Anda di halaman 1dari 24

MANAJEMEN KEUANGAN

PENGARUH RISK DAN RETURN


TERHADAP PEMILIHAN INVESTASI

Oleh :

Lely Diana Santoso

(KP-E / 3133159)

Jennifer Viony Tjoaputri

(KP-E / 3133161)

FAKULTAS BISNIS DAN EKONOMIKA UNIVERSITAS SURABAYA


TAHUN 2014-2015

KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena
atas berkat dan rakhmat-Nya, makalah yang berjudul Pengaruh Risk dan Return
terhadap Pemilihan Investasi dapat diselesaikan dengan baik dan lancar. Makalah
ini dibuat untuk memenuhi tugas Manajemen Keungan semester 3 tahun ajaran
2014 / 2015.
Di dalam makalah ini dibahas mengenai dua konsep dasar yang berperan
sebagai penentu keputusan investasi. Risk dan return memiliki hubungan tarik
ulur yang erat antara yang satu dengan lainnya sehingga investor dapat mencapai
tujuan dari pilihan investasi. Berdasarkan fakta tersebut, investor haruslah memiliki kemampuan dalam menganalisis kedua konsep dasar agar keputusan investasi
yang dibuat dapat memberikan hasil yang maksimal dan sesuai dengan tujuan (harapannya).
Pada kesempatan ini, kami ingin mengucapkan terima kasih kepada semua
pihak yang telah membantu kami dalam pembuatan makalah ini sehingga kami
dapat menyelesaikannya tepat waktu. Terutama kepada dosen pembimbing mata
kuliah Manajemen Keuangan yang selalu membimbing kami selama proses
pembuatan makalah.
Kami berharap dengan disusunnya makalah ini, para pembaca dapat lebih
mengerti dan terbuka wawasannya mengenai pengaruh risk dan return terhadap
pemilihan investasi. Dalam pembuatan makalah ini, kami memahami bahwa karya
tulis ini masih jauh dari sempurna. Kami berharap, para pembaca dapat memberikan kritik dan saran yang membangun agar karya tulis ini bisa lebih sempurna di
masa yang akan datang. Semoga makalah ini bermanfaat. Terima kasih.

DAFTAR ISI

Halaman
KATA PENGANTAR ...................................................................................... i
DAFTAR ISI ..................................................................................................... ii

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah ................................................................... 1


1.2 Identifikasi Masalah ......................................................................... 3
1.3 Tujuan ............................................................................................... 3

BAB II KAJIAN TEORI


2.1 Pengertian Risk dan Return................................................................ 4
2.2 Risk Preferences ............................................................................... 4
2.3 Risk Assessment ................................................................................. 5
2.4 Risk Measurement.............................................................................. 6
2.5 The Capital Asset Pricing Model (CAPM) ....................................... 7

BAB III PEMBAHASAN


3.1 Pengaruh Risk dan Return terhadap Pemilihan Investasi ................. 9
3.2 Cara Investor Memilih Investasi yang Sesuai dengan Pencapaian
Tujuan ............................................................................................... 11
3.3 Pengaruh Beta terhadap Risk dan Return ......................................... 13

BAB IV PENUTUP
4.1 Kesimpulan ....................................................................................... 15

DAFTAR PUSTAKA ....................................................................................... 16


LAMPIRAN ...................................................................................................... 17
ii

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah


Dalam dunia keuangan, ada dua hal penting yang perlu diketahui
seorang investor sebelum membuat keputusan investasi, yaitu risk dan return.
Kedua hal ini berperan sebagai penentu dasar yang mampu mempengaruhi
keputusan investor sesuai dengan tujuan (harapan) mereka. Apabila investor
tersebut berorientasi untuk memperoleh return yang tetap dengan resiko yang
rendah, mereka dapat memilih obligasi sebagai alternatif investasi. Begitu
pula sebaliknya, apabila investor mengharapkan return yang tinggi, saham
(stock) dapat menjadi pilihan investasi meskipun lebih beresiko.
Saat ini, kegiatan investasi telah menjadi trend dalam kehidupan masyarakat di abad ke 21. Hal ini terlihat dari peningkatan jumlah investor yang
menanamkan modalnya di bursa dan pelebaran peluang investasi di berbagai
kalangan. Melihat kondisi tersebut, investor dituntut untuk memiliki kemampuan dalam menganalisis risk dan return disamping kemampuan financial.
Tanpa adanya pemahaman yang kuat dari investor, pencapaian tujuan pun bisa terhambat.
Selain itu, konsep risk dan return juga memiliki cakupan yang luas pada pemilihan investasi single asset dan portfolio. High Risk, High Return
seolah menggambarkan tarik ulur dari kedua konsep utama. Pada kenyatannya, risk (unsystematic) yang tinggi pada single asset dapat ditangani dengan
portfolio meski return yang didapatkan lebih rendah. Hal ini dijelaskan pada
sebuah idiom, yaitu Dont Put All Your Eggs in One Basket.
Dari ketiga paragraf di atas, ada satu hal yang membuat pemahaman
mengenai risk dan return menjadi begitu penting, yaitu perkembangan pasar
dan tantangan industri. Seperti yang kita tahu, permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan sebagian besar dipengaruhi oleh situasi pasar yang tak menen-

tu. Hal ini tentu mempengaruhi kinerja perusahaan dalam menghadapi persaingan yang kompetitif agar produk investasi yang dikeluarkan tidak mengalami penurunan. Risk dan return dapat mencerminkan kelangsungan hidup perusahaan di masa yang akan datang karena keputusan investor bergantung pada kedua konsep tersebut.
Dalam pembuatan makalah yang berjudul Pengaruh Risk Dan Return
Terhadap Pemilihan Investasi, kami mengambil sebuah perusahaan yang
bergerak di bidang minyak, gas bumi, pertambangan batu bara, dan mineral.
Perusahaan ini bernama PT Bumi Resources Tbk, berdiri pada 26 Juni 1973.
Awalnya perusahaan ini bergerak di bidang industri perhotelan dan pariwisata.
Bumi pada akhirnya bertransformasi menjadi perusahaan yang bergerak di
bidang tambang setelah kebutuhan akan penggalian sumber daya muncul
pada era reformasi.
Ketika tahun 2012 tiba, perusahaan yang sudah sejak lama melakukan
IPO ini mengalami penurunan harga saham. Saham yang selama beberapa tahun menjadi jawara, pada akhirnya mengguncang bursa saham dengan perubahan harga yang drastis dan membuat para invetor mereka mengalami kerugian. Menurut catatan historical price yang dikutip dari sebuah website
(http://finance.yahoo.com/q/hp?s=BUMI.JK&a=00&b=1&c=2010&d=08&e=
27&f=2014&g=m), harga saham yang semula Rp 2.385,81 di Januari 2010
berubah menjadi Rp 190 di September 2014.
Oleh sebab itu, kami ingin membahas topik Pengaruh Risk Dan
Return Terhadap Pemilihan Investasi agar investor dapat memiliki dasar pemahaman yang kuat tentang risk dan return agar tujuan dari investasi itu dapat tercapai.

1.2 Identifikasi Masalah


1. Apa pengaruh risk dan return terhadap pemilihan investasi?
2. Bagaimana cara seorang investor memilih investasi yang sesuai dengan
pencapaian tujuannya?
3. Bagaimana pengaruh beta terhadap risk dan return?

1.3 Tujuan
1. Mengetahui pengaruh risk dan return terhadap pemilihan investasi.
2. Mengetahui cara seorang investor memilih investasi yang sesuai dengan
pencapaian tujuannya.
3. Mengetahui pengaruh beta terhadap risk dan return.

BAB II
KAJIAN TEORI

2.1 Pengertian Risk dan Return


Dalam memahami risk dan return, hal pertama yang wajib diketahui
investor adalah pengertian dari risk dan return itu sendiri. Pertama, pengertian dari risk. Risk dapat didefinisikan sebagai ukuran ketidakpastian (uncertainity) yang mengelilingi return dari sebuah investasi (Gitman, 2012 : 301).
Selain itu, dalam buku Financial Management karangan Eugene F. Brigham
dan Louis C. Gapenski, risk didefinisikan sebagai kesempatan dari beberapa
unfavorable event yang terjadi. Pengertian risk yang terakhir adalah
kemungkinan terjadinya penyimpangan dari rata-rata tingkat pengembalian
(http://www.investopedia.com/terms/r/risk.asp).
Kedua, pengertian dari return. Dalam buku Principles of Managerial
Finance karangan Lawrence J. Gitman dan Chad J. Zutter, return didefinisikan sebagai total gain atau loss yang ditimbulkan oleh suatu investasi dalam
periode waktu tertentu. Pengertian lainnya adalah total gain atau loss dari sebuah sekuritas pada periode waktu tertentu berupa income dan capital gains
(http://www.investopedia.com/terms/r/return.asp).

2.2 Risk Preferences


Dalam merespon risiko yang ada dalam sebuah investasi, setiap investor tentu memiliki sikap yang berbeda antara yang satu dengan lainnya. Kecenderungan ini dapat mempengaruhi investor untuk membuat kuputusan investasi yang sesuai dengan pencapaian tujuannya. Dari buku Principles of
Managerial Finance (Gitman, 2012 : 312), ada tiga kategori investor, yaitu
risk averse, risk neutral, dan risk seeking.
Pertama, definisi dari risk averse. Risk averse didefinisikan sebagai
sikap seorang investor dalam menghadapi risk yang membutuhkan peningka-

tan return untuk kompensasi peningkatan risk. Dengan kata lain, risk averse
cenderung menghindari risiko dan mencari sebuah bentuk investasi yang
aman. Contohnya adalah apabila ada dua investasi yang menghasilkan tingkat
return yang sama dengan risk yang berbeda, investor tipe ini akan memilih
investasi yang beresiko lebih rendah.
Kedua, definisi dari risk neutral. Risk neutral didefiniskan sebagai sikap seorang investor dalam menghadapai risiko yang lebih memilih investasi
dengan return yang tinggi tanpa memperhatikan resiko. Website Investopedia
menyebutnya sebagai indifference to risk, berada di tengah risk averse dan
risk seeking (http://www.investopedia.com/terms/r/riskneutral.asp).
Kategori investor yang terakhir adalah risk seeking. Risk seeking didefinisikan sebagai sikap seorang investor dalam menghadapi risiko yang lebih
memilih investasi dengan greater risk meskipun mereka mendapatkan expected return yang rendah.

2.3 Risk Assessment


Dalam menilai investasi, ada beberapa penilaian yang bisa diterapkan
investor untuk mencapai hasil yang diharapkan. Pertama, scenario analysis.
Pada buku karangan Lawrence J. Gitman dan Chad J. Zutter, scenario analysis dijelaskan sebagai pendekatan untuk menilai risiko yang menggunakan
beberapa hasil alternatif yang mungkin untuk mendapatkan variabilitas antara
pengembalian.
Penilaian yang kedua adalah range. Di sini, range didefinisikan sebagai ukuran risiko aset yang ditemukan dengan mengurangi pengembalian
yang terkait dengan hasil pesimis dari pengembalian yang terkait dengan
optimis hasil. Ketiga, probability distribution. Penilaian ini dapat dipahami
sebagai suatu model yang berhubungan dengan probabilitas pada hasil terkait.

Penilaian ini dibagi menjadi dua, yaitu bar chart dan continuous probability
distribution. Bar chart adalah tipe dari ditribusi peluang yang menunjukkan
probabilitas untuk sebuah given event, sedangkan continuous probability distribution menunjukkan semua possible outcomes dan associated probabilities
untuk sebuah given event (Gitman, 2012 : 313).

2.4 Risk Measurement


Dalam buku Financial Management yang dikarang oleh Eugene F.
Brigham dan Louis C. Gapenski, pengukuran resiko dapat dibagi menjadi dua,
yaitu stand-alone risk dan portfolio risk. Sekarang, kami akan membahas
stand-alone risk terlebih dahulu. Stand-alone risk merupakan pengukuran
risk dari single asset. Pengukuran ini dilakukan dengan tiga step, yaitu
menghitung expected return, variance, hingga akhirnya standard deviation.
Semakin tinggi standar deviasi dari suatu investasi, semakin tinggi pula risknya.
Expected Return dapat diukur dengan menggunakan rumus :
n
k = ki. pi
i=1
Sedangkan Standard Deviation () dihitung dengan rumus :
= (ki k )2 . p i
Semakin kecil deviasi standar, semakin rapat distribusi probabilitas.
Hal itu berarti bahwa risiko yang dihadapi oleh seorang investor semakin rendah. Begitu pula sebaliknya, semakin tinggi deviasi standar, risiko yang dihadapi juga semakin tinggi.
Pengukuran risiko yang kedua adalah portfolio risk..Berbeda dengan
single asset, pengukuran risk pada portfolio bukanlah weighted average dari
single asset dalam portfolio. Dengan adanya portfolio, risk yang ada pada single asset bisa diminimalkan. Selain itu, standard deviation dari portfolio ju-

ga memiliki keterkaitan dengan covariance. Covariance adalah pengukuran


statistik dari pergerakan bersama dua variabel random. Selain covariance
juga memiliki correlation yang berarti pengukuran statistik dari hubungan
antara serangkaian nomor. Correlation terbagi menjadi 3 macam, yaitu
perfect positively corelated menunjukkan arah investasi yang searah,
contohnya saham Unilever dan Indofood, 1 naik yang lainnya akan naik dan
sebaliknya, yang kedua adalah uncorrelated menunjukkan tidak adanya
korelasi atau hubungan, contohnya saham pertanian dan otomotif, 1 naik
tidak akan ada hubungannya dengan yang lain. Sedangkan yang ketiga yaitu
perfect negative corelated menunjukkan arah investasi yang berlawanan
(tidak suka risiko) atau risiko lebih rendah dari perfect positive. Satu hal yang
perlu diperhatikan adalah diversifikasi tidak memiliki peran apapun dalam
mengurangi resiko apabila portfolio mengandung korelasi yang perfect
positive.

2.5 The Capital Asset Pricing Model ( CAPM )


CAPM adalah sebuah model yang menggambarkan hubungan antara
risiko dan return yang diharapkan dan yang digunakan dalam harga sekuritas
berisiko. CAPM mengkuantifikasi hubungan antara risiko dan return. Menurut William F. Sharp, CAPM merupakan model penetapan harga aktiva
equlibrium yang menyatakan bahwa ekspektasi return atas sekuritas adalah
fungsi linier positif dari sensitifitas sekuritas () terhadap perubahan return
portofolio pasar.
Dalam bukunya tahun 1970 "Teori Portofolio Dan Pasar Modal",
modelnya dimulai dengan gagasan bahwa investasi individu mengandung dua
jenis risiko yaitu diversifiable risk dan unsystematic risk.Systematic risk merupakan risiko yang dapat dieliminasi dengan diversifikasi (unsystematic risk),
sedangkan nondiversifiable risk merupakan risiko yang tidak dapat dieliminasi dengan diversifikasi (systematic risk).

Adapun rumus dari CAPM adalah:


Ri = Rf + b (Rm Ri)
CAPM menyatakan bahwa pengembalian yang diharapkan dari
sebuah security atau portofolio sama dengan tingkat pada risk-free security
ditambah premi risiko. Jika pengembalian yang diharapkan ini tidak
memenuhi atau melebihi pengembalian yang diminta, investasi tidak boleh
dilakukan.
Penggunaan model CAPM dengan asumsi berikut, kita dapat
menghitung pengembalian yang diharapkan dari saham dari contoh CAPM
ini: jika risk-free rate adalah 3%, beta (ukuran resiko) saham adalah 2 dan
expected market return lebih dari periode adalah 10%, saham diperkirakan
akan kembali adalah 17% (3% + 2 (10% -3%)).
Security Market Line (SML) merupakan garis yang menghubungkan
tingkat return yang diharapkan dari suatu sekuritas dengan resiko sistematik.
Resiko sistematik tersebut dapat diukur dengan menggunakan beta (), sehingga beta () juga merefleksikan resiko sekuritas. SML dapat dirumuskan
sebagai berikut :

BAB III
PEMBAHASAN

3.1 Pengaruh Risk dan Return terhadap Pemilihan Investasi


Seperti yang telah dibahas di bab sebelumnya, risk dan return merupakan dua konsep dasar yang menjadi penentu keputusan investasi yang dibuat
oleh investor. Kedua konsep ini memiliki hubungan tarik ulur yang erat antara yang satu dengan lainnya sehingga investor dapat mencapai tujuan dari
pilihan investasi. Oleh karena itu, di bab ini, kami berusaha memberikan
pemaparan yang lengkap mengenai pengaruh risk dan return baik untuk
single asset maupun portfolio.
Pertama, pengaruh risk dan return terhadap jenis investasi yang dipilih
investor. Poin ini menitikberatkan pada karakteristik dari masing-masing
produk (single assets). Common stock misalnya, apabila investor mengharapkan return yang tinggi, mereka dapat memilih produk ini sebagai alternatif
investasi. Meskipun resiko (risk) yang dihadapi perusahaan sangat tinggi, investor dapat menggunakan strategi yang sesuai dengan karakteristik produk.
Hal yang sama juga terjadi pada bond (obligasi). Apabila investor cenderung
menghindari risk yang tinggi, investasi pada bond dapat menjadi pilihan yang
tepat karena menghasilakn return yang tetap setiap tahunnya.
Kedua, pengaruh risk dan return dalam decision making. Seperti yang
kita tahu, pembuatan keputusan investasi bukanlah suatu hal yang mudah untuk dilakukan. Investor harus mempertimbangkan beberapa kriteria yang dapat mempengaruhi analisa demi pencapaian tujuan investasi. Salah satu contohnya adalah kinerja perusahaan. Dengan kinerja yang baik, investor dapat
melakukan valuation yang positif bagi produk investasi suatu perusahaan, begitu juga sebaliknya.
Ketiga, pengaruh risk dan return dalam menghasilkan cash flow. Di
dunia keuangan, cash flow merupakan komponen penting dalam pembuatan

keputusan investasi. Cash out-flow yang investor keluarkan untuk financial


asset diharapkan mampu menghasilkan cash in-flow yang sesuai dengan harapan mereka. Dari harapan tersebut, investor dapat melakukan proses
judgement terhadap risiko (risk) yang ditimbulkan oleh cash flow itu sendiri.
Setelah kami menganalisis pengaruh risk dan return terhadap pemilihan investasi untuk single asset, kami beralih pada pengaruh kedua konsep
tersebut untuk portfolio. Pertama, pengaruh risk dan return terhadap penempatan beberapa single asset. Sesuai dengan karakteristiknya, portfolio berusaha untuk meminimalkan resiko (risk) yang ada dalam single asset. Hal ini dapat dilakukan dengan cara melakukan diversifikasi dalam rangka menangani
risiko yang tidak sistematis (unsystematic risk). Pada poin ini, investor dituntut untuk membuat analisis terhadap beberapa alternatif investasi yang akan
mereka investasikan pada portfolio. Strategi yang tepat dapat digunakan oleh
investor untuk mengurangi resiko pada suatu single asset dengan return yang
sesuai dengan harapan (ekspetasi) mereka.
Kedua, pengaruh risk dan return terhadap keputusan investor untuk
melakukan diversifikasi. Poin ini berusaha untuk mempertimbangkan beberapa faktor, yaitu expected return, risk, dan kemampuan portfolio menghasilkan cash flow. Perhitungan expected return pada portfolio menggabungkan
return dari individual asset berdasarkan proporsi (weighted average) tertentu,
sehingga menghasilkan portfolio return yang mendekati expected return. Hal
yang berbeda terjadi pada perhitungan portfolio risk. Portfolio risk tidak dihitung menggunakan weighted average dari standard deviations individual
asset, tetapi portfolio standard deviation. Perhitungan ini akan menghasilkan
risk yang lebih rendah daripada individual asset. Meskipun begitu, diversifikasi tidak akan menurunkan risk apabila portfolio mengandung korelasi perfectly positively. Faktor yang ketiga adalah kemampuan portfolio dalam
menghasilkan cash flow. Faktor ini memiliki hubungan yang erat dengan kedua faktor yang sebelumnya. Apabila investor dapat melakukan diversifikasi

10

yang efektif sesuai dengan return dan risk yang telah diukur, pencapaian cash
in-flow yang diharapkan oleh investor pun dapat terpenuhi.
Berdasarkan analisis di atas, kami akan menjelaskan keterkaitan antara
pengaruh kedua komponen (risk & return) dan perusahaan pilihan kami (PT
Bumi Resources Tbk). Hasil yang kami dapatkan dari perhitungan risk dan
return adalah sebagai berikut : standard deviation sebesar 0.149075,
variance sebesar 0.022223, dan average return sebesar -0.04518. Sebagai
individual asset, investor menilai bahwa saham perusahaan ini cenderung
memiliki return yang rendah dengan risk yang tinggi. Fakta ini tentu bertentangan dengan konsep risk dan return yang menyatakan High Risk, High
Return. Meski begitu, ada satu hal yang perlu dikaji oleh investor untuk membuat sebuah keputusan investasi di perusahaan ini. PT Bumi Resouces Tbk
yang terafiliasi dengan kelompok usaha Bakrie mempunyai karakteristik utang yang besar, sehingga rentan terhadap risiko. Selain itu, saham ini juga
sempat menghadapi REPO (Repurchasing Agreement) yang membuat harganya turun secara drastis di bursa. Pada akhirnya, resiko (risk) tersebut
membawa pengaruh yang signifikan pada penilaian investor dalam membuat
keputusan investasi.
Sebagai portfolio, kami mencoba meminimalkan risk yang ada pada
BUMI dengan memasukkan saham PT Aneka Tambang Tbk. Hasil yang
kami peroleh sebagai berikut : standard deviation sebesar 0.100139501,
covariance sebesar -0.00020057, dan average return -0.023310366. Covariance yang negatif menunjukkan adanya korelasi yang negatif di antara
kedua saham perusahaan ini. Dari hasil inilah terbukti bahwa konsep High
Risk, High Return memerlukan kriteria tertentu dalam prakteknya. Teori ini
akan berlaku efektif apabila investor tidak hanya memberikan penilaian
terhadap stock highlight, tetapi juga kinerja serta capital structure suatu perusahaan. Hal lain yang juga tidak kalah pentingnya adalah mempertimbangkan

11

lima aspek penting, yaitu time horizon, aspek fundamental, aspek likuiditas,
sentiment pasar, dan karakter personal diri.

3.2 Cara Investor Memilih Investasi yang Sesuai dengan Pencapaian Tujuan
Di sub-bab sebelumnya, kami telah menyampaikan hasil analisis kami
tentang pengaruh risk dan return terhadap pemilihan investasi. Pengaruh tersebut menghasilkan suatu pemikiran bagi seorang investor untuk memilih jenis investasi yang sesuai dengan pencapaian tujuannya. Ada lima cara, yaitu
mengenali karakteristik produk investasi, mengidentifikasi kategori investor,
mengumpulkan informasi perusahaan yang menawarkan produk investasi,
menghitung tingkat risk dan return, dan merancang strategi yang tepat.
Cara yang pertama adalah mengenali karakteristik setiap produk investasi. Poin ini menuntut pemahaman yang kuat dari investor disamping kemampuan financialnya. Dari segi risk dan return misalnya, investor yang mengharapkan return tinggi tentu akan lebih memilih saham meski resikonya begitu tinggi. Investor dapat memperoleh dividend dan capital gain yang menciptakan aliran cash in-flow untuk mencapai tujuannya. Hal ini tentu berbeda
dengan saham preferen. Meskipun saham ini memiliki karakteristik dari common stock, saham preferen juga memiliki karakteristik yang diturunkan dari
obligasi. Saham ini memberikan hasil yang tetap seperti bunga obligasi dan
tidak menanggung risiko sebesar pemegang saham biasa. Kelemahannya adalah return yang diperoleh tentu tidak sebanding dengan common stock.
Mengidentifikasi kategori investor adalah cara yang kedua. Di sini, investor harus mampu memahami karakteristiknya. Ada tiga kategori investor,
yaitu risk neutral, risk seeking, dan risk averse. Dari ketiga kategori tersebut,
investor dapat memilih investasi yang tepat untuknya. Tanpa adanya pemahaman dari dirinya, investor tidak akan menemukan investasi yang sesuai dengan pencapaian tujuannya.

12

Cara yang berikutnya adalah mengumpulkan informasi perusahaan


yang menawarkan produk investasi. Hal ini penting untuk dilakukan agar investor dapat mengetahui kondisi dan kinerja perusahaan dalam periode waktu
tertentu. Informasi ini dapat diakses dengan beberapa cara, baik melalui annual report yang diterbitkan perusahaan maupun situs-situs keuangan. Dari
pengumpulan informasi inilah investor dapat membuat penilaian tentang produk investasi suatu perusahaan.
Cara yang keempat adalah menghitung tingkat risk dan return. Cara ini
begitu penting bagi investor dalam menentukan keakuratan penilaiannya. Perhitungan yang dilakukan tentu berbeda antara single asset dan portfolio. Pada
single asset, stand-alone risk diukur dengan beberapa step, mulai dari menghitung expected rate of return, variance, hingga standard deviation. Semakin
kecil standard deviation dari individual asset, semakin rendah pula resikonya.
Hal ini juga dapat dilihat dengan probability distribution yang menggambarkan volatility dari single asset.
Pada portfolio, return dihitung dengan menggunakan portfolio return.
Caranya adalah mengalikan proporsi (weighted average) dari individual asset
dengan return-nya, lalu menjumlahkannya bersama dengan asset lainnya. Hasil perhitungan ini tentu lebih kecil daripada return yang diberikan oleh single
asset, karena portfolio berusaha untuk meminimalkan resiko yang tinggi.
Berbeda dengan return, portfolio risk tidak ukur dengan weighted average,
tetapi dengan standard deviation portfolio. Perhitungan ini akan menghasilkan risk yang lebih kecil daripada single asset sesuai dengan tujuannya. Satu
hal yang tidak boleh dilupakan adalah perhitungan covariance. Perhitungan
ini menunjukkan korelasi antar individual asset.
Cara yang terakhir adalah merancang strategi yang tepat. Hal ini dilakukan dengan mempertimbangakan risiko yang sistematis dan tidak sistematis. Meskipun unsystematic risk dapat ditangani dengan diversifikasi, pena-

13

nganan ini pun harus didasari oleh pemilihan investasi yang tepat. Oleh karena itu, strategi menjadi poin yang sangat penting dalam membuat keputusan
investasi agar investasi yang dipilih investor dapat memenuhi pencapaian tujuannya.

3.3 Pengaruh Beta terhadap Risk dan Return


Ada dua tipe risk yang dibahas dalam risk dan return, yaitu diversifiable risk dan nondiversifiable risk. Diversifiable risk merupakan risiko yang
dapat dieliminasi dengan diversifikasi (unsystematic risk), sedangkan nondiversifiable risk merupakan risiko yang tidak dapat dieliminasi dengan diversifikasi (systematic risk). Dari kedua tipe risiko tersebut, investor dapat
mengukur kompensasi dari systematic risk melalui beta. Systematic risk disebabkan oleh economic event seperti peperangan, resesi, dan inflasi.
Konsep utama yang harus dipahami tentang beta adalah beta merefleksikan kecenderungan naik turunnya stock terhadap pasar. Beta sendiri dapat
ditemukan dalam bagian CAPM (Capital Asset Pricing Model) untuk mengukur asset return terhadap resiko sistematis. Oleh karena itu, beta memiliki pengaruh sebagai pengukur risk dari beberapa stock.
Pada prakteknya, beta dapat dilihat dengan jelas melalui portfolio beta
coefficients. Portfolio mengandung beta yang rendah karena beta portfolio
merupakan weighted average dari single asset. Hal itulah yang menyebabkan portfolio memiliki resiko yang lebih rendah dari pasar sehingga perubahan return akan mengikutinya.

14

BAB V
PENUTUP

4.1 Kesimpulan
Risk dan return merupakan dua konsep dasar yang menjadi penentu
keputusan investasi yang dibuat oleh investor. Kedua konsep ini memiliki
hubungan tarik ulur yang erat antara yang satu dengan lainnya sehingga
investor dapat mencapai tujuan dari pilihan investasi. Tanpa adanya pemahaman yang kuat dari investor, keputusan investasi tidak akan mencapai titik
maksimal.
Dalam membuat keputusan investasi, investor dituntut untuk memahami pengaruh risk dan return terhadap pemilihan investasi. Ada tiga pengaruh, yaitu pengaruh risk dan return terhadap jenis investasi yang dipilih,
pengaruh risk dan return dalam decision making, dan pengaruh risk dan
return dalam menghasilkan cash flow. Sedangkan pengaruh risk and return
pada portfolio adalah pengaruh risk dan return terhadap penempatan beberapa single asset, pengaruh risk dan return terhadap keputusan investor untuk
melakukan diversifikasi, dan kemampuan portfolio dalam menghasilkan cash
flow.
Setelah mengetahui pengaruh risk dan return pada single asset dan
portfolio, kami beralih pada cara yang dapat digunakan investor untuk memilih jenis investasi yang sesuai dengan pencapaian tujuannya. Ada lima cara,
yaitu mengenali karakteristik produk investasi, mengidentifikasi kategori
investor, mengumpulkan informasi perusahaan yang menawarkan produk
investasi, menghitung tingkat risk dan return, dan merancang strategi yang
tepat.
Hal terakhir yang melengkapi pemahaman mengenai risk dan return
adalah pengaruh beta. Beta merefleksikan kecenderungan naik turunnya stock
terhadap pasar, sehingga beta dapat digunakan untuk mengukur asset return
terhadap resiko sistematis.
`15

DAFTAR PUSTAKA

Gitman, J., Lawrence. 2012. Principles of Managerial Finance, Thirteenth Edition.


United Kingdom : Pearson Educational Limited.
Bringham, F., Eugene. 1997. Financial Management, Eight Edition. United State
of America : The Dryden Press
http://www.investopedia.com/terms/r/risk.asp
http://www.investopedia.com/terms/r/riskneutral.asp
http://www.investopedia.com/terms/r/return.asp
http://finance.yahoo.com/q/hp?s=BUMI.JK&a=00&b=1&c=2010&d=08&e=27&f
=2014&g=m

16

LAMPIRAN

1. Historical Price BUMI


Date
Open High Low Close Volume
Adj Close
Return
4-Jan-10 2425 3000 2375
2475 343282800
2385.81
1-Feb-10 2450 2625 2150
2250 185119800
2168.92
-0.09531
1-Mar-10 2175 2600 2150
2250 139409100
2168.92
0
1-Apr-10 2300 2550 2250
2375 122237100
2289.41
0.054065
3-May-10 2375 2525 1570
2025 263936000
1952.02
-0.15943
1-Jun-10 1910 2025 1690
1880 172695700
1812.25
-0.0743
1-Jul-10 1860 1960 1650
1720 124121800
1681.15
-0.07509
2-Aug-10 1730 1870 1280
1660 174348200
1622.5
-0.03551
1-Sep-10 1700 2350 1660
2125 158467400
2077
0.246956
1-Oct-10 2225 2425 2100
2225 130557600
2174.74
0.045985
1-Nov-10 2250 3050 2075
2650 196712600
2590.14
0.174803
1-Dec-10 2850 3150 2725
3025
79794600
2956.67
0.132352
3-Jan-11 3125 3300 2700
2725 148152500
2663.44
-0.10445
1-Feb-11 2875 3000 2550
3000
94004300
2932.23
0.096145
1-Mar-11 2975 3375 2900
3350 115161300
3274.33
0.11035
1-Apr-11 3325 3450 3150
3425 124950800
3347.63
0.022139
2-May-11 3450 3650 3300
3300 101389700
3225.46
-0.03718
1-Jun-11 3350 3475 2925
2950 116026200
2883.36
-0.11212
1-Jul-11 3000 3150 2900
3050
59479000
3015.65
0.044859
1-Aug-11 3125 3250 2425
2525 130030700
2496.56
-0.1889
5-Sep-11 2525 2800 1830
1950 117052800
1928.04
-0.25841
3-Oct-11 1790 2500 1600
2350 147700400
2323.53
0.186584
1-Nov-11 2150 2450 1980
2000
66513800
1977.48
-0.16126
1-Dec-11 2000 2275 2000
2175
36474400
2150.5
0.083877
2-Jan-12 2200 2625 2150
2550
38022400
2521.28
0.159066
1-Feb-12 2575 2625 2325
2450
42742100
2422.41
-0.04
1-Mar-12 2450 2475 2300
2350
24295000
2323.53
-0.04168
2-Apr-12 2400 2400 1980
2025
36253500
2002.19
-0.14885
1-May-12 2025 2050 1410
1420
62318100
1404.01
-0.35491
1-Jun-12 1410 1470
970
1110 144189700
1110
-0.23497
2-Jul-12 1160 1220 1020
1040
59577000
1040
-0.06514
1-Aug-12 1060 1160
610
700 107996500
700
-0.3959
3-Sep-12
740
910
590
730 174337600
730
0.041964
1-Oct-12
730
770
650
660 115047500
660
-0.1008
1-Nov-12
660
680
540
590
58433400
590
-0.11212
3-Dec-12
570
650
540
600
43538700
600
0.016807

1-Jan-13
1-Feb-13
1-Mar-13
1-Apr-13
1-May-13
3-Jun-13
1-Jul-13
1-Aug-13
2-Sep-13
1-Oct-13
1-Nov-13
2-Dec-13
1-Jan-14
3-Feb-14
3-Mar-14
1-Apr-14
1-May-14
2-Jun-14
1-Jul-14
1-Aug-14
1-Sep-14

600
670
820
720
660
630
540
520
410
460
450
295
300
307
327
270
204
207
175
189
196

690
1040
850
790
790
660
550
530
550
520
460
375
353
337
331
273
235
209
194
207
204

580
640
680
650
620
490
455
390
395
445
285
270
288
294
267
187
188
126
150
176
183

680
820
690
670
660
550
510
410
455
455
290
300
307
325
269
204
200
170
189
195
190

43930000
235438300
95903700
82815200
67102100
50767300
43592000
28781400
82754900
54415300
134966100
106469400
50061000
58261000
110534000
123153800
86996500
123308800
89248100
95317900
102757700

680
820
690
670
660
550
510
410
455
455
290
300
307
325
269
204
200
170
189
195
190
Standar
Deviasi
Variansi
Average
Return

0.125163
0.187212
-0.17261
-0.02941
-0.01504
-0.18232
-0.07551
-0.21825
0.10414
0
-0.45042
0.033902
0.023065
0.056977
-0.18911
-0.27659
-0.0198
-0.16252
0.105949
0.031253
-0.02598
0.149075
0.022223
-0.04518

2. Historical Price ANTM


Date
1/4/2010
2/1/2010
3/1/2010
4/1/2010
5/3/2010
6/1/2010
7/1/2010
8/2/2010
9/1/2010
10/1/2010
11/1/2010
12/1/2010

Open
2200
2100
2100
2400
2375
1910
1900
2125
2100
2450
2550
2450

High
2400
2175
2425
2625
2450
2100
2150
2225
2400
2675
2775
2525

Low
2075
1920
2050
2275
1650
1830
1880
2000
2075
2325
2250
2225

Close
2125
2075
2400
2450
2025
1940
2100
2075
2375
2550
2325
2450

Volume
28643500
23972300
36104700
41614000
50217800
27491700
24894000
29321500
38029000
37999000
29015900
13322300

Adj Close
1872.48
1828.42
2114.8
2158.86
1784.36
1727.87
1870.38
1848.11
2115.31
2271.17
2070.77
2182.11

Return
-0.0238115
0.14550804
0.02062006
-0.1905205
-0.0321704
0.07925218
-0.0119781
0.13503788
0.07109374
-0.0923746
0.05237178

1/3/2011
2/1/2011
3/1/2011
4/1/2011
5/2/2011
6/1/2011
7/1/2011
8/1/2011
9/5/2011
10/3/2011
11/1/2011
12/1/2011
1/2/2012
2/1/2012
3/1/2012
4/2/2012
5/1/2012
6/1/2012
7/2/2012
8/1/2012
9/3/2012
10/1/2012
11/1/2012
12/3/2012
1/1/2013
2/1/2013
3/1/2013
4/1/2013
5/1/2013
6/3/2013
7/1/2013
8/1/2013
9/2/2013
10/1/2013
11/1/2013
12/2/2013
1/1/2014
2/3/2014
3/3/2014
4/1/2014
5/1/2014

2475
2275
2275
2325
2275
2150
2100
2025
1890
1410
1690
1640
1620
1880
1930
1860
1730
1170
1360
1250
1250
1340
1290
1270
1280
1390
1300
1400
1370
1250
1000
1180
1320
1430
1590
1260
1090
1020
1040
1135
1175

2600
2325
2325
2425
2300
2175
2150
2050
1970
1850
1800
1680
1900
2025
1950
1860
1740
1420
1430
1310
1430
1380
1310
1310
1450
1410
1410
1450
1390
1280
1320
1420
1540
1620
1610
1300
1110
1080
1190
1265
1290

2175
2150
2100
2250
2100
1990
1970
1720
1400
1380
1580
1580
1610
1850
1760
1690
1130
1120
1250
1200
1220
1260
1220
1220
1280
1260
1270
1340
1260
960
930
1160
1290
1410
1250
990
950
995
1025
1065
1140

2175
2200
2300
2275
2150
2075
2000
1880
1500
1790
1640
1620
1880
1960
1800
1720
1150
1340
1280
1240
1350
1280
1240
1280
1360
1290
1370
1380
1280
1000
1160
1330
1420
1600
1260
1090
1030
1040
1135
1175
1200

20981800
11639200
13528300
11307800
14479900
13449500
13549700
20578600
16921400
29792800
13757200
5174900
12369500
10208600
9261300
9189300
45191300
43647900
12443200
5196100
16130100
8241800
5154200
10007300
14445300
12794500
16298800
15181100
7508700
11141400
21881500
21121200
22454800
13509700
14006000
16605900
27943200
29458600
56131700
37414900
39366000

1937.18
1959.44
2048.51
2026.24
1914.91
1848.11
1832.54
1722.59
1374.41
1640.12
1502.68
1484.36
1722.59
1795.89
1649.29
1575.98
1053.71
1299.06
1240.89
1202.11
1308.75
1240.89
1202.11
1240.89
1318.45
1250.59
1328.14
1337.84
1280
1000
1160
1330
1420
1600
1260
1090
1030
1040
1135
1175
1200

-0.119059
0.01142541
0.04445398
-0.0109308
-0.0565112
-0.0355071
-0.0084605
-0.061874
-0.2258044
0.17674486
-0.0875192
-0.0122665
0.14884527
0.04167175
-0.0851558
-0.0454676
-0.40256
0.20932366
-0.0458121
-0.0317505
0.08499414
-0.0532436
-0.0317505
0.03175052
0.06062794
-0.0528414
0.06016403
0.00727691
-0.0441963
-0.2468601
0.14842001
0.13675894
0.06547793
0.11934676
-0.2388919
-0.144934
-0.0566189
0.00966191
0.08741194
0.0346355
0.02105341

6/2/2014
7/1/2014
8/1/2014
9/1/2014

1175
1100
1270
1160

1210
1270
1275
1225

1070
1085
1185
1085

1090
1270
1195
1100

13701700
17362800
15194600
12791300

3. Portfolio
Asumsi : 60% saham BUMI, 40% saham ANTM

Return BUMI
Return ANTM
Return Portfolio
-0.095309342
0.082836006
-0.024051203
0
0.060870715
0.024348286
0.054064795
-0.152839204
-0.028696805
-0.159429409
0.096143861
-0.057200101
-0.074295567
-0.021053409
-0.052998704
-0.075091084
-0.034635497
-0.058908849
-0.035509913
-0.087411938
-0.056270723
0.246956375
-0.009661911
0.144309061
0.045984572
0.056618894
0.050238301
0.174802811
0.144934025
0.162855296
0.132351707
0.238891908
0.174967788
-0.104445115
-0.119346758
-0.110405772
0.096144705
-0.065477929
0.031495651
0.110350042
-0.136758937
0.01150645
0.022139365
-0.148420005
-0.046084383
-0.037177057
0.246860078
0.076437797
-0.112119295
0.044196295
-0.049593059
0.044859115
-0.007276906
0.024004707
-0.188901611
-0.060164027
-0.137406577
-0.258409841
0.052841364
-0.133909359
0.186583638
-0.06062794
0.087699007
-0.161264274
-0.031750518
-0.109458772
0.083877066
0.031750518
0.063026447
0.159066336
0.053243619
0.116737249
-0.040003797
-0.084994137
-0.057999933
-0.041675331
0.031750518
-0.012304991

1090
1270
1195
1100
Standar
Deviasi
Variance
Average
Return

-0.0961439
0.1528392
-0.0608707

0.11588135
0.01342849
-0.0081658

-0.148846
-0.354909153
-0.234972413
-0.065139302
-0.395895657
0.041964199
-0.100804699
-0.112117298
0.016807118
0.125163143
0.187211542
-0.172612743
-0.029413885
-0.015037877
-0.182321557
-0.075507553
-0.218253566
0.104140259
0
-0.450416496
0.033901552
0.023065273
0.056977435
-0.189113803
-0.276591386
-0.019802627
-0.162518929
0.105948578
0.031252544
-0.025975486

0.045812062
-0.209323656
0.402560031
0.045467591
0.085155829
-0.041671749
-0.148845269
0.012266478
0.087519229
-0.176744862
0.225804424
0.06187401
0.008460513
0.035507129
0.056511235
0.010930841
-0.044453981
-0.011425411
0.119058991
-0.05237178
0.092374598
-0.071093743
-0.135037879
0.011978124
-0.079252183
0.032170371
0.190520497
-0.020620059
-0.145508039
0.02381155
Standard
Deviation
Covariance
Average Return

-0.070982775
-0.296674954
0.020040565
-0.020896545
-0.203475063
0.00850982
-0.120020927
-0.062363788
0.045091963
0.004399941
0.202648695
-0.078818042
-0.014264126
0.005180125
-0.08678844
-0.040932195
-0.148733732
0.057913991
0.047623597
-0.29119861
0.057290771
-0.014598334
-0.01982869
-0.108677032
-0.197655705
0.000986572
-0.021303159
0.055321123
-0.039451689
-0.006060672
0.100139051
-0.000200527
-0.023310366