Anda di halaman 1dari 6

LAPORAN PRAKTIKUM

GEOGRAFI REGIONAL INDONESIA (GPW 0101)


ACARA III:
PEMAHAMAN KAWASAN STRATEGIS NASIONAL

Disusun oleh :
Nama

: Mohammad Farhan Arfiansyah

NIM

: 13/346668/GE/07490

Hari, tanggal : Rabu, 13 Oktober 2014


Waktu

: 11.00-13.00 WIB

Asisten

: 1. Elisabeth Simatupang

Asisten

: 2. Septi Purnama S.

LABORATORIUM ANALISIS DATA WILAYAH


FAKULTAS GEOGRAFI
UNIVERSITAS GADJAH MADA
YOGYAKARTA
2014

ACARA 3
PEMAHAMAN KAWASAN STRATEGIS NASIONAL

I. TUJUAN
1. Memahami arti Kawasan Strategis Nasional
2. Mengetahui fungsi Kawasan Strategis Nasional
3. Mnegetahui pembagian Pengembangan Kawasan Strategis Nasional serta sektor dan
komoditas unggulannya berdasarkan PP no. 26 tahun 2008
4. Mengetahui prioritas utama dalam Pengembangan Kawasan Strategis Nasional
II. ALAT DAN BAHAN
1. Alat tulis
2. Petunjuk praktikum Geografi Regional Indonesia
3. Pensil warna
4. Undang-undang tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
5. Peta administrasi Indonesia
6. Buku dan referensi acuan lainnya
III.

TINJAUAN PUSTAKA
Kawasan adalah bagian dari suatu wilayah yang teritorialnya didasarkan pada

pengertian dan batasan fungsional tertentu. Contoh riil dari pengertian kawasan industri,
kawasan pusat kota, dll) (Wibowo, 2004).

KAWASAN
X

KAWASAN Y
DAERAH 1

DAERAH 2
WILAYAH A

KAWAS
AN Z
DAERAH
3

Visualisasi Pengertian Kawasan kaitannya dengan Daerah, serta Wilayah

Kawasan strategis nasional adalah wilayah yang penataan ruangnya diprioritaskan


karena mempunyai pengaruh sangat penting secara nasional terhadap kedaulatan negara,
pertahanan dan keamanan negara, ekonomi, sosial, budaya, dan/atau lingkungan, termasuk
wilayah yang ditetapkan sebagai warisan dunia (Suharyono, 2005).
Kawasan strategis nasional terdiri dari 5 bidang utama yaitu : bidang ekonomi,
lingkungan hidup, sosial budaya, Pendayagunaan Sumberdaya alam dan Teknologi Tinggi,
serta Pertahanan dan Keamanan (Suharyono, 2005).
Kawasan strategis merupakan kawasan yang di dalamnya berlangsung kegiatan yang
mempunyai pengaruh besar terhadap:
a. tata ruang di wilayah sekitarnya;
b. kegiatan lain di bidang yang sejenis dan kegiatan di bidang lainnya; dan/atau
c. peningkatan kesejahteraan masyarakat.
(Sandy, 1996)
Penetapan kawasan strategis nasional dilakukan berdasarkan kepentingan:
a. pertahanan dan keamanan;
b. pertumbuhan ekonomi;
c. sosial dan budaya;
d. pendayagunaan sumber daya alam dan/atau teknologi tinggi; dan/atau
e. fungsi dan daya dukung lingkungan hidup.
(Sandy, 1996)

IV.

CARA KERJA

Menyiapkan alat dan


Mengidentifikasi
bahan
komoditas unggulan
Mengidentifikasi
sektor-sektor
unggulan berdasarkan
dokumen Rencana
Tata Ruang Wilayah
Nasional

serta posisi relatif


suatu tempat
terhadap kota
terdekat di Indonesia
maupun di Negara
tetangga

Membuat peta
kawasan hasil
regionalisasi Kawasan
Strategis Nasional
bidang ekonomi

Membuat peta hasil


regionalisasi Pusat
Kawasan Strategi
Nasional

Membuat
pembahasan dan
kesimpulan

V. HASIL
Pada pembelajaran praktikum ini, diperoleh hasil tentang:
1. Tabel klasifikasi KSN ekonomi berdasarkan sektor perekonomian utama (terlampir)
2. Tabel klasifikasi komoditas unggulan serta posisi relatif suatu tempat terhadap pusat
kota dalam negeri dan luar negeri (terlampir)
3. Peta kawasan hasil regionalisasi Kawasan Strategis Nasional bidang ekonomi
(terlampir)
4. Peta hasil regionalisasi Pusat Kawasan Strategi Nasional (terlampir)
VI.
PEMBAHASAN
VII. KESIMPULAN
VIII. DAFTAR PUSTAKA
I Made Sandy. 1996. Republik Indonesia Geografi Regional. Jakarta: PT. Indograph
Bakti
Suharyano. 2005. Dasar-Dasar Kajian Geografi Regional. Semarang : Universitas
Negeri Semarang Press.
Wibowo, Rudi dan Soetriono. 2004. Konsep, Teori, dan Landasan Analisis Wilayah.
Malang : Bayu Media

LAMPIRAN