA dan malah dengan penggunaan web services ini,
potensipotensi SOA Baru dapat dimunculkan. Sehingga Web Services Cocok untuk

menerapkan konsep dan sifat-sifat SOA. Bagaimana web service sebagai sebuah
teknologi dapat memfasilitasi beberapa isu perancangan SOA dapat dijelaskan
sebagai berikut :
Sebuah service dalam SOA adalah sebuah aplikasi web service. Pada dasarnya
sebuahservice dalam SOA adalah sebuah aplikasi yang merepresentasikan sebuah
business logic atau automation logic dari sebuah proses sistem besar yang
mencakupinya. Tuntutan dari sistem ini adalah dia harus bisa berdiri sendiri dan bisa
berkomunikasi satu sama lain. Hal ini sudah dimilki oleh sebuah aplikasi web service.
Maka dari itu, implementasi service dalam SOA merupakan aplikasi web service.
Hubungan satuservice dengan yang lainnya didefinisikan dengan Web Service
Description Language (WSDL). WSDL mendeskripsikan bagaimana format sebuah
pesan yang akan dikirim oleh sebuah aplikasi web service harus ditulis, agar dapat
dimengerti oleh aplikasi webservice lainnya yang menerima. Dalam sudut pandang
SOA, yang menggunakan web serviceserbagai service, teknologi WSDL ini menjadi
jembatan untuk menghubungkan sebuah serviceke service lainnya.
5. Jelaskan secara rinci hubungan antara SOA dan Business Proccess management/BPM
Jawab: SOA mendefinisikan cara aset IT bisa dengan mudah dipakai dalam proses
bisnis yang sudah dioptimalkan sehingga efisien dan efektif oleh BPM. Intinya BPM
digunakan untuk mengoptimalkan proses bisnis untuk nanti diolah kembali olah
SOA. BPM menyediakan abstraksi high level untuk mendefinisikan proses bisnis
serta mengawasi dan mengatur proses tersebut. Service menyediakan fungsi-fungsi
yang mendukung proses tersebut. SOA memungkinkan service-service tersebut untuk

dikombinasikan bersama-sama dan mendukung dalam menciptakan lingkungan


organisasi yang fleksibel dan agile.