Anda di halaman 1dari 66

LEMBAR KERJA SISWA (LKS)

Laporan Individu :
Diajukan sebagai tugas menempuh PPL II

OLEH :

NURUL MUTROVINA
NIM. 083194026

UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA


FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
JURUSAN KIMIA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
2011

BAB 1

Perkembangan Teori Atom

Nama

Kelas

No. Absen :

Perkembangan Teori
UNTUK SMA KELAS X
Atom
STANDAR KOMPETENSI

Memahami struktur atom, sifat- sifat periodik unsur, dan ikatan


kimia.
KOMPETENSI DASAR
Memahami struktur atom berdasarkan teori atom Bohr, sifat- sifat
unsur, massa atom relatif, dan sifat-sifat periodik unsur dalam tabel
periodik,

serta

menyadari

konfigurasi elektron.

keteraturannya

melalui

pemahaman

INDIKATOR

A. Kognitif
1. Produk
Mengetahui perkembangan teori atom untuk menunjukkan
kelemahan dan kelebihan masing-masing teori atom.
2. Proses
a. Menjimak penjelasan guru tentang perkembangan teori
atom.
b. Mengerjakan soal pada Lembar Kegiatan Siswa tentang
perkembangan teori atom.
c. Mengemukakan jawaban dari Lembar Kegiatan Siswa.
d. Menarik kesimpulan tentang perkembangan teori atom
untuk menunjukkan kelemahan dan kelebihan masingB.

masing teori atom.


Afektif
1. Karakter
a. jujur dalam mengemukakan jawaban,
b. bertanggung jawab selama proses belajar mengajar
berlangsung,

c. menghargai pendapat orang lain,


A. Kognitif
cermat dalam mengerjakan soal.
1. d.Produk
2. Keterampilan
Siswa dapatSosial
mengetahui perkembangan teori atom untuk
a.menunjukkan
bertanya jika kelemahan
ada hal ataudan
materi
yang kurang
dimengerti,
kelebihan
masing-masing
teori
b.atom.
berpendapat jika ada sesuatu yang tidak sesuai,
mempresentasikan hasil jawaban pada Lembar Kegiatan
2. c.Proses
Siswa. secara
Siswa
mengerjakan

seksama
soal

pada

menjimak
Lembar

penjelasan

guru,

Kegiatan

Siswa,

TUJUAN
mengemukakan jawaban, dan menarik kesimpulan tentang
PEMBELAJARAN
perkembangan teori atom untuk menunjukkan kelemahan
dan kelebihan masing-masing teori atom.
B. Afektif
1. Karakter
Siswa dapat menunjukkan karakter kejujuran, tanggung jawab,
mandiri, dan cermat dalam mengerjakan soal latihan pada
Lembar Kegiatan Siswa.

MATE
RI
A. PERKEMBANGAN TEORI ATOM
1. Leukipos dan Demokritos
Teori tentang atom sudah ditemukan sejak 400 tahun sebelum masehi
(SM), oleh ahli filsafat Yunani, yaitu Leukopos dan Demokritos yang mencari asal
mula semua benda di alam semesta. Mereka menyatakan, bahwa semua benda
terdiri atas bagian-bagian yang sangat kecil dan tidak mungkin dibagi-bagi lagi
yang dinamakan atom (a = tidak, tomos = dibagi).
2. Model Atom John Dalton
Pada tahun 1803, John Dalton mengemukakan mengemukakan pendapatnaya
tentang atom. Teori atom Dalton didasarkan pada dua hukum, yaitu hukum
kekekalan massa (hukum Lavoisier) dan hukum susunan tetap (hukum prouts).
Lavosier mennyatakan bahwa Massa total zat-zat sebelum reaksi akan selalu
sama dengan massa total zat-zat hasil reaksi. Sedangkan Prouts menyatakan
bahwa Perbandingan massa unsur-unsur dalam suatu senyawa selalu tetap.
Dari kedua hukum tersebut Dalton mengemukakan pendapatnya tentang atom
sebagai berikut:
1. Atom merupakan bagian terkecil dari materi yang sudah tidak dapat dibagi
lagi
2. Atom-atom dari unsur yang sama akan mempunyai sifat yang sama,
sedangkan atom-atom dari unsur yang berbeda akan mempunyai sifat
yang berbeda pula.
3. Atom-atom

bergabung

membentuk

senyawa

dengan

perbandingan

bilangan bulat dan sederhana. Misalnya air terdiri atom-atom hidrogen dan
atom-atom oksigen
4. Reaksi kimia merupakan pemisahan atau penggabungan atau penyusunan

kembali dari atom-atom, sehingga atom tidak dapat diciptakan atau


dimusnahkan.
Hipotesa Dalton digambarkan dengan model atom sebagai bola pejal seperti
pada tolak peluru. Seperti gambar berikut ini:

Gambar
Model atom Dalton, seperti bola pejal
Kelebihan :
Teori atom Dalton dapat menjelaskan Hukum Kekekalan Massa dan Hukum
Perbandingan Tetap dengan baik.
Kelemahan :
1. tidak dapat menjelaskan perbedaan antara atom unsur yang satu dengan
unsur yang lain,
2. tidak dapat menjelaskan sifat listrik materi,
3. tidak dapat menjelaskan cara atom-atom saling berikatan.
3. Model Atom J.J Thomson
Atom adalah bola pejal bermuatan positif dan di permukaannya tersebar
elektron yang bermuatan negatif. Secara keseluruhan, atom bersifat netral dan
digambarkan seperti roti kismis.

Gambar
Model atom Thomson seperti roti kismis

4. Model Atom Rutherford


Atom adalah bola berongga yang tersusun dari inti atom dan elektron
yang bergerak mengelilinginya. Inti atom bermuatan positif dan massa atom
terpusat pada inti atom. Teori Rutherford bertentangan dengan teori Maxwell
tentang mekanika. Jika elektron bergerak mengelilingi inti atom, lama kelamaan

elektron kehilangan energi. Oleh karena elektron bermuatan negatif maka


elektron akan ditarik inti atom yang bermuatan positif. Akibatnya, elektron yang
kehabisan energi akan jatuh pada inti. Namun kenyataannya, elekron tidak
tertarik dan jatuh pada inti atom.

Gambar
Model atom Rutherford
Kelemahan :
tidak dapat menjelaskan bagaimana elektron tidak jatuh ke inti akibat
kehilangan energi karena daya tarik inti atom.
5. Model Atom Neils Bohr
a. Atom terdiri atas inti yang bermuatan positif dan dikelilingi oleh elektron yang
bermuatan negatif di dalam suatu lintasan.
b. Elektron dapat berpindah dari satu lintasan ke yang lain dengan menyerap
atau memancarkan energi sehingga energi elektron atom itu tidak akan
berkurang. Jika berpindah lintasan ke lintasan yang lebih tinggi, elektron akan
menyerap energi. Jika beralih ke lintasan yang lebih rendah, elektron akan
memancarkan energi.
c. Kedudukan elektron-elektron pada tingkat-tingkat energi tertentu yang
disebut kulit-kulit elektron.

Gambar
Model atom Bohr
6. Model Atom Modern (Mekanika Kuantum)

Teori ini dikemukakan oleh Edwin Schrodinger dan Werner Heisenberg.


Menurut model atom modern, elektron tidak dapat dipastikan tempatnya,
hanya dapat ditentukan kebolehjadian (kemungkinan) terbesar elektron
berada yang disebut dengan orbital.

Gambar
Model atom Mekanika Kuantum

B. Percobaan-Percobaan Mengenai Struktur Atom


1. Elektron
Pernahkah

Anda

memperhatikan

tabung

televisi?

Tabung

televisi

merupakan tabung sinar katode. Percobaan tabung sinar katode pertama kali
dilakukan

oleh

William

Crookes

(1875).

Hasil

eksperimennya

yaitu

ditemukannya seberkas sinar yang muncul dari arah katode menuju ke anode
yang

disebut

sinar

katode.

George

Johnstone

Stoney

(1891)

yang

mengusulkan nama sinar katode disebut "elektron". Kelemahan dari Stoney


tidak dapat menjelaskan pengaruh elektron terhadap perbedaan sifat antara
atom suatu unsur dengan atom dalam unsur lainnya. Antoine Henri Becquerel
(1896) menentukan sinar yang dipancarkan dari unsur-unsur radioaktif yang
sifatnya mirip dengan elektron.
Joseph John Thomson (1897) melanjutkan eksperimen William Crookes
yaitu pengaruh medan listrik dan medan magnet dalam tabung sinar katode.
Hasil percobaan J.J. Thomson menunjukkan bahwa sinar katode dapat
dibelokkan ke arah kutub positif medan listrik. Hal ini membuktikan terdapat
partikel bermuatan negatif dalam suatu atom. Besarnya muatan dalam elektron
ditemukan oleh Robert Andrew Milikan (1908) melalui percobaan tetes
minyak Milikan seperti gambar berikut.

Minyak disemprotkan ke dalam tabung yang bermuatan listrik. Akibat gaya


tarik gravitasi akan mengendapkan tetesan minyak yang turun. Apabila tetesan
minyak diberi muatan negatif maka akan tertarik ke kutub positif medan listrik.
Dari hasil percobaan Milikan dan Thomson diperoleh muatan elektron 1 dan
massa elektron 0, sehingga elektron dapat dilambangkan

-1
0

e.

2. Proton
Jika massa elektron 0 berarti suatu partikel tidak mempunyai massa. Namun
pada kenyataannya partikel materi mempunyai massa yang dapat diukur dan
atom bersifat atom itu netral. Bagaimana mungkin atom itu bersifat netral dan
mempunyai massa, jika hanya ada elektron saja dalam atom?
Eugene Goldstein (1886) melakukan eksperimen dari tabung gas yang
memiliki katode, yang diberi lubanglubang dan diberi muatan listrik.

Gambar : Percobaan Goldstein untuk mempelajari partikel positif


Hasil eksprerimen tersebut membuktikan bahwa pada saat terbentuk elektron
yang menuju anode, terbentuk pula sinar positif yang menuju arah berlawanan
melewati lubang pada katode. Setelah berbagai gas dicoba dalam tabung ini,
ternyata gas hidrogenlah yang menghasilkan sinar muatan positif yang paling
kecil baik massa maupun muatannya, sehingga partikel ini disebut dengan
proton. Massa proton = 1 sma (satuan massa atom) dan muatan proton = +1.
3. Inti Atom
Setelah penemuan proton dan elektron,

Ernest

Rutherford

melakukan

penelitian penembakan lempeng tipis emas. Jika atom terdiri dari partikel yang
bermuatan positif dan negatif maka sinar alfa yang ditembakkan seharusnya
tidak ada yang diteruskan/menembus lempeng sehingga muncullah istilah inti
atom. Ernest Rutherford dibantu oleh Hans Geiger dan Ernest Marsden (1911)
menemukan konsep inti atom didukung oleh penemuan sinar X oleh WC.
Rontgen (1895) dan penemuan zat radioaktif (1896). Percobaan Rutherford
dapat digambarkan sebagai berikut.

Gambar : Percobaan Rutherford, hamburan sinar alfa oleh lempeng emas


Hasil percobaan ini membuat Rutherford menyatakan hipotesisnya bahwa atom
tersusun dari inti atom yang bermuatan positif dan dikelilingi elektron yang
bermuatan negatif, sehingga atom bersifat netral. Massa inti atom tidak
seimbang dengan massa proton yang ada dalam inti atom, sehingga dapat
diprediksi bahwa ada partikel lain dalam inti atom.
4. Neutron
Prediksi dari Rutherford memacu W. Bothe dan H. Becker (1930) melakukan
eksperimen penembakan partikel alfa pada inti atom berilium (Be) dan
dihasilkan radiasi partikel berdaya tembus tinggi. Eksperimen ini dilanjutkan oleh
James Chadwick (1932). Ternyata partikel yang menimbulkan radiasi berdaya
tembus tinggi itu bersifat netral atau tidak bermuatan dan massanya hampir
sama dengan proton. Partikel ini disebut neutron dan dilambangkan dengan

Kerjakan Soal
dibawah ini
dengan
cermat!!!!

Soal
1. Jelaskan gagasan tentang atom menurut :
a.

Teori atom Dalton,

b.

Teori atom Thomson

c.

Teori atom Rutherford,

d.

Teori atom Niels Bohr,

e.

Teori atom mekanika kuantum

2. Sebutkan kelemahan dari teori atom menurut Dalton dan Rutherford !


3. Dewasa ini model atom yang diterima para ahli adalah model atom mekanika
kuantum. Menurut anda, masih mungkinkah ada model atom yang lebih
sempurna? jelaskan!

*GOOD LUCK*

Bab 1

Struktur Atom

Nama

Kelas

STRUKTUR ATOM

No. Absen :

UNTUK SMA KELAS X

STANDAR KOMPETENSI

Memahami struktur atom, sifat- sifat periodik unsur, dan ikatan


kimia.
KOMPETENSI DASAR

Memahami struktur atom berdasarkan teori atom Bohr, sifat- sifat


unsur, massa atom relatif, dan sifat-sifat periodik unsur dalam tabel
periodik,

serta

menyadari

keteraturannya

melalui

pemahaman

konfigurasi elektron.
INDIKATOR

A. Kognitif
1. Produk
a. Mengkaji tabel periodik unsur untuk menentukan partikel
penyusun atom , konfigurasi elektron, dan elektron valensi,
dan massa atom relatif.
b. Mengidentifikasi unsur ke dalam isotop, isobar dan isoton.
2. Proses
a. Menjimak penjelasan guru tentang materi struktur atom.
b. Mengerjakan soal pada Lembar Kegiatan Siswa tentang
struktur atom.
c. Mengemukakan jawaban dari Lembar Kegiatan Siswa.
d. Menarik kesimpulan tentang

materi struktur atom yang

telah dipelajari.
B.Afektif
1. Karakter
a. jujur dalam mengemukakan jawaban,
b. bertanggung jawab selama proses belajar mengajar
berlangsung,
c. menghargai pendapat orang lain,
d. cermat dalam mengerjakan soal.
2. Keterampilan Sosial
a. bertanya jika ada hal atau materi yang kurang dimengerti,
b. berpendapat jika ada sesuatu yang tidak sesuai,
c. mempresentasikan hasil jawaban pada Lembar Kegiatan
Siswa.

MATERI
Struktur Atom

Atom terdiri atas inti atom yang dikenal dengan nukleon (proton + neutron)
yang dikelilingi oleh elektron. Proton

bermuatan positif , elektron

bermuatan

negatif, dan neutron tidak bermuatan.

Nomor Atom dan Nomor Massa


Suatu atom memiliki sifat dan massa yang khas satu sama lain. Dengan
penemuan partikel penyusun atom dikenal istilah nomor atom (Z) dan nomor massa
(A).
Penulisan lambang atom unsur menyertakan nomor atom dan nomor massa.
Di mana:
A

A = nomor massa
Z = nomor atom
X = lambang unsur
Nomor Massa (A) = Jumlah proton + Jumlah neutron
atau
Jumlah Neutron = Nomor massa Nomor atom
Nomor Atom (Z) = Jumlah proton
Jika atom netral maka jumlah proton = jumlah elektron
Misal:

35
17

Cl

Artinya Cl mempunyai nomor atom 17 dan nomor massa 35


Jumlah proton = 17
Jumlah elektron = 17
Jumlah neutron = 35 17 = 18
Konfigurasi Elektron
Konfigurasi elektron adalah gambaran penyebaran elektron dalam kulit atom.
Konfigurasi elektron untuk menentukan golongan dan periode suatu unsur dengan
melihat jumlah kulit dan elektron valensi. Elektron valensi adalah elektron yang

terletak pada kulit paling luar. Golongan ditentukan oleh elektron valensi, sedangkan
periode ditentukan oleh jumlah kulit. Jumlah elektron maksimum menempati
masing-masing kulit dirumuskan 2n2 (n adalah nomor kulit atom).
Kulit K (n = 1) maksimum 2 x 12 = 2 elektron
Kulit L (n = 2) maksimum 2 x 22 = 8 elektron
Kulit M (n = 3) maksimum 2 x 32 = 18 elektron
Kulit N (n = 4) maksimum 2 x 42 = 32 elektron
Kulit O (n = 5) maksimum 2 x 52 = 50 elektron
Contoh : Al nomor atom 13 ditulis 13 Al konfigurasi elektronnya 2 8 3
Elektron valensi = 3, maka Al termasuk golongan IIIA
Jumlah kulit = 3 , maka Al termasuk periode 3
Isotop, isobar, dan isoton
Atom unsur-unsur yang ditemukan dialam banyak yang mempunyai nomor
atom sama, nomor massa sama, atau jumlah neutron yang sama.
a. Isotop adalah atom yang mempunyai nomor atom sama, tetapi nomor massanya
berbeda. Biasanya isotop unsur-unsur mempunyai sifat sama.
Contoh : 11 H , 1 2H , dan 1 3H
b. Isobar adalah atom yang mempunyai nomor massa sama , tetapi nomor atomnya
berbeda. Isobar unsur mempunyai sifat yang berbeda.
Contoh : 1124 Na dan 1224 Mg
c. Isoton adalah atom yang mempunyai jumlah neutron yang sama.
Contoh : 13 H dan 2 4He
Massa atom relatif (Ar)
Massa satu atom unsur atau massa satu molekul zat memiliki satuan massa atom
(sma). Penentuan massa atom dilakukan dengan cara membandingkan massa atom yang
akan ditentukan terhadap massa atom unsur yang massanya telah ditetapkan (massa
atom acuan). Dengan cara ini, massa setiap atom dapat ditentukan. Pada tahun 1825,
Jons Jacob Berzelius mendefinisikan massa atom suatu unsur sebagai perbandingan massa
satu unsur tersebut terhadap massa satu atom hidrogen. Jika ada pernyataan bahwa
massa atom karbon = 12, maka bisa diartikan bahwa massa satu atom karbon 12 kali
lebih besar daripada massa satu atom hidrogen. Atom karbon isotop

12

C merupakan

atom paling stabil dibandingkan atom-atom lain, sehingga paling cocok digunakan
sebagai standar bagi penentuan harga massa atom unsur-unsur.

Massa atom relatif suatu unsur adalah perbandingan massa rata-rata unsur dengan
1/12 massa 1 atom C-12. Misalnya, Ar unsur A dirumuskan sebagai berikut.

Satu perduabelas massa 1 atom C-12 ditetapkan sama dengan 1 sma, maka definisi di
atas dapat ditulis sebagai berikut.

Dengan menata ulang persamaan di atas, diperoleh :

Dengan perkataan lain, massa atom relatif suatu unsur merupakan massa rata-rata dari 1
atom unsur itu dalam satuan sma.

Massa Molekul relatif (Mr)


Massa molekul relatif adalah perbandingan massa 1 molekul dengan 1/12 massa 1
atom C-12. Misal Mr unsur A dirumuskan sebagai berikut.

Molekul terbentuk dari atom-atom, sehingga Mr merupakan penjumlahan Ar


dari unsur-unsur yang menyusun molekul tersebut.
Contoh : Tentukan massa molekul relatif dari H2S bila diketahui Ar H = 1, Ar S = 32 !
Jawab : Mr H2S = (2 x Ar H) + (1 x Ar S)
= (2 x 1) + (1 x 32)
= 34
Penentuan Massa Atom Relatif dari Kadar Isotop
Massa atom relatif adalah jumlah dari perkalian massa atom relatif isotopisotopnya dengan presentase kelimpahan setiap isotop.
Contoh :
Unsur klorin terdiri atas 75,53% isotop Cl-35 da 24,47% isotop Cl-37. Massa Cl-35
adalah 34,969 sma, sedangkan Cl-37 seberat 36, 965 sma. Berapakah massa atom
relatif Cl?

Jawab :

Menentukan kelimpahan isotop-isotop dari massa atom relatif


Contoh :
Galium terdiri atas isotop Ga-69 dan Ga-71, sedangkan massa atom relatif Ga adalah
69,8. Tentukanlah kelimpahan masing-masing isotop galium itu.
Jawab :
Misalkan kelimpahan isotop Ga-69 = x %, maka kelimpahan isotop Ga-71 = (100- x )%.
Massa atom relatif sama dengan massa rata-rata isotop, berarti :

69x + 7100 71x = 6980


-2x = -120
x = 60
jadi, kelimpahan isotop Ga- 69 = 60%, isotop Ga- 71 = 40%

Kerjakan Soal
dibawah ini
dengan
cermat!!!!

A. Struktur Atom
1. Bila suatu unsur X mempunyai 13 proton, 13 buah elektron dan 14 neutron.
Tentukan lambang unsurnya !
................................................................................................................................
................................................................................................................................
................................................................................................................................
.......................................
2. Tentukan jumlah proton, neutron, dan elektron dari atom unsur-unsur berikut !
3

a. 919 K

2
3

b.

Na

11

4
0

c.

Ca

20

............................................................................................................................................
............................................................................................................................................
............................................................................................................................................
..........................................

3. Tentukan konfigurasi elektron dan elektron valensi dari unsur-unsur berikut !


a. 17 Cl
f. 9 F

b.

12

Mg

c. 8O

d.

37

Rb

e.

14

Si

................................................................................................................................
................................................................................................................................
................................................................................................................................
.......................................
4. Tentukan golongan dan periode unsur-unsur dibawah ini dalam tabel periodik
unsur !
a.

20

Ca

b.

11

Na

c.

35

Br

d.

15

e.

10

Ne

................................................................................................................................
................................................................................................................................
................................................................................................................................
................................................................................................................................
....................................................

5. Diketahui kelompok unsur


C
2 1 64
1
1
O
10Ne
7 N
97 F
6

1
1
3N 46

C 35 B 5

N6

C 7

N8

O8

Pilihlah unsur-unsur dalam daftar di atas ke dalam:


a. kelompok isotop,
b. kelompok isoton,
c. kelompok isobar.
................................................................................................................................
................................................................................................................................
................................................................................................................................
.......................................
B. Massa Atom Relatif (Ar) dan Massa Molekul Relatif (Mr)
1. Hitunglah massa molekul relatif senyawa di bawah ini ! ( Ar H = 1, C = 12, O = 16, N = 14, Na =
23, S = 32, dan Cl = 35,5)
a. HCl

c. H2CO3

e. H2SO4

b. HNO3

d. CO2

f. NaNO3

..............................................................................................................................................................
..............................................................................................................................................................
..................................................................................................

2. Silikon alam terdiri atas isotop Si-28 (92,23%), Si-29 (4,67%), dan Si-30 (3,10%). Apabila massa
atom Si-28, Si-29, dan Si-30 berturut-turut adalah 27, 977 sma, 28,976 sma, dan 29,974 sma,
hitunglah massa atom relatif (Ar) silikon.
..............................................................................................................................................................
..............................................................................................................................................................
...............................................................................................
3. Suatu unsur (X) mempunyai 2 isotop, yaitu X-35 dan X- 37. Jika massa atom relatif unsur itu
adalah 35,5. Tentukan kelimpahan masing- masing isotopnya.
..............................................................................................................................................................
..............................................................................................................................................................
................................................................................................

Bab 1

Perkembangan Sistem
Periodik Unsur

Nama

Kelas

No. Absen :

PERKEMBANGAN SISTEM PERIODIK


UNSUR
UNTUK SMA KELAS X
STANDAR KOMPETENSI

Memahami struktur atom, sifat- sifat periodik unsur, dan ikatan


kimia.
KOMPETENSI DASAR

Memahami struktur atom berdasarkan teori atom Bohr, sifat- sifat


unsur, massa atom relatif, dan sifat-sifat periodik unsur dalam tabel
periodik,

serta

menyadari

konfigurasi elektron.
INDIKATOR

keteraturannya

melalui

pemahaman

A. Kognitif
1. Produk
Mengetahui perkembangan sistem periodik unsur

untuk

mengidentifikasi kelemahan dan kelebihannya.


2. Proses
a. Menjimak penjelasan guru tentang perkembangan sistem
periodik unsur.
b. Mendiskusikan perkembangan sistem periodik unsur untuk
menunjukkan

kelemahan

dan

kelebihannya

dengan

kelompok.
c. Mengerjakan soal pada Lembar Kegiatan Siswa tentang
perkembangan sistem periodik unsur.
d. Mengemukakan jawaban dari Lembar Kegiatan Siswa.
B. Afektif
e. Menarik kesimpulan tentang
perkembangan sistem
1. Karakter
a. jujur dalam mengemukakan jawaban,
b. bertanggung jawab selama proses belajar mengajar
berlangsung,
c. bekerja sama dengan teman sekelompok,
d. menghargai pendapat orang lain,
e. cermat dalam mengerjakan soal.
2. Keterampilan Sosial
a. bertanya jika ada hal atau materi yang kurang dimengerti,
b. bekerja sama dengan kelompok,
c.berpendapat jika ada sesuatu yang tidak sesuai,
d. mempresentasikan hasil jawaban pada Lembar Kegiatan
Siswa.

MATERI
Perkembangan Dasar Pengelompokan Unsur-Unsur
1. Pengelompokan Unsur Berdasarkan Logam dan Non Logam
Pengelompokan unsur pertama dilakukan oleh Lavoiser, yaitu unsur
dikelompokkan berdasarkan sifat logam dan nonlogam. Pengelompokan ini masih

terlalu umum karena ternyata dalam berbagai unsur logam maupun nonlogam
masih terdapat berbagai variasi dan sifat unsur-unsur.
2. Hukum Triade Dobereiner
Pada tahun 1829, Johan Wolfgang Dobereiner melihat adanya kemiripan sifat di
antara beberapa unsur, lalu mengelompokkannya menurut kemiripan sifat yang
ada. Ternyata tiap kelompok terdiri atas tiga unsur, sehingga disebut Triade. Jika
unsur-unsur dalam satu triade tersebut disusun menurut kenaikan massa atomatomnya, ternyata massa atom maupun sifat-sifat unsur yang kedua merupakan
rata-rata dari massa atom unsur pertama dan ketiga. Penemuan ini memperlihatkan
adanya hubungan antara massa atom dengan sifat-sifat unsur.
Contoh: triade
Cl
Br
Gas Cair

Ar unsur yang di tengah :


I
Padat

Kelemahan hukum Triade adalah tidak dapat mengelompokkan unsur-unsur


yang jumlahnya banyak dan mirip.
3. Hukum Oktaf
Tahun 1864, A.R. Newlands mengumumkan penemuannya yang disebut
hukum Oktaf.Unsur-unsur tersebut disusun berdasarkan kenaikan massa atom
relatifnya. Ternyata unsur-unsur yang berselisih 1 oktaf (unsur nomor 1 dengan 8,
unsur nomor 2 dengan 9, dst.) menunjukkan kemiripan sifat atau bisa dikatakan
terjadi perubahan sifat unsur yang teratur. Kecenderungan tersebut dinyatakan
sebagai hukum Oktaf Newland, yaitu: Jika unsur-unsur disusun berdasarkan
kenaikan massa atom maka sifat unsur tersebut akan berulang setelah unsur
kedelapan.
4. Hukum Mendeleev
Tahun 1869, sarjana bangsa Rusia Dmitri Ivanovich Mendeleyev berdasarkan
pengamatannya terhadap 63 unsur yang sudah dikenal saat itu, menyimpulkan
bahwa sifat-sifat unsur fungsi periodik dari massa atom relatifnya. Hal itu berarti jika
unsur-unsur disusun menurut kenaikan massa atom relatifnya, sifat-sifat tertentu
akan berulang secara periodik. Mendeleyev juga membuat suatu daftar periodik
unsur. Unsur-unsur yang mempunyai persamaan sifat ditempatkan dalam satu lajur

vertikal yang disebut golongan. Dalam mengelompokkan unsur-unsur, Mendeleyev


lebih menekankan pada persamaan sifat unsur dibandingkan dengan kenaikan
massa atom relatifnya, sehingga terdapat tempat-tempat kosong dalam tabel periodik
tersebut. Tempat-tempat kosong ini yang kemudian diramalkan akan diisi unsurunsur yang waktu itu belum ditemukan Di kemudian hari ramalan itu terbukti
dengan ditemukannya unsur-unsur yang mempunyai sifatsifat yang mirip sesuai
ramalannya.
Kelemahan Tabel Periodik Mendeleyev sebagai berikut.
a. Penempatan unsur yang tidak sesuai dengan kenaikan massa atom relatifnya
karena mempertahankan kemiripan sifat unsur dalam satu golongannya.
b. Masih banyak unsur yang belum dikenal pada masa itu sehingga dalam tabel
terdapat banyak tempat kosong.
5. Sistem Periodik Modern atau Sistem Periodik Bentuk Panjang
Tahun 1914, Henry G. J. Moseley menemukan bahwa urutan unsur dalam tabel
periodik sesuai kenaikan nomor atom. Tabel periodik modern yang disebut juga
tabel periodik bentuk panjang, disusun menurut kenaikan nomor atom dan
kemiripan sifat. Tabel periodik modern ini dapat dikatakan sebagai penyempurnaan
Tabel Periodik Mendeleyev. Tabel periodik bentuk panjang terdiri atas lajur vertikal
(golongan) yang disusun menurut kemiripan sifat dan lajur horizontal (periode) yang
disusun berdasarkan kenaikan nomor atomnya.
a. Lajur vertikal (golongan) ditulis dengan angka Romawi terdiri atas 18
golongan.
1) Golongan A (Golongan Utama)
Gol. IA : Alkali

Gol.

VA : Nitrogen

IIA : Alkali Tanah

VIA : Kalkogen

IIIA : Aluminium

VIIA : Halogen

IVA: Karbon

VIIIA (0): Gas Mulia

2) Golongan Transisi/Golongan Tambahan (Golongan B), terbagi atas:


a) Golongan Transisi (Gol. B), yaitu : IIIB, IVB, VB, VIB, VIIB, VIIIB (VIII), IB, dan
IIB.
b) Golongan Transisi Dalam, ada dua deret yaitu :

(1) Deret Lantanida (unsur dalam deret ini mempunyai kemiripan sifat dengan
57La).
(2) Deret Aktinida (unsur dalam deret ini mempunyai kemiripan sifat dengan
89Ac).
Pada periode 6 golongan IIIB terdapat 14 unsur yang sangat mirip sifatnya, yaitu
unsur-unsur Lantanida. Demikian juga pada periode 7 yaitu unsur-unsur
Aktinida. Supaya tabel tidak terlalu panjang, unsur-unsur tersebut ditempatkan
tersendiri pada bagian bawah sistem periodik.
Golongan B terletak di antara Golongan IIA dan IIIA.
Unsur-unsur yang berada dalam satu golongan mempunyai persamaan sifat
karena mempunyai elektron valensi (elektron di kulit terluar) yang sama.
b. Lajur Horizontal (Periode) ditulis dengan angka Arab terdiri atas 7 periode.
Periode 1 berisi 2 unsur. Periode 5 berisi 18 unsur.
Periode 2 berisi 8 unsur. Periode 6 berisi 32 unsur.
Periode 3 berisi 8 unsur. Periode 7 berisi 23 unsur (belum lengkap).
Periode 4 berisi 18

Tabel Periodik Unsur

Kerjakan Soal
dibawah ini
dengan
cermat!!!!

Perkembangan Sistem Periodik Unsur


1. Jelaskan dasar penyusunan tabel periodik Dobereiner dan kelemahannya!
................................................................................................................................
................................................................................................................................
................................................................................................................................
.......................................
2. Unsur-unsur Ca, Sr, dan Ba merupakan unsur yang mirip, massa Ca adalah
40.08 dan massa Sr adalah 87,62. Tentukan massa atom Ba menurut hukum
Dobereiner!
................................................................................................................................
................................................................................................................................
................................................................................................................................
.......................................
3. Jelaskan dasar dan kelemahan hukum Oktaf dari Newlands!
................................................................................................................................
................................................................................................................................
................................................................................................................................
.......................................
4. Unsur-unsur disussun berdasarkan kenaikan massa atom
1

10

11

12

13

14

15

16

Menurut hukum Oktaf Newlands,


Unsur A sifatnya mirip dengan unsur........dan unsur........
Unsur B sifatnya mirip dengan unsur........dan unsur........
Unsur C sifatnya mirip dengan unsur........
Unsur D sifatnya mirip dengan unsur........
Unsur E sifatnya mirip dengan unsur........
Unsur F sifatnya mirip dengan unsur........
Unsur G sifatnya mirip dengan unsur........
5. Jelaskan perbedaan penyusunan
Mendeleev dengan Moseley !

sistem

periodik

unsur

berdasarkan

................................................................................................................................
................................................................................................................................
................................................................................................................................
.......................................

SELAMAT
MENGERJAKAN

LEMBAR KERJA SISWA


BAB
1

SISTEM PERIODIK UNSUR

Sifat-Sifat Keperiodikan
Unsur

Nama

Kelas

No. Absen :

UNTUK SMA KELAS


X

SIFAT SIFAT
KEPERIODIKAN UNSUR

I.

STANDAR KOMPETENSI

1. Memahami struktur atom, sifat- sifat periodik unsur, dan ikatan kimia.
II.

KOMPETENSI DASAR

1.1 Memahami struktur atom berdasarkan teori atom Bohr, sifat- sifat unsur, massa
atom relatif, dan sifat-sifat periodik unsur dalam tabel periodik, serta menyadari
keteraturannya melalui pemahaman konfigurasi elektron.
III. INDIKATOR
A. Kognitif
1.

Produk
Menentukan keteraturan jari-jari atom, energi ionisasi, affinitas elektron dan
keelektronegatifan.

2.

Proses
a. Menjimak penjelasan guru tentang keteraturan jari-jari atom, energi ionisasi,
afinitas elektron, dan keelektronegatifan.
b. Mendiskusikan tentang keteraturan jari-jari atom, energi ionisasi, afinitas
elektron, dan keelektronegatifan dengan kelompok.
c. Mengerjakan soal pada Lembar Kegiatan Siswa tentang sifat-sifat
keperiodikan unsur.
d. Mengemukakan jawaban dari Lembar Kegiatan Siswa.
e. Menarik kesimpulan tentang sifat-sifat keperiodikan unsur.

B. Afektif
1. Karakter
a. jujur dalam mengemukakan jawaban,
b. bertanggung jawab selama proses belajar mengajar berlangsung,
c. bekerja sama dengan teman sekelompok,
d. menghargai pendapat orang lain,
e. cermat dalam mengerjakan soal.

2. Keterampilan Sosial
a. bertanya jika ada hal atau materi yang kurang dimengerti,
b. bekerja sama dengan kelompok,
c. berpendapat jika ada sesuatu yang tidak sesuai,
d. mempresentasikan hasil jawaban pada Lembar Kegiatan Siswa.

MATERI
Sifat Keperiodikan Unsur
Sifat keperiodikan unsur adalah sifat-sifat yang berubah secara beraturan
sesuai dengan kenaikan nomor atom unsur.
1. Jari-Jari Atom
Jari-jari atom adalah jarak dari inti atom sampai kulit elektron terluar.
a. Dalam satu golongan dari atas ke bawah jari-jari atom semakin besar.
b. Dalam satu periode dari kiri ke kanan, jari-jari atom semakin kecil.
Penjelasan:
a. Dalam satu golongan dari atas ke bawah, kulit atom bertambah (ingat jumlah kulit
= nomor periode), sehingga jari-jari atom juga bertambah besar.
b. Dari kiri ke kanan, jumlah kulit tetap tetapi muatan inti (nomor atom) dan jumlah
elektron pada kulit bertambah. Hal tersebut mengakibatkan gaya tarik-menarik
antara inti dengan kulit elektron semakin besar sehingga jari-jari atom makin kecil.
2. Energi Ionisasi
Energi ionisasi adalah energi minimum yang diperlukan untuk melepaskan
elektron dari suatu atom netral dalam wujud gas. Energi yang diperlukan untuk
melepaskan elektron kedua disebut energi ionisasi kedua dan seterusnya. Bila tidak
ada keterangan khusus maka yang disebut energi ionisasi adalah energi ionisasi
pertama.
Dapat disimpulkan keperiodikan energi ionisasi sebagai berikut.
a. Dalam satu golongan dari atas ke bawah energi ionisasi semakin berkurang.
b. Dalam satu periode dari kiri ke kanan energi ionisasi cenderung bertambah.
Kecenderungan tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut.

a. Dari atas ke bawah dalam satu golongan jari-jari atom bertambah sehingga daya
tarik inti terhadap elektron terluar semakin kecil. Elektron semakin mudah
dilepas dan energi yang diperlukan untuk melepaskannya makin kecil.
b. Dari kiri ke kanan dalam satu periode, daya tarik inti terhadap elektron semakin
besar sehingga elektron semakin sukar dilepas. Energi yang diperlukan untuk
melepaskan elektron tentunya semakin besar.

3. Afinitas Elektron
Afinitas elektron adalah besarnya energi yang dibebaskan satu atom netral
dalam wujud gas pada waktu menerima satu elektron sehingga terbentuk ion
negatif.
a. Dalam satu golongan dari atas ke bawah afinitas elektron semakin kecil.
b. Dalam satu periode dari kiri ke kanan afinitas elektron semakin besar.
Penjelasan:
Apabila ion negatif yang terbentuk stabil, energi dibebaskan dinyatakan
dengan tanda negatif (-). Apabila ion negatif yang terbentuk tidak stabil, energi
diperlukan/diserap dinyatakan dengan tanda positif (+). Kecenderungan dalam
afinitas elektron lebih bervariasi dibandingkan dengan energi ionisasi.
Di bawah ini data afinitas elektron

Dari data dapat dibuat grafik afinitas elektron

4. Keelektronegatifan
Adalah suatu bilangan yang menyatakan kecenderungan suatu unsur menarik
elektron dalam suatu molekul senyawa.
a. Dalam satu golongan dari atas ke bawah keelektronegatifan semakin berkurang.
b. Dalam satu periode dari kiri ke kanan keelektronegatifan semakin bertambah.
Penjelasan:
Tidak

ada

sifat

tertentu

yang

dapat

diukur

untuk

menentukan/membandingkan keelektronegatifan unsur-unsur.


Energi ionisasi dan afinitas elektron berkaitan dengan besarnya daya tarik
elektron. Semakin besar daya tarik elektron semakin besar energi ionisasi, juga
semakin besar (semakin negatif) afinitas elektron. Jadi, suatu unsur (misalnya fluor)
yang mempunyai energi ionisasi dan afinitas elektron yang besar akan mempunyai
keelektronegatifan yang besar.
Semakin

besar

keelektronegatifan,

unsur

cenderung

makin

mudah

membentuk ion negatif. Semakin kecil keelektronegatifan, unsur cenderung makin


sulit membentuk ion negatif, dan cenderung semakin mudah membentuk ion positif.
Di bawah ini beberapa data keelektronegatifan unsur

Kerjakan Soal
dibawah ini
dengan
cermat!!!!

Soal
1. Jelaskan dengan singkat apa yang dimaksud dengan :
a. jari-jari atom,
b. energi ionisasi,
c. afinitas elektron,
d. keelektronegatifan.
2. Bagaimana kecenderungan dari jari-jari atom, energi ionisasi, afinitas elektron, dan
keelektronegatifan unsur dalam satu golongan dan periode?

3. Mengapa jari-jari atom Al (NA =13) lebih kecil daripada jari-jari atom Mg(NA = 12) dalam
satu periode?
4. Diketahui beberapa unsur dengan konfigurasi sebagai berikut.
P:2

R : 2, 3

Q : 2, 7

S : 2, 8, 1

T : 2, 8

Di antara unsur tersebut, unsur manakah yang:


a. mempunyai jari-jari atom terbesar? jelaskan!
b. mempunyai energi ionisasi terbesar? jelaskan !
c. mempunyai afinitas elektron terbesar ? jelaskan !
d. mempunyai keelektronegatifan terbesar?jelaskan!

*SELAMAT MENGERJAKAN*

LEMBAR KERJA SISWA


(LKS)

I.

Nama

Kelas

No. Absen

STANDAR KOMPETENSI

1. Memahami struktur atom, sifat-sifat periodik unsur dan ikatan kimia.


II.

KOMPETENSI DASAR

1.2 Membandingkan proses pembentukan ikatan ion, ikatan kovalen, ikatan koordinasi dan ikatan
logam serta hubungannya dengan sifat fisika senyawa yang terbentuk.
III.

INDIKATOR
A. Kognitif
1.

Produk
a. Menjelaskan kecenderungan suatu unsur untuk mencapai kesetabilan.
b. Menggambarkan susunan elektron valensi berdasarkan struktur Lewis dari suatu zat
tunggal.
c. Menjelaskan proses terbentuknya ikatan ion.

d. Menjelaskan proses terbentuknya ikatan kovalen tunggal, rangkap dua dan rangkap
tiga.
e. Menjelaskan sifat-sifat senyawa ion dan sifat-sifat senyawa kovalen.
f. Menentukan jenis ikatan kovalen atau ion dari suatu senyawa.
2.

Proses
a. Menjimak penjelasan guru tentang materi ikatan ion dan ikatan kovalen.
b. Mendiskusikan dengan kelompok tentang materi ikatan ion dan ikatan kovalen.
c. Mengerjakan soal pada Lembar Kegiatan Siswa tentang ikatan ion dan ikatan
kovalen.
d. Mengemukakan jawaban dari Lembar Kegiatan Siswa.
e. Menarik kesimpulan tentang

materi ikatan ion dan ikatan kovalen yang telah

dipelajari.
B. Afektif
1. Karakter
a. jujur dalam mengemukakan jawaban,
b. bertanggung jawab selama proses belajar mengajar berlangsung,
c. menghargai pendapat orang lain,
d. bekerjasama dengan kelompok,
e. cermat dalam mengerjakan soal.
2. Keterampilan Sosial
a. bertanya jika ada hal atau materi yang kurang dimengerti,
b. berpendapat jika ada sesuatu yang tidak sesuai,
c. bekerjasama dengan kelompok,
d. mempresentasikan hasil jawaban pada Lembar Kegiatan Siswa.

SOAL
1. Apakah yang dimaksud dengan aturan oktet?dengan cara apa unsur-unsur selain gas mulia
mencapai kestabilan?jelaskan jawaban anda!
2. Unsur-unsur P, Q, R, S berturut-turut mempunyai nomor atom 17, 18, 19 dan 20. tentukan:
a.

Konfigurasi elektron dari unsur-unsur tersebut

b. Unsur manakah yang paling stabil?


3. Gambarlah lambang Lewis untuk masing-masing ion berikut:
a. K+

c. F-

b. S2-

d. Al3+

4. Apakah yang dimaksud dengan ikatan ion?


5. Untuk setiap pasangan unsur berikut,

a. Tentukan rumus kimia senyawa yang terbentuk


b. Gambarkan proses pembentukan ikatannya
i.

Na dan O

ii.

Mg dan F

iii.

Mg dan N

iv.

Al dan N

*SELAMAT MENGERJAKAN*

TES TERTULIS

1. Kelompokkan senyawa-senyawa berikut berdasarkan ikatan kimianya


a.

HF

b.

FeCl3

c.

NaCl

d.

CaO

e.

NaBr

f.

HCl

g.

CH4

2. Lengkapilah tabel berikut:


Senyawa

Bentuk senyawa

Lelehan

Sifat fisis
Menghantarkan

Jenis senyawa
arus

listrik
B

Larutan

Terionisasi

dan

menghantarkan

arus

listrik
Tidak menghantarkan
C

Lelehan

arus listrik

*SELAMAT MENGERJAKAN*

LEMBAR KERJA SISWA


(LKS)

Nama

I.

Kelas

No. Absen

STANDAR KOMPETENSI

1. Memahami struktur atom, sifat-sifat periodik unsur dan ikatan kimia.


II.

KOMPETENSI DASAR

1.2 Membandingkan proses pembentukan ikatan ion, ikatan kovalen, ikatan koordinasi dan ikatan
logam serta hubungannya dengan sifat fisika senyawa yang terbentuk.
III. INDIKATOR
A. Kognitif
1. Produk
a. Menjelaskan proses terbentuknya ikatan koordinasi pada beberapa senyawa
b. Menyelidiki

kepolaran

beberapa

senyawa

dan

hubungannya

dengan

keelektronegatifan melalui percobaan.


c. Mendeskripsikan proses pembentukan ikatan logam dan hubungannya dengan sifat
fisik logam.
d. Menghubungkan sifat fisis materi dengan jenis ikatannya.
e. Menentukan jenis ikatan kovalen polar, non polar atau koordinasi dalam suatu
senyawa
2. Proses
a. Menyimak penjelasan guru tentang ikatan kovalen koordinasi, ikatan logam, dan
kepolaran senyawa.
c. Mengerjakan soal pada Lembar Kegiatan Siswa tentang ikatan kovalen koordinasi,
ikatan logam, dan kepolaran senyawa.
d. Mengemukakan jawaban dari Lembar Kegiatan Siswa.
e. Menarik kesimpulan tentang materi ikatan kovalen koordinasi, ikatan logam, dan
kepolaran senyawa.
B. Afektif
1. Karakter
a. jujur dalam mengemukakan jawaban,
b. bertanggung jawab selama proses belajar mengajar berlangsung,
c. menghargai pendapat orang lain,
d. cermat dalam mengerjakan soal.

2. Keterampilan Sosial
a. bertanya jika ada hal atau materi yang kurang dimengerti,
b. berpendapat jika ada sesuatu yang tidak sesuai,
c. mempresentasikan hasil jawaban pada Lembar Kegiatan Siswa.

SOAL
1. a. Apa yang dimaksud dengan ikatan logam?
b. Dengan adanya ikatan logam, jelaskan mengapa logam memiliki titik didih dan titik leleh yang
tinggi, serta bersifat konduktor yang baik?
2. Apakah syarat terjadinya:
a. ikatan kovalen polar,
b. ikatan kovalen nonpolar?
3. Kelompokkan senyawa berikut, mana yang termasuk ikatan kovalen polar dan mana yang
termasuk ikatan kovalen nonpolar!
a. Cl2

f. NH3

b. HCl

g. BF3

c. CO2

h. BeCl2

d. H2O

i. HBr

e. H2S

j. CH4

4. Apakah syarat terjadinya ikatan kovalen koordinasi?

*SELAMAT MENGERJAKAN*

LEMBAR KERJA SISWA


(LKS)
Nama

Kelas

No. Absen

I. STANDAR KOMPETENSI
2. Memahami hukum-hukum dasar kimia dan penerapannya dalam perhitungan kimia
(stoikiometri)
II. KOMPETENSI DASAR
2.1 Mendiskusikan tata nama senyawa anorganik dan organik sederhana sertya persamaan
reaksinya.
III. INDIKATOR
A. Kognitif
1. Produk
a. Menuliskan nama senyawa biner
b. Menuliskan nama senyawa poliatomik
c. Menuliskan nama senyawa organik sederhana
2. Proses
a. Menyimak penjelasan guru tentang tata nama senyawa biner, senyawa poliatomik, dan
senyawa organik sederhana.
b. Mendiskusikan tata nama senyawa biner, senyawa poliatomik, dan senyawa organik
sederhana.
c. Mengerjakan soal pada Lembar Kegiatan Siswa tentang tata nama senyawa biner,
senyawa poliatomik, dan senyawa organik sederhana.
d. Mengemukakan jawaban dari Lembar Kegiatan Siswa.

e. Menarik kesimpulan tentang materi tata nama senyawa biner, senyawa poliatomik, dan
senyawa organik sederhana.
B. Afektif
1. Karakter
a. jujur dalam mengemukakan jawaban,
b. bertanggung jawab selama proses belajar mengajar berlangsung,
c. bekerja sama dengan teman sekelompok,
d. menghargai pendapat orang lain,
e. cermat dalam mengerjakan soal.
2. Keterampilan Sosial
a. bertanya jika ada hal atau materi yang kurang dimengerti,
b. bekerja sama dengan kelompok,
c. berpendapat jika ada sesuatu yang tidak sesuai,
d. mempresentasikan hasil jawaban pada Lembar Kegiatan Siswa.
SOAL
1.

Setiap molekul gula tersusun atas 12 atom karbon, 22 atom hidrogen, dan 11 atom
oksigen. Tulislah rumus molekul dan rumus empiris dari gula tersebut!

2.

Sebutkan nama senyawa berikut ini :


a. PCl3

c. ZnCl2

e. NH4OH

b. CuSO4

d. Al2O3

f. Na2S

3.

Tulislah rumus kimia senyawa berikut :


a. Kalsium Oksida

c. Timah (II) klorida

e. Natrium hidroksida

b. asam klorida

d. Besi (II) klorida

f. Asam asetat

4.

a. Tulis rumus dan nama asam dengan sisa asam sebagai berikut :
i. NO3- ii. CH3COO-

iii. PO33-

b. Tulis rumus dan nama basa dari logam (kation) berikut :


i. Cu2+
5.

ii. Ca2+

iii. K+

Tulislah rumus kimia senyawa berikut :


a. Urea

c. Etanol

e. Asam cuka

b. Kloroform

d. Formaldehida

f. Gula tebu

*SELAMAT MENGERJAKAN*

LEMBAR KERJA SISWA


(LKS)
Nama

Kelas

No. Absen

I. STANDAR KOMPETENSI
2. Memahami hukum-hukum dasar kimia dan penerapannya dalam perhitungan kimia
(stoikiometri)
II. KOMPETENSI DASAR
2.1 Mendiskusikan tata nama senyawa anorganik dan organik sederhana sertya persamaan
reaksinya.
III. INDIKATOR
A. Kognitif
1. Produk
Menyetarakan reaksi sederhana dengan diberikan nama-nama zat yang terlihat dalam
reaksi atau sebaliknya.
2. Proses
a.

Menjimak

penjelasan

guru

tentang

materi

struktur atom.
b.

Mengerjakan soal pada Lembar Kegiatan Siswa


tentang struktur atom.

c.

Mengemukakan jawaban dari Lembar Kegiatan


Siswa.

d.

Menarik kesimpulan tentang

materi struktur

atom yang telah dipelajari.


B. Afektif
1. Karakter
a.

jujur dalam mengemukakan jawaban,

b.

bertanggung jawab selama proses belajar mengajar berlangsung,

c.

menghargai pendapat orang lain,

d.

cermat dalam mengerjakan soal.

2. Keterampilan Sosial

a.

bertanya jika ada hal atau materi yang kurang dimengerti,

b.

berpendapat jika ada sesuatu yang tidak sesuai,

c.

mempresentasikan hasil jawaban pada Lembar Kegiatan Siswa.

SOAL
1.

Apakah persamaan reaksi itu?

2.

Dalam suatu tes, siswa diminta untuk menuliskan persamaan setara reaksi peruraian
kalium klorat membentuk kalium klorida dan gas oksigen. Tiga diantara jawaban yang salah
adalah:
a.

KClO3 (s)

KCl(s) + 3O(g)

b.

KClO3 (s)

KCl(s) + O2(g) + O(g)

c.

KClO3 (s)

KCl(s) + O2(g)

3.

Tulislah persamaan reaksinya :


a. Larutan besi direaksikan dengan larutan asam sulfat menghasilkan larutan besi (II) sulfat dan
gas hidrogen
b. Natrium karbonat padat direaksikan dengan larutan asam sulfat menghasilkan larutan natrium
sulfat, gas karbondioksida, dan air
c. Kalsium karbonat padat direaksikan dengan larutan asam klorida menghasilkan larutan
kalsium klorida, air, dan gas karbon dioksida.

*SELAMAT MENGERJAKAN*

LEMBAR KERJA SISWA


(LKS)
Nama

Kelas

No. Absen

I. STANDAR KOMPETENSI
2. Memahami hukum-hukum dasar kimia dan penerapannya dalam perhitungan Kimia
(Stoikiometri)
II. KOMPETENSI DASAR
2. 2 Membuktikan dan mengkomunikasikan berlakunya hukum-hukum dasar kimia melalui
percobaan serta menerapkan konsep mol dalam menyelesaikan perhitungan kimia
III. INDIKATOR
A. Kognitif
1. Produk
a.

Membuktikan Hukum Lavoiser melalui percobaan.

b.

Menghitung massa hasil reaksi jika diketahui massa pereaksinya


atau sebaliknya.

c.

Menentukan perbandingan massa unsur penyusun dalam suatu


senyawa sesuai Hukum Proust.

2.

Proses
a.

Melaksanakan percobaan untuk membuktikan hukum Lavoiser


di laboratorium.

b.

Mengisi tabel pengamatan.

c.

Menganalisis data hasil pengamatan.

d.

Menuliskan kesimpulan berdasarkan hasil pengamatan

B. Afektif
1.

Karakter
a.

jujur dalam melaporkan hasil percobaan,

b.

teliti dalam melakukan eksperimen,

c.

hati-hati dalam mereaksikan zat,

d.

mandiri dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan,

e.

bertanggung jawab baik saat eksperimen maupun setelah eksperimen


berlangsung,

f.

cermat dalam melihat setiap adanya perubahan pada reaksi tersebut,

g.

bekerja sama dalam melakukan percobaan.

2.

Keterampilan Sosial
a.

bertanya jika ada hal atau materi yang kurang dimengerti,

b.

berpendapat jika ada sesuatu yang tidak sesuai,

c.

mempresentasikan hasil percobaannya.

C. Psikomotor

a.

memilih alat dan bahan yang sesuai,

b.

mereaksikan zat,

c.

mengamati perubahan yang terjadi,

d.

mencatat hasil pengamatan.

Melakukan Penyelidikan Hukum Kekekalan Massa


Cara Kerja :
1.

Reaksi antara larutan KI dengan larutan Pb(CH3COO)2


a. Masukkan 5 mL larutan KI 0,5 M ke dalam salah satu kaki tabung bentuk Y yang terbalik,
dan 5 mL larutan Pb(CH3COO)2 ke dalam kaki yang satu lagi
b. Masukkan tabung bentuk Y tersebut ke dalam sebuah gelas kimia 300 mL dengan hati-hati,
kemudian timbanglah gelas itu beserta isinya. Catat massanya.
c. Miringkan tabung Y sehingga larutan pada kedua kakinya bercampur. Perhatikan reaksi yang
terjadi. Timbang kembali gelas kimia beserta tabung berisi larutan itu. Catat massanya.
d. Bandingkan massa tabung beserta isinya sebelum dan sesudah reaksi.

2.

lakukan percobaan yang sama dengan menggunakan larutan CuSO4 dan


larutan KI

Analisis data/ pertanyaan:


Kesimpulan apa yang dapat ditarik dari percobaan ini?

TES TERTULIS

1.

Suatu senyawa terdiri atas 30,67% natrium, 19,55% boron dan sisanya
oksigen. Tentuka RE senyawa tersebut (Ar : Na = 23, B = 11, O = 16).

2.

Berapa massa zat yang terdapat di dalam:


a. 5 mol H2SO4
b. 3,01 x 1022 atom Fe
c. 500 ml NaCl 0,1 M
d. 48 liter gas NH3 (STP)
(Ar : H = 1, Fe = 56, Na = 23, Cl = 35, N = 14)

3.

Sebanyak 10 liter gas C2H6 tepat terbakar dengan gas oksigen menghasilkan
gas CO2 dan uap air. Pada suhu dan tekanan sama tentukan :
a.

Persamaan reaksi

b.

Volume gas oksigen yang diperlukan

c.

Volume CO2 yang diperlukan

d.

Volume H2O yang dihasilkan


Sebanyak 8,4 gram suatu gas mempunyai volume 3,36 liter pada suhu 0 oC

4.

dan tekanan 1 atm. Jika RE gas adalah CH2, bagaimana RM gas tersebut ?

*SELAMAT MENGERJAKAN*

LEMBAR KERJA SISWA


(LKS)
Nama

Kelas

No. Absen

I. STANDAR KOMPETENSI
2. Memahami hukum-hukum dasar kimia dan penerapannya dalam perhitungan Kimia
(Stoikiometri)
II. KOMPETENSI DASAR
2. 2 Membuktikan dan mengkomunikasikan berlakunya hukum-hukum dasar kimia melalui
percobaan serta menerapkan konsep mol dalam menyelesaikan perhitungan kimia
1.

INDIKATOR
A. Kognitif
1. Produk
a. Mengkonversikan jumlah mol dengan jumlah partikel, massa, dan volume zat
b. Menentukan rumus empiris dan rumus molekul
c. Menentukan rumus air kristal
d. Menentukan kadar zat dalam suatu senyawa
e. Menentukan pereaksi pembatas dalam suatu reaksi
f. Menentukan banyak zat pereaksi atau hasil reaksi
2. Proses
a. Menjimak penjelasan guru tentang materi perhitungan kimia.
b. Mengerjakan soal pada Lembar Kegiatan Siswa tentang perhitungan kimia.
c. Mengemukakan jawaban dari Lembar Kegiatan Siswa.
d. Menarik kesimpulan tentang materi perhitungan kimia yang telah dipelajari.
B. Afektif
1. Karakter
a. jujur dalam mengemukakan jawaban,
b. bertanggung jawab selama proses belajar mengajar berlangsung,
c. menghargai pendapat orang lain,
d. cermat dalam mengerjakan soal.
2. Keterampilan Sosial
a. bertanya jika ada hal atau materi yang kurang dimengerti,
b. berpendapat jika ada sesuatu yang tidak sesuai,
c. mempresentasikan hasil jawaban pada Lembar Kegiatan Siswa.

SOAL

1.

Suatu senyawa terdiri atas 30,67% natrium, 19,55% boron dan sisanya oksigen. Tentuka RE
senyawa tersebut (Ar : Na = 23, B = 11, O = 16).

2.

Berapa massa zat yang terdapat di dalam:


a. 5 mol H2SO4
b. 3,01 x 1022 atom Fe
c. 500 ml NaCl 0,1 M
d. 48 liter gas NH3 (STP)
(Ar : H = 1, Fe = 56, Na = 23, Cl = 35, N = 14)

2.

Sebanyak 10 liter gas C2H6 tepat terbakar dengan gas oksigen menghasilkan gas CO2 dan uap
air. Pada suhu dan tekanan sama tentukan :
a. Persamaan reaksi

3.

b.

Volume gas oksigen yang diperlukan

c.

Volume CO2 yang diperlukan

d.

Volume H2O yang dihasilkan

Sebanyak 8,4 gram suatu gas mempunyai volume 3,36 liter pada suhu 0oC dan tekanan 1 atm.
Jika RE gas adalah CH2, bagaimana RM gas tersebut ?

*SELAMAT MENGERJAKAN*

LEMBAR KERJA SISWA


(LKS)

Nama

Kelas

No. Absen

I.

Standar Kompetensi
3. Memahami sifat-sifat larutan non-elektrolit dan elektrolit, serta reaksi oksidasi-reduksi.

II.

KOMPETENSI DASAR

3.1 Mengidentifikasi sifat larutan non-elektrolit dan elektrolit berdasarkan data hasil percobaan.
III.

INDIKATOR

A. Kognitif
1. Produk

Mengetahui sifat- sifat larutan elektrolit dan non elektrolit dan mengelompokkan
berdasarkan sifat daya hantaran listriknya.
2.

Proses
a. Mengidentifikasi sifat-sifat larutan non elektrolit dan elektrolit melalui percobaan.
b. Mengelompokkan larutan ke dalam larutan elektrolit dan non elektrolit
berdasarkan sifat hantaran listriknya.
c. Menjelaskan penyebab kemampuan larutan elektrolit menghantarkan arus listrik.
d. Mendeskripsikan bahwa larutan elektrolit. dapat berupa senyawa ion dan senyawa
kovalen polar.

B. Afektif
1. Karakter
a. jujur dalam mengemukakan jawaban,
b. bertanggung jawab selama proses belajar mengajar berlangsung,
c. bekerja sama dengan teman sekelompok,
d. menghargai pendapat orang lain,
e. cermat dalam mengerjakan soal,
f. berhati-hati.
2. Keterampilan Sosial
a.

bertanya jika ada hal atau materi yang kurang dimengerti,

b.

bekerja sama dengan kelompok,

c.

berpendapat jika ada sesuatu yang tidak sesuai,

d.

mempresentasikan hasil jawaban pada Lembar Kegiatan Siswa.

C. Psikomotor
1. Terampil menggunakan alat uji elektrolit
2. Mencatat hasil pengamatan

UJI DAYA HANTAR LISTRIK BERBAGAI LARUTAN


Tujuan: Menguji daya hantar listrik berbagai larutan
A. Alat dan Bahan
1. Alat uji elektrolit (merancang dengan bimbingan guru)
2. Kertas tissue
3. Batu baterai
4. Air suling
5. Larutan NaCl
6. Larutan HCl
7. Larutan gula pasir
8. Larutan NH3
9. Larutan cuka
10. Alkohol

B. Cara Kerja
1. Susunlah alat penguji daya hantar listrik larutan. Alat ini dapat dibuat sendiri dengan bahan
yang sederhana. Gunakan elektrode dari grafit batu baterai bekas
2. Ujilah larutan yang terdapat pada tabel berikut dengan cara mencelupkan elektrode ke dalam
larutan (bila akan berganti larutan, cucilah elektrodenya dan keringkan dengan tissue)
3. Hasil Pengamatan
No

Bahan (zat terlarut)

Air murni

Natrium klorida

Asam klorida

Natrium hidroksida

Gula pasir

Amonia

Alkohol

Rumus Kimia

Lampu

Sekitar elektrode

8
Asam cuka
Catatan: Beri tanda positif (+) jika lampu menyala dan tanda (-) jika tidak menyala
C. Pertanyaan
1. Kelompokkan larutan yang diuji ke dalam kelompok elektrolit dan non elektrolit
a.
Larutan elektrolit
:
b.
Larutan non elektrolit :
2. Diantara larutan yang diperiksa, jenis larutan yang mengandung zat terlarut berupa
a.
Senyawa ion :
b.
Senyawa kovalen
:
3. Diantara larutan yang diperiksa, jenis larutan lektrolit yang di dalamnya mengandung
a.
Senyawa ion :

b.
Senyawa kovalen
:
4. Dalam keadaan cair (leburan) dan dalam larutan, senyawa ion dapat menghantarkan arus
listrik, sebab ion-ionnya bebas bergerak. Akan tetapi, dalam keadaan padat senyawa ion tidak
dapat menghantarkan arus listrik, sebab ion-ionnya tidak dapat bergerak bebas. Di dalam
larutan senyawa ion dapat terurai menjadi ion positif dan negatif. Peristiwa tersebut
dinamakan disosiasi.
Lengkapilah:
a.
NaCl(aq)
Na+(aq) + Cl-(aq)
b.
Ca(NO3)2(aq)
c.
MgCl2(aq)

d.
Al2(SO4)3(aq)
5. Senyawa kovalen polar dapat terurai menjadi ion positif dan ion negatif, karena gaya tarik
molekul-molekul air yang bersifat polar.
Lengkapilah:
a.
HCl(aq)
H+(aq) +Cl-(aq)
b.
H2SO4(aq)

c.
HNO3(aq)

d.
H3PO4(aq)

6. Larutan elektrolit yang berdaya hantar listrik lemah disebut elektrolit lemah, dan yang
berdaya hantar listrik kuat dinamakan elektrolit kuat. Jelaskan hubungan antara jumlah ion
dan daya hantar listrik larutan elektrolit.
*SELAMAT MENGERJAKAN*

LEMBAR KERJA SISWA


(LKS)

Nama

Kelas

No. Absen

I. STANDAR KOMPETENSI
3. Memahami sifat-sifat larutan non-elektrolit dan elektrolit, serta reaksi oksidasi-reduksi.
II. KOMPETENSI DASAR
3.2 Menjelaskan perkembangan konsep reaksi oksidasi- reduksi dan hubungannya dengan tata
nama senyawa serta penerapannya
III. INDIKATOR
A. Kognitif
1. Produk

a.

Membedakan konsep oksidasi-reduksi ditinjau dari penggabungan dan pelepasan


oksigen, pelepasan dan penerimaan elektron, serta peningkatan dan penurunan
bilangan oksidasi.

2.

b.

Menentukan bilangan oksidasi atom unsur dalam senyawa atau ion.

c.

Menentukan oksidator dan reduktor dalam reaksi redoks

Proses
a.

Menjimak penjelasan guru tentang konsep oksidasi reduksi, menentukan bilangan


oksidasi, serta menentukan oksidator dan reduktor.

b.

Mengerjakan soal pada Lembar Kegiatan Siswa tentang konsep reaksi oksidasireduksi.

c.

Mengemukakan jawaban dari Lembar Kegiatan Siswa.

d. Menarik kesimpulan tentang materi reaksi oksidasi-reduksi yang telah dipelajari.


B. Afektif
1. Karakter
a. jujur dalam mengemukakan jawaban,
b. bertanggung jawab selama proses belajar mengajar berlangsung,
c. menghargai pendapat orang lain,
d. cermat dalam mengerjakan soal.
2. Keterampilan sosial
a. bertanya jika ada hal atau materi yang kurang dimengerti,
b. berpendapat jika ada sesuatu yang tidak sesuai,
c. mempresentasikan hasil jawaban pada Lembar Kegiatan Siswa.

SOAL
1. Tulislah pengertian oksidasi dan reduksi berdasarkan:
a. Pengikatan dan pelepasan oksigen
b. Serah-terima elektron
c. Perubahan bilangan oksidasi
2. Tentukan bilangan oksidasi masing-masing unsur dalam senyawa berikut
a. NH3

g. BaO2

b. CF4

h. Fe2S3

c. CHCl3

i. Cu2O

d. O2F3

j. N2O4

e. KO2

k. CaO

f. CaH2

l. SnO

3. Tentukan bilangan oksidasi oksigen dalam:


a. O2

e. O2F2

b. O3

f. Na2O2

c. H2O

g. KO2

d. F2O

h. H2SO4

4. Tentukan oksidator dan reduktor dalam reaksi redoks berikut:


a. 3Cu(s) + 8HNO3(aq) 3Cu(NO3)2(aq) + 2 NO(g) + 4H2O(l)
b. MnO2 + 2H2SO4 + 2NaI MnSO4 + Na2SO4 + 2H2O + I2
c. NaHSO4 + Al + NaOH Na2S + Al2O3 + H2O
d. Bi2O3(s) + NaOH(aq) + NaOCl(aq) NaBiO3(aq) + NaCl(aq) + H2O(l)
e. As2S3 + HNO3 H3AsO4 + H2SO4 + NO2 + H2O
f. Cl2(aq) + 2KOH(aq) KCl(aq) + KclO(aq) + H2O(l)

*SELAMAT MENGERJAKAN*

LEMBAR KERJA SISWA

(LKS)

Nama

Kelas

No. Absen

I. STANDAR KOMPETENSI
3. Memahami sifat-sifat larutan non-elektrolit dan elektrolit, serta reaksi oksidasi-reduksi.
II. KOMPETENSI DASAR
3.2 Menjelaskan perkembangan konsep reaksi oksidasi- reduksi dan hubungannya dengan tata
nama senyawa serta penerapannya
III. INDIKATOR
A. Kognitif
1. Produk
Memberi nama senyawa biner dan ion menurut IUPAC berdasarkan bilangan oksidasi.
2. Proses
d. Menjimak penjelasan guru tentang penamaan senyawa berdasarkan bilangan
oksidasi.
e. Mengerjakan soal pada Lembar Kegiatan Siswa tentang penamaan senyawa
berdasarkan bilangan oksidasi.
f. Mengemukakan jawaban dari Lembar Kegiatan Siswa.
g. Menarik kesimpulan tentang materi reaksi oksidasi-reduksi yang telah dipelajari.
B. Afektif
1. Karakter
a. jujur dalam mengemukakan jawaban,
b. bertanggung jawab selama proses belajar mengajar berlangsung,
c. menghargai pendapat orang lain,
d. cermat dalam mengerjakan soal.
2. Keterampilan sosial
a. bertanya jika ada hal atau materi yang kurang dimengerti,
b. berpendapat jika ada sesuatu yang tidak sesuai,
c. mempresentasikan hasil jawaban pada Lembar Kegiatan Siswa.

SOAL

1. Tulislah nama IUPAC senyawa-senyawa berikut:


a. CuO

g. CO2

b. Cu2O

h. SnO2

c. Fe2S3

i. SnSO4

d. HgCl2

j. Ag2SO4

e. N2O3

k. AuCl3

f. P2O5

l. Mg(NO2)2

2. Tentukan bilangan oksidasi I dalam senyawa-senyawa berikut.

HIO

: asam hipoiodit

HIO2

: asam iodit

HIO3 : asam iodat

HIO4 : asam periodat

*SELAMAT MENGERJAKAN*

LEMBAR KERJA SISWA


(LKS)

Nama

Kelas

No. Absen

I.

STANDAR KOMPETENSI
4. Memahami sifat-sifat senyawa organic atas dasar gugus fungsi dan senyawa makromolekul.

1.

KOMPETENSI DASAR
4.1. Mendeskripsikan kekhasan atom karbon dalam membentuk senyawa hidrokarbon

2.

INDIKATOR
A. Kognitif

1.

Produk
a. Mengidentifikasi unsur C, H dan O dalam senyawa karbon melalui percobaan.
b. Mendeskripsikan kekhasan atom C dalam senyawa karbon.
c. Membedakan atom C primer, sekunder, tersier, kuartener.

2.

Proses
a.Melaksanakan percobaan untuk mengidentifikasi unsur C, H dan O dalam senyawa
karbon
b. Mengisi tabel pengamatan.
c. Menganalisis data hasil pengamatan.
d.Menuliskan kesimpulan berdasarkan hasil pengamatan

B. Afektif
1. Karakter
a. jujur dalam melaporkan hasil percobaan,
b. teliti dalam melakukan eksperimen,
c. hati-hati dalam mereaksikan zat,
d. mandiri dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan,
e. bertanggung jawab baik saat eksperimen maupun setelah eksperimen berlangsung,
f. cermat dalam melihat setiap adanya perubahan pada reaksi tersebut,
g. bekerja sama dalam melakukan percobaan.
2. Keterampilan Sosial
a. bertanya jika ada hal atau materi yang kurang dimengerti,
b. berpendapat jika ada sesuatu yang tidak sesuai,
c. mempresentasikan hasil percobaannya.
C. Psikomotor
1. memilih alat dan bahan yang sesuai,
2. mereaksikan zat,
3. mengamati perubahan yang terjadi,
4. mencatat hasil pengamatan.

Menunjukkan Karbon dan Hidrogen dalam Senyawa Organik


Pada kegiatan ini, anda akan menguji beberapa jenis zat organik untuk menunjukkan adanya karbon
dan hidrogen.
Cara Kerja:
1. Siapkan satu tabung reaksi yang bersih dan kering, kemudian masukkan ke dalamnya 2 spatula
gula pasir yang kering dan 2 spatula serbuk tembaga (II) oksida (CuO). guncangkan tabung
sehingga kedua zat itu bercampur.
2. Ke dalam dua tabung reaksi yang lain, masukkan air kapur kira-kira sepertiga tabung. kemudian
susunlah alat sesuai dengan petunjuk
3. Panaskan tabung perlahan-lahan hingga terjadi reaksi. Amati perubahan pada tabung yang berisi
air kapur
4. Lakukan hal yang sama dengan beberapa sampel organik yang lain, misalnya tepung beras dan
susu serbuk.
Analisis Data/Pertanyaan
1. Di antara bahan yang diuji, bahan apa yang menyebabkan:
a. Kekeruhan pada air kapur?
b. Mangubah warna kertas kobalt?
2. Berdasarkan data yang diperoleh, bahan apa saja yang mengandung senyawa karbon?
3. Tariklah kesimpulan dari kegiatan ini

Tes Tertulis

1. Manakah di antara senyawa berikut yang tergolong senyawa organik? Jelaskan jawabanmu.
a. garam dapur (NaCl) d. karbon dioksida (CO2)

f. sukrosa (C12H22O11)

b. urea [CO(NH2)2]

g. pasir (SiO2)

e. alkohol (C2H5OH)

c. batu kapur (CaCO3)


2. Apakah kayu tergolong senyawa karbon? Baagaimana anda membuktikannya?
3. Pembakaran sempurna 3 gram suatu sampel organik menghasilkan 8,8 gram karbondioksida dan
5,4 gram air. apakah zat tersebut mengandung unsur selain karbon dan hidrogen? (Ar = 1; C = 12;
O = 16)
4. Gambarlah suatu senyawa hidrokarbon yang mengandung atom karbon primer, sekunder, tersier
dan kuartener

*SELAMAT MENGERJAKAN*

LEMBAR KERJA SISWA


(LKS)
Nama

Kelas

No. Absen

I.

STANDAR KOMPETENSI
4. Memahami sifat-sifat molekul organik atas dasar gugus fungsi dan senyawa makromolekul.

II. KOMPETENSI DASAR


4.2 Menggolongkan.senyawa bidrokarbon berdasarkan strukturnya dan hubungannya dengan
sifat senyawa.
III. INDIKATOR
A. Kognitif
1. Produk
a. Mengelompokkan senyawa hidrokarbon berdasarkan kejenuhan ikatan.
b. Memberi nama senyawa Alkana, Alkena dan Alkuna
c. Menyimpulkan hubungan titik didih senyawa hidrokarbon dengan massa atom relatif dan
strukturnya
2. Proses
a. Menyimak penjelasan guru tentang materi senyawa hidrokarbon.
b. Mendiskusikan tentang kejenuhan ikatan senyawa hidrokarbon, tatanama, dan hubungan
titik didih senyawa hidrokarbon dengan massa atom relatif dan strukturnya
c. Mengerjakan soal pada Lembar Kegiatan Siswa
d. Mengemukakan jawaban dari Lembar Kegiatan Siswa.
e. Menarik kesimpulan tentang materi yang telah dipelajari.
B. Afektif
1.

Karakter
a. jujur dalam mengemukakan jawaban,
b. bertanggung jawab selama proses belajar mengajar berlangsung,
c. bekerja sama dengan teman sekelompok,
d. menghargai pendapat orang lain,
e. cermat dalam mengerjakan soal.

2.

Keterampilan Sosial
a.

bertanya jika ada hal atau materi yang kurang dimengerti,

b.

bekerja sama dengan kelompok,

c.

berpendapat jika ada sesuatu yang tidak sesuai,

d.

mempresentasikan hasil jawaban pada Lembar Kegiatan Siswa.

SOAL
1.

Buatlah skema yang menggambarkan penggolongan hidrokarbon!

2.

Gambarkan masing-masing satu contoh dari:

3.

a.

Hidrokarbon alifatik jenuh

b.

Hidrokarbon alifatik tidak jenuh

c.

Hidrokarbon alisiklik

d.

Hidrokarbon aromatik
Tentukan homolog senyawa berikut apakah teergolong alkana, alkena atau alkuna:

a. C4H10
b. C6H10
c. C3H6
d. C5H12
4.

Tulislah (a) nama IUPAC dan (b) rumus molekul senyawa berikut:

5.

Tulislah (a) rumus struktur dan (b) rumus molekul dari masing-masing senyawa
berikut:
a. 3-etil-4-isopropil-2,4-dimetil heptana
b. 4-ters-butil-5 etil-2,3-dimetil oktana
c. 2-isopropil-3-metil-1-pentena
d. 2,3-dimetil-4-nonun

6.

Bagaimana hubungan titik didih senyawa hidrokarbon dengan massa molekul


relatifnya?

7.

Bandingkan titik didih antara alkana, alkena dan alkuna!

*SELAMAT MENGERJAKAN*

LEMBAR KERJA SISWA


(LKS)

Nama

Kelas

No. Absen

I.

STANDAR KOMPETENSI
4. Memahami sifat-sifat molekul organik atas dasar gugus fungsi dan senyawa makromolekul.

II. KOMPETENSI DASAR


4.2 Menggolongkan.senyawa bidrokarbon berdasarkan strukturnya dan hubungannya dengan
sifat senyawa.
III. INDIKATOR
A. Kognitif
1. Produk
a. Menentukan isomer struktur (kerangka, posisi dan fungsi) dan isomer geometri (cis

dan trans).

b. Menuliskan reaksi sederhana pada senyawa alkana, alkena dan alkuna


2. Proses
a. Menyimak penjelasan guru tentang isomer struktur (kerangka, posisi dan fungsi) dan
isomer geometri (cis dan trans) serta reaksi sedarhana pada senyawa alkana, alkena
dan alkuna.
b. Mendiskusikan tentang isomer struktur (kerangka, posisi dan fungsi) dan isomer
geometri (cis dan trans) serta reaksi sedarhana pada senyawa alkana, alkena dan
alkuna.
c. Mengerjakan soal pada Lembar Kegiatan Siswa
d. Mengemukakan jawaban dari Lembar Kegiatan Siswa.
f. Menarik kesimpulan tentang materi yang telah dipelajari.
B. Afektif
1. Karakter
a. jujur dalam mengemukakan jawaban,
b. bertanggung jawab selama proses belajar mengajar berlangsung,
c. bekerja sama dengan teman sekelompok,
d. menghargai pendapat orang lain,
e. cermat dalam mengerjakan soal.
2.

Keterampilan Sosial
a. bertanya jika ada hal atau materi yang kurang dimengerti,
b. bekerja sama dengan kelompok,
c. berpendapat jika ada sesuatu yang tidak sesuai,
d. mempresentasikan hasil jawaban pada Lembar Kegiatan Siswa

SOAL
1.

Apakah yanng dimaksud dengan keisomeran?

2.

Jelaskan isomer yang dimiliki oleh alkana, alkena dan alkuna!

3.

Tulislah (a) rumus struktur dan (b)nama IUPAC dari semua alkana yang rumus
molekulnya C8H18 dan rantai induknya mengandung 5 atom karbon.

4.

Tulislah (a) rumus struktur dan (b)nama IUPAC dari semua alkena yang rumus
molekulnya C7H14 dan rantai induknya mengandung 5 atom karbon

5.

Nyatakan apakh senyawa berikut mungkin memiliki keisomeran geometri. Jika ya,
gambarkan isomer cis-nya
a.

Propena

c. 2-butena

e. 3-metil-2-pentena

b.

1-butena

d. 2-metil-2-butena

f. 3-heksena

*SELAMAT MENGERJAKAN*

Tes Tertulis
1.

tulislah reaksi pembakaran sempurna dari :


a.

Etana

b.

Etena

c.

Etuna

Tunjukkan pembakaran hidrokarbon yang memerlukan oksigen terbanyak!


2.

Apakah yang dimaksud dengan reaksi subtitusi? Selesaikan reaksi subtitusi berikut:
a.

CH3 CH3 + Cl2

b.

CH4 + Br2 ..

3.

Apakah yang dimaksud dengan reaksi adisi? Selesaikan reaksi adisi berikut:
a.

CH2 CH2 + HCl

b.

CH2 CH CH3 + Br2 ..

c.

CH C CH3 + H2 .

4.

Apakah yang dimaksud denga reaksi polimerisasi?

5.

Apakah alkana dapat mengalami reaksi polimerisasi? Jelaskan jawabanmu!

LEMBAR KERJA SISWA


(LKS)

Nama

Kelas

No. Absen

I. STANDAR KOMPETENSI
4. Memahami sifat-sifat molekul organik atas dasar gugus fungsi dan senyawa makromolekul.
III. KOMPETENSI DASAR
4.3 Menjelaskan proses pembentukan dan teknik pemisahan fraksi-fraksi minyak bumi serta
kegunaannya
IV. INDIKATOR
A. Kognitif
1. Produk
a. Mendeskripsikan proses pembentukan minyak bumi dan gas alam
b. Menjelaskan komponen-komponen utama pembentuk minyak bumi
c. Menafsirkan bagan penyulingan bertingkat untuk menjelaskan dasar dan teknik
pemisahan fraksi-fraksi minyak bumi.
d. Membedakan kualitas bensin berdasarkan bilangan oktan
e. Menganalisis dampak pembakaran bahan bakar terhdap lingkungan
2. Proses
a. Menyimak penjelasan guru tentang materi minyak bumi dan gas alam.
b. Mendiskusikan tentang materi minyak bumi dan gas alam.
c. Mengerjakan soal pada Lembar Kegiatan Siswa tentang tentang materi minyak bumi dan
gas alam.
d. Mengemukakan jawaban dari Lembar Kegiatan Siswa.
e. Menarik kesimpulan tentang materi tentang materi minyak bumi dan gas alam.
B. Afektif
1. Karakter
a. jujur dalam mengemukakan jawaban,
b. bertanggung jawab selama proses belajar mengajar berlangsung,
c. bekerja sama dengan teman sekelompok,
d. menghargai pendapat orang lain,
e. cermat dalam mengerjakan soal.
2. Keterampilan Sosial

a. bertanya jika ada hal atau materi yang kurang dimengerti,


b. bekerja sama dengan kelompok,
c. berpendapat jika ada sesuatu yang tidak sesuai,
d. mempresentasikan hasil jawaban pada Lembar Kegiatan Siswa.
Soal
1.

Jelaskan satu teori pembentukan minyak bumi dan gaas alam!

2.

Sebutkan komponen utama gas alam, minyak bumi dan batu bara!

3.

Apakah yang dimaksud dengan pemurnian minyak bumi? Bagaimana hal itu
dilakukan? Dan sebutkan hasil (fraksi) serta penggunaan utama dari penyulingan minyak bumi!

4.

Susunlah fraksi-fraksi berikut berdasarkan titik didihnya, dimulai dari yang terendah
Bensin elpiji kerosin minyak solar aspal parafin - pelumas

5.

Sebutkan 3 cara yang dilakukan untuk menaikkan nilai oktan

*SELAMAT MENGERJAKAN*

LEMBAR KERJA SISWA


(LKS)

Nama

Kelas

No. Absen

I.

STANDAR KOMPETENSI
4. Memahami sifat-sifat molekul organik atas dasar gugus fungsi dan senyawa makromolekul.

II. KOMPETENSI DASAR


4.4. Menjelaskan kegunaan dan komposisi senyawa hidrokarbon dalam kehidupan sehari-hari
dalam bidang, pangan, sandang, papan, perdagangan, seni dan estetika.
III. INDIKATOR

A. Kognitif
1. Produk
a. Mendeskripsikan kegunaan dan komposisi senyawa hidrokarbon dalam bidang pangan.
Mendeskripsikan kegunaan dan komposisi senyawa hidrokarbon dalam bidang sandang
dan papan.
b. Mendeskripsikan kegunaan dan komposisi senyawa hidrokarbon dalam bidang seni dan
stetika.
2. Proses
a. Mendiskusikan kegunaan dan komposisi senyawa hidrokarbon dalam bidang sandang
dan papan.
b. Mendeskripsikan kegunaan dan komposisi senyawa hidrokarbon dalam bidang seni dan
stetika.
c.

Mengerjakan soal pada Lembar Kegiatan Siswa tentang kegunaan dan komposisi
senyawa hidrokarbon dalam bidang sandang, papan, seni, dan estetika.

d. Mengemukakan jawaban dari Lembar Kegiatan Siswa.


e. Menarik kesimpulan tentang materi kegunaan dan komposisi senyawa hidrokarbon
dalam bidang sandang, pangan, seni dan estetika.
B. Afektif
1. Karakter
a. jujur dalam mengemukakan jawaban,
b. bertanggung jawab selama proses belajar mengajar berlangsung,
c. bekerja sama dengan teman sekelompok,
e. menghargai pendapat orang lain,
d. cermat dalam mengerjakan soal.
2. Keterampilan Sosial
a. bertanya jika ada hal atau materi yang kurang dimengerti,
b. bekerja sama dengan kelompok,
c. berpendapat jika ada sesuatu yang tidak sesuai,
d. mempresentasikan hasil jawaban pada Lembar Kegiatan Siswa.

Soal
1.

Jelaskan mengapa asap buang kendaraan bermotor mengandug CO2, CO dan oksida
belerang, oksida nitrogen, dan partikel timah

2.

Jelaskan dengan singkat apa yang diaksud dengan:


a.

Efek rumah kaca

b.

Pemanasan global

c.

Hujan asam

d.

Pengubah katalitik

*SELAMAT MENGERJAKAN*