Anda di halaman 1dari 6

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Pembangunan yang kian pesat dari tahun ke tahun menuntut sumber daya manusia yang
memiliki keahlian dan keterampilan untuk menunjang peningkatan tersebut. Seiring hal
itu persaingan dalam mendapatkan pekerjaan menjadi sangat ketat, sehingga dibutuhkan
kemampuan, keuletan dan kecakapan penguasaan bidang pekerjaan. Dalam upaya
mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas, maka salah satu wahana yang
digunakan adalah pendidikan. Oleh karena itu perguruan tinggi sebagai salah satu
lembaga pendidikan, termasuk didalamnya antara lain Fakultas Teknik dituntut untuk

menyiapkan hasil didikannya yang memiliki kemampuan yang tanggap akan


perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.
Praktek Kerja Lapangan merupakan salah satu kurikulum wajib yang harus ditempuh
oleh mahasiswa S1 Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mulawarman
Samarinda. Praktek Kerja Lapangan adalah pengamatan terhadap suatu proyek di
lapangan, sehingga mahasiswa diharapkan dapat mengetahui kegiatan di lapangan
secara langsung dan mampu mengaitkannya dengan teori dan praktek yang di dapat di
bangku kuliah. Selama mengikuti Praktek Kerja Lapangan, di samping melakukan
pengamatan langsung juga sedapat mungkin ikut aktif di lapangan, sehingga diharapkan
dapat membantu menyelesaikan permasalahan yang terjadi selama pelaksanaan proyek
tersebut, yang pada akhirnya dapat meningkatkan skill dan kemampuan serta
profesionalisme kinerja. Dengan demikian akan menumbuhkan sikap mandiri dan kritis
dalam diri manusia tersebut serta diharapkan mahasiswa dapat mengembangkan
kreatifitasnya di lapangan.
Kegiatan Praktek Kerja Lapangan ini dilakukan pada proyek pekerjaan Pengukuran, dan
Pemetaan Kadastral Pada Pelaksanaan PRONADA Tahun 2015 di Kantor Badan
Pertanahan Nasional Kota Samarinda. Kegiatan Praktek Kerja Lapangan berlangsung
pada tahapan pekerjaan pengukuran dilapangan, mulai dari cara/ teknik pengambilan
data dilapangan, pengolahan data, perhitungan hingga pencetakkan gambar. Secara tidak
langsung dengan melakukan Praktek Kerja Lapangan, maka akan terjadi penyesuaian
diri dengan lingkungan pekerjaan yang akan dihadapi kelak. Bagaimana kondisi yang
sebenarnya di lapangan, hubungan kerja antar pekerja, mekanisme kerjanya, manajemen
proyeknya, serta penyediaan alat dan bahannya itu semua perlu diketahui untuk bekal
dalam bekerja.
Hal-hal diatas yang melatar belakangi diadakannya kegiatan Praktek Kerja Lapangan,
dimana selain itu kegiatan ini juga berguna memberikan nilai tambah dalam pencapaian
nilai akhir semester bila pelaksanaan kegiatan Praktek Kerja Lapangan telah memenuhi
syarat syarat yang telah ditentukan oleh pihak Fakultas Teknik.

1.2 Tujuan
2

Tujuan dilaksanakannya kegiatan Praktek Kerja Lapangan ini adalah :


a. Mengetahui hal apa saja yang harus diperhatikan ketika melakukan dilapangan.
b. Mengetahui apa saja faktor penghambat dalam pelaksanaan pekerjaan di lapangan.
c. Mengetahui komponen penting dalam pencapaian keberhasilan pada pelaksanaan
pekerjaan dilapangan.

1.3 Pembatasan Masalah


Pembatasan Masalah pada laporan ini bertujuan agar pembahasan yang dipaparkan tepat
pada tujuan penulisan. Adapun batasan masalah dalam penyusunan Laporan Praktek
Kerja Lapangan, yaitu :
a. Laporan Praktek Kerja Lapangan ini merupakan hasil dari pengamatan selama
kegiatan Praktek Kerja Lapangan sesuai dengan tahapan dan jenis pekerjaan yang
diamati.
b. Laporan Praktek Kerja Lapangan ini hanya mengamati metode pelaksanaan
pekerjaan pengukuran

dilapangan, mulai dari cara/ teknik pengambilan data

dilapangan, pengolahan data, perhitungan hingga pencetakkan gambar.


c. Laporan Praktek Kerja Lapangan ini hanya mengamati kegiatan pengukuran pada
Seksi Survei, Pengukuran, dan Pemetaan di Kantor Badan Pertanahan Nasional
Kota Samarinda.

1.4 Waktu dan Tempat


Pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan ini dimulai pada tanggal 24 Agustus 01 Oktober
2015 di Kantor Pertanahan Nasional Kota Samarinda, yang terletak dijalan Dahlia No.
3, Kelurahan Bugis, Kecamatan Samarinda Kota.

Gambar 1.1 Lokasi Kantor Pertanahan Kota Samarinda

1.5 Metodologi Penulisan Laporan


Dalam penulisan laporan ini penulis mengambil bahan dari berbagai sumber sebagai
penunjang yang dapat berguna untuk mengembangkan lebih lanjut tentang objek
pembahasan laporan ini yang berbentuk data gambar atau tabel maupun keterangan
lainnya yang sesuai dengan materi yang diambil dalam penulisan laporan ini.
Adapun metode pengumpulan data yang dilakukan selama penulisan laporan Praktek
Kerja Lapangan adalah sebagai berikut :
a. Melakukan pemantauan/ pengamatan langsung di lapangan sehingga dengan cara ini
diperoleh data yang akurat pada lokasi Praktek Kerja Lapangan.
b. Inventarisasi, yaitu pengumpulan data baik primer maupun sekunder yang
selanjutnya digunakan sebagai bahan referensi di lapangan.
c. Dokumentasi, yaitu membuat dokumentasi secara visual dengan gambar dan foto
foto kegiatan di lapangan guna mendukung penyusunan laporan.
d. Melakukan diskusi baik kepada Juru Ukur, Kepala Sub. Seksi Survei, Pengukuran,
Pemetaan, Kepala Seksi Survei, Pengukuran, Pemetaan, dan kepada pihak-pihak
yang berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan.
e. Melakukan studi pustaka yang dapat menunjang penyusunan laporan Praktek Kerja
Lapangan ini yaitu dengan cara mencari data pada buku - buku penunjang yang
berhubungan dengan hal-hal yang dibahas pada laporan ini.
4

1.6 Sistematika Penulisan Laporan


Dalam memudahkan pembahasan untuk menyusun Laporan Praktek Kerja Lapangan
(PKL), maka penulis membuat sistematika penulisan. Adapun urutan pokok penulisan
laporan PKL adalah sebagai berikut :
a. Bab I Pendahuluan
Pada bab ini diuraikan latar belakang dilaksanakannya Praktek Kerja Lapangan,
tujuan Praktek Kerja Lapangan, batasan masalah, waktu dan tempat dalam
melaksanakan Praktek Kerja Lapangan, metode penulisan laporan Praktek Kerja
Lapangan, dan sistematika penulisan.
b. Bab II Tinjauan Umum Perusahaan
Pada bab ini diuraikan tentang sejarah singkat perusahaan, struktur organisasi
perusahaan, dan bidang usaha yang dikerjakan oleh perusahaan tempat mahasiswa
melakukan Praktek Kerja Lapangan.

c. Bab III Landasan Teori


Pada bab landasan teori ini memuat penjelasan tentang konsep dan prinsip dasar
yang diperlukan untuk memecahkan masalah pekerjaan dan untuk merumuskan
hipotesis apabila memang diperlukan. Landasan teori dapat berbentuk uraian
kualitatif, model matematis, atau persamaan-persamaan yang langsung berkaitan
dengan permasalahan yang dikerjakan.
d. Bab IV Pembahasan Kegiatan Pekerjaan Proyek
Pada bab ini menguraikan tentang metode pelaksanaan pekerjaan di lapangan dan
analisa dari perkerjaan yang telah dilakukan.
e. Bab V Penutup

Dalam bab ini berisi tentang kesimpulan dari tinjauan teori terhadap hasil
pengamatan dilapangan yang ditinjau langsung maupun yang ditunjang dengan
literatur penunjang.
f. Daftar Pustaka
Berisi tentang semua literatur yang menjadi bahan untuk rujukan penulisan laporan
Praktek Kerja Lapangan.
g. Lampiran
Berisi lampiran-lampiran untuk menjelaskan data atau keterangan lain yang
sifatnya terperinci untuk dimuat di dalam pembahasan.